Pengertian URL, Jenis dan Fungsinya

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kali ini Teknatekno akan menjelaskan tentang URL, mulai dari pengertian URL, fungsi, jenis, bagian serta kelebihan dan kekurangan URL. URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Lokator Sumber Seragam.

Secara umum, pengertian URL adalah alamat yang mengacu pada suatu objek (digital) yang ada di internet. Contohnya seperti halaman web, gambar atau foto, suara, musik, dokumen, dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya lagi mari simak artikel dibawah ini.

Memahami Pengertian URL

URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator, Dimana URL memiliki pengertian yaitu cara mengidentifikasi lokasi file di internet. Jadi dalam garis besar.

URL adalah sebuah cara bagaimana kita menemukan sebuah lokasi file yang berada di internet, Baik berupa situs, gambar, video, program perangkat lunak, ataupun jenis file lainnya yang di-host di server.

Penggunaan URL mirip dengan membuka file di komputer kamu. Jika kamu membuka file di komputer kamu hanya dengan mengklik dua kali, maka kamu harus menggunakan URL agar browser web tahu ke mana harus mencari.

URL juga disebut alamat situs web saat mereka merujuk ke URL yang menggunakan protokol HTTP atau HTTPS. URL awalnya merupakan singkatan dari Universal Resource Locator sebelum diubah menjadi Uniform Resource Locator.

Memahami Pengertian URL

Pengertian URL Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian URL menurut para ahli:

1. Pengertian URL Menurut Prayogi

Menurut Prayogi, pengertian URL adalah suatu rangkaian karakter yang dibuat dengan mengikuti standar aturan tertentu yang digunakan untuk menunjukkan alamat direktori sebuah dokumen yang ada di halaman website pada jaringan internet.

2. Pengertian URL Menurut Sora N.

Menurut Sora N, pengertian URL adalah rangkaian karakter yang disusun menurut standar format tertentu, yang dipakai untuk menggambarkan alamat suatu sumber daya dokumen seperti file, teks, dan gambar yang terdapat di jaringan internet.

Orang yang pertama kali menemukan URL adalah Tim Berners Lee, pada tahun 1991. Pada saat itu penggunaan URL bertujuan agar para penulis dokumen dapat memberikan referensi pranala ke World Wide Web (WWW).

Pada tahun 1994, konsep URL kemudian dikembangkan menjadi URI (Uniform Resource Identifier) yang sifatnya lebih umum.

Sejarah URL

Tim Berners Lee menjadi orang pertama yang menemukan adanya URL pada tahun 1991. Sejak pertama kali ditemukan, URL difungsikan untuk membantu para penulis dokumen.

Selanjutnya, tugas utamanya adalah memberikan link ke World Wide Web (WWW). URL pertama kali dibuat pada tahun 1991, dengan modifikasi besar yang dibuat pada tahun 1994. Lebih khusus lagi, URL telah berkembang menjadi URI atau Uniform Resource Identifier.

Fungsi URL

  1. Mengenali dokumen yang ada di dalam website.
  2. Memberi nama dokumen dalam website.
  3. Memudahkan orang untuk mengakses dan mencari file di internet agar tidak tersesat ketempat lain, dan memanfaatkan berbagai alamat.
  4. Memudahkan pengguna untuk mengingat alamat yang berisi dokumen yang dicari.

Jenis-Jenis URL

Jenis-Jenis URL

Uniform Resource Locator (URL) ini berperan penting di dunia internet yang membantu pengguna menemukan lokasi sumber penyimpanan dokumen. Jenisnya Ada dua macam, yaitu sebagai berikut:

1. URL Absolut

URL absolut adalah URL yang alamanya disertai domain dan juga lokasi dokumen. Formatnya biasanya domain-direktori-dokumen. Artinya setiap halaman di dalam sebuah domain mengandung direktori yang berisi dokumen atau file.

Contoh URL Absolut yaitu :

  • Variasi 1: http://mysite.example.com/var1.html
  • Variasi 2: http://mysite.example.com/var2.html

Atau

<img src=https://mysite.example.com/images/images.jpg>

2. URL Relatif

URL relatif ini penentuan alamatnya berdasarkan alamat yang aktif saat itu. Susunanya pun tidak baku dan hanya merujuk pada dokumen yang sedang dibuka saja.

