Pentingnya Money Management dalam Investasi Saham

Teknatekno.com – Selain memastikan memilih saham yang bagus, money management menjadi faktor yang harus diperhitungkan oleh investor. Money management akan berguna ketika investor atau trader akan mengambil keputusan.

Apa itu Money Management

Apa itu Money Management?

Money management adalah cara agar tidak kehabisan dana saat melakukan investasi saham. Ibarat saat berolahraga lari maraton, seseorang tentu harus menjaga ritme pernapasannya agar stamina terjaga hingga mencapai garis finish.

Hal ini ternyata juga penting untuk dipahami saat memutuskan untuk berinvestasi saham. Jika tak menjaga ritme keuangan, seorang investor akan merasa kesulitan untuk bisa bertahan dalam dunia saham sebelum tercapai targetnya.

Oleh karena itu, money management merupakan aspek yang krusial agar investor mengerti kapan portofolionya perlu dipertahankan, rata-rata turun, mengakuisisi saham yang berpotensi naik dalam waktu dekat, dan lain sebagainya.

Apa yang harus dilakukan investor saham?

Bersiap untuk Berinvestasi di Saham

Sebagai pelaku pasar modal yang aktif, kita tahu bahwa tujuan seorang investor atau trader memasuki pasar modal tidak lain adalah untuk mencari keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli saham.

Mereka lebih memilih pergi ke pasar saham bukan tanpa alasan, jika kita menyebut salah satu kalimat seorang investor kawakan Indonesia, Lo Kheng Hong, “Kekayaan planet ini tidak terletak di bawah laut, tetapi di pasar saham” memang cukup jelas mengapa bursa ini menjadi pilihan banyak orang. .

Pasar saham tidak diragukan lagi merupakan sektor yang paling produktif untuk menghasilkan pendapatan. Pasar saham juga menawarkan keuntungan yang kaya. Mulai dari saham bluechip hingga saham dengan volatilitas ekstrim yang biasa disebut dengan saham gorengan.

Tapi nyatanya tidak semua orang bisa menghargai. Jika Anda merujuk pada pernyataan Tuan Lo Kheng Hong di pasar saham, “Tuhan pasti Maha Pengampun, tetapi pasar saham kejam.”

Kelihatannya agak berlebihan tetapi sebenarnya inilah yang sering terjadi, banyak orang yang tertarik dengan pertukaran kita akhirnya mengurangi kerugian atau terdampar di pasar saham kita karena kurangnya kesiapan.

Ini tidak selalu tentang berapa banyak uang yang kita hasilkan, melainkan berapa lama kita bisa bertahan pada investasi kita di pasar saham.

Berinvestasi tidak seperti lari cepat 100 meter, tetapi lebih seperti maraton. Dibutuhkan banyak hal agar kita dapat melewati garis finis dengan aman. Banyak hal yang harus kita miliki:

  • Sepatu lari terbaik dan terbukti,
  • Mentalitas pemenang, dan
  • Mengatur ritme pernapasan agar tidak kehabisan udara di tengah perlombaan.

1. Memiliki Sepatu Terbaik: Alat Analisis Terbaik

Dibutuhkan sepatu terbaik dan terbukti dalam lomba maraton. Jika tidak, mungkin kaki kita akan mudah terkilir, mungkin juga mudah merasa sakit karena sepatu yang tidak nyaman atau terlalu berat.

Atau mungkin desain sepatunya tidak sesuai dengan kepribadian kita, sehingga membuat kita tidak percaya diri saat menggunakannya.

Atau mungkin saat ini kita sedang memakai sepatu branded dengan harga selangit tapi bentuknya tidak sesuai dengan struktur kaki kita, sehingga sangat membuat kaki kita menderita.

Begitu juga dalam trading, kita membutuhkan pendekatan analisa yang terbaik dan terbukti, salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan cara backtesting metode analisa tersebut.

Kita juga perlu memodifikasi proses Analisis dengan kepribadian kita.

Sebagai contoh, jika kita sering tertarik dengan deretan saham hijau yang menghiasi transaksi yang sedang berlangsung dan sering membuat kita salah dalam memilih, maka akan lebih baik untuk menilai setelah pasar tutup.

2. Miliki Mental Pemenang

Mentalitas seorang pemenang sama pentingnya dalam perlombaan maraton, karena itu memberi kita kepercayaan diri saat kita berada di arena persaingan.

Dalam berinvestasi di pasar saham, salah satu ilustrasi mentalitas pemenang ditunjukkan ketika kita tidak mudah panik ketika pasar sedang dijual.

Lo Kheng Hong adalah contoh orang yang bermental pemenang, yang ditunjukkan dengan responnya untuk tetap bertahan bahkan terus membeli (rata-rata turun) saham yang sedang krisis, sementara toko lain mulai melakukan cutting loss atau panic selling pada saham tersebut. .

Dan terakhir, ia kembali dengan kondisi yang konsisten meski harganya sempat turun drastis.

3. Mengatur Irama Pernapasan: Money Management

Jika seorang pelari sudah memiliki sepatu terbaik dan teruji, dan juga mental seorang pemenang, maka satu hal terakhir yang harus ia miliki adalah kemampuan mengatur ritme pernapasannya dengan benar.

Jika seorang pelari tidak mengatur ritme pernapasannya, mungkin hanya dalam beberapa kilometer, pelari tersebut kelelahan dan tidak dapat mencapai garis finis.

Tentu saja, hal ini tidak dicapai begitu saja, dibutuhkan latihan yang berulang-ulang, kemauan untuk memilah-milah cara mana yang berhasil dan mana yang tidak, dan tingkat disiplin yang tinggi untuk mempertahankan kemajuan terus-menerus.

Money Management sangat penting untuk menjaga kita tetap dalam permainan, karena jika kita kehabisan uang tunai, kita akan segera meninggalkan bursa saham dengan banyak kerugian. Selain tidak mencapai tujuan awal kita bergabung dengan pasar, kita juga kehilangan uang.

Setelah itu, para investor juga perlu memahami konsep money management sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia investasi saham agar para investor mampu bertahan dan tidak terjerumus saat berinvestasi.

Kesimpulan:

Money management menjadi aspek penting agar investor mengerti kapan portofolionya perlu dipertahankan, rata-rata turun, mengakuisisi saham yang berpotensi naik, dan lain sebagainya.

Ini bukan tentang berapa banyak uang yang kita hasilkan, melainkan berapa lama kita bisa bertahan pada investasi kita di pasar saham. Kita juga perlu memodifikasi proses Analisis dengan kepribadian kita.

Jika kita sering tertarik dengan garis hijau saham, maka akan lebih baik untuk menilai setelah pasar tutup. Memiliki mental pemenang ditunjukkan ketika kita tidak mudah panik saat pasar sedang dijual.

Jika seorang pelari tidak mengatur ritme pernapasannya, mungkin hanya dalam beberapa kilometer, ia kelelahan dan tidak dapat mencapai garis finis.

Money Management sangat penting untuk menjaga kita tetap dalam permainan, jika kita kehabisan uang tunai, kita cepat meninggalkan pasar saham dengan banyak kerugian.

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like