5 Perbedaan Investor Malaikat dan Venture Capitalist

Teknatekno.com – Ternyata, angel investor (investor malaikat) dan venture capitalist (kapitalis ventura) adalah jenis pemodal yang berbeda, lho! Walaupun keduanya menyiapkan modal untuk suatu bisnis atau perusahaan, akan tetapi keduanya mempunyai perbedaan.

Terdapat berbagai faktor yang membuat angel investor dan venture capitalist berbeda. Mulai dari segi sumber pendanaannya sampai dengan tantangan untuk menemukannya.

Akibatnya, bagi kamu yang berencana untuk menjadi investor atau ingin menemukan investor, kamu perlu memahami terlebih dahulu tentang angel investor dan venture capital ini.

Mengenal Angel Investor dan Venture Capitalist

Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai perbedaan antara investor malaikat dengan venture capitalist, ada baiknya kamu pahami terlebih dahulu pengertian investor malaikat dan juga kapitalis ventura.

Pengertian Investor Malaikat

A. Pengertian Investor Malaikat

Apa itu investor malaikat? Investor malaikat dalam bahasa asing yaitu angel investor. Angel investor adalah seseorang yang mempunyai aset kekayaan yang banyak dan menyumbangkan dana kepada perusahaan rintisan semisal startup.

Tujuan angel investor memberikan dananya kepada startup agar kepemilikan saham perusahaan rintisan tersebut dapat ia pegang. Dan umumnya, jumlah besaran sahamnya tersebut sesuai dengan kesepakatan antara investor malaikat dengan startup.

Angel investor biasanya berasal dari keluarga sendiri atau bahkan sesama teman yang membangun perusahaan rintisan tersebut. Angel investor mempunyai sebutan sebagai malaikat bisnis, pemodal malaikat atau bahkan ada yang menyebut sebagai pemodal mulia.

Adapun pendanaannya, umumnya mereka hanya akan menyumbangkan suntikan dana kepada startup sekali saja saat memulai bisnisnya atau saat mereka ingin kembali mendirikan usahanya yang sempat mati.

Angel investor memang pantas diberi julukan malaikat bisnis atau pemodal malaikat. Karena pemodal yang satu ini mempunyai tujuan untuk mendorong startup dalam perintisannya.

Mereka tidak hanya tertuju pada keuntungan yang akan mereka peroleh, meskipun tantangan yang mereka ambil dalam berinvestasi pada startup cukup berisiko.

Ciri-Ciri Investor Malaikat

Berikut ini adalah ciri-ciri angel investor yang perlu kamu ketahui:

  1. Investor tunggal
  2. Berinvestasi pada perusahaan rintisan maupun pada perusahaan yang sudah permanen
  3. Dana investasi kurang dari USD $1 juta atau sekitar Rp 15 miliar
  4. Bisa ikut campur tangan atau tidak

Jenis Pendanaan Investor Malaikat

Ada berbagai jenis sumber pendanaan dari pemodal malaikat. Diantaranya berasal dari keluarga dan teman dekat, orang-orang kaya, grup atau komunitas, serta dari crowdfunding. Berikut penjelasannya:

1. Keluarga dan Teman Dekat

Keluarga dan teman terdekat merupakan sumber pendanaan investor malaikat yang sangat menguntungkan. Tidak jarang keluarga ataupun teman dekat menjadi pilihan utama bagi mereka yang baru merintis usahanya dari nol.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua orang mampu membangun perusahaan rintisan sampai sukses dan berhasil. Selalu ada kemungkinan untuk mengalami risiko gagal saat menjalankan bisnisnya.

Oleh karena itu, mereka berharap keluarga dan teman dekat bisa membantu dan memaklumi keadaan bisnis mereka daripada orang lain.

2. Orang-Orang Kaya

Orang-orang yang kaya dan memiliki aset yang banyak, mungkin tidak dikenal secara dekat oleh pebisnis muda. Namun, bisa saja mereka akan kenal dengan orang kaya dalam acara-acara atau pertemuan yang mereka kunjungi bersama.

