Cara Berinvestasi Emas yang Aman di 2022 Bagi Pemula

Teknatekno.com – Sebenarnya bagaimana cara berinvestasi emas yang aman untuk pemula? Sudah memiliki penghasilan yang solid tidak berarti masa depan Anda terjamin. Untuk memastikan masa depan Anda lebih baik, ada satu kegiatan yang harus dilakukan sejak dini, yaitu berinvestasi.

Berinvestasi dalam bentuk apa pun, harus dilakukan selagi Anda masih memiliki penghasilan yang konsisten. Ada berbagai macam bentuk investasi yang bisa dipilih, mulai dari investasi saham, deposito, tanah, hingga emas.

Akibat dari wabah Covid-19, popularitas jenis investasi akhir ini semakin meningkat. Dimungkinkan untuk berinvestasi dalam emas dengan beberapa cara.

Emas tidak hanya populer sebagai perhiasan, tetapi juga dianggap sebagai pilihan investasi yang sangat menguntungkan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa harga emas cenderung naik daripada turun secara signifikan.

Sebagai contoh, perhatikan keadaan epidemi Covid-19 saat ini. Harga emas telah meroket. Sekarang emas sedang dicari sebagai instrumen investasi, mengetahui bagaimana berinvestasi dalam emas sangat penting.

Investasi berupa emas menjadi lebih populer sebagai akibat dari pertumbuhan popularitas ini. Tidak perlu khawatir jika Anda salah satu yang ingin berinvestasi di logam mulia ini tetapi tidak tahu bagaimana cara berinvestasi dengan aman.

Cara Aman Investasi Emas untuk Pemula

Cara Aman Investasi Emas untuk Pemula

Berikut cara berinvestasi yang aman:

Tentukan Tujuan Investasi dan Buat Perencanaan

Sebelum Anda mulai berinvestasi emas, pastikan Anda tahu untuk apa Anda berinvestasi. Investasi berupa emas hanya bebas risiko jika Anda tahu apa yang Anda lakukan sebelum berinvestasi.

Berinvestasi dalam emas dapat melayani berbagai tujuan, mulai dari tabungan investasi hingga biaya kuliah hingga uang pernikahan.

Pertimbangkan, misalnya, menetapkan tujuan 10 tahun untuk berhenti dari pekerjaan Anda dan memulai perusahaan Anda sendiri. Setelah itu, sebagian dari gaji Anda disimpan dan ditempatkan dalam investasi berupa emas.

Investasi berupa emas bulanan Anda akan lebih mudah dikelola jika Anda sudah memiliki tujuan khusus seperti ini. Pemula mungkin merasa aman berinvestasi emas menggunakan cara ini sebagai pemberhentian pertama mereka.

Pantau Perkembangan Harga Emas Secara Berkala

Cara berinvestasi emas selanjutnya adalah dengan memantau perkembangan harga emas secara rutin. Saat ini, tidak sulit untuk memantau perkembangan harga emas.

Setiap hari, beberapa situs web melacak pergerakan harga emas. Kemudian ada juga program untuk handphone yang bisa menampilkan perkembangan harga emas.

Harga emas mana yang Anda minati untuk dikembangkan? Emas, meskipun diakui sebagai instrumen investasi paling solid, terkadang mengalami penurunan harga. Meskipun kelangkaannya, tidak ada salahnya untuk membelinya.

Nanti ketika tiba-tiba harga emas melonjak, Anda pun punya pilihan untuk kemudian menjualnya. Namun, penting untuk diingat bahwa emas hanya boleh dibeli sebagai investasi jangka panjang setidaknya selama lima hingga sepuluh tahun. Itulah cara kedua dalam berinvestasi emas.

Beli Emas di Tempat yang Aman dan Terpercaya

Cara berinvestasi emas selanjutnya adalah dengan mengetahui tempat membeli emas. Ada berbagai tempat yang menjual emas batangan untuk diinvestasikan. Namun sebaiknya Anda membeli emas di tempat-tempat yang menjualnya secara publik dan terpercaya.

Resmi, pada dasarnya penjualan emas disertai dengan surat dan sertifikat, karena ada pedagang emas yang memasok logam mulia dengan cepat tetapi tidak menyertakan sertifikat di jalan mereka. Hanya emas batangan.

Anda dapat membeli emas di PT ANTAM, salah satu tempat yang disarankan, dan mereka akan menunjukkan cara berinvestasi.

Anda dapat membelinya langsung melalui outlet penjualan emas di kantor PT ANTAM atau perusahaan e-commerce yang memang menjual emas dari PT ANTAM secara resmi.

PT Pegadaian juga menawarkan opsi pembelian emas dan pembukaan rekening tabungan emas disana. Baik Badan Usaha Milik Negara maupun BUMN sehingga penjualan lebih bisa diandalkan.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

1 2Next page
Back to top button