Daftar Tools yang Digunakan oleh Web Designer Profesional

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kamu sedang mencari tools yang digunakan oleh web designer? Jika kita mencari tools tersebut di mesin pencari, mungkin yang muncul hanya tools-tools yang berhubungan dengan software Illustrator, Dreamweaver, Photoshop, Corel Website Creator, Wordpress dan banyak pilihan tools populer lainnya.

Padahal, tidak semua web designer menggunakan tools-tools tersebut. Ada banyak tools lain yang tidak terkenal dan justru sangat berguna bahkan sering digunakan oleh web designer professional yang mungkin kamu tidak tahu.

Nah, kali ini Teknatekno akan menjelaskan beberapa tools yang tidak terlalu terkenal namun sering digunakan oleh web designer professional. Apa saja? Simak berikutu ini!

Tools yang Sering Digunakan Oleh Web Designer

Berikut ini beberapa tools yang sering digunakan oleh web designer professional. Meskipun tidak terkenal, namun tools-tools ini banyak memiliki manfaat, diantaranya:

1. Webydo

Webydo adalah platform yang menggabungkan Web Design dan Web Develover menjadi satu. Webydo juga digunakan oleh web desainer untuk membuat sebuah website tanpa menulis kode apapun. Webydo menyediakan platform serbaguna untuk memudahkan kamu dalam membuat dan mengelola website.

Kelebihan lainnya adalah tata letak yang terstruktur. Kamu hanya perlu mendesain di halaman web editor, selanjutnya sistem akan otomatis menuliskan kode seperti html, php, jquery dan lain-lain untuk kamu. Kamu juga bisa menambahkan widget populer ataupun animasi tanpa menulis kode apapun.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: https://www.webydo.com/

2. Pixlr

Kamu pasti sudah mengenal Adobe Photoshop. Software ini sudah menjadi standar bagi web designer, namun seperti yang kamu tau, biaya untuk membayar lisensi software ini tidaklah murah.

Maka dari itu, untuk kamu yang kesulitan membayar lisensi software tersebut, Pixlr Editor bisa menjadi alternative untuk kebutuhan editing gambar tanpa harus memikirkan biaya lisensi.

Fungsi yang di sediakan Pixlr juga beragam tidak kalah dengan Photoshop. Pixlr juga bisa digunakan untuk membuka dan mengedit file .PSD, maka dari itu editor foto ini menjadi favorit dikalangan desainer web professional.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: https://pixlr.com/id/

3. Adobe Color CC

Dari sekian banyak tools color generator, hanya Adobe Color CC lah yang terbaik menurut kami. Karena tools online gratis ini memberikan varian warna paling lengkap diantara yang lain.

Kelebihan utama Adobe Color CC adalah tools ini menyediakan beberapa color rules seperti Analogus, Triad, Complementary, dan lainnya. Kamu juga bisa membuat pallete warna sendiri atau memakai pallete warna yang tersedia untuk desain kamu.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: https://color.adobe.com/create

4. FitText

Salah satu tantangan terbesar ketika membangun sebuah website adalah membuat ukuran headline teks yang sesuai dengan ukuran resolusi layar, tidak cuma di tampilan dekstop saja bahkan di semua resolusi bahkan resolusi layar yang terkecil sekalipun.

Disinilah FitText berperan. FitText adalah plugin jQuery yang dapat memecahkan masalah ini untuk kamu dalam beberapa keadaan.

FitText tool mampu membuat ukuran headline yang sesuai dengan elemeny div utamanya, text akan otomatis diperbesar ataupun diperkecil mengikuti ukuran resolusi layar. Jadi kamu tidak perlu mengedit kode CSS kamu.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: http://fittextjs.com/

5. Font Squirrel

Font Squirrel memiliki ratusan font yang sangat bagus yang tersedia di situs mereka, serta link ke font lain yang tersedia ‘off-site’, yang dapat dengan mudah didownload dan digunakan di situs Web atau proyek desain lainnya.

Klasifikasi dan tag memungkinkan kamu untuk mencari berbagai jenis font. Kamu juga bisa menguji coba setiap font untuk melihat tampilan langsung dari font dengan teks yang kamu inginkan.

