Jenis Ekstensi Format Video yang Populer Digunakan

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Mungkin kamu sudah tahu, smartphone yang kamu pegang saat ini bisa memutar beragam jenis ekstensi format video. Jika kita hitung, jenis format video yang ada di dunia saat ini sudah mencapai 30, cukup banyak ya!

Sama halnya seperti format file gambar, dengan beragam jenisnya tentunya mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Oleh karena itu, buat kamu yang hobi download dan nonton video atau film streaming, pemilihan format video yang terbaik dan sesuai dengan selera pastinya jadi hal penting untuk kamu ketahui.

Nah, kali ini, Teknatekno akan membahas 10 jenis ekstensi format video terbaik yang populer digunakan saat ini. Namun sebelum itu, yuk kita pahami terlebih dahulu pengertian dan kegunaan format video dibawah ini.

Apa itu Format Video?

Sederhananya, format video adalah format yang digunakan untuk mengidentifikasi file berupa gambar bergerak. Setiap output video memiliki codec tersendiri sebagai pembentuk yang membedakan satu video dengan lainnya, tergantung perangkat dimana video tersebut diambil.

Misal, jika kamu mengambil video dari ponsel, tentu akan berbeda output dengan video yang diambil dengan DSLR atau handycam. Karena variasi inilah, maka setiap format pasti punya kelebihan dan kekurangan sendiri tapi prinsip output-nya tetap sama, semakin kecil ukuran videonya maka semakin buruk pula kualitasnya.

Kegunaan Ekstensi Format Video

Terdapat dua kegunaan utama dari mengetahui format-format video yang biasa digunakan, yaitu:

  1. Pertama, file video secara signifikan lebih besar dari file lain yang mungkin kamu simpan, dan karena resolusi video terus meningkat, ukuran file-nya juga bertambah. Format apa yang kamu pilih akan menjadi memainkan peran besar dalam menentukan ukuran akhir file video yang kamu buat.
  2. Kedua, video memiliki banyak bagian yang berbeda yang perlu disatukan menjadi hasil akhir. Kamu tidak hanya memiliki bagian video yang original saja, tetapi juga audio, informasi tambahan seperti text, metadata, gambar, dan banyak lagi. Format video yang kamu pilih akan sangat berpengaruh dalam proses penyatuan komponen-komponen tersebut.

10 Jenis Ekstensi Format Video

Berikut ini beberapa jenis ekstensi format video yang populer dan sering digunakan:

1. AVI

Pasti kamu tahu ekstensi video yang satu ini! AVI atau Audio Video Interleave menjadi salah satu format file paling populer, karena sering digunakan sebagai format film dan video secara luas melalui berbagai macam media.

AVI juga sering digunakan sebagai format file default bagi handycam dan kamera digital pada umumnya. Format yang diciptakan oleh Microsoft ini juga terkenal karena sering dikombinasikan dengan codec-codec seperti DivX dan XVID,

Namun bagi kamu yang menayangkan video dengan codec seperti yang telah disebutkan, jangan lupa untuk menginstal file pembaca codec-nya terlebih dahulu ya!

Kelebihan AVI

  • Memiliki banyak pilihan jenis kompresi (codec)
  • Kualitas gambar lebih tajam dibandingkan ASF

Kekurangan AVI

  • Resolusi gambar terbatas
  • Kualitas bergantung pada jenis kompresi
  • Tidak bisa video full motion

2. MP4

Ini juga menjadi salah satu format file video terpopuler di dunia. YouTube menjadi website yang membuat MP4 semakin berjaya. Hal tersebut terjadi karena platform pemutar video populer ini menggunakan ekstensi MP4 sebagai format file standar pada setiap video yang mereka sediakan.

Perlu diketahui bahwa dulu YouTube menggunakan FLV sebagai ekstensi videonya, akan tetapi, semenjak mereka beranjak ke pemutar video HTML5, maka flash mulai ditinggalkan dan FLV menjadi kenangan.

