Pengertian Syntax Dalam Bahasa Pemrograman, Pemula Wajib Tahu

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Pernahkah kamu mempelajari pengertian Syntax dalam bahasa pemrograman? Saat mendengar kata “Syntax“, sebagian besar orang mungkin akan terbayang seputar kode program.

Istilah Syntax atau Sintaks memang erat kaitannya dengan dunia pemrograman. Untuk menghasilkan program yang benar, setiap programmer wajib mematuhi Syntax yang ada.

Bagi seorang programmer, tentunya mereka harus menguasai Syntax dalam bahasa pemrograman yang mengandung berbagai macam bahasa. Nah, buat kamu yang baru mulai dengan dunia pemrograman sangat penting untuk terlebih dahulu berkenalan dengan apa itu Syntax.

Berikut ini akan Teknatekno.com jelaskan mengenai Syntax dalam bahasa pemrograman, mulai dari pengertiannya, macam-macamnya, serta contoh penggunaan Syntax dalam bahasa pemrograman.

Mengenal Syntax Dalam Bahasa Pemrograman
Mengenal Syntax Dalam Bahasa Pemrograman (Sumber: Domoskanonos via Canva)

Mengenal Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Syntax adalah sebuah aturan yang digunakan untuk menulis kalimat agar mampu dimengerti oleh bahasa pemrograman. Dalam pembuatannya, seluruh aturan syntax harus terpenuhi.

Karena ketika proses kompilasi setiap barus script akan dilakukan pengecekan. Jika terdapat syntax yang salah maka compiler akan melaporan terjadinya error massage dan tidak akan meneruskan pembuatan bytecodenya.

Jika tidak dihubungkan dengan dunia pemprograman, syntax adalah seperangkat aturan, prinsip, dan proses yang mengatur struktur kalimat dalam bahasa tertentu, biasanya termasuk urutan kata.

Hal ini sesuai yang ditulis dalam wikipedia. Istilah sintaksis juga digunakan untuk merujuk pada studi tentang prinsip dan proses tersebut. Dalam matematika, sintaksis mengacu pada aturan yang mengatur sistem matematika, seperti bahasa formal yang digunakan dalam logika.

Syntax atau sintaks dalam bahasa pemrograman adalah aturan yang harus diikuti saat menulis kode program. Sintaks menentukan bagaimana kode harus ditulis, termasuk struktur pernyataan, tanda baca, dan kata kunci yang digunakan.

Sintaks membantu kompiler atau interpreter dalam mengerti dan mengeksekusi kode yang ditulis. Contoh sintaks dalam bahasa pemrograman adalah deklarasi variabel, pemanggilan fungsi, pernyataan perulangan, dan pernyataan kondisional.

Sintaks juga dapat digunakan untuk membuat struktur program yang lebih kompleks seperti class dan objek dalam bahasa pemrograman berorientasi objek, atau prosedur dan fungsi dalam bahasa pemrograman prosedural.

Secara umum, sintaks dalam bahasa pemrograman dibagi menjadi dua jenis yaitu sintaks deklaratif dan sintaks pernyataan. Sintaks deklaratif digunakan untuk mendeklarasikan variabel, konstanta, atau tipe data. Sintaks pernyataan digunakan untuk mengeksekusi perintah atau logika program.

Setiap bahasa pemrograman memiliki sintaks yang berbeda-beda, tetapi prinsip dasar sintaks yang sama. Memahami dan menguasai sintaks dalam bahasa pemrograman sangat penting untuk menulis kode yang efisien dan dapat diakses oleh orang lain.

Contoh Syntax Dalam Bahasa Pemrograman
Contoh Syntax Dalam Bahasa Pemrograman (Sumber: CobraCZ via Canva)

Contoh Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Untuk lebih jelasnya berikut ada beberapa contoh syntax yang dapat kamu pelajari.

1. Syntax pada Java

Berikut ini contoh Syntax pada Java:

  1. Case sensitive, merupakan suatu metode penulisan syntax yang cukup sering digunakan untuk mengelompokkan penulisan huruf menjadi besar ataupun kecil. Contohnya “Double” dan “double” yang mana berbeda arti.
  2. Nama Class & Program, dalam penulisan nama pada Class di Java harus diawali dengan huruf capital. Contohnya “class Nama” atau “class NamaAnda”. Selain itu, nama program juga harus sama dengan nama class yang ada. Terutama pada program yang mempunyai satu class.
  3. Nama Method, untuk menuliskannya harus diawali dengan huruf kecil. Namun jika suatu method mempunyai nama lebih dari satu kata maka dalam kata kedua harus diawalai huruf capital. Contohnya “public void methodSaya”.
  4. Main Method, main method ini wajib dimiliki oleh class yang hendak di eksekusi atau dijalanakan. Contohnya “public static void main(Strings[] args)”.

