Perbedaan Saham dan Obligasi, Simak Berikut Ini!

Teknatekno.com – Salah satu perbedaan saham dan obligasi terletak pada risikonya. Jadi, mana yang lebih menguntungkan? Berikut ulasannya. Saham dan obligasi merupakan dua jenis investasi yang memiliki tingkat popularitas dan minat yang cukup tinggi.

Meski sama-sama menawarkan keuntungan bagi pelakunya, namun ada perbedaan tertentu antara saham dan obligasi yang harus Anda ketahui terlebih dahulu sebelum terjun ke dalamnya. Apa itu? Lihat penjelasannya di bawah ini.

Pada kenyataannya, kedua jenis investasi ini sama-sama merupakan surat berharga. Namun, jika melihat definisi saham dan obligasi berikut ini, Anda tentu bisa menemukan satu perbedaan.

Saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan suatu perusahaan. Sedangkan obligasi adalah surat utang yang dipertukarkan. Sudah agak kentara bukan? Nah, untuk tambahan informasinya, simak artikel berikut ini sampai selesai ya!

3 Persamaan Obligasi dan Saham

Sebelum membahas perbedaan obligasi dan saham, ada baiknya Anda memahami persamaan antara kedua produk ini. Nah, dalam ranah keuangan, ada 3 persamaan antara obligasi dan saham, yaitu:

3 Persamaan Obligasi dan Saham

  • Formulir dokumen

Kedua instrumen tersebut adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pelaku usaha, baik dari pemerintah (BUMN) maupun swasta. Bukti kepemilikan dapat dalam bentuk cetak atau digital.

  • Menguntungkan

Karena sama-sama merupakan surat berharga, maka kedua instrumen ini mampu memberikan keuntungan bagi pemegang surat berharga yang diterbitkan perusahaan.

  • Memiliki hak penebusan

Kemiripan terakhir antara keduanya adalah memiliki hak penebusan. Sahabat OCBC NISP dapat menukarkan saham atau obligasi dengan uang tunai. Perusahaan juga harus diperbolehkan memberikan uang sesuai dengan nilai yang dimilikinya.

5 Perbedaan Saham dan Obligasi

Sekarang setelah Anda memahami persamaan antara obligasi dan saham, saatnya untuk memeriksa 8 perbedaan antara obligasi dan saham. Perbedaan antara obligasi dan saham dapat dilihat dari fungsi hingga besarnya keuntungan.

Fungsi

Perbedaan pertama antara saham dan obligasi terletak pada fungsinya. Jika sobat OCBC NISP Anda membeli saham suatu perusahaan, itu berarti Anda memiliki bagian dari perusahaan tersebut.

Sedangkan obligasi merupakan bukti pengakuan utang antara penerbit dan pembawa surat. Penerbit surat adalah pemilik utang dan pemegang surat adalah investor.

Jadi bagi pemegang saham, surat saham berfungsi sebagai bukti sah kepemilikan perusahaan. Sedangkan bagi pemegang obligasi, obligasi tidak berfungsi sebagai kepemilikan sah atas saham perusahaan, tetapi hanya sebagai bukti piutang.

Harga Penjualan

Perbedaan kedua antara obligasi dan saham adalah harga jual. Jika terjadi inflasi, perubahan keadaan politik, atau ketidakstabilan kondisi ekonomi suatu negara, harga jual beli saham akan mengalami fluktuasi yang cukup besar. Harga saham sensitif terhadap keadaan yang berubah, oleh karena itu risiko yang biasanya Anda hadapi lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, obligasi memberikan harga yang lebih stabil saat menghadapi keadaan keuangan yang berbeda. Dengan demikian, tingkat risiko kerugian sangat kecil.

Masa Berlaku Surat Berharga

Perbedaan ketiga antara saham dan obligasi adalah masa berlaku surat berharga yang dimiliki. Masa berlaku saham tidak dibatasi. Jika Anda membeli saham, itu akan menjadi milik Anda selamanya. Hak kepemilikan mungkin hilang saat Anda menjual saham tersebut.

Sedangkan obligasi memiliki jangka waktu yang telah ditetapkan pada saat dimulainya perjanjian yaitu sampai dengan tanggal jatuh tempo.

Jaminan Bagi Hasil

Perbedaan selanjutnya antara obligasi dan saham adalah jaminan bagi hasil. Pemegang saham akan menerima dividen. Dividen adalah proporsi keuntungan tergantung pada jumlah saham yang dimiliki dan pendapatan perusahaan selama periode waktu tertentu. Jumlah dividen tidak ditentukan, tergantung pada keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan.

Sedangkan obligasi berbeda karena bunga dan pokok pinjaman harus dilunasi terlepas dari keuntungan atau kerugian perusahaan penerbit surat.

Nilai Keuntungan

Perbedaan keenam antara obligasi dan saham adalah nilai keuntungan yang Anda terima.

Besarnya keuntungan yang diperoleh dari saham diambil tergantung dari jumlah saham yang dimiliki dan keuntungan perusahaan.

Sementara itu, penerbit obligasi harus membayar penuh pokok pinjaman beserta bunganya berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati sejak awal.

Umumnya, pemegang saham akan mendapatkan keuntungan lebih dari pemegang obligasi karena risiko yang mereka hadapi juga lebih tinggi.

1 2Next page

Related Articles

Back to top button