Apa itu Firma? Ciri, Jenis Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Teknatekno.com – Apa itu Firma? Kata firma berasal dari bahasa belanda yakni vennootschap onder firma atau VOF yang dapat diartikan sebagai sebuah perserikatan dagang antara beberapa perusahaan.

Secara umum, firma sendiri biasa disebut sebuah bentuk persekutuan antara dua perusahaan atau lebih untuk menjalankan usaha dengan memakai nama bersama.

Dalam pembagian kepemilikan, sebuah firma dimiliki oleh beberapa orang atau perusahaan yang bersekutu dengan ketentuan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

Apa itu Firma Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian firma menurut para ahli:

  • Firma Menurut Willem Molengraaff

Menurut Willem Molengraaff, firma merupakan suatu persekutuan, perserikatan atau perkumpulan yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan satu nama milik bersama dan di mana anggota-anggotanya tidak terbatas tanggung jawabnya terhadap perikatan perseroan dengan pihak ketiga.

  • Firma Menurut Wery

Sementara, Wery berpendapat bahwa firma adalah perusahaan yang beroperasi di bawah nama bersama, tetapi tidak sebagai perusahaan komanditer.

  • Firma Menurut Slagter

Selanjutnya, Slagter mengungkapkan bahwa firman adalah perjanjian kerjasama antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan aktivitas suatu perusahaan, dengan tujuan mendapatkan keuntungan atas hak kebendaan bersama.

Hal itu dilakukan agar perusahaan dapat mencapai tujuan pihak-pihak di antara mereka yang mengharuskan mengikatkan diri dengan memasukkan uang, barang, nama baik, hak-hak atau kombinasi daripadanya ke dalam perkumpulan.

  • Firma Menurut UU Hukum Dagang RI

Sesuai dengan Undang-Undang Hukum Dagang Republik Indonesia, firma adalah tiap-tiap perusahaan yang didirikan dengan tujuan menjalankan suatu perusahaan yang dibawahi oleh satu nama bersama.

Kesimpulannya, firma adalah sebuah badan usaha yang didirikan dan dijalankan oleh dua orang atau lebih (disebut Firmant) dengan menggunakan nama bersama atau satu nama yang digunakan bersama untuk mengembangkan perusahaanya.

Ciri-ciri Firma

Beberapa ciri-ciri yang dapat menjadi karakteristik badan usaha firma dibandingkan badan usaha yang lain. Memahami karakteristik dan ciri-ciri firma dapat memberi pengetahuan tentang beragamnya badan usaha dalam dunia bisnis.

Wawasan tersebut tentu dapat menjadi bekal apabila Anda hendak mendirikan perusahaan dan firma. Berikut ciri-ciri firma di Indonesia:

  • Anggota Firma umumnya sudah saling akrab dan mengenal satu sama lain sehingga sudah saling mempercayai.
  • Perjanjian Firma dapat dilakukan dipercayakan kepada notaris ataupun di bawah tangan.
  • Menggunakan satu nama bersama dalam kegiatan usaha.
  • Memiliki tanggung jawab dan resiko kerugian yang tidak terbatas.
  • Jika terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
  • Setiap anggota Firma mendapatkan tanggung jawab dan hak untuk menjadi pemimpin.
  • Sebagai anggota Firma tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
  • Keanggotaan Firma berlaku seumur hidup.
  • Anggota firma memiliki hak untuk membubarkan firma.
  • Penambahan modal dari kredit usaha lebih mudah.
  • Pendirian Firma tidak perlu akta pendirian.

Jenis-Jenis Firma

Setelah memahami apa itu firma, berikutnya adalah pengetahuan tentang jenis firma yang ada di Indonesia.

1. Firma Dagang (Trading Partnership)

Firma dagang adalah satu dari banyak jenis firma yang bergerak dalam bidang perdagangan. Aktivitas perdagangan yang utamanya berfokus pada jual beli produk. Contoh firma dagang yang ada di Indonesia yaitu: Nike, Diadora, Crocs, dan lain sebagainya.

2. Firma Non Dagang (Firma Jasa)

Kebalikan dari firma dagang, firma non dagang bergerak dalam bidang jasa. Aktivitas perusahaan yang utama berfokus pada penjualan suatu produk dengan mengandalkan keahlian tertentu atau biasa disebut jasa atau layanan.

Berikut contoh beserta penjelasan terkait firma non dagang yang ada di Indonesia yaitu antara lain firma hukum, firma akuntansi, konsultasi manajemen, dan juga masih banyak lagi.

