Pengertian Sistem Ekonomi Pasar, Kelebihan dan Kekurangannya

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kali ini Teknatekno akan membahas tentang sistem ekonomi pasar, mulai dari pengertian, sejarah, ciri atau karakteristik sistem ekonomi pasar, serta kelebihan dan kekurangan dari sitem ekonomi pasar.

Dalam suatu negara pasti menganut sistem perekonomian yang berbeda-beda, tergantung akan kebutuhan, kebijakan, maupun badan yang terkait di dalamnya. Salah satunya adalah sistem ekonomi pasar yang cenderung dianut oleh negara-negara kapitalis atau yang menerapkan demokrasi liberal.

Lantas, apa pengertian sistem ekonomi pasar itu? Apa saja kelebihan dan juga kekurangan dari sistem ekonomi pasar ini? Untuk lebih jelasnya, Yuk simak artikel dibawah ini.

Memahami Pengertian Sistem Ekonomi Pasar

Memahami Pengertian Sistem Ekonomi Pasar

Pengertian sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi di mana semua kegiatan ekonomi, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar.

Adam Smith pertama kali mempopulerkan sistem ini dalam karyanya yang berjudul “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.”

Selain itu, sistem ekonomi pasar juga akan berlaku jika suatu sistem ekonomi yang mana pada harga barang dan jasanya ditentukan oleh pasar terbuka, di mana hukum penawaran dan permintaan dapat beroperasi secara bebas atau tanpa campur tangan pihak manapun.

Konsekuensi dari hal tersebut adalah adanya kebebasan individu dalam hal membuat keputusan ekonomi, lalu setiap orang juga berhak atas faktor-faktor produksi dan bergerak untuk keuntungannya sendiri.

Karakteristik atau Ciri-Cirinya

Adapun yang menjadi karakteristik dari sistem ekonomi pasar diantaranya yaitu:

  1. Penentuan harga berdasarkan mekanisme pasar, Harga yang ditetapkan menyesuaikan permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar.
  2. Pemerintah tidak berwenang memiliki gangguan dalam sistem ekonomi, Seluruh kegiatan ekonomi terjadi secara alami tanpa ada campur tangan dari pemerintah. Pemerintah hanya sebagai pengawas dan pelindung.
  3. Seluruh aktivitas ekonomi berorientasi untuk laba, Setiap individu yang melakukan usaha pasti mengharaopkan laba pada tingkat tertentu, keinginan laba ini dapat menjadi salah satu dasar ketika menetapkan harga.
  4. Persaingan dipasar dilakukan secara bebas, Semua orang memiliki hak yang sama untuk bersaing dalam lingkungan pasar. Kekuatan perorangan tidak mampu menentukan keadaan pasar.
  5. Modal merupakan hal yang sangat penting, Hak kepemilikian perorangan sangat diakui, sehingga setiap ingin melakukan kegiatan ekonomi setiap orang harus memiliki modal sendiri. Apabila seseorang yang tidak memiliki modal maka akan merasa kesulitan untuk memulai usaha apapun.
  6. Hak pribadi sangat diakui, Sistem ini menjunjung tinggi kebebasan individu untuk melakukan semua kegiatan ekonomi yang dapat memberikan keuntungan pada perseorangan.
  7. Kegiatan ekonomi dilakukan secara langsung oleh masyarakat, Masyarakat yang paling tahu keadaan ekonomi saat ini, karena mereka sebagai pelaku utama yang menentukan keberjalanan perekonomian.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

Sedangkan yang menjadi kelebihan dalam penerapan sistem ekonomi pasar, antara lain sebagai berikut;

1. Inovasi Masyarakat Sangat Siakui

Masyarakat berlomba-lomba berinovasi berdasarkan bidang kompetensinya. Semua jenis inovasi sangat dihargai dan bahkan dapat dikatakan berkembang pesat dalam perekonomian ini. Sebagai semacam inovasi pada toko tradisional yang saat ini sedang bertransisi ke digital.

