Pengertian Perusahaan Persero, Kelebihan dan Kekurangannya

Teknatekno.com – Pada dasarnya, pengertian perusahaan persero adalah perusahaan milik negara. Seperti yang kamu ketahui bersama, badan usaha di Indonesia terbagi menjadi dua kepemilikan utama, yaitu BUMN dan badan usaha milik swasta (BUMS).

Untuk BUMN, persero atau perum memiliki perbedaan yang jelas dalam hal saham atau kepemilikan. Nah, disini kita akan memberikan penjelasan lengkapnya untuk kamu. Untuk itu kamu bisa membaca artikel di bawah ini.

Pengertian Persero

Pengertian Persero

Pengertian perusahaan persero memang telah disebutkan dalam undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang persero yang menyebutkan bahwa badan hukum yang dilengkapi dengan modal persekutuan.

Perusahaan ini kemungkinan didirikan berdasarkan perjanjian dan menjalankan usaha dengan modal yang terbagi atas saham-saham.

Untuk hal ini, persero merupakan badan usaha milik negara atau BUMN yang artinya merupakan salah satu badan usaha yang dikelola oleh negara dengan menggunakan sistem saham atau profit oriented.

Namun, minimal 51% modal dalam bentuk saham harus dimiliki oleh negara. Tujuan utamanya tentu saja untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi, untuk perusahaan persero dengan tambahan tbk dibelakangnya memiliki arti yang sedikit berbeda.

Jadi, dalam hal ini tbk adalah kepanjangan dari terbuka, yang artinya perusahaan dengan tbk menandakan bahwa saham perusahaan tersebut berada di pasar modal. Jadi, masyarakat luas dapat ikut serta memiliki saham perusahaan berbasis tbk sesuai dengan Pasal 1 angka 7 UU PT.

Sedangkan untuk penawaran modal atau penjualan sahamnya sendiri diatur dalam undang-undang yang berkaitan dengan pasar modal, yaitu nomor 8 tahun 1995.

Kombinasi dari kedua jenis perusahaan tersebut adalah PT persero tbk, yang mana saham-saham dalam perusahaan tersebut dimiliki oleh negara dan telah ditawarkan kepada publik di lantai bursa efek.

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa semua bentuk persero secara keseluruhan adalah perusahaan berbadan hukum dengan pengumpulan modal yang dilakukan oleh perusahaan.

Hal inilah yang membedakannya, yaitu dari segi status permodalan dan kepemilikan saham. Meskipun pada dasarnya semua hal tersebut akan mengacu pada undang-undang perseroan.

Namun untuk perusahaan dengan penambahan tbk akan lebih mengacu pada undang-undang pasar modal, sedangkan untuk perusahaan berbasis BUMN akan lebih mengacu pada undang-undang BUMN.

Hal ini terjadi karena saham atau modal akan mempengaruhi pengelolaan perusahaan dan akan mempengaruhi segala kebijakan yang akan dibuat perusahaan.

Perangkat atau Organ dalam Persero

Beberapa perangkat atau organ yang berperan dalam sebuah persero adalah direksi, rapat umum pemegang saham atau RUPS, dan komisaris. Semua ketentuan dan prinsip tersebut telah diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 1995.

Dalam sebuah persero, yang bertindak sebagai rapat umum pemegang saham adalah kementerian. Sedangkan negara dan negara akan memiliki kepemilikan saham juga bertindak sebagai pemegang saham.

RUPS juga akan diberikan kewenangan untuk mengganti direksi atau komisaris suatu perusahaan. Direksi adalah orang yang memiliki tanggung jawab dalam hal manajemen, baik di luar maupun di dalam pengadilan.

Sementara itu, komisaris memiliki tugas untuk mengawasi dan menjaga kinerja perusahaan serta membuat dan melaporkannya kepada RUPS. Karyawan di perusahaan ini tercatat sebagai karyawan swasta saja.

Karakteristik Perseroan

Karakteristik Perseroan

Berikut ini adalah karakteristik terpenting dari sebuah perusahaan yang berstatus perseroan terbatas:

  1. Perseroan terbatas adalah perusahaan yang dipimpin oleh seorang manajer dengan tujuan utama mencari keuntungan karena setiap perusahaan akan mencari nilai keuntungan.
  2. Seorang manajer untuk mendapatkan keuntungan memimpin perusahaan ini karena setiap perusahaan pasti mencari keuntungan. Namun, karyawannya berstatus sebagai pegawai negeri sipil dan badan usahanya akan ditulis sebagai PT “nama perusahaan”.
  3. Pendiri perusahaan ini pasti akan diusulkan oleh kementerian terlebih dahulu kepada presiden. Modal dalam mendirikannya, sebagian atau bahkan seluruhnya berasal dari nilai kekayaan negara dan juga dipisahkan dalam bentuk saham.
  4. Statusnya diatur oleh undang-undang. Organisasinya akan terdiri dari dewan direksi, RUPS, dan dewan komisaris. Pemegang saham perusahaan adalah menteri yang ditunjuk. Menteri akan bertindak sebagai RUPS jika pemerintah memiliki semua saham.
  5. Tidak akan mendapatkan fasilitas negara. Dalam mengembangkannya, dilakukan oleh menteri dengan memperhatikan undang-undang yang berlaku, dan dilakukan untuk dapat memperoleh keuntungan. Hubungan bisnis ini diatur dalam hukum perdata. RUPS merupakan otoritas tertinggi dan laporan tahunan juga akan disampaikan dalam RUPS.

