Pengertian Finansial Menurut Para Ahli

Teknatekno.com – Finansial merupakan kata yang cukup familiar dikalangan para ekonomi atau siapapun yang bergerak dibidang ekonomi, finansial sering diartikan dengan keuangan. Pengertian finansial tersebut memang tidak salah.

Namun, pada kenyataannya, pembicaraan tentang keuangan tidak terbatas pada keuangan, tetapi tetap terkait dengan keuangan. Pengelolaan uang atau pengelolaan keuangan tidak dapat dipisahkan dari pembicaraan keuangan.

Supaya kamu dapat memahami finansial secara mendalam, yuk simak artikel ini mengenai pengertian, fungsi, dan manfaatnya sebagai berikut.

Memahami Pengertian Finansial

Memahami Pengertian Finansial

Pengertian finansial menurut KBBI adalah Keuangan adalah semua tentang bagaimana menangani uang masuk dan keluar dari perusahaan atau organisasi dari sudut pandang administratif.

Dengan demikian, dalam keuangan terdapat kata manajemen keuangan, yang mengacu pada urutan tindakan keuangan dalam suatu perusahaan yang dimulai dengan menerima uang, memanfaatkan dana, dan mengelola keuangan secara keseluruhan.

Sistem pengelolaan keuangan yang terorganisir dengan baik dan bertanggung jawab akan menghasilkan situasi keuangan yang solid.

Kemandirian finansial dapat diperoleh dengan cara ini. Kemandirian finansial didefinisikan sebagai bebas dari hutang, memiliki sumber pendapatan yang konsisten, dan memiliki cadangan yang tersedia untuk kebutuhan darurat.

Pengertian Finansial Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian finansial menurut para ahli:

1. Pengertian Finansial Menurut Bambang Riyanto

Menurut bambang riyanto, manajemen finansial mencakup semua tindakan perusahaan yang bertujuan untuk memperoleh uang tunai dengan biaya rendah dengan syarat yang menguntungkan perusahaan dan menggunakan dana secara efektif.

2. Pengertian Finansial Menurut Agus Hartono

Menurut Agus Hartono, pengelolaan finansial mencakup semua aspek alokasi dan pengumpulan kas untuk berbagai jenis investasi atau pengeluaran yang efektif.

3. Pengertian Finansial Menurut Sutrisno

Sutrisno mendefinisikan manajemen finansial sebagai “setiap tindakan atau perusahaan yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk memperoleh pendapatan yang sebesar-besarnya dengan biaya yang serendah-rendahnya dan penggunaan modal yang efektif”.

4. Pengertian Finansial Menurut Prawironegoro

Pengelolaan finansial, menurut Prawironegoro, adalah kegiatan perusahaan yang mendapatkan dan memanfaatkan modal terbatas yang digunakan secara efektif, produktif, dan efisien untuk memaksimalkan keuntungan.

5. Pengertian Finansial Menurut Husnan dan Pudjiastuti

Menurut Husnan dan Pudjiastuti, pengelolaan keuangan mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan keuangan, analisis keuangan, dan pengelolaan keuangan.

6. Pengertian Finansial Menurut Liehman

Menurut Liefman, manajemen keuangan adalah usaha untuk mengelola dan memanfaatkan uang dengan tujuan untuk memperoleh aset.

7. Pengertian Finansial Menurut J.L. Massie

Menurut J. L. Massie, manajemen finansial adalah kegiatan operasional perusahaan yang berusaha mempekerjakan atau mengumpulkan uang yang dapat digunakan untuk operasi operasional yang efektif dan efisien.

8. Pengertian Finansial Menurut J.F Bradley

Manajemen finansial, menurut J.F Bradley, adalah bidang dalam manajemen perusahaan yang beroperasi untuk mengendalikan penggunaan modal perusahaan secara strategis dan hati-hati untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.

9. Pengertian Finansial Menurut Sonny S

Menurut Sonny S, pengelolaan finansial merupakan kegiatan perusahaan yang meliputi bagaimana uang diperoleh, bagaimana dana digunakan, dan pengelolaan keuangan perusahaan secara keseluruhan.

10. Pengertian Finansial Menurut Grestenberg

Grestenberg mendefinisikan manajemen keuangan sebagai “bagaimana organisasi mengoperasikan perusahaan mereka, bagaimana mereka menerima uang tunai, dan bagaimana mereka dibagi.”

11. Pengertian Finansial Menurut Brighman dan Houston

Menurut Brightman dan Huston, manajemen keuangan adalah yang terluas dari ketiga sektor keuangan, dengan beberapa prospek pekerjaan.

12. Pengertian Finansial Menurut James Van Horne

Menurut James Van Horne, manajemen keuangan mencakup semua tindakan yang terkait dengan keuangan, pembelian, dan pemrosesan keuangan yang ditargetkan untuk memperoleh aset.

