Optical Disk Drive: Definisi, Fungsi dan Cara Kerjanya

Teknatekno.com – Optical Disk Drive atau ODD adalah salah satu komponen yang sering kita temui pada komputer maupun laptop. Namun, tidak semua laptop memiliki perangkat ini.

Terutama untuk laptop dengan harga terjangkau yang mengusung tampilan slim atau pada notebook. Lalu apa sebenarnya ODD itu? Kenapa perangkat ini disebut juga sebagai CD-ROM?

Optical Disk Drive

Optical Disk Drive adalah perangkat keras (hardware) yang bekerja menggunakan sinar laser untuk melakukan proses pembacaan dan penulisan data melalui optical disc.

Sebelumnya, ODD hanya bisa melakukan pembacaan data dari optical disc. Namun sekarang, ODD sudah bisa melakukan pembacaan sekaligus penulisan pada drives.

CD (Compact Disc), DVD dan Blu-ray Disc adalag beberapa jenis optical media yang bisa dibaca sekaligus diisi data oleh optical disc drive. Selain Optical Disc Drive, dikenal juga dengan nama CD, DVD dan Blue-ray lalu diikuti dengan kata drive, writer, dll. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai CD-ROM Drive, DVD-ROM Drive.

Menurut catatan sejarah, Optical disk pertama kali ada sekitar tahun 1958. Lalu semakin berkembang hingga saat ini. secara umum, Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Bekerja menggunakan sinar laser untuk proses menulis dan membaca data.
  • ODD bisa digunakan untuk menyimpan data yang ukuranya sangat besar.
  • ODD dapat membaca lebih cepat ketimbang memori eksternal.

Menurut wikipedia, ODD yang diterjemahkan sebagai penggerak cakram optis adalah sebuah penggerak cakram yang bekerja menggunakan gelombang elektromagnetik atau sinar laser untuk proses membaca atau menulis data ke dan dari cakram optis.

Fungsi Optical Disk Drive

Kebanyakan laptop memiliki komponen ODD yang menyatu dengan body laptop. Walaupun ada juga yang tidak dilengkapi dengan ODD atau CD Rom.

Sama seperti hard disk drive (HDD), saat ini ODD juga diproduksi sebagai perangkat eksternal, yaitu ODD external. Keberadaan komponen ini, tentu saja memiliki beberapa fungsi. Berikut beberapa fungsi ODD:

1. Proses Tulis dan Baca

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa fungsi optical disc drive adalah melakukan pembacaan dan penulisan data. Proses ini, bisa dilakukan baik melalui CD Audio maupun CD ROM, sebab keduanya menggunakan teknologi yang sama.

Keduanya sama-sama terbuat dari resin (polycarbonate), yang bagian permukaannya sangat reflektif seperti Aluminium. Informasi akan direkam secara digital dalam bentuk lubang-lubang mikroskopik menggunakan laser berintensitas tinggi.

Sementara Informasi yang ada pada disk, akan dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah. Intensitas laser akan berubah setelah mengenai lubang lubah disk untuk kemudian dikonversikan menjadi data digital.

2. Erasable Optical Disc

Jika sebelumnya optical disk hanya bisa digunakan untuk membaca dan menulis, tapi kini disk juga dapat ditulis ulang. Walaupun dengan jumlah yang terbatas.

Pada sistem ini, Optical disk akan bekerja dengan cara memanasi titik disk yang akan diproses. Setelah itu medan magnet akan mengubah arah medan titik. Karena disk secara fisik tidak berubah, maka penulisan ulang bisa dilakukan.

3. Instalasi OS

Selain kegunaan dasar optical disc drive untuk membaca dan menulis pada sebuah disk, ia juga sering kita manfaatkan untuk melakukan proses instalasi.

Misalnya untuk instal Sistem Operasi, Game, atau Software-software lainnya, terutama saat komputer atau laptop belum diinstal OS. Selain itu, juga bisa digunakan untuk booting pada saat masuk ke sistem operasi ketika OS tidak mau berjalan.

Jenis Optical Disk Drive

Selain fungsi-fungsi di atas, optical disk drive juga memiliki fungsi berdasarkan jenisnya. Misalnya:

CD-ROM

CD-ROM atau Compact Disc Read Only Memory berfungsi sebagai media penyimpanan yang hanya bisa digunakan untuk menulis sekali saja dengan batas penyimpanan data sebesar 700 MB.

CD-RW

CD-RW atau Compact Disk-Read-Write yang bisa digunakan untuk menyimpan data sekaligus menulis data berulang kali.

DVD-R

DVD-R atau Compact Versatile Disk-Recordable, yang bisa digunakan untuk menyimpan data dengan kapasitas yang lebih banyak ketimbang CD-ROM

DVD-RW

DVD-RW atau Digital Versatile Disc Read and Write yang bisa digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar sekaligus juga bisa ditulis data berulang kali.

DVD-D

DVD-D atau DVD stand as disposable yang bisa digunakan untuk menyimpan data dalam ukuran besar, tetapi hanya bisa dibaca dalam jangka waktu tertentu saja.

Cara Kerja ODD

Lantas bagaimana cara kerja Optical Disk Drive itu? ODD umumnya memiliki bentuk persegi dimana ditengahnya ada tempat untuk meletakkan CD atau DVD yang secara otomatis digerakkan oleh motor.

Motor inilah yang menggerakkan ODD keluar dan masuk ketika kamu menekan tombol open. Namun hanya bisa bekerja bila terhubung dengan daya.

Oleh sebab itu, ketika kamu memasukkan CD atau DVD dalam ODD, jangan lupa untuk mengambilnya ketika komputer atau laptop masih dalam keadaan hidup. Sebab kalau sudah mati, tidak akan bisa kamu keluarkan.

Setiap CD atau DVD yang masuk ke dalam ODD akan disinari oleh sinar laser berintesitas rendah, jika ingin dibaca. Dan akan disinari oleh sinar laser berintensitas tinggi bila ingin ditulisi.

Umumnya ODD mempunyai kecepatan dalam memutar CD atau DVD berkisar antara 1.600 sampai dengan 4.000 rpm. Kecepatan ini tentu saja masih kalah jauh bila dibanding dengan perputaran optik pada HDD.

Kecepatan putaran ODD juga menunjukkan kecepatanya dalam menulis dan membaca sebuah data. Terkadang, antar satu ODD di komputer A dengan ODD di komputer B memiliki kecepatan putar yang berbeda.

Sehingga kadang kala, apa yang kita burning di ODD komputer A tidak bisa diputar di komputer B. Hal ini karena kecepatannya yang berbeda.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai Optical Disk Drive, mulai dari pengertiannya, fungsinya, sampai cara kerjanya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya!

Related Articles

Back to top button