Mengenal 7 Jenis Logo yang Wajib Kamu Ketahui

Teknatekno.com – Secara keseluruhan, jenis-jenis logo terdiri atas Word Mark Logo, Pictorial Mark Logo, Abstract Mark Logo, Letter Form Logo, Emblem Logo, Combination Logo, dan Character/Mascot Logo.

Logo adalah suatu identitas yang melekat pada suatu merk, lembaga, perusahaan ataupun organisasi sebagai suatu simbol yang mudah diingat dan mewakili nilai-nilai yang ingin dihadirkan.

Tentunya kita sudah tidak asing dengan beragam logo yang ditemui dalam keseharian. Pernahkah kamu memperhatikan bahwa logo-logo yang biasa kita lihat memiliki perbedaan antara satu dengan lain?

Misalkan saja logo universitas atau lembaga pendidikan umumnya lebih rumit dan tampak tradisional dibanding dengan logo perusahaan fast food, jenis objek yang dijadikan sebagai simbol pun berbeda, kemudian ada pula yang menggunakan objek tokoh tertentu dan di sisi lain adapula yang menggunakan nama brand sebagai logo.

Tiap-tiap logo mempunyai aturan penggunaan dan pembuatan masing-masing, berikut beberapa bahasan mengenai jenis-jenis logo yang mungkin dapat memberi kamu beberapa inspirasi karena saat ini pekerjaan sebagai desainer logo mulai dikenal oleh publik dan jasanya sangat dibutuhkan.

Sehingga tidak ada salahnya bagi kamu untuk mulai melirik pekerjaan sebagai freelancer, atau dapat juga menjadi inspirasi bagi kamu yang saat ini sedang membutuhkan logo untuk perusahaan yang tengah kamu bangun.

Berikut macam-macam jenis logo yang perlu diketahui sebelu membuat logo untuk bisnis:

Mengenal Jenis-Jenis Logo yang Wajib Kamu Ketahui

Jenis Word Mark Logo digunakan untuk pembuatan logo dengan desain berupa nama-nama perusahaan yang pendek, karena logo yang hendak dibuat merupakan representasi dari nama perusahaan atau organisasi tersebut.

Bila ingin menggunakan jenis logo ini maka pastikan bahwa nama perusahaan atau organisasi tersebut singkat dan mudah untuk diingat. Pilih font-font yang sederhana dan mudah untuk dibaca serta pilih warna yang mampu mewakili nilai-nilai dari instansi terkait.

Perusahaan yang menggunakan jenis logo ini misalnya facebook, disney, dan microsoft, yang mana nama perusahaan tersebut hanya terdiri dari satu kata. Sedangkan coca-cola terdiri atas dua kata yang sederhana dan singkat, kemudian FedEx merupakan singkatan dari Federal Express.

Berikut tips jika kamu ingin menggunakan tipe word mark logo untuk perusahaan kamu.

    • Pertama, jenis logo ini sesuai jika kamu baru saja ingin membangun suatu merk, maka pilih nama yang tidak terlalu panjang, karena apapun yang berlebihan akan tampak kacau.
    • Kedua, logo ini akan sesuai jika kamu ingin memiliki perusahaan dengan nama yang khas dan dapat dengan mudah diingat dipikiran konsumen.
    • Ketiga, jenis logo ini mudah diadaptasikan dalam jenis usaha apapun yang ingin kamu bangun, karena tidak mewakili elemen tertentu yang condong.
    • Keempat, karena tidak ada elemen yang menjadi suatu ciri khas maka pastikan kamu memilih seorang desainer logo yang paham akan detail-detail penting dalam suatu logo.

Letter Form Logo atau disebut juga sebagai monogram logo merupakan jenis logo yang menggunakan bentuk singkat dari nama perusahaan ataupun organisasi terkait, umumnya jenis logo ini digunakan untuk nama-nama perusahaan yang terbilang cukup panjang.

Selain itu, jenis logo ini tidak harus terfokus pada penggunaan huruf, umumnya logo ini berbentuk ramping dan bentuk hurufnya berani karena logo ini tidak menampilkan nama perusahaan secara lengkap tetapi harus membuat pengguna secara otomatis mengingat nama perusahaan setiap kali melihat logo tersebut.

Kelebihan dari tipe letter form logo adalah skalabilitas, logo ini mudah di aplikasikan dalam media apapun terutama jika digunakan untuk ikon aplikasi maupun media sosial karena hanya terdiri atas unsur bentuk tunggal.

Misalkan saja logo berbentuk Y akan mengingatkan kita kepada Yahoo, padahal dalam logo tersebut tidak dicantumkan nama lengkap dari perusahaan

Tetapi karena kemampuan dalam pemilihan logo yang tepat dan branding yang sukses maka produk tersebut dapat selalu diingat oleh pengguna ataupun konsumen. Contoh lain dari tipe letter form logo adalah logo NASA.

NASA merupakan badan antariksa amerika yang bernama The National Aeronautics and Space Administration, tentunya nama yang sangat panjang tersebut akan sulit diingat apabila dijadikan dalam bentuk word mark logo.

Tetapi menjadi mudah sekali diingat begitu dijadikan sebagai singkatan, disanalah fungsi dari letter form logo sebagai bentuk penyederhanaan dari nama-nama perusahaan ataupun instansi pemerintah yang pada umumnya memiliki nama-nama yang panjang.

Tips-tips jika kamu ingin menggunakan tipe logo ini tidak jauh berbeda dengan tips pada word mark logo karena keduanya memiliki kemiripan dalam hal kesederhanaan logo. Pastikan saja nama perusahaan kamu yang cenderung panjang dapat dijadikan singkatan yang mudah diingat.