Misalnya seperti dokter, pebisnis yang sukses, ataupun orang lain yang memiliki kekayaan yang cukup tinggi serta siap berinvestasi pada perusahaan rintisan.

Jenis sumber pendanaan ini mungkin agak sulit ditemukan daripada keluarga dan teman dekat meskipun sudah usaha untuk mencarinya. Namun, tidak ada salahnya untuk terus berusaha mencari sumber pendanaan jenis ini melalui relasi yang luas.

3. Grup atau Komunitas

Umumnya, pemodal malaikat bergabung dalam suatu grup ataupun komunitas. Salah satu grup angel investor yang ada di Indonesia adalah Investment Network Indonesia (ANGIN).

Melalui komunitas ANGIN inilah, para pebisnis muda atau perusahaan rintisan bisa mengajukan permohonan pendanaan hanya dengan cara melengkapi kuesioner serta mengikuti langkah-langkah yang berlaku. Setelah itu, startup yang berhasil melalui tahap ini akan memperoleh sumber pendanaan tersebut.

4. Crowdfunding

Crowdfunding adalah sebuah bentuk pendanaan angel investor untuk mereka yang membutuhkan dana dalam pengembangan usahanya, dimana pendanaan tersebut terkumpul dari beberapa orang.

Pengertian Venture Capital

B. Pengertian Venture Capitalist

Berbeda dengan investor malaikat yang merupakan investor tunggal, justru venture capital ini merupakan sebuah perusahaan investor.

Venture capitalist adalah perusahaan investor atau lembaga keuangan yang menyumbangkan dananya pada perusahaan rintisan yang dipandang mempunyai potensi berhasil dalam jangkat waktu yang lama.

Venture capital atau modal ventura ini biasanya memperoleh dana dari beberapa sumber, seperti investor kaya atau bank investasi serta lembaga keuangan yang lainnya.

Tidak ada bedanya dengan investor malaikat. Yang mana para investor yang memberikan pendanaan pada stratup melalui modal ventura ini juga akan mendapatkan risiko yang cukup tinggi.

Namun, modal ventura justru tertarik dengan keuntungan yang akan mereka peroleh ketika startup yang mereka berikan dana mulai berkembang seiring berjalannya waktu.

Ciri-Ciri Venture Capitalist

1. Dana tidak cepat cair
2. Horizon waktu untuk investasi jangka panjang
3. Perbedaan signifikan antara penilaian swasta dengan publik (valuasi pasar)
4. Pengusaha tidak memiliki pengetahuan pasar yang menyeluruh.
5. Ketidaksejajaran antara pengusaha dan investor modal ventura
6. Ketidaksejajaran antara investor modal ventura dan pengelola dana

Jenis Pendanaan Venture Capitalist

Modal ventura mempunyai lima jenis pendanaan, yaitu seed capital, startup capital, early stage capital, expansion capital, dan late stage capital.

Kelima jenis pendanaan tersebut, venture capitalist akan menyuntikkan dananya pada perusahaan rintisan yang sudah mulai berkembang seiring berjalannya waktu. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Seed Capital

Sebagai pebisnis muda yang baru memulai usahanya dan belum memiliki produk, pastinya akan mencari sumber dana atau modal kemanapun.

Nah, pada tahap ini, venture capitalist akan menyuntikkan dana pada pebisnis tersebut meskipun dana yang diinvestasikan terbilang sedikit. Modal investasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengolah produk sampel, membiayai riset pasar, ataupun menutup biaya pengaturan administrasi.

2. Startup Capital

Di tahap ini, perusahaan startup sudah memiliki produk sampel serta satu penanggung jawab yang bekerja secara penuh. Jarang adanya pendanaan pada tahap ini.

Karena biasanya, cenderung mempekerjakan manajemen kunci ekstra, melakukan riset pasar lebih lanjut, serta menyiapkan produk atau layanan untuk dipasarkan ke publik.

3. Early Stage Capital

Setelah startup berdiri selama dua sampai tiga tahun, tim manajemen juga sudah terbentuk, serta penjualan produk mengalami peningkatan.

Di tahap ini, venture capitalist akan membantu perusahaan startup tersebut untuk mencapai titik seimbang pada penjualan, meningkatkan produktivitas, atau meningkatkan efisiensi perusahaan startup tersebut.

