Apakah Harga Aset Crypto Terus Turun Merupakan Hal yang Wajar

Harga Aset Crypto Terus Turun Akibat Omicron, CEO Indodax: Masih Wajar

Harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa sebesar Rp 968 juta tercapai belum lama ini. Harga terjadi tepat pada puncak epidemi sebelumnya yang menunjukkan bitcoin selalu memiliki kinerja terbaik selama krisis.

“Mengambil contoh dari harga Bitcoin, ketika bulan Maret 2020 harganya menyentuh angka Rp70-80 jutaan per 1 bitcoin. Ketika kasus Evergrande Group dan pelarangan kripto di Tiongkok bulan September lalu, harga Bitcoin menyentuh angka Rp600 jutaan. Dan per hari ini, berdasarkan market Indodax, harga Bitcoin berada di kisaran Rp700 jutaan, padahal pasar sedang merah,” katanya.

Kesimpulan:

Aset Crypto Turun Puluhan Persen, CEO Indodax: Ini Sehat Karena. Omicron merupakan varian baru dari COVID-19, CEO Oscar Darmawan meyakini penurunan harga aset crypto yang telah mencapai lebih dari 20% merupakan hal yang wajar.

Oscar menggarisbawahi bahwa investor selalu menggunakan uang “dingin” untuk bertransaksi di aset kripto. Varian Omicron dari COVID-19 diprediksi akan membaik setelah beberapa waktu koreksi. Bitcoin Rp.

70-80 juta per 1 titik harga bitcoin pada Maret 2020 menjadi contoh. Harga terjadi tepat pada puncak epidemi sebelumnya yang menunjukkan bitcoin selalu memiliki kinerja terbaik selama krisis.

Pages: 1 2Show All

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like