8 Unsur-Unsur Website dan Penjelasannya

Teknatekno.com – Jika kamu ingin membangun sebuah situs web, kamu harus mengetahui unsur-unsur penunjang website agar website bisa diakses oleh pengguna internet. Apa saja unsur-unsur website tersebut?

Pada artikel ini akan kami jelaskan unsur-unsur penunjang dalam membuat sebuah website yang perlu kamu ketahui. Yuk simak penjelasan tentang unsur-unsur website dibawah ini.

Apa itu Website

Apa itu Website?

Apa itu website? Pengertian website adalah suatu dokumen berupa kumpulan halaman web yang terhubung, dan isinya mencakup berbagai jenis informasi seperti teks, suara, foto, video, dan lain-lain, yang semuanya disimpan di server hosting.

Untuk mengakses sebuah website, pengguna harus memiliki perangkat yang terhubung dengan internet atau intranet (komputer, smartphone).

Website atau halaman web biasanya adalah dokumen dalam format Hyper Text Markup Language (HTML) yang dapat dilihat melalui HTTP atau HTTPS, sebuah protokol yang mengkomunikasikan informasi yang berbeda dari server website kepada konsumen melalui browser web.

Sebuah website mempunyai alamat URL yang unik dan berbeda yang disebut dengan domain. Misalnya domain Teknatekno.com, Google.com, Facebook.com, dan lain-lain. Browser dan koneksi internet diperlukan untuk melihat website. Namun, ada beberapa website yang dapat dilihat melalui jaringan lokal (LAN).

Unsur Penunjang Website

Unsur-Unsur Website

Untuk memperluas wawasan kamu tentang website, yuk simak unsur-unsur website yang harus kamu ketahui berikut ini:

1. Nama Domain

Nama domain adalah alamat situs web online yang dapat mengidentifikasi situs web dan memudahkan pengguna internet lain untuk menemukan situs web yang telah kami buat di internet.

URL atau Uniform Resource Locators, adalah istilah lain untuk nama domain. Ada dua jenis nama domain: domain generik (generic domains) dan domain khusus negara (country specific domains).

Domain generik adalah domain yang tidak terkait dengan negara, organisasi, atau entitas lain mana pun. Akibatnya, siapa pun dapat menggunakan jenis ini. Ciri-ciri domain generik dapat ditemukan di akhir alamat yang diakhiri dengan .net,.org,.edu,.gov,.com, dan .mil.

Sedangkan domain khusus negara adalah domain yang terkait dengan suatu negara dan memiliki tujuan khusus berdasarkan institusi atau organisasi. Domain-domain tersebut dibedakan berdasarkan alamat yang diakhiri dengan .ac.id,.go.id,.mil.id,.or.id,.sch.id, web.id,.co.id,.au,.jp, dan lain sebagainya.

2. Hosting

Hosting adalah tempat penyimpanan file, data, foto, video, web, dan item lain yang mungkin ditampilkan di sebuah situs web. Semakin banyak data atau file yang akan digunakan pada website, semakin tinggi pula ruang penyimpanan hosting yang diperlukan.

Hosting dapat digunakan sebagai situs untuk disewakan, kepemilikan untuk biaya, atau lainnya gratis tetapi dibatasi dalam kapasitas penyimpanan dan layanan lainnya.

Penyewaan hosting dilakukan oleh perusahaan yang menyediakan layanan persewaan web hosting; perusahaan-perusahaan ini dapat ditemukan baik secara lokal maupun internasional. Ukuran hosting dapat ditentukan menggunakan megabyte atau gigabyte. Ada beberapa jenis hosting, seperti:

  • Shared Hosting
  • Cloud Hosting
  • VPS atua Virtual Private Server
  • WordPress Hosting
  • Manage WordPress
  • Dedicated Server

Setiap jenis hosting memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda tergantung tujuan penggunaannya.

3. Bahasa Program

Bahasa yang digunakan untuk memahami setiap instruksi di situs web ketika dilihat dikenal sebagai bahasa program atau scripts program. Jika berbagai bahasa pemrograman digunakan, situs web akan interaktif dan menarik secara visual.

Java Script, Java Applet, JSP, PHP, ASP, dan HTML adalah contoh bahasa pemrograman. HTML adalah yang paling sering digunakan dari jenis ini karena bentuk lain dari bahasa pemrograman beroperasi sebagai pengatur interaktif.

Bahasa pemrograman dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu sebagai berikut:

  1. Pertama, bahasa pemrograman tingkat rendah atau low-level yang terdiri dari instruksi-instruksi dalam kode biner yang langsung dieksekusi oleh komputer tanpa proses kompilasi.
  2. Kedua, bahasa pemrograman tingkat menengah atau mid-level dengan instruksi kode mnemonic seperti STOLOD, JMP, SUB, dan lain-lain.
  3. Ketiga, bahasa pemrograman tingkat tinggi atau high-level terdiri dari instruksi yang ditulis dalam bahasa yang dapat dibaca manusia, seperti bahasa Inggris.