Karena dalam kedua jenis logo tersebut tidak ada ciri khas yang menonjol dan mampu menggambarkan jenis usaha kamu dalam waktu singkat, tetapi dengan pemilihan font dan warna yang sesuai maka kamu tidak perlu khawatir karena konsumen akan terbiasa dan hafal dengan sendirinya.

Jenis-Jenis Logo

Jika word mark logo berfokus terhadap penggunaan font-font saja dalam penyusunan komponen logo, maka emblem logo berbeda, logo emblem adalah bentuk lain dari desain logo tersebut tetapi dengan adanya penambahan-penambahan elemen tertentu yang mendukung tampilan logo.

Pada dasarnya proses penyusunan logo-logo tersebut tetap memperhatikan font-font yang sesuai agar dapat dikombinasikan dengan elemen-elemen yang mampu memberi gambaran tentang perusahaan.

Tipe logo ini sangat berkesan tradisional tetapi akan sangat cocok jika tertera di seragam-seragam atau produk fashion otomotif atau sekolah.

Sesuai dengan namanya, tipe logo ini umumnya menggunakan bentuk kartun baik manusia ataupun hewan. Tipe logo ini akan cocok jika kamu menginginkan logo yang tampak menyenangkan dan penuh warna.

Jika usaha kamu terus berkembang maka maskot dari logo kamu dapat dikembangkan untuk digunakan dalam media-media promosi seperti merchandise.

Selain merk fastfood yang sangat terkenal tersebut yaitu KFC dan Wendy’s, kalangan gamers sekelas PUBG pun banyak menggunakan tipe logo ini.

Bisa dikatakan bahwa tipe logo ini cukup populer dan dapat kamu jadikan salah satu referensi logo yang dinamis karena seiring perkembangan zaman, maka bisa jadi logo kamu harus mengikuti perubahan yang kamu.

Tapi jika logo tersebut ingin kamu terapkan pada suatu perusahaan yang bersifat serius ada kalanya kamu memilih logo yang formal dan menjadikan maskot sebagai salah satu material branding. Dalam membuatnya pun kamu juga perlu memperhatikan perbedaan antara logo dan maskot.

Mungkin ini adalah tipe logo yang paling banyak dibayangkan oleh orang-orang begitu mendengar kata logo. Logo pictorial mark adalah logo yang dalam pembuatannya tidak lagi melibatkan font sebagai sarana identifikasinya, tetapi umumnya menggunakan jenis-jenis gambar atau simbol yang mudah diidentifikasi atau dipahami secara umum sebagai gambaran dari perusahaan atau produk yang ditawarkan.

Jika kamu ingin menggunakan tipe logo ini, akan sesuai apabila nama perusahaan kamu menyerupai suatu objek, misalkan saja seperti lambang apel untuk apple, atau burung pada logo twitter.

Kemudian ada baiknya jika tipe logo ini dikombinasikan dengan tipografi apabila perusahaan kamu masih tergolong baru dan belum terkenal.

Hal ini semata-mata untuk mencegah kebingungan konsumen dan salah satu bentuk branding awal, jika usaha kamu terus berkembang pada akhirnya logo kamu dapat digunakan tanpa menyertakan tipografi lagi.

Macam-Macam Jenis Logo

Dan tidak selamanya memang logo harus menyerupai suatu objek yang jelas, pada dasarnya memang seni tidak dapat dipertanyakan.

Abstract mark logo merupakan salah satu bentuk pictorial mark logo akan tetapi menggunakan bentuk-bentuk abstrak yang tidak mengindikasikan objek nyata dalam penyusunan komponen logonya. Logo softdrink pepsi, google drive, dan juga merk terkenal nike menggunakan logo yang bersifat abstrak dan unik.

Tipe logo ini cocok untuk kamu yang bosan dengan logo-logo tradisional, tetapi sebelum memutuskan untuk memilih tipe logo ini kamu harus pastikan tujuan atau visi dan misi dari perusahaan yang hendak kamu bangun.

Abstract logo pada dasarnya tidak memiliki arti sehingga kamu harus menentukan arti dari logo tersebut jauh sebelum logo tersebut diciptakan karena arti yang ingin kamu representasikan tersebut akan menjadi komponen-komponen yang membantu dalam proses penyusunan logo.

Karena berbentuk abstrak maka bisa jadi logo kamu menjadi ambigu atau salah diartikan oleh orang-orang loh, pastikan kamu memilih komponen yang sesuai dan bentuk yang serasi.

Kamu tidak bisa memilih menginginkan logo seperti apa? Atau ingin mengkombinasikan tipe-tipe logo sebelumnya? Maka kamu bisa memilih combination mark. Tipe logo ini merupakan kombinasi dari word mark atau letter form, dikombinasikan dengan pictorial, abstract, mascot, maupun emblem mark logo.

Jenis logo ini mungkin pernah atau bahkan sering kita temui. Misal merk Doritos sebagai makanan ringan, kemudian Puma, Amazon, Domino’s pizza, hingga Samsung.

Tipe logo ini akan memberikan gambar objek baik abstrak maupun jelas dan dilengkapi dengan wording, sehingga akan menghindari keambiguan seperti yang kemungkinan terjadi pada abstract logo.

Akan tetapi jika kamu menggunakan tipe logo ini, cermatilah dalam pemilihan elemen-elemen logo, pastikan agar tidak terlalu banyak elemen yang membuat logo menjadi terlalu ramai dan tidak menarik.

Kesimpulan

Demikian penjelasan dari Teknatekno mengenai berbagai jenis logo yang perlu Teknozen ketahui sebelum membuat logo untuk bisnis kamu. Semoga bermanfaat!

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like