2. Syntax pada Web (HTML)

Berikut ini contoh Syntax pada Web:

  1. <a> adalah definisi dari anchor atau sering disebut dengan hyperlink. Dengan menuliskan link dalam tag anchor kemudian disisipkan objek tertentu maka setelah di klik kamu akan dibawa pada halaman sesuai dengan alamatnya.
  2. <body> adalah syntax yang mengindikasikan bahwa mulai memasuki bagian body dalam halaman suatu web. Biasanya nih pada halaman ini terdapat logika yang dibuat berupa table, gambar, atau dalam bentuk informasi lainnya.
  3. <div> disini adalah suatu syntax yang mempunyai peran penting dalam pengelompokkan beberapa elemen dalam web. Contohnya dalam penentuan ukuran font pada teks ataupun paragraph.
  4. <h1> sampai <h6> mendefinisikan beberapa jenis teks atau heading sesuai dengan ukuran. Mulai dari h1 paling besar hingga h6 terkecil. Biasnya pada teks paragraph menggunakan tag umum yaitau <p>.
    Selain beberapa contoh di atas, masih ada banyak penggunaan syntax dalam dunia pemprograman.
Fungsi dan Elemen Syntax
Fungsi dan Elemen Syntax (Sumber: Aga7ta via Canva)

Fungsi dan Elemen Syntax

Fungsi dari syntax dalam bahasa pemrograman adalah untuk memberikan aturan yang harus diikuti saat menulis kode program, sehingga kompiler atau interpreter dapat dengan mudah memahami dan mengeksekusi kode yang ditulis.

Syntax membantu dalam menyediakan struktur yang jelas dan logis dalam penulisan kode, sehingga memudahkan dalam membaca, mengubah, dan menguji kode.

Beberapa elemen yang terdapat pada syntax dalam bahasa pemrograman antara lain:

1. Keyword

Keyword adalah kata-kata kunci yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk melakukan perintah tertentu. Keyword memiliki makna khusus dalam bahasa pemrograman dan tidak dapat digunakan sebagai nama variabel atau identifier lainnya.

Beberapa contoh keyword dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

ContohFungsi
intdigunakan untuk mendeklarasikan variabel dengan tipe integer
whiledigunakan untuk perulangan dengan kondisi tertentu
ifdigunakan untuk percabangan kondisional
fordigunakan untuk perulangan yang ditentukan jumlahnya
returndigunakan untuk mengembalikan nilai dari sebuah fungsi
classdigunakan untuk mendefinisikan kelas dalam bahasa pemrograman berorientasi objek
Catatan : Keyword dalam bahasa pemrograman selalu ditulis dengan huruf kecil atau huruf besar, dan beberapa bahasa memiliki jumlah keyword yang berbeda. Setiap bahasa pemrograman memiliki keyword yang berbeda-beda yang digunakan untuk tujuan tertentu.

2. Tanda Baca

Tanda baca adalah simbol yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk memberikan arahan atau memisahkan antar perintah. Tanda baca digunakan untuk membuat struktur yang jelas dan logis dalam penulisan kode, sehingga memudahkan dalam membaca, mengubah, dan menguji kode.

Beberapa contoh tanda baca dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

ContohFungsi
; (titik koma)digunakan untuk menandai akhir dari setiap pernyataan.
{ } (kurung kurawal)digunakan untuk menandai awal dan akhir dari blok kode.
( ) (kurung)digunakan untuk menandai parameter dari sebuah fungsi atau untuk mengelompokkan komponen dari suatu ekspresi.
[] (kurung siku)digunakan untuk mengakses elemen dari sebuah array
" " (petik ganda)digunakan untuk menandai string literals.
// (garis miring ganda)digunakan untuk menambahkan komentar pada baris tertentu.
Catatan: Ini hanyalah beberapa contoh tanda baca dalam bahasa pemrograman C++, setiap bahasa pemrograman memiliki tanda baca yang berbeda-beda dan digunakan untuk tujuan tertentu.
Fungsi Identifier
Fungsi Identifier (Sumber: Parimita via Canva)

3. Identifier

Identifier adalah nama yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk memberi nama pada variabel, fungsi, atau kelas.