Contoh URL relatif yaitu:

  • Variasi 1: /var1.html
  • Variasi 2: /var2.html

Atau

<img src=”image.jpg”>

Bagian-Bagian URL

URL terdiri dari empat bagian yang kemudian digabungkan untuk membentuk struktur penuh, yang meliputi:

1. Protokol

Secara umum, Protokol adalah bagian dari URL yang menunjukkan bagaimana koneksi akan berlangsung. Secara sederhana dijelaskan, protokol adalah kumpulan aturan yang menggambarkan bagaimana dua atau lebih komputer berkomunikasi satu sama lain.

Jaringan akan mengikuti aturan tersebut agar bisa mentransmisikan data dengan tepat. Adapun jenis Protokol yang umumnya kamu temukan di internet adalah https dan http. Pada kegiatan browser sendiri.

Protokol adalah bagian yang opsional. Hal ini berarti kamu bisa mengetikkan URL baik itu dengan Protokol atau tidak pada bagian address bar browser.

2. Nama Host Komputer (Host)

Setelah protokol, sebagian dari URL adalah nama host komputer yang biasa disebut WWW (World Wide Web). Namun bagian ini bisa digunakan atau tidak.

Ketika kita mengunjungi situs web di internet, kita akan melihat bahwa beberapa menggunakan www sementara yang lain tidak.

3. Nama Domain (Domain Name)

Domain adalah nama situs atau nama yang menentukan alamat situs. Ini menentukan server Web mana yang sedang diakses.

Misalnya, Google.com, Twitter.com, Facebook.com, dan lain sebagainya. Jenisnya ada dua, yaitu berbayar misalnya (.com, .net, .info) atau yang gratisan misalnya menggunakan subdomain dari blogger.com. Sebagai alternatif, dimungkinkan untuk menggunakan alamat IPs.

4. Path

Path mengacu pada lokasi sumber daya di server web. Jalur yang digunakan untuk menunjukkan lokasi file sebenarnya di server web pada hari-hari awal web. Ini sebagian besar merupakan konsep yang dikelola oleh server web saat ini, tanpa keberadaan yang sebenarnya.

Selain empat bagian-bagian URL diatas, masih terdapat pula dua bagian lain dari URL yang sering kamu jumpai pada sebuah website. Bagian-bagian URL tersebut antara lain Parameter dan juga Anchor.

5. Parameter

Parameter merupakan sebuah query pada URL. Umumnya, Parameter berfungsi untuk memproses sebuah data pada halaman dengan dinamis.

Pada URL sendiri, pendefinisian Parameter ditulis dengan awalan ? serta lokasinya berada setelah Path URL. URL yang memiliki bagian Parameter umumnya sering kamu jumpai pada situs jual beli online.

6. Anchor

Anchor merupakan sebuah query yang berfungsi sebagai kepentingan navigasi halaman. Bagian URL yang satu ini digunakan untuk membuat link bisa mengarah pada bagian tertentu dalam sebuah halaman web. Pada suatu URL sendiri, pendefinisian Anchor umumnya ditulis dengan awalan # dan berlokasi di bagian akhir URL.

Kelebihan dan Kekurangan URL

Kelebihan URL

Berikut ini adalah kelebihan dari URL:

  1. Terlihat lebih ringkas, lebih pendek, dan lebih rapi.
  2. Dapat digunakan untuk menyembunyikan tautan asal.
  3. Dapat dimodifikasi sesuai keinginan.
  4. Dapat dipantau trafik nya.
  5. Dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan.

Kekurangan URL

Berikut ini adalah kekurangan dari URL:

  1. Nama blog yang dibuat sulit untuk diingat.
  2. Calon pengunjung masih enggan untuk mengklik link tersebut.
  3. Rentan terhadap jebakan dan penipuan.
  4. Ada risiko kegagalan atau kerusakan tautan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai URL, mulai dari pengertian URL, fungsi, jenis, bagian serta kelebihan dan kekurangan URL Dari penjelasan diatas bisa kita sumpulkan bahwa pengertian URL adalah alamat yang mengacu pada suatu objek (digital) yang ada di internet. Contohnya seperti halaman web, gambar atau foto, suara, musik, dokumen, dan masih banyak lagi.

Tim Berners Lee menjadi orang pertama yang menemukan adanya URL pada tahun 1991. Sejak pertama kali ditemukan, URL difungsikan untuk membantu para penulis dokumen.

Related Articles

Back to top button