2. Meningkatkan Kompetensi untuk Maju

Masyarakat cenderung memiliki pikiran terbuka dan kemauan untuk meningkatkan keterampilan mereka. Orang-orang terus berlomba untuk menampilkan yang terbaik agar bisa maju.

Individu diberikan hak pribadi untuk memiliki sumber komoditas dan jasa. Seseorang dapat mengoperasikan perusahaannya sendiri atas namanya sendiri. Tentunya perusahaan dapat berkembang sesuai dengan keinginan pemilik bisnis. Sehingga pemerintah disini tidak ikut campur dengan usaha tersebut.

3. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas untuk Menghasilkan Keuntungan

Masyarakat akan mempertimbangkan untuk memperluas bisnis mereka untuk memaksimalkan pendapatan (keuntungan). Mereka mungkin mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas produksi komoditas yang diproduksi untuk memaksimalkan pendapatan.

4. Kualitas Barang dan Jasa yang Dihasilkan Sangat Tinggi

Keingian masyarakat yang tinggi untuk memberikan yang terbaik agar dapat terjual di pasar sehingga masyarakat akan memproduksi barang dengan kualitas yang tinggi. Bahkan dengan tingkat keunikkan yang berbeda-beda antar perusahaan satu dengan yang lain.

5. Hasil Produk Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Produsen melakukan produksi sesuai dengan keinginannya sendiri, bukan dengan arahan pemerintah. Produsen akan menilai situasi sebelum memulai produksi untuk memastikan bahwa apa yang diproduksi sesuai dengan permintaan pasar.

6. Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar Lainnya

Berikut ini beberapa kelebihan dari sistem ekonomi pasar lainnya:

  1. Inisiatif dan kreasi komunitas yang mengatur kegiatan ekonomi berkembang pesat.
  2. Setiap orang dapat dengan bebas memperoleh sumber produksi dan menentukan ekonominya sendiri.
  3. Kreativitas masyarakat sangat tinggi, hal ini dikarenakan mereka bisa melakukan yang terbaik untuk melakukan apapun, sehingga terjadilah persaingan untuk maju.
  4. Agar laku di pasaran, produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik.
  5. Efisiensi dan efektivitas tinggi dalam penggunaan sumber daya dan distribusi barang.
  6. Harga barang dan jasa sangat kompetitif, bahkan ada yang sangat murah, sehingga menguntungkan konsumen.
  7. Persaingan antara individu dan perusahaan sangat jelas.
  8. Kegiatan produksi hanya dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga tidak ada barang yang tidak dijual dalam jumlah banyak.
  9. Kegiatan konsumsi dapat memaksimalkan dan memenuhi kebutuhan setiap orang, karena barang dan jasa yang dibutuhkan selalu tersedia.
  10. Kemakmuran masyarakat terlihat jelas karena tidak adanya intervensi pemerintah dalam kegiatan ekonomi.

Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar

Adapun yang menjadi kerugian daripada penarapan dalam sistem ekonomi pasar, antara lain sebagai berikut;

1. Penghasilan yang Tidak Merata

Tingkat usaha masing-masing individu yang berbeda mengakibatkan penghasilan setiap individu juga berbeda. Untuk seseorang yang berusaha semaksimal mungkin akan memiliki penghasilan yang besar. Untuk seseorang yang hanya bersantai atau pengangguran maka tidak memiliki penghasilan.

2. Kesenjangan Antara Si Miskin dan Si Kaya Semakin Jauh

Perbedaan penghasilan yang semakin jauh menyebabkan semakin tinggi kesenjangan pendapatan yang terjadi. Para pengusaha besar akan terus bertambah kaya namun untuk pengusaha kecil akan semakin tertinggal apabila tidak mampu melakukan inovasi.

