Pengertian Syntax Dalam Bahasa Pemrograman, Pemula Wajib Tahu

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Pernahkah kamu mempelajari pengertian Syntax dalam bahasa pemrograman? Saat mendengar kata “Syntax“, sebagian besar orang mungkin akan terbayang seputar kode program.

Istilah Syntax atau Sintaks memang erat kaitannya dengan dunia pemrograman. Untuk menghasilkan program yang benar, setiap programmer wajib mematuhi Syntax yang ada.

Bagi seorang programmer, tentunya mereka harus menguasai Syntax dalam bahasa pemrograman yang mengandung berbagai macam bahasa. Nah, buat kamu yang baru mulai dengan dunia pemrograman sangat penting untuk terlebih dahulu berkenalan dengan apa itu Syntax.

Berikut ini akan Teknatekno jelaskan mengenai Syntax dalam bahasa pemrograman, mulai dari pengertiannya, macam-macamnya, serta contoh penggunaan Syntax dalam bahasa pemrograman.

Mengenal Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Syntax adalah sebuah aturan yang digunakan untuk menulis kalimat agar mampu dimengerti oleh bahasa pemrograman. Dalam pembuatannya, seluruh aturan syntax harus terpenuhi.

Karena ketika proses kompilasi setiap barus script akan dilakukan pengecekan. Jika terdapat syntax yang salah maka compiler akan melaporan terjadinya error massage dan tidak akan meneruskan pembuatan bytecodenya.

Jika tidak dihubungkan dengan dunia pemprograman, syntax adalah seperangkat aturan, prinsip, dan proses yang mengatur struktur kalimat dalam bahasa tertentu, biasanya termasuk urutan kata.

Hal ini sesuai yang ditulis dalam wikipedia. Istilah sintaksis juga digunakan untuk merujuk pada studi tentang prinsip dan proses tersebut.

Dalam matematika, sintaksis mengacu pada aturan yang mengatur sistem matematika, seperti bahasa formal yang digunakan dalam logika.

Mengenal Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Contoh Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Untuk lebih jelasnya berikut ada beberapa contoh syntax yang dapat kamu pelajari.

1. Syntax pada Java

Berikut ini contoh Syntax pada Java:

  1. Case sensitive, merupakan suatu metode penulisan syntax yang cukup sering digunakan untuk mengelompokkan penulisan huruf menjadi besar ataupun kecil. Contohnya “Double” dan “double” yang mana berbeda arti.
  2. Nama Class & Program, dalam penulisan nama pada Class di Java harus diawali dengan huruf capital. Contohnya “class Nama” atau “class NamaAnda”. Selain itu, nama program juga harus sama dengan nama class yang ada. Terutama pada program yang mempunyai satu class.
  3. Nama Method, untuk menuliskannya harus diawali dengan huruf kecil. Namun jika suatu method mempunyai nama lebih dari satu kata maka dalam kata kedua harus diawalai huruf capital. Contohnya “public void methodSaya”.
  4. Main Method, main method ini wajib dimiliki oleh class yang hendak di eksekusi atau dijalanakan. Contohnya “public static void main(Strings[] args)”.

2. Syntax pada Web (HTML)

Berikut ini contoh Syntax pada Web:

  1. <a> adalah definisi dari anchor atau sering disebut dengan hyperlink. Dengan menuliskan link dalam tag anchor kemudian disisipkan objek tertentu maka setelah di klik kamu akan dibawa pada halaman sesuai dengan alamatnya.
  2. <body> adalah syntax yang mengindikasikan bahwa mulai memasuki bagian body dalam halaman suatu web. Biasanya nih pada halaman ini terdapat logika yang dibuat berupa table, gambar, atau dalam bentuk informasi lainnya.
  3. <div> disini adalah suatu syntax yang mempunyai peran penting dalam pengelompokkan beberapa elemen dalam web. Contohnya dalam penentuan ukuran font pada teks ataupun paragraph.
  4. <h1> sampai <h6> mendefinisikan beberapa jenis teks atau heading sesuai dengan ukuran. Mulai dari h1 paling besar hingga h6 terkecil. Biasnya pada teks paragraph menggunakan tag umum yaitau <p>.
    Selain beberapa contoh di atas, masih ada banyak penggunaan syntax dalam dunia pemprograman.

