Apa Itu FTP? Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Pernahkah kamu mendengar istilah apa itu FTP? FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, yaitu layanan yang berfungsi untuk mentransfer file (download dan upload) antar komputer atau server di jaringan TCP/IP atau di internet.

Dalam dunia komputer, pertukaran data sangatlah penting. Dengan adanya pertukaran data, membuat satu komputer dapat terhubung dengan komputer lainnya.

Seperti saat kita mendownload sebuah file di internet, pernahkah kita berpikir untuk mendownload sebuah file? Lalu saat mengupload file, bagaimana semua proses tersebut terjadi? Itu semua karena peran FTP (File Transfer Protocol). Jadi, apa itu FTP (File Transfer Protocol)?

Nah, untuk membantu kamu memahami lebih dalam mengenai apa itu FTP serta fungsi dan bagaimana cara menggunakannya, yuk simak penjelasan dari Teknatekno dibawah ini.

Mengenal Apa Itu FTP

Apa itu FTP? FTP (File Transfer Protocol) adalah perangkat lunak aplikasi protokol transfer yang digunakan untuk menyampaikan data melalui jaringan komputer, seperti mengunggah dan mengunduh file oleh klien FTP dan server FTP.

Layanan FTP dapat dikonfigurasi untuk publik, yang berarti bahwa siapa pun yang memiliki akses ke server FTP dapat dengan mudah mengakses data.

Selain bisa diatur menjadi publik, layanan FTP juga dapat diatur supaya tidak semua orang bisa mengakses data-data yang terdapat di server, sehingga hanya pengguna terdaftar yang memiliki akses ke data tersebut.

FTP (File Transfer Protocol) merupakan aplikasi internet yang digunakan untuk komunikasi data antara client dan server yaitu protokol TCP (port 21). Port 21 ini dipergunakan untuk mengirimkan perintah (command).

Port 21 dikenal sebagai port perintah karena dirancang khusus untuk mengirimkan perintah (command port). Ketersediaan protokol ini memungkinkan klien dan server untuk berkomunikasi sebelum pengiriman data.

Standar FTP pertama kali adalah RFC 114 yang dikeluarkan pada tahun 1971, bahkan sebelum TCP dan IP ada. Standar ini digunakan untuk mendefinisikan perintah dasar yang digunakan untuk perencanaan sistem komunikasi yang ingin menggunakannya.

Protokol FTP yang digunakan untuk standar internet disusun oleh komite Internet Engineering Task Force sebagai serangkaian dokumen resmi RFC (Request for Comments).

Tujuan FTP dibuat adalah supaya pengguna dapat memindahkan file dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Seperti protokol TCP/IP pada umumnya, ini didasarkan pada model client/server.

Mengenal Apa Itu FTP

Apa Perbedaan Antara FTP Client dan FTP Server?

Untuk memahami perbedaan antara FTP client dengan FTP server, pertama-tama kita perlu mengetahui pengertian FTP client dan FTP server. Berikut ini penjelasannya:

FTP server adalah server yang tugasnya memberikan layanan tukar menukar atau pengiriman data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta dahulu kepada FTP server. Sebuah FTP server bisa bekerja dengan koneksi yang aktif maupun pasif.

Apabila klient membuka sebuah port pada koneksi aktif, maka secara otomatis server terkoneksi dengan aktif. Jika kamu terhubung ke FTP server secara aktif, maka kamu harus mengatur firewall untuk menerima koneksi ke sebuah port yang akan dibuka oleh FTP client. Biasanya FTP server aktif menggunakan 20 port sebagai port data.

FTP client adalah komputer atau perangkat yang digunakan untuk meminta layanan tukar-menukar data kepada FTP server. Sesudah terkoneksi ke FTP server, maka FTP client bisa melakukan proses download, upload dan lain-lain sesuai izin yang sudah diberikan FTP server.

Secara default FTP client rata-rata memilih menggunakan koneksi pasif, itu karena admin server menganggap hal itu lebih aman. Dengan menggunakan koneksi yang pasif, maka seluruh koneksi yang dimulai dari luar akan terblok secara langsung. Dengan mode pasif, FTP client lah yang meminta kepada server untuk membuat koneksi.

Contoh FTP client beberapa diantaranya yaitu FileZilla (Windows), cuteFTP (Windows), coreFTP (Windows), dan CyberDuck (Mac). Sebenarnya, FTP client anya sebuah tool atau aplikasi yang bisa digunakan untuk mengakses FTP. Terdapat beberapa tool lain yang bisa digunakan untuk mengakses FTP, diantaranya yaitu:

  1. File Explorer (Windows Explorer): File Explorer juga bisa digunakan untuk mengakses FTP dengan mengeetikan alamat FTP servernya terlebih dahulu.
  2. HTML Editor: Contohnya Adobe Dreamweaver yang bisa terhubung dengan FTP sehingga pengguna komputer bisa secara langsung melakukan pengeditan pada sebuah web server.
  3. Web Browser: Sebenarnya menggunakan web browser tidak begitu direkomendasikan, namun sebenarnya kamu bisa menggunakan FTP pada sebagian besar web browser yang ada.