Untuk alternative lain kamu bisa menggunakan Google Font, kelebihan dari google font adalah ukurannya yang kecil dan terdapat speed loading tools, jadi kamu bisa melihat kecepatan browser ketika mengunduh font tersebut.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: https://www.fontsquirrel.com/

6. WhatFont

Whatfont adalah sebuah plugin untuk web browser yang memungkinkan kamu untuk mengetahui font yang dipakai dalam sebuah website tertentu.

Mungkin kamu terinspirasi dengan tampilan sebuah website yang menggunakan font yang keren dan kamu ingin menggunakan font tersebut di desain web kamu juga, namun kamu tidak mengetahui nama dan jenis dari font tersebut. maka Whatfont bisa menjadi pilihan kamu untuk menyelesaikan masalah ini.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: http://www.chengyinliu.com/whatfont.html

7. CSS3 Generator

CSS3 dapat digunakan dengan sangat mudah kamu dapat menambahkan efek visual dari radius – box shadow. Bahkan kamu bisa menambahkan animasi dan efek smooth transisi tanpa menambahkan kode jquery yang biasanya membuat lambat loading blog.

CSS3 Generator memungkinkan desainer untuk memilih kategori style yang diinginkan, mengatur value yang sesuai, dan CSS3 Generator secara otomatis akan menghasilkan CSS yang diperlukan untuk desain kamu.

Satu kelebihan utama dari tools ini yaitu CSS3 Generator bersifat real time tools, hal ini memungkinkan kamu untuk bereksperimen secara langsung dengan menentukan value yang terbaik untuk desain web kamu.

Dan tools akan secara langsung menampilkan hasil dari value yang kamu masukkan. Setelah selesai kamu bisa langsung copy paste kode css yang kamu buat dan meletakkannya di lembar css kamu.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: http://www.css3generator.com/

8. RWD Calculator

RWD Calc adalah tools untuk mengubah satuan pixel menjadi persen, tool ini berfungsi untuk membuat website yang responsive dengan mengganti satuan pixel yang ada di kode css menjadi satuan persen contoh 1000px diganti dengan 100%.

Seperti yang kamu ketahui, pada saat ini sangat penting untuk membuat website kamu responsive, karena tidak semua penggunjung website kamu nanti menggunakan perangkat dekstop atau laptop.

Pasti ada sebagian yang menggunakan perangkat mobile yang mempunyai layar kecil. Kabarnya website yang responsive juga berpengaruh pada posisi SEO.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: http://rwdcalc.com/

9. Am I Responsive

Setelah desain web kamu selesai kamu mungkin ingin menguji seberapa responsive desain web kamu dan ingin megambil screenshotnya. Maka Am I responsive bisa menjadi pilihan pertama kamu.

Kamu bisa menampilkan web kamu di 4 sampai 5 perangkat berbeda dan langsung mengambil screenshotnya bersama-sama tanpa membukan web kamu di perangkat berbeda.

Ketik alamat website kamu dan situs ini akan menunjukkan tampilan website kamu pada sejumlah perangkat yang berbeda, termasuk desktop, laptop, tablet, dan smartphone. kamu kemudian dapat menggunakan fungsi ‘print screen’ untuk mengambil gambar dari tampilan responsive website kamu.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: http://ami.responsivedesign.is/

10. Invision

Jika kamu mencari cara yang lebih baik untuk menjual ide-ide desain web kamu, mungkin Invision yang kamu butuhkan. Prototyping tools ini memungkinkan kamu untuk mengubah desain kamu menjadi prototipe interaktif yang bahkan termasuk transisi dan animasi.

Alat ini juga meliputi real-time desain dan kolaborasi yang mempunyai kemampuan sebagai kontrol, sinkronisasi, membuat tools ini menjadi multi-faceted yang mungkin cocok untuk sejumlah kebutuhan desainer.

Kunjungi link ini untuk mencobanya: https://www.invisionapp.com/

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai beberapa tools yang sering digunakan oleh web designer professional. Kamu bisa mencoba salah satu dari tools diatas dengan mengunjungi link yang sudah kami siapkan. Selamat mencoba!

Related Articles

Back to top button