Pengertian Analisis Wacana Menurut Para Ahli

Teknatekno.com – Pembahasan kali ini tentang pengertian analisis wacana, jenis-jenis, manfaat, ciri, metode analisis wacana, hingga cara analisis wacana. Analisis wacana atau discourse analysis. Artikel kali ini merupakan bagian dari materi Bahasa Indonesia di tingkat perguruan tinggi.

Bagi yang berkecimpung di dunia kesastraan, analisis wacana merupakan bagian terpenting dalam penelitian-penelitian ilmiah. Berikut ini adalah artikel penjelasan lengkapnya mengenai analisis wacana yang harus kamu ketahui.

Memahami Pengertian Analisis Wacana

Memahami Pengertian Analisis Wacana

Pengertian analisis wacana atau discourse analysis adalah sebagai kajian yang sering meneliti ataupun menganalisis bahasa yang akan digunakan secara alamiah, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, oleh pengguna sebagai komponen masyarakat.

Sebuah wacana dapat dipelajari secara struktural dengan menghubungkan teks atau konteks. Dan dapat merasakan percakapan secara fungsional dengan memeriksa aktivitas seseorang untuk tujuan tertentu guna memberikan makna kepada orang lain yang juga berpartisipasi.

Data untuk analisis wacana akan dikumpulkan dengan berkonsentrasi pada produksi wacana, yang terdiri dari teks tertulis dalam bentuk tulisan yang berbeda atau teks vokal dalam bentuk berbagai pidato.

Analisis wacana atau discourse analysis adalah teknik atau prosedur untuk menyelidiki wacana atau wacana yang ada atau tercakup dalam pesan komunikasi, baik secara tekstual maupun kontekstual.

Analisis wacana juga berkenaan dengan isi pesan komunikasi yang dimana sebagian diantaranya yakni, berupa teks, naskah pidato, transkrip sidang ataupun perdebatan di forum, sidang parlemen, artikel yang termuat disurat kabar, buku (essay, novel dan Roman), dan iklan kampanye pemilu tersebut.

Pengertian Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian analisis wacana menurut para ahli yang perlu kamu ketahui:

1. Aliran Kritis

Analisis wacana berusaha untuk membangun konstelasi kekuatan yang terjadi sepanjang proses generasi makna dan reproduksi.

2. Aliran Positivisme, Empirisme

Analisis wacana menganalisis norma kalimat, bahasa, dan pemahaman bersama.

3. Brown (1983: 1)

Analisis wacana adalah penggunaan bahasa yang tidak terbatas pada bentuk-bentuk kebahasaan yang terlepas dari tujuan dan kegiatan hidup manusia.

4. Cook

Analisis wacana adalah kajian yang membahas tentang wacana.

5. Deboran Schiffrin

Analisis wacana adalah upaya menemukan konstituen-konstituen (unit-unit linguistik yang lebih kecil) dengan hubungan khusus antara konstituen dalam sejumlah pengaturan yang terbatas.

6. Firth

Analisis wacana adalah merupakan memahami makna, tuturan dalam konteks, teks dan keadaan.

7. Labov

Analisis wacana adalah analisis yang berkaitan dengan pemahaman bahasa dalam tindak berbahasa.

8.  Mc Carthy (1993)

Analisis wacana adalah studi tentang interaksi antara bahasa dan konteks penggunanya.

9. Stubbs (1983: 1)

Analisis wacana adalah suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah, baik dalam bentuk tertulis maupu lisan.

10. Widdowson

Analisis wacana adalah pembahasan kaidah pemakaian bahasa di dalam masyarakat.

Jenis-Jenis Analisis Wacana

Jenis-Jenis Analisis Wacana

Dengan melihat posisi dari peneliti dalam perspektif kritis, analisis wacana dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian. Bertolak dengan cara tersebut maka analisis wacana dalam kajian komunikasi terbagi menjadi 4 jenis, yakni:

1. Respresentasi

Wacana respresentasi atau discourse of representation adalah jenis wacana ini bersifat positivistik modernisme. Peneliti dikeluarkan dari item yang diteliti, merasakannya, dan menciptakan representasi realitas dalam bentuk ekspresi bahasa tanpa bersikap kritis.

2. Pemahaman

Wacana pemahaman atau wacana interpretif atau discourse of postmodernism adalah jenis wacana ini bersifat interpretive modernism. Peneliti dan hal atau realitas yang diselidiki tidak berbeda.

Peneliti mendefinisikan realitas melalui interaksi dengan orang-orang yang mengetahui topik penelitian atau informan dengan informasi, terutama dari sumber-sumber literatur. Peneliti mengatur pengamatan yang diketahui atau dunia nyata yang tidak penting.

3. Keragu-Raguan

Wacana keragu-raguan atau discourse of suspicion adalah jenis wacana ini bersifat struktural dan critical modernism. Peneliti secara kritis menciptakan realitas berdasarkan kerangka tatanan sosial.

4. Posmodernisme

Wacana posmodernisme atau discourse of posmodernisme adalah jenis wacana yang bersifat poststructural dengan menolak semua social arrangement dan bersifat kritikal.