Kelebihan MP4

  • Dapat diputar di berbagai platform
  • File video dapat diintegrasikan dengan 3D graphics, menu/pilihan navigasi pengguna, dan fitur interaktif lainnya
  • Dapat kompres video dan audio dengan ukuran yang sangat kecil

Kekurangan MP4

  • Level kompresi yang tinggi dapat membuat kualitas audio dan video menjadi buruk
  • Terkadang audio tidak sinkron dengan video

3. MPG

MPG atau MPEG pernah menjadi penguasa dari segala video di rumah kamu lho. Dulu waktu era VCD masih menjamur di Indonesia, setiap file .DAT yang berada di dalam kepingan VCD merupakan sebuah video yang memiliki format MPEG 1.

Selain VCD, MPG juga sering ditemukan di dalam DVD dan bahkan Blu-Ray sebagai ekstensi default video yang berada di dalamnya. Dengan hilangnya era kejayaan VCD di seluruh dunia termasuk Indonesia, format video yang satu ini perlahan menghilang.

Kelebihan MPG

  • Dapat memproduksi video dengan kualitas tinggi
  • Format video kompatibel dengan hampir semua web browser
  • Support di berbagai platform

Kekurangan MPG

  • Ukuran file besar
  • Karena ukurannya yang besar, maka biasanya membutuhkan waktu lama untuk membuka file

4. 3GP

Hayo, siapa yang senyum-senyum sendiri melihat format video di atas? Nah, 3GP dan ia menjadi super terkenal di Indonesia karena pada awal era 2000-an, format file video ini menjadi format file default bagi handphone.

3GP memang secara khusus dioptimalkan sebagai ekstensi video berukuran kecil terutama dari handphone, terutama dalam segi ukuran file yang dihasilkan.

Hal yang membuatnya menarik adalah, 3GP acap kali disalahgunakan di internet karena banyak sekali video porno amatir (terutama dari Indonesia) yang direkam menggunakan handphone dan menghasilkan video dengan format 3GP tersebut.

Kelebihan 3GP

  • Ukuran file kecil

Kekurangan 3GP

  • Kulitas gambar kurang bagus
  • Resolusi rendah

5. WEBM

Untuk kamu yang belum tahu, WEBM kini juga telah menjadi salah satu format file video yang mulai tekenal di internet. Ia menggunakan format coding video VP8/VP9 dan audio Vorbis atau Opus sebagai standar codec.

Untuk situs Indonesia, mungkin memang belum banyak yang menggunakan WebM sebagai format file video. Akan tetapi di luar sana semenjak hadinrya HTML5, WebM semakin menjamur sebagai media standar file, baik itu untuk situs forum hingga situs berita. WebM memiliki kontainer yang bernama Matroska.

Kelebihan WEBM

  • Dapat memutar video dengan kualitas tinggi dan performa yang bagus

Kekurangan WEBM

  • Format video WEBM tidak dapat diputar di beberapa perangkat portable
  • Tidak semua web browser mendukung pemutaran video dengan format ini

6. MKV

Siapa di sini yang suka download film melalui Torrent maupun Ganool? Pasti sudah tidak asing dong dengan video berformat MKV.

Matroska Video telah menjadi media yang digandrungi oleh para penyedia film di internet karena ia fleksibel dan dapat menyimpan banyak video, audio, gambar, atau bahkan file subtitle dalam satu file video yang sama.

Mungkin sama dengan ekstensi populer lainnya seperti AVI maupun MP4, akan tetapi Matroska sangat terbuka dalam hal spesifikasi dan ia menjadi bagian dari software open source sehingga mudah untuk dimodifikasi.

Namun, karena ukuran file-nya yang umumnya besar, maka melakukan kompres video tanpa mengurangi kualitas perlu kamu lakukan, apalagi kalau mau membuka file tersebut di smartphone.