13. Pengertian Finansial Menurut Weston dan Copeland

Menurut Weston dan Copeland, pengelolaan keuangan merupakan tanggung jawab manajer keuangan perusahaan dalam hal investasi, keuangan usaha, dan pembagian dividen.

Fungsi Finansial

Fungsi Finansial

Sebagai pekerja dengan usia produktif, kamu harus memahami fungsi finansial dalam kehidupan sehari-hari. Salah besar jika kamu berpandangan bahwa manajemen finansial hanya perlu diterapkan dalam bisnis atau perusahaan saja.

Sebelum melanjutkan lebih jauh, pahami dulu apa fungsi finansial yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan pribadimu.

1. Fungsi Perencanaan

Ketika semuanya diatur, hidup menjadi lebih mudah. Meskipun sering kali menyenangkan untuk bersikap spontan, tidak demikian halnya dengan keuangan.

Fokus pada persyaratan paling penting yang harus dipenuhi, seimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran, dan hindari perencanaan yang sepenuhnya spekulatif. Kamu harus mengikuti tiga aturan dasar ini untuk menangani uang tunai saat ini secara efektif.

2. Fungsi Pengendalian

Bahkan ketika batas setiap pos sudah ditentukan, terkadang kamu tergoda untuk mengutak-atik angka yang sudah ada. Di sinilah fungsi keuangan sebagai pengelolaan anggaran ikut bermain.

Jika kamu mengabaikan fungsi ini, bukan tidak mungkin pengeluaran kamu membengkak dan berujung pada situasi keuangan yang buruk.

3. Fungsi Pemeriksaan

Audit anggaran harus dilakukan setelah pengendalian anggaran. Pemeriksaan rutin pada pemasukan dan pengeluaran uang di rekening kamu dapat membantu kamu menemukan masalah, seperti penggunaan uang tunai secara berlebihan, sejak dini.

4. Fungsi Pelaporan

Apakah perlu memiliki laporan keuangan dalam keuangan pribadi? Meskipun jawabannya bervariasi, menghasilkan laporan yang sebanding memungkinkan kamu untuk mengevaluasi dan memantau seberapa baik situasi keuangan kamu.

Poin utamanya adalah bahwa biaya harus lebih kecil dari pendapatan. Jadi, pemotongan pengeluaran diperlukan untuk membangun stabilitas keuangan.

Manfaat Finansial

Manfaat Finansial

Manfaat apa yang dirasakan jika manajemen finansial diterapkan dalam kehidupan pribadi:

1. Membiasakan Diri Bergaya Hidup Hemat

Hemat bukan berarti pelit. Hemat juga tidak menyiratkan bahwa kamu menjalani gaya hidup hemat sambil mengabaikan kesenangan kamu sendiri. Hidup hemat menunjukkan bahwa kamu mandiri dan bahwa semua kebutuhan dasar kamu telah dipenuhi.

Prioritaskan tugas, tangani dana dengan baik, singkirkan tuntutan yang bisa ditunda, dan kendalikan utang semaksimal mungkin. Itulah cara hidup yang benar-benar hemat.

2. Berlatih Disiplin dan Teratur

Imbalan finansial dari manajemen keuangan yang sangat baik adalah bagaimana kamu menjadi lebih disiplin. Dimulai dengan perencanaan keuangan, pengaturan pengeluaran, dan pengelolaan penciptaan uang tunai untuk kebutuhan masa depan.

Segala sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan telah dipersiapkan dengan cermat, sehingga ketertiban memberi kamu ketenangan pikiran.

3. Menghindari Kebiasaan Berutang

Sejujurnya, kebutuhan yang meningkat sering kali membuat kamu berhutang untuk memenuhinya. Apakah utang atau kredit selalu menjadi satu-satunya pilihan?

Tentu saja tidak, terutama jika kamu mengelola dana kamu sendiri dengan baik. Bahaya munculnya utang dapat diminimalkan seminimal mungkin.

4. Mempunyai Perencanaan Masa Depan Lebih Optimal

Mengelola dana kamu akan memungkinkan kamu untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih efektif. Alasannya seperti ini: kamu dapat menghemat uang, hidup nyaman, dan bebas utang.

Dari situ, kamu dapat merencanakan kebutuhan masa depan sambil juga bertindak sekarang dengan mulai mengumpulkan uang tunai.

Jenis-Jenis Finansial

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis finansial yang perlu kamu ketahui:

1. Finansial Pribadi

Keuangan pribadi atau individu adalah keadaan keuangan seseorang yang ditentukan oleh pendapatannya. Jenis keuangan ini memeriksa situasi keuangan seseorang, yang dipengaruhi oleh kemampuan individu untuk memenuhi tuntutan jangka pendek dan jangka panjang.

2. Finansial Perusahaan

Keuangan perusahaan mengacu pada keadaan keuangan perusahaan. Perusahaan yang dimaksud di sini bisa swasta atau BUMN. Jenis pembiayaan ini didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk mengelola keuangannya dan dapat menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham perusahaan.