Manfaat Analisis Wacana

Wacana memiliki manfaat yang besar apabila dikaitkan dengan koteks Indonesia yang beraneka ragam kultur dan budayanya. Manfaat tersebut antara lain sebagai berikut yang perlu kamu ketahui:

  1. Dapat membantu masyarakat dalam memahami dan menyelesaikan berbagai persoalan yang sering muncul. Analisis wacana juga dapat membantu individu dalam berpikir kritis tentang banyak masalah sosial.
  2. Sebagai faktor penentu tindakan selanjutnya yang akan dilakukan setelah melihat fakta-fakta yang akan muncul di masyarakat. Sebuah analisis wacana harus mencakup banyak sudut pandang yang didukung oleh penalaran logis. Dengan faktor-faktor tersebut, masyarakat akan dapat membuat penilaian yang lebih baik.
  3. Kajian wacana juga dapat mengungkap berbagai fakta, idealisme yang akan tersirat dalam sebuah wacana guna dapat mengetahui maksud atau tujuan penulis wacana tersebut. Nilai utama dari studi wacana kritis adalah penelitian wacana ini. Penelitian ini juga akan membantu masyarakat untuk lebih memahami dominasi kekuasaan dalam perdebatan.
  4. Membongkar nilai-nilai yang akan dihadirkan dalam sebuah debat. Ini, tentu saja, nilai kebenaran yang sebenarnya, bukan tipu muslihat yang disamarkan oleh permainan bahasa. Tanpa keraguan. Masyarakat akan dibimbing untuk memilih nilai mana yang baik dan mana yang tidak, sekaligus mendukung nilai-nilai yang baik tersebut agar tetap bertahan dalam budaya masyarakat, seperti nilai-nilai kerukunan, kebersamaan, toleransi, dan sebagainya.

Ciri Analisis Wacana

 

Metode Analisis Wacana

Dalam melakukan analisis wacana kamu membutuhkan metode kerja, terdapat 12 metode analisis wacana yang disebutkan alam buku Metode Analisis Teks & Wacana (Titscer, Stefan, dkk, penerjemah Gasall, dkk, 2009). Berikut ini adalah metode analisis wacana yang perlu kamu ketahui:

  1. Metode analisis isi.
  2. Grounded theory atau Landasan Teoritis.
  3. Metode etnografi.
  4. Metode MCD etnometodologis.
  5. Metode analisis percakapan.
  6. Teknik SYMLOG.
  7. Teknik CDA.
  8. Metode pragmatik fungsional.
  9. Metode teori perbedaan.
  10. Metode hermeneutik objektif.
  11. Teknik Friming.

Ciri Analisis Wacana

  1. Bentuk kajian tentang pembahasan wacana.
  2. Bersifat alamiah baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.
  3. Baik bahasa maupun makna bersifat interpretatif-pragmatis.
  4. Inferensif, dengan mempunyai simpulan berdasarkan ungkapan dan konteks penggunaannya.
  5. Karena didukung oleh keadaan yang sesuai, itu adalah bentuk bahasa yang lebih jelas.
  6. Upaya untuk menangkap makna penyapa (addressor) kepada pesapa (addressee)
  7. Upaya untuk mengidentifikasi konstelasi faktor-faktor yang terlibat dalam generasi dan replikasi makna.

Cara Analisis Wacana

Analisis wacana berfokus pada ragam tulisan dan ragam tuturan untuk memahami makna partisipan dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan. Beberapa pendekatan yang digunakan dalam analisis wacana adalah sebagai berikut :

  1. Teori wacana Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe adalah sebuah keberangkatan yang berfokus pada wacana yang menghasilkan makna dalam lingkungan sosial karena bahasa tidak stabil dan tidak pernah permanen, sehingga kamu harus telanjang dan sepenuhnya bersih.
  2. Karena penggunaan bahasa nyata didasarkan pada konsensus komunal yang mapan, analisis wacana kritis menyoroti peran aktif wacana dalam menghasilkan perubahan dalam lingkungan sosial.
  3. Psikologi kewacanaan adalah metode menganalisis wacana dalam skala luas dan berfokus pada masalah khusus pengguna bahasa dalam interaksi sosial, yaitu psikologi seseorang dalam suatu masyarakat.

BACA JUGA:

Pengertian Analisis SWOT, Tujuan, Cara Membuat, dan Contohnya
Pengertian Teknik Analisis Data, Jenis dan Tahapannya
Pengertian Analisis Rasio Keuangan, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Rumusnya

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pengertian analisis wacana sebagai kajian yang sering meneliti ataupun menganalisis bahasa yang akan digunakan secara alamiah, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, oleh pengguna sebagai komponen masyarakat.

Analisis wacana juga dapat membantu individu dalam berpikir kritis tentang banyak masalah sosial. Wacana juga dapat mengungkap berbagai fakta, idealisme yang akan tersirat dalam sebuah wacana guna dapat mengetahui maksud atau tujuan penulis wacana.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar pengertian analisis wacana, jenis-jenis, manfaat, ciri analisis, serta metode analisis wacana, hingga cara analisis wacana. Terima kasih sudah membaca, semoga artikel ini bermanfaat ya!

Related Articles

Back to top button