Fungsi dan Elemen Syntax

Fungsi dan Elemen Syntax

Syntax berfungsi menyediakan bentuk-bentuk notasi sebagai alat komunikasi antara programmer dengan bahasa pemrograman untuk mempermudah pembuatan suatu program. Untuk itu syntax juga mempunyai elemen-elemen pendukung antara lain:

Himpunan Karakter

Yaitu elemen pendukung syntax yang berfungsi untuk menyediakan bentuk-bentuk notasi komunikasi antar programmer dan pemroses bahasa pemrograman.

Identifier

Berfungsi untuk string dari huruf dan angka. Namun sekarang sudah banyak bahsa pemrograman yang mengguanakan identifier dengan tanda “.” Atau “-“.

Simbol Untuk Operator

Dalam bahasa pemrograman menggunakan karakter “+” dan “-“. Simbol ini berfungsi untuk merepresentasikan dua buah operasi dasar aritmetika dan memanfaatkan karakter spesial. Serta bisa juga menggunakan string operator layaknya FORTRAN dengan .EQ. dan ** untuk perpangkatan.

Komentar

Berfungsi untuk penambahan komentar dalam beberapa bentuk dan baris komentar yang terpisah di dalam program seperti pada FORTRAN. Menggunakan karakter khusus seperti /* dan */ di bahasa C. Contohnya “-“ di Ada, “//” di C++ atau “!” di FORTRAN.

Noise Word

Berfungsi sebagai kata pilihan yang disisipkan dalam statement dalam peningkatan readability. Contohnya statement GO TO label. Jika diuraikan GO bermakna sebagai keyword dan TO untuk meningkatkan

Keyword dan Reserved Word

Yaitu identifier untuk bagian tetap dari syntax suatu statemen. Contohnya IF untuk memulai suatu statemen kondisi.

Blank

Berfungsi sebagai aturan penggunaan spasi pada bahasa pemrograman yang sangat bervariasi. Contohnya bahasa C. Biasanya spasi diabaikan, kecuali jika ada simbol “=+” yang berarti operator tunggal.

Delimiter dan Tanda Kurung

Berfungsi untuk menandai awalan dan akhiran dari suatu syntactic unit seperti statemen atau ekspresi.

Ekspresi

Berfungsi mengakses data dalam program dan mengembalikan suatu nilai. Ekspresi disini adalah dasar dari blok syntactic dari statemen yang dibangun.

Macam-Macam Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Macam-Macam Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Kehadiran Syntax dikelompokkan sesuai dengan tujuannya. Hampir setiap bahasa pemrograman mengatur tujuan yang umum digunakan dalam Syntax. Adapun macam-macam Syntax berdasarkan tujuan ialah sebagai berikut.

Entry Point Program

Entry point program ialah titik atau mulainya momen saat instruksi pertama suatu program dieksekusi. Artinya, saat komputer mengenali Syntax entry point dalam program, maka saat itu juga terdapat proses alokasi memori.

Berbagai bahasa pemrograman memiliki entry point program yang berbeda-beda. Hal ini dapat berupa Syntax, pengenalan modul pertama, hingga bahkan pembacaan line pertama seperti pada COBOL atau BASIC.

Jenis Syntax yang digunakan untuk entry point program terdapat pada bahasa pemrograman C serta C++. Bahasa ini memiliki Syntax main() yang diperoleh dari modul fungsi utama.

Saat komputer mengenali Syntax tersebut, maka kontrol program berpindah menuju modul utama hingga seluruh kode berhasil dieksekusi. Setelah itu, kontrol program akan berpindah lagi sesuai dengan fungsi yang dipanggil.

Adapun bahasa pemrograman lain seperti Java juga memiliki metode main sebagai entry point program dengan Syntax sebagai berikut. Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, Syntax main pada Java melibatkan aturan dan keyword yang lebih panjang dengan urutan tertentu.

Syntax Sebagai Fungsi

Keberadaan fungsi akan membantu dalam melakukan suatu task yang spesifik. Contoh fungsi yang biasa digunakan adalah untuk mencetak keluaran pada layar. Pada bahasa pemrograman C, fungsi ini diwakili oleh Syntax printf().