Apa Saja Fungsi FTP?

Secara umum, fungsi FTP adalah memudahkan pengguna mengirim atau mengunduh data antar komputer menggunakan koneksi internet. Hal tersebut sesuai dengan namanya, yaitu protokol dalam mentransfer data. Namun, ternyata fungsi FTP tidak terbatas pada itu. Kegunaan atau fungsi lain dari FTP adalah:

  1. FTP adalah protokol yang melayani setiap user untuk melakukan transfer data dua arah.
  2. Melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, meskipun memiliki ukuran file yang besar.
  3. Selanjutnya, fungsi FTP adalah melakukan backup website dengan mudah dan efisien.
  4. Keuntungan menggunakan ftp dalam mentransfer data adalah jika sambungan terputus, pengiriman data tidak akan hilang.
  5. Melakukan upload halaman website pada web server/hosting ke internet.
  6. Download file dari software publik.
  7. Mengirimkan file yang memiliki ukuran besar kemudian menjadikannya lampiran pada email.
  8. Mengunggah file tugas maupun pekerjaan dengan mudah ke FTP Server.
  9. Melakukan distribusi dan revisi program oleh developer software.

Apa Saja Jenis FTP

Apa Saja Jenis FTP?

Server FTP dan perangkat lunak klien dapat mengangkut data dalam beberapa metode yang berbeda, diantaranya:

1. Anonymous FTP

Anonymous FTP merupakan bentuk paling dasar dari FTP. Ini memberikan dukungan untuk transfer data tanpa mengenkripsi data atau menggunakan nama pengguna dan kata sandi. Ini paling sering digunakan untuk mengunduh materi yang diizinkan untuk distribusi tidak terbatas. Hal ini mampu bekerja di Port.

2. Password-Protected FTP

Password-protected FTP juga merupakan layanan FTP dasar, tetapi memerlukan penggunaan nama pengguna dan kata sandi, meskipun layanan ini mungkin tidak dienkripsi atau aman. Hal ini juga berfungsi pada Port 21.

3. FTP Secure (FTPS)

FTP Secure (FTPS) terkadang disebut sebagai FTP Secure Sockets Layer (FTP-SSL). Pendekatan ini memungkinkan Transport Layer Security (TLS) implisit segera setelah koneksi FTP dibuat.

FTPS awalnya digunakan untuk membantu mengaktifkan bentuk transfer data FTP yang lebih aman. Biasanya default untuk menggunakan Port 990.

4. FTP Over Explicit SSL/TLS (FTPES)

Pendekatan ini memungkinkan dukungan TLS eksplisit dengan memutakhirkan koneksi FTP melalui port re ke koneksi terenkripsi. Ini adalah pendekatan yang umum digunakan oleh layanan berbagi file dan web untuk memungkinkan transfer file yang aman.

5. Secure FTP (SFTP)

Secara teknis ini bukan protokol FTP, tetapi menjalankan fungsi serupa. Sebaliknya SFTP adalah bagian dari protokol Secure Shell (SSH) yang berjalan diatas Port 22.

SSH biasanya digunakan oleh administrator sistem untuk mengakses sistem dan aplikasi jarak jauh dan aman. SSTP menyediakan mekanisme dalam SSH untuk mentransfer file yang aman.

Cara Kerja FTP

Setelah mengetahui fungsi utama FTP, selanjutnya kita akan membahas tentang bagaimana cara kerja FTP. Secara umum, cara kerja FTP adalah sebagai berikut:

  1. FTP Client akan melakukan permintaan koneksi terhadap server.
  2. Setelah terhubung, FTP dapat menukarkan data kepada FTP Client.
  3. Di sini, FTP dapat dilakukan dengan mode aktif maupun pasif.
  4. Dalam mode aktif, server berperan aktif untuk menyetujui permintaan data.
  5. Dalam mode pasif, server akan mempertahankan koneksi yang berarti pengguna bisa membuat saluran data dan saluran perintah. Server di sini dianalogikan tetap mendengarkan perintah, namun tidak ikut berpartisipasi aktif, dan lebih mengandalkan perangkat yang menangani sebagian besar tugasnya.

Cara Menggunakan FTP

Cara Menggunakan FTP

Ada tiga cara menggunakan FTP. Metode paling sederhana adalah dengan menggunakan FTP command line. Seperti menggunakan Command Prompt untuk Windows atau Terminal di Mac/Linux. Banyak developer yang masih menggunakannya sampai saat ini untuk mentransfer file menggunakan FTP.

Pengguna juga dapat menghubungi server FTP menggunakan browser web. Selain itu, browser web dianggap lebih ramah pengguna saat mengakses direktori besar di server. Namun, strategi ini kurang efektif dan lebih lambat daripada menggunakan server FTP khusus.