3. Finansial Pemerintah

Finansial pemerintah adalah status keuangan pemerintah dalam rangka memajukan kesejahteraan rakyat. Keuangan pemerintah memiliki dampak tidak langsung pada keuangan bisnis dan individu karena terkait dengan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan

Tujuan Finansial

Tentu banyak yang bertanya-tanya perihal apa sebenarnya tujuan dari adanya finansial untuk individu atau perusahaan. Akibatnya, pengelolaan finansial yang baik akan membantu kamu untuk mengelola keuangan secara optimal dan lebih mahir mengatur finansial dalam kehidupan pribadi maupun bisnis.

Berikut adalah beberapa tujuan dari adanya finansial di dalam kehidupan individu maupun bisnis yang perlu kamu ketahui:

1. Menanamkan Sikap Disiplin dan Teratur

Seperti dikatakan sebelumnya, keuangan mencakup semua operasi keuangan yang dilakukan dengan disiplin dan tertib. Kamu kemudian dapat mengatur, mempersiapkan, dan memanfaatkan situasi keuangan dengan tepat.

Segala sesuatu yang ingin kamu peroleh harus diatur terlebih dahulu. Padahal barang yang akan dibeli cukup murah. Disiplin dan keteraturan dalam pengelolaan keuangan di suatu perusahaan akan sangat mempengaruhi situasi keuangan bisnis yang solid sekaligus menghindari rasa takut akan kerugian.

2. Memaksimalkan Keuntungan atau Profit

Ketika proses keuangan dilakukan secara terencana, kamu mendapatkan keuntungan sebagai individu. Maka itu akan membantu kamu dalam pencapaian keuangan kamu. Kamu bisa lebih mempersiapkan diri untuk sesuatu yang lebih besar di masa depan.

Kemudian kamu dapat mempersiapkan hari tua dan merasa lebih nyaman tanpa harus khawatir tentang hutang dan masalah keuangan lainnya. Sedangkan bagi perusahaan, pengelolaan keuangan akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laba yang berpotensi untuk selalu berkembang atau dapat memberikan,

Stabilitas keuangan di masa yang akan datang. Karena tidak ada yang bisa mengantisipasi keadaan ekonomi perusahaan di masa depan dengan akurat.

3. Menghindari Hutang

Beberapa individu percaya bahwa umat manusia tidak akan pernah bisa bebas dari hutang. Pada pandangan pertama, ini tampaknya benar; orang tidak bisa hidup tanpa hutang.

Entah itu utang moneter atau utang untuk produk atau jasa. Dengan meningkatnya persyaratan, seringkali mudah bagi seseorang untuk berhutang demi memenuhi keinginan tersebut.

Bahkan jika tuntutan yang diinginkan kadang-kadang jenis kebutuhan yang tidak kritis atau mendesak. Demikian pula, pemilik perusahaan yang mencari operasi cepat akan sering merasa mudah tersesat di hutan.

Pada kenyataannya, ini mungkin berdampak negatif pada situasi keuangan perusahaan. Sebaliknya, jika ingin berhutang, pertimbangkan baik-baik sebelum kamu kesulitan melunasinya.

4. Perencanaan Optimal

Memahami apa itu keuangan, kelebihan, jenis, dan tujuannya akan memungkinkan kamu untuk merencanakan dengan lebih efektif. Kamu bisa lebih mempersiapkan masa depan dengan persiapan yang rajin. Kamu bisa hidup lebih hemat tanpa harus khawatir dengan hutang.

Perencanaan keuangan yang optimal akan membantu pemilik perusahaan dalam menjaga profitabilitas yang optimal. Akibatnya, masa depan bisnis lebih terkonsentrasi, dan modal perusahaan dapat dihabiskan dengan bijak.

5. Berhasil Mencapai Financial Goals

Tentu saja, perencanaan keuangan yang sering dan disiplin akan memudahkan kamu mencapai tujuan keuangan kamu.

Baik itu melalui tabungan untuk dana darurat, dana pensiun, dana pernikahan, atau kemandirian finansial. Kami juga tidak akan memiliki masalah keuangan lagi.

6. Mengembangkan Uang yang Dimiliki

Dengan adanya finansial, kamu akan lebih mudah terdorong untuk mengembangkan uang yang sekarang kamu punya. Hal tersebut karena kamu paham bahwa dengan mengandalkan pendapatan saja tidak akan cukup untuk mewujudkan kebutuhan di masa mendatang.

Dari situ, kamu akan terdorong untuk membangun sebuah bisnis untuk memperoleh pendapatan tambahan. Kamu juga bisa mulai memanfaatkan instrumen investasi guna memperoleh keuntungan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian finansial hingga tujuan finansial. Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan.

Pengertian finansial menurut KBBI adalah Keuangan adalah semua tentang bagaimana menangani uang masuk dan keluar dari perusahaan atau organisasi dari sudut pandang administratif.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button