4. Expansion Capital

Ketika perusahaan startup sudah sukses, tahap selanjutnya adalah mencari modal ventura yang dapat membantu bisnis mereka semakin berkembang.

Di tahap ini, pendanaan dari modal ventura bisa membantu perusahaan startup untuk menjelajahi pasar baru ataupun meningkatkan strategi pemasaran startup. Disini, perusahaan startup diharuskan mencari venture capitalist khusus yang berpengalaman untuk lanjut ke tahap berikutnya.

5. Late Stage Capital

Di tahap ini, perusahaan startup sudah mulai meningkatkan penjualannya serta mendapatkan hasil yang memuaskan, bahkan sudah memiliki manajemen tingkat kedua.

Selanjutnya, perusahaan startup akan mencari sumber dana lagi untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan pemasaran, atau bahkan menambah modal usaha.

Perbedaan Angel Investor dan Venture Capitalist

Perbedaan Antara Angel Investor dan Venture Capitalist

Investor malaikat dan venture capitalist merupakan sumber pendanaan alternatif yang mempunyai beberapa kesamaan. Yang mana, keduanya lebih cenderung untuk melayani dan memilih perusahaan rintisan yang kreatif serta beruhubungan dengan teknologi dan sains.

Oleh karena itu, ada beberapa perbedaan signifikan yang perlu kamu ketahui antara angel investor dan venture capitalist ini. Berikut beberapa perbedaannya:

1. Dari Segi Tahapan Investasi

Perbedaan antara pemodal malaikat dengan pemodal ventura yang pertama bisa dilihat dari segi tahapan investasinya. Angel investor biasanya sering melakukan investasi pada tahap pertama, yaitu pada saat perusahaan startup baru mulai berdiri.

Dan venture capitalist biasanya akan melakukan investasi pada tahap berikutnya, yaitu pada saat perusahaan startup sudah mulai berkembang atau bangkit lagi.

Pemodal ventura sangat jarang ditemukan pada tahap awal, meskipun ada sekitar 3 persen yang kemungkinan akan menginvestasikan dananya pada perusahaan startup yang baru berdiri.

2. Dari Segi Ukuran Investasi

Kapitalis ventura akan menginvestasikan dananya pada satu perusahaan dalam kurun satu waktu sekitar jutaan dolar, bahkan bisa lebih tinggi lagi ketika pemaasaran.

Sedangkan investor malaikat hanya menginvestasikan dananya cukup sedikit, yaitu sekitar ratusan dolar saja. Meskipun begitu, jumlah dana yang diinvestasikan tersebut akan mungkin bertambah menjadi lebih tinggi lagi.

3. Dari Segi Tantangan Untuk Menemukannya

Untuk menemukan kapitalis ventura ini memmbutuhkan beberapa cara. Umumnya, setiap perusahaan mempunyai websitenya sendiri, yang berisi tentang ketertarikan investasi, partner serta kriteria perusahaan yang akan dicantumkan dalam portofolio dari investasi yang mereka miliki.

Selain itu, juga terdapat informasi kontak yang mencakup alamat maupun email perusahaan tersebut. Dan ada juga perusahaan yang terlibat dengan organisasi seperti Asosiasi Modal Ventura Nasional.

Sedangkan untuk menemukan investor malaikat ini terbilang tidak mudah. Karena umumnya, jenis investor ini mempunyai sifat yang eksklusif atau independen, sehingga sulit untuk ditemukan.

4. Dari Segi Sumber Dana

Investor malaikat biasanya akan memakai dana pribadi untuk berinvestasi pada perusahaan rintisan. Sedangkan pemodal ventura akan menginvestasikan dananya untuk orang lain.

Perusahaan yang menjalankan bisnis modal ventura ini akan menghimpun dana dari berbagai sumber, seperti dana pensiun, dari lembaga keuangan ataupun perusahaan asuransi. Selain itu, venture capitalist juga akan menginvestasikan dananya pada perusahaan yang sama.