4. Desain Website

Unsur-unsur website selanjutnya adalah desain website, yang juga tidak kalah penting untuk diperhatikan karena desain website merupakan salah satu faktor penentu kualitas website. Pengguna internet dapat melakukannya sendiri atau menyewa penyedia layanan desain situs web untuk meningkatkan situs web mereka.

Hal ini dilakukan berdasarkan pengetahuan yang luas tentang berbagai program dan layanan perangkat lunak pendukung yang digunakan dalam pembuatan situs web, sehingga menghasilkan keluaran situs web yang lebih berkualitas.

Desain website akan membantu manajemen website dalam menarik pengguna internet secara estetis. Beberapa elemen penting yang perlu dipertimbangkan saat mengembangkan situs web adalah:

  • Pemilihan tata letak konten
  • Gambar
  • Komposisi warna
  • Tema website
  • Ukuran setiap komponen.

Gambar di situs web seringkali lebih besar dari 300 KB; semakin besar ukurannya, semakin baik estetika dan kualitas website.

Unsur-Unsur Website

5. Hypertext Transfer Protocol

Unsur website ini sering disingkat sebagai HTTP dan berfungsi sebagai respons terhadap instruksi protokol. World wide web, atau WWW, adalah protokol yang digunakan dalam HTTP.

Saat pengguna mengetik alamat URL, browser mengirimkan instruksi HTTP ke server. Server menerima dan memproses permintaan, dan hasilnya dikembalikan ke pengguna melalui browser. Format HTML, atau Hypertext Transfer Protocol, digunakan dalam proses transmisi data.

HTML ini berfungsi sebagai metode memperindah penulisan website, sarana berbagi informasi dengan menghasilkan halaman website, dasar sebuah website menggunakan CSS, kemampuan menandai teks pada bagian halaman website, dan kemampuan mengarahkan pengguna atau pengunjung ke halaman situs lainnya.

6. World Wide Web (WWW)

Unsur website ini merupakan fasilitas yang digunakan secara luas dan mengalami pertumbuhan yang pesat karena kemampuannya untuk mengangkut informasi dalam format multimedia. Browser diperlukan untuk mengakses layanan dan fungsi WWW.

Pengguna harus mengetahui jenis browser berikut:

  • Lynx
  • NCSA
  • Arena
  • Internet Explorer
  • Netscape Navigator
  • Mosaic, dan lain sebagainya.

Beberapa fungsi WWW antara lain:

  1. Sebagai layanan web mail, WWW dapat menawarkan layanan yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa, mengirim, dan menerima email menggunakan browser mereka.
  2. Sebagai mesin pencari, WWW memudahkan untuk meringkas semua situs web di dunia.
  3. Sebagai layanan untuk mentransfer halaman web ke internet.
  4. Sebagai gateway yang menyediakan akses informasi seperti gmail.com, facebook.com, dan lain-lain.

7. Publikasi

Unsur website berikutnya yaitu publikasi. Website yang telah dibangun dapat dipublikasikan tergantung dari tujuan dan arah website tersebut.

Sebuah situs web tanpa pengunjung seperti “tong kosong nyaring bunyinya” maksudnya tidak ada gunanya membangun situs web jika tidak ada yang mengunjunginya.

Website dikembangkan sebagai sarana untuk mengkomunikasikan pesan kepada khalayak luas, seperti masyarakat umum, melalui publikasi. Semakin banyak orang yang datang, semakin efektif informasi yang diberikan melalui website.

Agar website lebih dikenal luas, harus dipromosikan dengan memasang iklan, membuat billboard, menyebarkan brosur, dan cara lainnya. Memasang iklan menggunakan mesin pencari seperti Google adalah salah satu metode yang paling efisien.

8. Pemeliharaan

Maintenance atau pemeliharaan termasuk kedalam unsur-unsur website yang harus ada. Situs web yang baik akan terus menerus berkembang dengan menambahkan konten, meningkatkan estetika desain, menambahkan informasi baru, dan memperbarui secara teratur.

Cara-cara tersebut digunakan agar pengguna tidak bosan dengan website dan untuk menarik pengunjung baik yang sudah ada maupun yang baru untuk kembali ke website yang kita kembangkan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar unsur-unsur website yang perlu kamu ketahui saat akan membuat atau mengembangkan sebuah website.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa dalam membuat sebuah website, harus tersedia unsur-unsur penunjang seperti nama domain, hosting, bahasa program, desain website, Hypertext Transfer Protocol, World Wide Web, publikasi dan pemeliharaan. Tanpa unsur-unsur tersebut, maka website tidak akan dapat ditemukan atau bahkan diakses oleh pengguna internet.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button