Identifier harus unik dan tidak boleh sama dengan kata kunci yang digunakan dalam bahasa pemrograman. Identifier digunakan untuk mengidentifikasi suatu elemn dalam kode program seperti variabel, fungsi atau kelas.

Beberapa aturan yang harus diikuti dalam penulisan identifier dalam bahasa pemrograman:

  1. Identifier harus diawali dengan huruf garis bawah (_).
  2. Identifier tidak boleh mengandung spasi.
  3. Identifier tidak boleh mengandung tanda baca kecuali garis bawah (_).
  4. Identifier tidak boleh sama dengan kata kunci dalam bahasa pemrograman.
  5. Identifier harus jelas dan deskriptif.

Contoh identifier dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

  • variable_name
  • count
  • calculate_sum
  • MyClass

Catatan: Identifier yang baik harus jelas dan mudah dipahami oleh orang lain yang membaca kode program.

4. Literal

Literal adalah nilai yang ditentukan dalam kode program. Literal digunakan untuk menyatakan nilai yang tidak berubah pada saat program berjalan. Literal dapat digunakan untuk menentukan nilai dari variabel, sebagai parameter dari sebuah fungsi, atau sebagai nilai kembalian dari sebuah fungsi.

Beberapa contoh literal dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

  • Angka (1, 2, 3)
  • String (“hello”)
  • Boolean (true, false)
  • Karakter (‘a’, ‘b’, ‘c’)
  • Array (1, 2, 3)
  • Enumeration (enum {RED, GREEN, BLUE})

Literal dapat ditentukan dengan menggunakan tanda petik ganda atau tanda petik tunggal untuk string, atau tanpa tanda untuk angka atau boolean. Literal juga dapat ditentukan dengan menggunakan notasi heksadesimal atau notasi eksponensial untuk angka.

5. Operator

Operator adalah simbol atau kata kunci yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk melakukan operasi tertentu seperti aritmatika, logika, atau pengelompokan. Operator dapat digunakan untuk menentukan suatu nilai, membuat pernyataan logika, atau melakukan operasi pada variabel atau ekspresi.

Beberapa jenis operator yang umum digunakan dalam bahasa pemrograman adalah:

ContohFungsi
Arithmetic operatordigunakan untuk melakukan operasi aritmatika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. (+, -, *, /, %)
Comparison operatordigunakan untuk membandingkan dua nilai dan menghasilkan boolean sebagai hasilnya. (==, !=, >, <, >=, <=)
Logical operatordigunakan untuk melakukan operasi logika seperti AND, OR, NOT. (&&, ||, !)
Bitwise operatordigunakan untuk melakukan operasi bit pada tipe data integer. (&, |, ^, ~, <<, >>)
Assignment operatordigunakan untuk memberikan nilai pada sebuah variabel. (=, +=, -=, *=, /=, %=)
Ternary operatordigunakan untuk menentukan suatu nilai berdasarkan kondisi tertentu. ( ? : )
Special operatordigunakan untuk tujuan khusus seperti operator size of, pointer, atau operator kondisional.
Catatan: Operator dapat digabungkan dengan literal, variabel, atau ekspresi lainnya untuk menentukan suatu nilai atau untuk membuat pernyataan logika.
Fungsi Expressions
Fungsi Expressions (Sumber: FatCamera via Canva)

6. Expressions

Expressions adalah kombinasi dari operator dan operand yang digunakan untuk menentukan suatu nilai dalam bahasa pemrograman. Ekspresi dapat digunakan untuk melakukan operasi aritmatika, logika, atau bitwise.

Ekspresi dapat digunakan untuk menentukan nilai dari variabel, sebagai parameter dari sebuah fungsi, atau sebagai nilai kembalian dari sebuah fungsi.

Beberapa contoh ekspresi dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

ContohKeterangan
a + bmenambahkan nilai dari variabel a dan b
x > ymembandingkan nilai dari x dan y
!flagnegasi dari nilai flag
a & bmelakukan operasi bitwise AND pada a dan b
arr[i]mengakses elemen ke-i dari array arr
Catatan: Ekspresi dapat dibentuk dari literal, variabel, operator, atau ekspresi lainnya. Ekspresi juga dapat digabungkan dengan tanda kurung untuk mengelompokkan komponen dari ekspresi.