Sementara pada Java, Syntax untuk fungsi yang sama adalah print() atau println(). Kamu mungkin mengamati bahwa berbagai Syntax ini cukup mirip untuk fungsi yang sama. Bahkan Syntax fungsi mencetak sesuatu pada Python juga ditulis dalam print().

Syntax Sebagai Komentar

Dalam pemrograman, adanya komentar sangat bermanfaat sebagai acuan antar programmer, pengingat atas kode, dan masih banyak lagi. Saat komputer berjumpa dengan Syntax komentar, maka isinya tidaka akan ikut dieksekusi.

Setiap bahasa pemrograman pun memiliki Syntax yang berbeda atas comment atau komentar seperti sebagai berikut:

  1. C : Diawali dengan tanda /*, kemudian terdapat penulisan komentar, lalu diakhiri dengan tanda */
  2. Java, Flutter : Diawali dengan tanda //, kemudian terdapat penulisan komentar
  3. Python, Ruby : Diawali dengan tanda #, kemudian terdapat penulisan komentar
  4. Javascript, PHP : Untuk komentar dengan satu baris, digunakan tanda //. Sementara untuk komentar dengan lebih dari satu baris akan diawali dengan tanda /*,kemudian terdapat penulisan komentar, lalu diakhiri dengan tanda */

Syntax Sebagai Whitespace

Whitespace adalah bentuk spasi kosong yang biasa digunakan untuk indentasi. Pentingnya indentasi akan memudahkan dalam pembacaan struktur kode program.

Syntax yang paling sering digunakan untuk penulisan whitespace adalah \n untuk pembuatan baris baru. Selain itu, terdapat pula Syntax \t untuk karakter tab.

Kesalahan Terkait Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Kesalahan Terkait Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Penulisan syntax yang salah dapat menimbulkan kesalahan pada program berupa syntax error. Syntax error adalah suatu kesalahan dalam kode program.

Karena program komputer harus mengikuti Syntax yang ketat untuk mengkompilasi dengan benar, setiap aspek kode yang tidak sesuai dengan Syntax bahasa pemrograman akan menghasilkan kesalahan sintaksis.

Tidak seperti kesalahan logika, yang merupakan kesalahan dalam aliran atau logika suatu program, kesalahan Syntax adalah kesalahan tata bahasa yang kecil, terkadang terbatas pada satu karakter saja.

Misalnya, tanda titik koma yang hilang di akhir baris atau braket tambahan di akhir fungsi dapat menghasilkan kesalahan Syntax.

Dalam contoh kode PHP di bawah ini, kedua braket tertutup akan menghasilkan Syntax error karena hanya ada satu braket terbuka pada fungsi.

Beberapa IDE pengembangan perangkat lunak memeriksa kode untuk memperlajari kesalahan sintaksis secara real-time, sementara yang lain hanya menghasilkan kesalahan Syntax ketika suatu program dikompilasi.

Bahkan jika file Source Code berisi satu kesalahan Syntax kecil, itu akan mencegah aplikasi yang berhasil dikompilasi. Demikian pula, jika kamu menjalankan script melalui translator, error syntax pun akan muncul.

Dalam kebanyakan kasus, kompiler atau interpreter menyediakan lokasi (atau nomor baris) dari Syntax yang mengalami error, sehingga memudahkan programmer untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan tersebut.

Kesimpulan

Syntax dalam bahasa pemrograman adalah rangkaian aturan atas susunan kode atau ekspresi secara terstruktur. Aturan tersebut mengacu pada bahasa pemrograman yang dipilih. Jika memenuhi aturan, maka sistem komputer akan mampu mengenali maksud kode program yang ditulis oleh programmer.

Saat kompilasi kode program, komputer akan membaca script sesuai dengan Syntax yang berlaku. Jika tidak memenuhi Syntax, tools yang digunakan biasanya memunculkan pesan jenis kesalahan. Contohnya adalah eror pada Syntax yang harus dibenahi atau peringatan (warning) yang bersifat opsional untuk diperbaiki.

Pencarian Populer

Apa Itu Syntax Dan Contohnya - Contoh Syntax Adalah - Contoh Syntax Dalam Pemrograman - English Syntax Adalah - Materi Syntax- Syntax Adalah Pemrograman -

Related Articles

Back to top button