3. Muncul Persaingan Tidak Sehat

Setiap orang akan berusaha untuk menghasilkan banyak uang, menciptakan persaingan yang tidak sehat. Tentu saja persaingan tersebut dapat membuat salah satu pihak merasa dirugikan, terutama yang tidak memiliki uang tunai dan pemikiran yang inovatif.

4. Rentan Terhadap Krisis Ekonomi

Sistem ekonomi yang berjalan apa adanya sehingga sangat dimungkinkan terjadi masalah ekonomi. Ketika perekonomian mulai memburuk, tidak ada yang bisa mengendalikannya kecuali dengan menunggu kondisi pasar pulih kembali sesuai dengan proses pasar saat ini.

5. Melakukan Eksploitasi Sumber Daya Alam

Masyarakat yang merasa memiliki kebebasan individu memiliki kemampuan untuk menggunakan sumber daya alam sesuai keinginan mereka. Akibatnya, tingkat efisiensi tidak dianggap signifikan bagi keberlanjutan generasi mendatang.

6. Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar Lainnya

Berikut ini beberapa kekurangan dari sistem ekonomi pasar lainnya:

  1. Distribusi pendapatan sangat sulit, sehingga ketimpangan dalam kehidupan masyarakat terlihat sangat jelas.
  2. Pengembangan tenaga kerja dan sumber daya dilakukan secara besar-besaran oleh pemilik modal.
  3. Monopoli barang atau jasa cenderung merugikan masyarakat.
  4. Keresahan dalam perekonomian sering terjadi karena persaingan bebas itu nyata.
  5. Tidak ada persaingan sempurna di negara-negara yang mengadopsi sistem ekonomi pasar. Persaingan yang terjadi adalah persaingan tidak sempurna dan persaingan monopolistik, sehingga persaingan tidak sehat.
  6. Ada beberapa faktor eksternal yang tidak memperhitungkan upah tenaga kerja dan faktor lainnya.
  7. Alokasi sumber daya yang tidak efisien.
  8. Karena pemerintah tidak dapat mengintervensi kegiatan ekonomi, maka rentan terhadap krisis ekonomi.

Contoh Sistem Ekonomi Pasar

Contoh Sistem Ekonomi Pasar

Negara yang menerapkan sistem ini biasanya negara yang menganut paham pasar bebas. Beberapa negara yang menganut sistem ekonomi pasar diantaranya yaitu:

1 . Amerika Serikat

Negara ini memang negara yang paling terkenal yang menerapkan sistem ekonomi pasar. Mereka sudah terbiasa dengan kebebasan. Kebebasan yang ada ini membuat negara ini menjadi negara yang besar dan terkenal dengan tingkat perekonomian yang sangat baik.

2. Eropa

Tidak semua negara di Eropa menerapkan sistem hanya beberapa negara antara lain, Perancis, Kanada, Belgia, Denmark, Filandia, dan lain-lain. Negara Eropa yang menerapkan sistem ini ada yang berhasil dan ada yang kurang berhasil.

Sehingga dapat dikatakan bahwa keberhasilan setiap negara berbeda-beda tergantung usaha yang dilakukan oleh masyarakat di Negara tersebut.

3. Indonesia

Negara Indonesia pernah menerapkan sistem ini pada sekitar tahun 1950-an. Pada saat itu dipimpin oleh presiden pertama kita yaitu Ir. Soekarno. Saat ini Indonesia tidak lagi menerapkan sistem namun telah menggunakan sistem lain yang lebih relevan dengan keadaan di negera Indonesia.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian sistem ekonomi pasar, beserta ciri-ciri, kelebihan dan juga kekurangan dari sistem ekonomi pasar yang perlu kamu ketahui.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa, sistem ekonomi pasar didorong oleh hubungan antara penawaran dan permintaan yang mengarah pada persaingan bebas tanpa dipengaruhi oleh pemilik modal.

Dalam kapitalisme pemilik modal masih memiliki waktu untuk mempengaruhi perdagangan dan semua itu dibutuhkan pengamatan akan laporan keuangan yang akurat.

Related Articles

Back to top button