7. Comments

Comments adalah teks yang tidak dianggap sebagai bagian dari kode yang dijalankan, tetapi digunakan untuk memberikan penjelasan atau dokumentasi tentang kode yang ditulis.

Comments digunakan untuk membuat kode lebih mudah dipahami dan dapat digunakan untuk memberikan petunjuk tentang bagaimana kode bekerja, atau menambahkan catatan tentang kode yang ditulis.

Beberapa bahasa pemrograman menyediakan dua jenis comments:

JenisKeterangan
Single-line commentscomments yang hanya berlaku untuk baris tertentu
Contoh dari single-line comments dalam bahasa pemrograman C++ adalah :

// this is a single-line comment
Multi-line commentscomments yang berlaku untuk beberapa baris
Contoh dari multi-line comments dalam bahasa pemrograman C++ adalah :

/* this is
a multi-line
comment */
Catatan: Menambahkan comments pada kode program sangat penting untuk membuat kode lebih mudah dipahami dan digunakan oleh orang lain. Comments juga dapat digunakan untuk menambahkan dokumentasi pada kode program yang ditulis dan membuat kode lebih mudah untuk diuji dan dimaintain.

8. Himpunan Karakter

Himpunan karakter (Character Set) adalah kumpulan dari karakter yang digunakan dalam bahasa pemrograman. Himpunan karakter dapat berbeda-beda dari satu bahasa pemrograman ke bahasa pemrograman lainnya, tetapi umumnya meliputi karakter-karakter alfabet, angka, dan simbol-simbol khusus.

Beberapa contoh himpunan karakter yang digunakan dalam bahasa pemrograman:

ContohKeterangan
ASCII (American Standard Code for Information Interchange)merupakan himpunan karakter yang digunakan pada banyak bahasa pemrograman, terdiri dari 128 karakter yang terdiri dari huruf, angka, dan simbol-simbol khusus.
UNICODEmerupakan himpunan karakter yang digunakan pada banyak bahasa pemrograman modern, terdiri dari lebih dari 100,000 karakter yang terdiri dari berbagai jenis huruf, angka, dan simbol-simbol khusus dari berbagai jenis bahasa.

Beberapa bahasa pemrograman juga menyediakan fungsi atau library khusus untuk mengakses karakter-karakter dari himpunan karakter tertentu.

Fungsi Noise Word
Fungsi Noise Word (Sumber: Ibreakstock via Canva)

9. Noise Word

Noise word adalah kata-kata yang tidak memiliki makna dalam konteks bahasa pemrograman, tetapi digunakan untuk membuat kode lebih mudah dibaca dan dipahami. Noise word digunakan untuk memberikan konteks atau untuk menjelaskan tujuan dari suatu kode. Noise word tidak mempengaruhi hasil akhir dari kode yang dijalankan.

Beberapa contoh noise word dalam bahasa pemrograman C++ adalah:

  • “int” dalam pernyataan “int x = 10;”
  • “return” dalam pernyataan “return 0;”

Noise word sering digunakan dalam bahasa pemrograman untuk memberikan konteks pada kode yang ditulis dan membuat kode lebih mudah dipahami. Namun, beberapa bahasa pemrograman juga menyediakan noise word yang dapat digunakan untuk memberikan dokumentasi atau komentar dalam kode yang ditulis.

10. Blank

Blank adalah spasi atau tab yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk membuat kode lebih mudah dibaca dan dipahami.

Blank digunakan untuk mengatur jarak antara komponen kode seperti operator, variabel, atau ekspresi. Blank juga digunakan untuk membuat kode lebih mudah dibaca dengan membuat indentasi pada blok kode.

Beberapa bahasa pemrograman menyarankan atau mewajibkan penggunaan blank untuk membuat kode lebih mudah dibaca dan dipahami. Namun, beberapa bahasa pemrograman tidak memperhatikan blank dan hanya memperhatikan tanda baca atau karakter lain.

Contoh penggunaan blank dalam bahasa pemrograman C++ :

{
int x = 10;
int y = 20;
int z = x + y;
cout << z;
return 0;
}

Di dalam contoh tersebut, blank digunakan untuk memberikan jarak antara operator, variabel, dan ekspresi serta digunakan untuk membuat indentasi pada blok kode.

11. Delimiter

Berfungsi untuk menandai awalan dan akhiran dari suatu syntactic unit seperti statemen atau ekspresi. Delimiter adalah simbol atau karakter yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk memisahkan atau menandai akhir dari suatu pernyataan atau blok kode.