Kelebihan MKV

  • Dapat ditambahkan metadata tanpa perlu re-writing keseluruhan file
  • Mudah diakses
  • Sangat fleksibel; Dapat menyimpan banyak format coding audio dan video

Kekurangan MKV

  • Ukuran file yang besar
  • Terkadang file format MKV mudah rusak karena malware atau bug

7. GIFV

Di era teknologi informasi yang semakin pesat ini, GIFV juga telah menjadi salah satu format video yang terkenal di kalangan pengguna dunia maya, bersamaan dengan WEBM.

Jika WEBM lebih sering digunakan untuk video-video pendek disertai dengan suara, GIFV digunakan sebagai pengganti dari ekstensi GIF yang dikenal tidak efisien dan memiliki ukuran file yang sangat boros.

GIFV dikenal sebagai ekstensi yang sangat hemat, namun mudah untuk digunakan, tanpa suara, dan nyaman untuk ditayangkan berulang-ulang (loop seperti GIF). Salah satu situs besar yang menjadikan GIFV sebagai format default adalah 9GAG.

Kelebihan GIFV

  • Ukuran file umumnya kecil
  • Bisa digunakan untuk membuat animasi sederhana

Kekurangan GIFV

  • Tidak informatif karena tanpa suara
  • Resolusi rendah
  • Penyimpanan data pada gambar terbatas

8. WMV

Siapa yang sudah menggunakan komputer ketika Windows Movie Maker dan Metacafe masih berkuasa? Ya, melalui kedua produk tersebutlah WMV menjadi terkenal. Ekstensi yang diciptakan khusus untuk Windows ini dari namanya saja sudah menggambarkan segalanya, Windows Media Video atau disingkat WMV.

Mudah digunakan dan didukung secara luas oleh Windows menjadikan format video ini digunakan secara luas sejak Windows XP memegang peranan penting dalam dunia sistem operasi.

Kelebihan WMV

  • Ukuran file kecil
  • Durasi loading pemutaran video sebentar

Kekurangan WMV

Hanya dapat diputar di platform Windows

9. FLV

Buat yang biasa mendownload video di YouTube tahun 2010-an pasti familiar dengan format FLV. Format ini juga biasa ditemukan di beberapa film ataupun anime yang kamu tonton.

Kualitasnya sendiri bisa dibilang bagus, kok, dengan kapasitas yang nggak begitu besar dan bisa diputar di PC jadul saat itu.

Kelebihan lainnya, jika ukuran file-nya besar, kualitasnya sudah pasti akan makin baik. Saat ini sendiri karena ekspansi video yang menggunakan format MP4, format FLV sendiri makin jarang ditemui.

Kelebihan FLV

  • Kualitas gambar cukup bagus
  • Dapat diputar di PC jadul

Kekurangan FLV

  • Membuat konten video Flash sangat memakan waktu
  • Halaman situs yang memiliki konten video Flash umumnya membuat proses loading menjadi lebih lama

10. DAT

Buat generasi milenials, khususnya pengguna komputer awal di tahun 2000 hingga 2010 awal, pastinya kamu familiar dengan format DAT.

DAT sendiri merupakan ekstensi file yang umumnya ditemukan pada VCD. Biasanya format ini masih ada kaitannya dengan MPEG.

Meskipun punya kualitas yang bagus, namun jenis file video ini nggak dapat dimainkan di pemutar video bawaan Android. Sedih banget!

Kelebihan DAT

  • Kualitas gambar cukup bagus

Kekurangan DAT

  • Tidak mendukung pemutaran di berbagai platform
  • Harus melalui proses convert agar bisa diputar

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai jenis ekstensi format video yang paling populer dan masih digunakan hingga sekarang. Karena memiliki kualitas dan kompatibilitas yang berbeda-beda, maka kamu akan tahu format mana yang yang harus diunduh agar bisa diputar di perangkat kamu dengan baik dan lancar.

Related Articles

Back to top button