Harga Mata Uang Kripto Bitcoin, Ethereum, Shiba Inu Turun

Mata Uang Kripto Bitcoin Dan Ethereum Dipengaruhi Oleh Harga Dolar Amerika Serikat (AS) yang Melonjak ke Level Tertinggi Dalam 16 bulan Terakhir

“cryptocurrency seperti bitcoin, yang dianggap berbahaya, dapat dipengaruhi oleh perubahan tingkat harga dolar, seperti halnya ekuitas dan komoditas. Pada saat nilai dolar meningkat, itu cenderung menurun” Business Insider mengutip pedagang GlobalBlock Marcus Sotiriou mengatakan ini.

Kemudian, penurunan mata uang kripto utama juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah AS yang memberlakukan pelaporan pajak cryptocurrency. Tanggung jawab ini diproyeksikan akan ditambahkan dalam RUU infrastruktur yang menangani transaksi komersial dengan nilai lebih dari US$ 10 ribu.

Selain itu, penurunan mata uang kripto ini sejalan dengan pernyataan baru-baru ini oleh CFO Twitter Ned Segal. Dalam wawancara dengan Wall Street Journal pada Selasa (16/11), Segal mengindikasikan bahwa menempatkan uang di aset kripto tidak masuk akal saat ini. Dia juga menyebutkan bahwa volatilitas merupakan masalah dengan aset kripto.

Dapatkan informasi terbaru dan tepercaya tentang ekonomi, bisnis, data, politik, dan lainnya, langsung melalui kotak masuk Anda.

Kesimpulan:

Harga mata uang kripto (cryptocurrency) seperti bitcoin, ethereum, dogecoin hingga shiba inu turun. Analis percaya ini karena sikap pemerintah China dan pernyataan yang dibuat oleh CEO Twitter. Harga Bitcoin turun di bawah $60.000 untuk pertama kalinya sejak November.

Operasi penambangan kripto berkontribusi pada konsumsi energi dan emisi karbon yang tinggi. Pada bulan September, pemerintah China secara resmi melarang transaksi cryptocurrency. Harga bitcoin hingga ethereum dipengaruhi oleh harga dolar Amerika Serikat (AS) yang melonjak ke level tertinggi dalam 16 bulan terakhir.

Previous page 1 2
Back to top button