13 Jenis Strategi Trading yang Patut di Coba

7. Position Trading

Trading posisi adalah strategi trading jangka panjang. Beberapa hari, seminggu, atau bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun mungkin berlalu dalam jenis perdagangan ini.

Trader yang menggunakan strategi ini sering bergantung pada Analisis Fundamental ditambah dengan Analisis Teknis. Jenis perdagangan ini mungkin membutuhkan kesabaran yang lebih besar.

8. Trend Trading atau Trend Following

Trend trading adalah salah satu strategi perdagangan paling populer dan umum. Strategi ini berusaha mengidentifikasi tren naik atau turun dan memilih lokasi masuk dan keluar perdagangan tergantung pada tren itu.

Peserta perdagangan yang menggunakan Trend Mengikuti mempertahankan posisi mereka sampai tren berjalan dengan sendirinya sebelum keluar dari pedagang yang mereka masuki. Anda harus membaca Panduan Mengikuti Tren jika Anda ingin memahami lebih lanjut tentang strategi ini.

9. Range Trading

Range trading adalah strategi perdagangan umum yang didasarkan pada gagasan bahwa harga biasanya tetap berada dalam kisaran yang dapat diprediksi selama periode waktu tertentu. Di pasar yang bergerak menyamping, strategi ini efektif.

Trader bergantung pada kemampuan untuk secara rutin membeli dan menjual pada prediksi tertinggi dan terendah dari resistensi dan dukungan, yang kadang-kadang dapat diulang selama satu atau lebih sesi perdagangan.

10. Momentum Trading

Perdagangan momentum adalah strategi untuk menangkap pergerakan harga yang signifikan ke arah tertentu, yang merupakan indikator kemungkinan bahwa harga akan berlanjut ke arah itu.

11. Breakout atau Breakdown Trading

Strategi Breakout atau Breakdown adalah metode bagi seorang trader untuk mengidentifikasi peluang masuk pada tingkat harga yang telah pecah.

Jika harga menembus lebih tinggi di atas level resistensi yang diidentifikasi sebelumnya, pedagang dapat membeli dengan harapan harga akan terus naik lebih tinggi.

Seorang trader juga dapat menjual untuk menutup posisi pada harga yang lebih murah jika harga menembus level support ke bawah.

12. Pullback Atau Retracement Trading

Pullback atau Retracement trading didasarkan pada gagasan bahwa harga tidak pernah bergerak dalam garis lurus sepenuhnya. Harga sering mengambil jeda di tengah tren yang lebih besar. Untuk kembali ke tren sebelumnya, pedagang harus menunggu harga “menelusuri kembali” atau mengoreksi.

13. Reversal Trading

Tujuan dari reversal trading adalah untuk meramalkan perubahan tren harga. Strategi ini dianggap lebih sulit dan berbahaya. Trader yang dapat memperkirakan pembalikan harga dengan benar akan menuai hasil dari upaya mereka. Pembalikan harga nyata sulit untuk dilihat.

Kesimpulan

Para trader menggunakan berbagai macam strategi trading untuk memutuskan kapan harus membeli dan menjual. Sebagian besar strategi trading mengandalkan analisis teknis, tetapi analisis fundamental juga merupakan pilihan.

Trader dapat mengambil untung dengan memperkirakan atau berdagang sebagai respons terhadap efek perkembangan ekonomi. Strategi trading yang paling terkenal adalah day trading – jual beli di hari yang sama. Trading posisi adalah strategi trading jangka panjang.

Previous page 1 2

Related Articles

Back to top button