Sedangkan angel investor lebih cenderung menginvestasikan dananya menggunakan dana pribadi. Bahkan terkadang angel investor akan menghimpun dana secara berkelompok untuk kemudian menginvestasikannya pada perusahaan rintisan. Jadi, dapat dikatakan investor malaikat ini lebih independen serta mandiri.

5. Dari Segi Uji Tuntas

Uji tuntas sudah lama menjadi sumber perdebatan di antara investor malaikat. Mengingat bahwa semua uang adalah milik mereka, beberapa investor malaikat tidak melakukan uji tuntas mereka dan tidak benar-benar berkomitmen.

Tapi, mereka menunjukkan bahwa mereka melakukan uji tuntas sebanyak 20 jam, yang mana lima kali lebih mungkin mereka akan mendapatkan keuntungan kembali.

Disisi lain, mengingat kewajiban fidusia mereka kepada mitra terbatas mereka, pemodal ventura harus melakukan uji tuntas tambahan. Dari sini, pemodal ventura bisa menghabiskan dana lebih dari $50 ribu atau sekitar Rp 750 juta untuk mengeksplorasi peluang investasi mereka.

Industri dengan Pemodal Malaikat Paling Banyak di Indonesia

Terdapat beberapa industri yang mempunyai investor malaikat terbanyak di Indonesia dibandingkan industri lainnya. Berikut ini daftar industri di Indonesia yang memiliki investor malaikat paling banyak:

  1. Teknologi mobile
  2. Peminjaman peer-to-peer (P2P)
  3. Restoran, katering dan makanan dan minuman
  4. Teknologi Informasi (TI)
  5. Teknologi properti
  6. Hiburan anak-anak
  7. Kerajinan tangan
  8. Agensi ketenagakerjaan
  9. Pendidikan
  10. Crowdfunding

FAQ Seputar Modal Ventura dan Investor Malaikat

FAQ

Berikut pertanyaan seputar investor angel investor dan venture capitalist, yakni:

Apa yang Menjadi Ciri Utama Investor Malaikat?

Investor malaikat umumnya adalah para wirausahawan atau eksekutif yang sudah pensiun dan tertarik untuk berinvestasi dengan alasan keterlibatan yang lebih dari imbalan uang.

Seperti ingin terus melihat perkembangan usaha di area bisnis tertentu, atau mengajari generasi wirausahawan yang berada di bawahnya serta memanfaatkan pengalaman dan jaringan mereka.

Bagaimana Cara Mencari Angel Investor?

Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menemukan investor malaikat dengan mudah:

  1. Siapkan rencana bisnis dengan matang
  2. Memperbanyak networking (relasi)
  3. Buatlah presentasi mengesankan, jelas dan lugas
  4. Jalin komunikasi yang baik
  5. Samakan visi dan misi dengan pemodal
  6. Beri data bisnis yang sedang berjalan
  7. Bersikap yang realistis

Dari Mana Uang Venture Capitalist?

Untuk mendapatkan sumber dana sebelum diberikan pada perusahaan rintisan, umumnya venture capitalist bukan milik perorangan namun mereka merupakan gabungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dana yang mereka miliki juga berasal dari gabungan investor kaya raya, investasi bank, maupun lembaga keuangan lainnya.

Bagaimana Mekanisme Modal Ventura di Indonesia?

Pada dasarnya, mekanisme modal ventura adalah suatu proses yang mendefinisikan suatu arus investasi, yang berawal dari masuknya pemodal dengan membuat suatu pool of funds, prosedur pembiayaan pada perusahaan rintisan, sampai dengan prosedur penarikan kembali penyertaan tersebut (divestasi).

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa perbedaan utama antara investor malaikat dan venture capitalist terdapat pada jenis pendanaannya.

Yang mana, angel investor menyumbangkan suntikan dananya hanya sekali pada perusahaan rintisan. Sedangkan, venture capital menyumbangkan suntikan dananya berkali-kali pada perusahaan rintisan berdasarkan tahap perkembangannya.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar perbedaan antara investor malaikat dan venture capitalist yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahui perbedaan diantara keduanya, kamu bisa menjadi investor yang tepat sesuai keinginan kamu atau bahkan menemukan investor yang baik untuk bisnis kamu. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button