Delimiter digunakan untuk membuat struktur yang jelas dan logis dalam penulisan kode, sehingga memudahkan dalam membaca, mengubah, dan menguji kode.

Beberapa contoh delimiter dalam bahasa pemrograman:

ContohFungsi
; (titik koma)digunakan sebagai delimiter pada akhir dari setiap pernyataan dalam bahasa pemrograman C, C++, Java, dll.
{ } (kurung kurawal)digunakan untuk menandai awal dan akhir dari blok kode dalam banyak bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, dll.
( ) (kurung)digunakan untuk menandai parameter dari sebuah fungsi atau untuk mengelompokkan komponen dari suatu ekspresi dalam bahasa pemrograman C, C++, Java, dll.
" " (petik ganda)digunakan untuk menandai string literals dalam bahasa pemrograman C, C++, Java, dll.
' ' (petik satu)digunakan untuk menandai karakter literals dalam bahasa pemrograman C, C++, Java, dll.
Macam-Macam Syntax
Macam-Macam Syntax (Sumber: Roman Didkivskyi via Canva)

Macam-Macam Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Kehadiran Syntax dikelompokkan sesuai dengan tujuannya. Hampir setiap bahasa pemrograman mengatur tujuan yang umum digunakan dalam Syntax. Adapun macam-macam Syntax berdasarkan tujuan ialah sebagai berikut.

1. Entry Point Program

Entry point program ialah titik atau mulainya momen saat instruksi pertama suatu program dieksekusi. Artinya, saat komputer mengenali Syntax entry point dalam program, maka saat itu juga terdapat proses alokasi memori.

Berbagai bahasa pemrograman memiliki entry point program yang berbeda-beda. Hal ini dapat berupa Syntax, pengenalan modul pertama, hingga bahkan pembacaan line pertama seperti pada COBOL atau BASIC.

Jenis Syntax yang digunakan untuk entry point program terdapat pada bahasa pemrograman C serta C++. Bahasa ini memiliki Syntax main() yang diperoleh dari modul fungsi utama.

Saat komputer mengenali Syntax tersebut, maka kontrol program berpindah menuju modul utama hingga seluruh kode berhasil dieksekusi. Setelah itu, kontrol program akan berpindah lagi sesuai dengan fungsi yang dipanggil.

Adapun bahasa pemrograman lain seperti Java juga memiliki metode main sebagai entry point program dengan Syntax sebagai berikut. Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, Syntax main pada Java melibatkan aturan dan keyword yang lebih panjang dengan urutan tertentu.

2. Syntax Sebagai Fungsi

Keberadaan fungsi akan membantu dalam melakukan suatu task yang spesifik. Contoh fungsi yang biasa digunakan adalah untuk mencetak keluaran pada layar. Pada bahasa pemrograman C, fungsi ini diwakili oleh Syntax printf().

Sementara pada Java, Syntax untuk fungsi yang sama adalah print() atau println(). Kamu mungkin mengamati bahwa berbagai Syntax ini cukup mirip untuk fungsi yang sama. Bahkan Syntax fungsi mencetak sesuatu pada Python juga ditulis dalam print().

3. Syntax Sebagai Komentar

Dalam pemrograman, adanya komentar sangat bermanfaat sebagai acuan antar programmer, pengingat atas kode, dan masih banyak lagi. Saat komputer berjumpa dengan Syntax komentar, maka isinya tidaka akan ikut dieksekusi.

Setiap bahasa pemrograman pun memiliki Syntax yang berbeda atas comment atau komentar seperti sebagai berikut:

  1. C : Diawali dengan tanda /*, kemudian terdapat penulisan komentar, lalu diakhiri dengan tanda */
  2. Java, Flutter : Diawali dengan tanda //, kemudian terdapat penulisan komentar
  3. Python, Ruby : Diawali dengan tanda #, kemudian terdapat penulisan komentar
  4. Javascript, PHP : Untuk komentar dengan satu baris, digunakan tanda //. Sementara untuk komentar dengan lebih dari satu baris akan diawali dengan tanda /*,kemudian terdapat penulisan komentar, lalu diakhiri dengan tanda */

4. Syntax Sebagai Whitespace

Whitespace adalah bentuk spasi kosong yang biasa digunakan untuk indentasi. Pentingnya indentasi akan memudahkan dalam pembacaan struktur kode program.

Syntax yang paling sering digunakan untuk penulisan whitespace adalah \n untuk pembuatan baris baru. Selain itu, terdapat pula Syntax \t untuk karakter tab.