Tujuan Persero

Patutnya sebuah perusahaan pada umumnya, sebuah persero juga dibangun agar negara bisa mendapatkan keuntungan dalam hal keberlangsungan dan perkembangan perusahaan. Ada banyak maksud dan tujuan dari didirikannya perusahaan ini.

Salah satunya adalah untuk dapat menciptakan produk atau jasa yang berkualitas tinggi. Untuk bisa mendapatkan keuntungan tersebut, perusahaan harus memiliki efek yang baik sehingga dapat bersaing dengan kompetitor lainnya dan konsumen akan merasa puas.

Semakin baik suatu produk atau jasa yang diberikan perusahaan kepada konsumen, maka citra perusahaan perlahan-lahan akan menjadi baik. Sehingga, masyarakat akan terus menggunakannya bahkan merekomendasikannya kepada teman atau kerabat terdekatnya.

Contoh Perusahaan Persero

Ada banyak jenis perusahaan yang dimiliki oleh negara. Untuk memudahkan kamu dalam mengidentifikasinya, berikut ini beberapa contoh perusahaan milik negara yang perlu kamu ketahui:

  1. Pertamina.
  2. Kimia farma tbk.
  3. KAI (kereta api Indonesia)
  4. Bank BNI tbk.
  5. Jamsostek.
  6. Garuda Indonesia.
  7. Perubahan pembangunan.
  8. Telekomunikasi Indonesia.
  9. Tambang timah.
  10. Krakatau steel.
  11. Dan lain-lain.

Kelebihan Persero

Kelebihan Persero

Setiap pemegang saham perseroan memiliki hak untuk memperoleh keuntungan atau kerugian dengan apa yang telah disepakati untuk mendirikan usaha tersebut. Adapun kelebihan perseroan yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Setiap pemegang saham berhak atas keuntungan perusahaan.
  2. Adanya jaminan kerahasiaan badan usaha.
  3. Bentuk manajemen yang sederhana akan dapat memudahkan pemilik dalam mengambil keputusan dengan cepat.
  4. Setiap pemilik bertanggung jawab atas seluruh aset perusahaan untuk dijadikan jaminan.

Kekurangan Persero

Meskipun memang ada sisi positif dari perseroan, perseroan tetap memiliki kekurangan yang harus dievaluasi bersama dalam RUPS. Adapun kekurangan perseroan yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Perkembangan usaha akan sangat kecil, apalagi jika pemiliknya tidak dapat mendukung.
  2. Jaminan kelangsungan usaha menjadi kurang dapat diandalkan jika pemiliknya meninggal dunia.
  3. Kredit yang diberikan akan kurang optimal untuk mengembangkan perusahaan.
  4. Pembagian keuntungan yang ada setiap anggota akan masing-masing merupakan penghasilan dan kemudian akan dikenakan pajak.
  5. Setiap anggota perseroan terbatas tidak diperkenankan membayar upah sendiri.
  6. Bagian anggota memiliki wewenang untuk mengelola laba perseroan terbatas yang dianggap sebagai penghasilan yang diterima.

Tanya Jawab Perusahaan Persero

Berikut ini adalah tanya jawab seputar perusahaan persero, yaitu:

1. Apa Perbedaan Persero dan Perseroan Terbatas?

Perbedaan antara persero dan perseroan terbatas adalah pada saham yang dimiliki persero sering kali merupakan perusahaan milik negara, sedangkan perseroan terbatas dimiliki secara pribadi, dengan masyarakat umum memiliki mayoritas saham.

2. Apa Perbedaan Perusahaan Perseorangan dan Perusahaan Perseroan?

Bisnis perorangan adalah badan usaha yang tidak berbadan hukum, sedangkan kemitraan adalah badan usaha yang berbadan hukum. Perusahaan perorangan adalah jenis struktur bisnis yang paling dasar dan mudah. Karena kamu dapat memulai perusahaan pribadi dengan uang tunai yang kamu miliki.

3. Apakah Perbedaan antara Persekutuan dengan Perseroan?

Perusahaan kemitraan dibentuk oleh dua orang atau lebih yang berkolaborasi. Orang-orang yang terlibat menanggung risiko, aktivitas komersial, dan uang. Sementara itu, pemilik perusahaan mungkin seseorang atau kumpulan individu yang bekerja sama untuk membangun perusahaan.

4. Apa Peranan Persero pada PT?

Perusahaan perseroan memainkan peran vital dalam perekonomian, yang berfungsi sebagai sumber pendapatan negara (pajak dan penghasilan), pemasok produk dan layanan bagi negara dan penduduk, serta sumber lapangan kerja.

BACA JUGA

Pengertian Perusahaan Umum, Ciri dan Tujuannya
Perusahaan Raksasa Teknologi Pembangun Metaverse
Perseroan Terbatas Adalah: Definisi, Ciri dan Jenisnya

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pengertian perusahaan persero adalah modal dalam mendirikannya sebagian atau bahkan seluruhnya berasal dari nilai kekayaan negara dan juga dipisahkan dalam bentuk saham.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar pengertian perusahaan perseroan, perangkat dalam persero, karakteristik, tujuan, contoh hingga kelebihan dan kekurangan perusahaan perseroan. Semoga bermanfaat ya!

Related Articles

Back to top button