  • Firma Hukum

Seperti yang sering kita lihat, kantor-kantor pengacara maupun kantor konsultan hukum biasa disebut firma hukum. Firma hukum termasuk dalam kategori firma yang kegiatannya non dagang karena kegiatannya terkait dengan lembaga hukum.

Firma hukum menjadi contoh, satu dari banyak firma yang ada di Indonesia karena didirikan dan dijalankan oleh sekumpulan orang. Firma hukum berdiri dari sekutu aktif dan pasif dengan tujuan memberikan pelayanan hukum pada masyarakat.

  • Firma Akuntansi

Tidak hanya firma hukum, ada juga firma akuntansi yang merupakan salah satu jenis firma non dagang yang ada di Indonesia. Dibentuknya firma akuntansi ini bertujuan untuk menyediakan jasa akuntansi di luar lembaga akuntansi dari suatu perusahaan.

Firma akuntansi ini dikoordinasikan oleh sekumpulan kecil orang yang bertujuan memberikan jasa akuntansi baik jasa yang dibutuhkan oleh individu, badan hukum, maupun perusahaan.

3. Firma Umum (General Partnership)

Berbeda dari firma dagang dan non dagang. Firma umum adalah jenis firma yang setiap anggotanya memiliki tanggung jawab atau kekuasaan yang tak terbatas. Hal itu berarti setiap anggota di firma umum harus bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan hidup perusahaan.

Apabila perusahaan memiliki hutang dan tak sanggup melunasi, maka setiap anggota dari firma umum berkewajiban membayar hutang dengan kekayaan pribadinya.

4. Firma Terbatas (Limited Partnership)

Hampir sama dengan firma umum, hanya saja firma terbatas membatasi kekuasaan anggotanya. Apabila di firma umum anggota perusahaan memiliki kekuasaan yang tak terbatas, di firma terbatas setiap anggotanya memegang sebuah kekuasaan yang terbatas.

Contoh firma terbatas yang ada di Indonesia yaitu antara lain Firma Sumber Rezeki, Firma Multi Marketing, Firma Indo Eternity, dan lain sebagainya.

Kelebihan Firma

Berikut beberapa kelebihan dari firma:

  • Sistem pengelolaan badan usaha firma terbukti lebih profesional dikarenakan adanya koordinasi yang jelas mengenai pembagian tugas untuk setiap struktur organisasinya.
  • Modal awal untuk membangun firma terhitung besar dikarenakan sumber dana berasal dari hasil kerja sama setiap anggota yang tergabung dalam firma.
  • Pemimpin dipilih berdasarkan keahlian, kecakapan, kemampuannya dan keterampilan yang dimiliki, sehingga meminimalisasi adanya pemilihan pemimpin karena kelebihan kekuasaan. Selain itu, ada banyak firma yang memiliki lebih dari satu pemimpin pada badan usaha firmanya.
  • Pembagian hasil keuntungan menjadi adil dikarenakan berdasarkan modal awal yang disetor sehingga sistemnya menyerupai penanaman saham. Perbedaannya, semua anggota yang memberikan modal di firma berhak aktif untuk mengelola jalannya perusahaan.
  • Adanya akta notaris dapat memudahkan firma untuk mendapatkan pinjaman modal jika memang membutuhkan tambahan modal yang sangat besar.
  • Keputusan firma berangkat dari pertimbangan dan keputusan seluruh anggota.

Kekurangan Firma

Adapaun kekurangan dari firma diantaranya:

  • Ketika perusahaan mengalami kebangkrutan, alhasil kekayaan dan aset pribadi dari pemilik perusahaan dapat dijadikan barang sitaan sebagai jaminan untuk mengganti kerugian perusahaan.
  • Anggota firma tidak hanya bertanggung jawab terkait modal saja. Anggota firma sebagai pemilik perusahaan bertanggung jawab juga pada kekayaan atau harta pribadi yang dimiliki.
  • Apabila ada satu anggota firma yang mengalami kerugian, semua anggota yang tergabung dalam firma berkewajiban untuk ikut menanggung kerugiannya. Singkatnya, kerugian firma ditanggung bersama oleh semua pemilik perusahaan, termasuk jika memerlukan penggunaan kekayaan pribadi untuk menutupi kerugian.
  • Firma tidak mengenal istilah pemisahan antara kekayaan pribadi dan aset perusahaan.
  • Ancaman perselisihan biasanya akan muncul apabila ada pembagian keuntungannya yang kurang adil.

Kesimpulan

Demikian pembahasan dari Teknatekno mengenai apa itu firma beserta ciri-ciri, jenis, serta kelebihan dan kekurangannya. Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa firma dan perusahan adalah satu hal yang berbeda. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Related Articles

Back to top button