Cara menggunakan FTP yang paling umum saat ini adalah dengan memanfaatkan layanan FTP client, terutama untuk para web developer.

FTP client secara signifikan lebih fleksibel dibanding command prompt maupun web browser, serta lebih mudah digunakan untuk mengelola file dan lebih bisa diandalkan daripada metode lainnya.

Selain itu, FTP client juga menyediakan lebih banyak fitur dibanding cara lainnya, seperti kemampuan untuk mentransfer file besar dan menggunakan sinkronisasi.

Dalam menggunakan FTP, terdapat syarat menggunakan FTP, yaitu:

  1. Di komputer pengguna telah terinstall FTP Client, seperti FileZilla.
  2. Pengguna mempunyai informasi yang cukup mengenai FTP server yang ingin terhubung dengan komputer.
  3. Informasi tersebut meliputi:
    – Alamat FTP Server, yang bentuknya seperti alamat domain sebuah website. Biasanya alamt FTP server diawali dengan kata ftp, contohnya: ftp.namadomain.com atau ftp://ftp.namadomain.com. Namun ada juga alamat FTP yang diberikan dalam bentuk IP address, contohnya 61.185.225.83.
    – Username dan Password, beberapa dari FTP server memang ada yang membiarkan para client untuk mengakses data secara anonim, tetapi ada pula yang harus menginputkan username dan password yang harus diketahui client.

Dalam menggunakan File Transfer Protocol (FTP), proses untuk melakukan pengiriman data dapat di lakukan dengan tiga metode, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Metode compressed : pada metode ini, data yang akan di kirim dapat di kompres dengan menggunakan algoritme, biasanya algoritme yang di gunakan adalah Tun-length encoding.
  2. Metode stream : pada metode stream, data yang akan di kirim akan secara otomatis di kirim secara berkelanjutan atau data tersebut secara otomatis akan di kirim secara terus menerus. Uniknya pada metode ini, seluruh yang akan di proses di serahkan kepada TCP sehingga File Transfer Protocol tidak melakukan apapun.
  3. Metode block : sesuai dengan namanya, maka dalam metode block, data yang akan di kirim di bagi dalam beberapa kelompok, yaitu block data field, block header dan block count. Setelah data tersebut di bagi dalam beberapa kelompok, barulah data tersebut dapat di kirim melalui TCP.

Kelebihan dan Kekurangan FTP

Kelebihan dan Kekurangan FTP

Berikut ini adalah beberapa manfaat atau kelebihan yang bisa kamu dapatkan dari protokol transfer ini, diantaranya:

  1. Mempunyai sistem keamanan enkripsi terhadap jaringan yang digunakan, sehingga kamu tidak perlu khawatir jika data kamu diretas.
  2. Data yang di kirimkan tidak akan hilang ataupun dihapus oleh komputer ataupun perangkat elektronik lain.
  3. Verifikasi yang di lakukan untuk menggunakan File Transfer Prtocol (FTP) hanya ada dua langkah dan memerlukan software yang mudah untuk digunakan. Dan untungnya, di software tersebut sudah ada petunjuk untuk melakukan verifikasi.
  4. Dapat di gunakan untuk melakukan pertukaran informasi dan file antar komputer dengan langkah yang tidak rumit dan tentunya di lengkapi dengan sistem keamanan yang baik.
  5. Dapat di manfaatkan untuk melakukan back up atau pencadangan data dan file serta melakukan restore pada data website dengan begitu mudah.
  6. Langkah yang di gunakan untuk melakukan transfer sangat mudah dan efisien.
  7. Pengguna komputer dapat memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP) untuk melakukan implicit remote computer ataupun indirect computer.

Selain memiliki kelebihan, File Transfer Protocol (FTP) juga memiliki kekurangan, antara lain sebagai berikut:

  1. Jika tidak menggunakan sistem keamanan enkripsi, maka File Transfer Protocol (FTP) kurang aman di gunakan untuk melakukan transfer atau pengiriman data.
  2. Desain yang di gunakan dalam File Transfer Protocol atau FTP tidak begitu kuat, sehingga para administrator tidak mendapatkan informasi yang berhubungan dengan risiko yang akan di hadapi oleh administrator.
  3. Kemudahan serta keamanan penggunaan File Transfer Protocol (FTP) sering terjadi kesalahan dalam menyampaikan informasi sehingga administrator akan sulit memahami informasi yang di terima.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai apa itu FTP (File Transfer Protocol), mulai dari pengertiannya, fungsinya, jenis-jenisnya, cara kerja FTP, sampai dengan cara menggunakan FTP serta kelebihan dan juga kekurangan FTP yang perlu kamu ketahui.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa FTP (File Transfer Protocol) adalah layanan internet yang dirancang untuk membuat koneksi ke server internet atau komputer tertentu, sehingga pengguna dapat mengirim file ke komputer (download) atau mengirim file ke server (upload).

FTP saat ini banyak digunakan untuk pertukaran data, karena lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan perangkat berkabel ataupun fisik.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button