Kesalahan Terkait Syntax Dalam Bahasa Pemrograman
Kesalahan Terkait Syntax (Sumber: Victority via Canva)

Kesalahan Terkait Syntax Dalam Bahasa Pemrograman

Penulisan syntax yang salah dapat menimbulkan kesalahan pada program berupa syntax error. Syntax error adalah suatu kesalahan dalam kode program.

Karena program komputer harus mengikuti Syntax yang ketat untuk mengkompilasi dengan benar, setiap aspek kode yang tidak sesuai dengan Syntax bahasa pemrograman akan menghasilkan kesalahan sintaksis.

Tidak seperti kesalahan logika, yang merupakan kesalahan dalam aliran atau logika suatu program, kesalahan Syntax adalah kesalahan tata bahasa yang kecil, terkadang terbatas pada satu karakter saja.

Misalnya, tanda titik koma yang hilang di akhir baris atau braket tambahan di akhir fungsi dapat menghasilkan kesalahan Syntax.

Dalam contoh kode PHP di bawah ini, kedua braket tertutup akan menghasilkan Syntax error karena hanya ada satu braket terbuka pada fungsi.

Beberapa IDE pengembangan perangkat lunak memeriksa kode untuk memperlajari kesalahan sintaksis secara real-time, sementara yang lain hanya menghasilkan kesalahan Syntax ketika suatu program dikompilasi.

Bahkan jika file Source Code berisi satu kesalahan Syntax kecil, itu akan mencegah aplikasi yang berhasil dikompilasi. Demikian pula, jika kamu menjalankan script melalui translator, error syntax pun akan muncul.

Dalam kebanyakan kasus, kompiler atau interpreter menyediakan lokasi (atau nomor baris) dari Syntax yang mengalami error, sehingga memudahkan programmer untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan tersebut.

FAQ Seputar Syntax Dalam Pemrograman
FAQ Seputar Syntax Dalam Pemrograman (Sumber: Vasilevskiy Sergey via Canva)

FAQ

Berikut ini tanya jawab seputar Syntax dalam bahasa pemrograman.

1. Apa itu Syntax dan Semantik?

Syntax mendefinisikan suatu bentuk program yang benar dari suatu bahasa. Semantik mendefinisikan arti dari program yang benar secara syntax dari bahasa tersebut.

2. Apa yang Terjadi Jika Terdapat Syntax yang Salah?

Jika terdapat sintaks yang salah dalam kode yang ditulis, maka kode tersebut tidak akan dapat dijalankan oleh komputer atau akan menghasilkan error. Error sintaks biasanya terjadi karena kesalahan dalam penulisan perintah atau kode yang tidak sesuai dengan aturan yang ditentukan dalam bahasa pemrograman tersebut.

3. Apa Bedanya Syntax dengan Semantics?

Syntax dan Semantics merupakan dua hal yang berbeda dalam pemrograman. Secara singkat, Syntax mengatur bagaimana sebuah perintah ditulis, sementara Semantics mengatur apa yang dilakukan oleh perintah tersebut.

4. Apa itu Syntax Python?

Syntax Python adalah aturan yang menentukan cara menulis perintah atau kode dalam bahasa Python. Ini termasuk elemen seperti struktur pernyataan, operator, dan tanda kurung. Secara umum sintaks Python dikenal sebagai easy to read dan easy to learn dibanding bahasa pemrograman lain.

5. Apa yang Dipelajari di Syntax?

Di dalam belajar sintaks, seseorang akan mempelajari aturan dasar dalam menulis perintah atau kode dalam suatu bahasa pemrograman. Ini termasuk elemen seperti struktur pernyataan, operator, dan tanda kurung yang digunakan dalam bahasa tersebut.

Kesimpulan

Syntax dalam bahasa pemrograman adalah rangkaian aturan atas susunan kode atau ekspresi secara terstruktur. Aturan tersebut mengacu pada bahasa pemrograman yang dipilih. Jika memenuhi aturan, maka sistem komputer akan mampu mengenali maksud kode program yang ditulis oleh programmer.

Saat kompilasi kode program, komputer akan membaca script sesuai dengan Syntax yang berlaku. Jika tidak memenuhi Syntax, tools yang digunakan biasanya memunculkan pesan jenis kesalahan. Contohnya adalah eror pada Syntax yang harus dibenahi atau peringatan (warning) yang bersifat opsional untuk diperbaiki.

 

Back to top button