Pengertian Bisnis Plan Menurut Para Ahli

Teknatekno.com – Pada pembahasan sebelumnya kami telah menjelaskan mengenai pengertian model bisnis freemium. Teknatekno akan menerangkan pengertian bisnis plan atau rencana bisnis secara umum adalah sebuah rencana, ketetapan, dan pernyataan formal atas berdirinya sebuah bisnis.

Ini akan mempengaruhi bagaimana bisnis beroperasi, pendapatan, dan rencana pengembangan, dan sebagainya. Teknatekno menjelaskan secara lengkap mengenai pengertian bisnis plan, tujuan, jenis-jenis, kerangka serta cara membuat bisnis plan. Nah untuk lebih jelasnya kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Memahami Pengertian Bisnis Plan

Memahami Pengertian Bisnis Plan

Pengertian bisnis plan adalah dokumen tertulis yang terdiri dari tujuan bisnis, strategi bisnis, dan keadaan keuangan organisasi. Sehingga semua informasi terkait tentang bisnis kamu tercakup dalam satu dokumen. Membuat rencana bisnis membutuhkan waktu dan tidak boleh terburu-buru.

Kamu dapat membuat rencana bisnis untuk membantu kamu mencapai tujuan kamu. Misalnya, jika ada kesulitan dalam bisnis kamu dan kamu ingin berhenti, kamu dapat meninjau kembali rencana bisnis kamu untuk menemukan kembali antusiasme kamu.

Atau, carilah jawaban atas tantangan menggunakan strategi bisnis yang telah kamu detailkan dalam rencana bisnis kamu.

Pengertian Bisnis Plan Menurut Para Ahli

Berikut ini ada beberapa pendapat dari para ahli tentang business plan, ialah sebagai berikut :

1. Pengertian Menurut Hisrich dan Peters (1995: 113)

Rencana bisnis, menurut Hisrich dan Peters, adalah dokumen tertulis yang dikembangkan oleh pengusaha yang menjelaskan semua faktor eksternal dan internal utama yang terlibat dalam peluncuran perusahaan baru.

Ini sering merupakan sintesis dari rencana fungsional termasuk pemasaran, keuangan, produksi, dan sumber daya manusia.

2. Pengertian Menurut Max Coulthard, Andrea Howell dan Geoff Clarke

Sebuah rencana bisnis, menurut Max Coulthard, Andrea Howell, dan Geoff Clarke ( 1999: 3), adalah pemeriksaan menyeluruh dari tindakan organisasi yang menunjukkan di mana perusahaan telah, di mana saat ini, dan di mana itu bisa sampai di masa depan, dan mengintegrasikan program aksi untuk mencapai hasil tersebut.

3. Pengertian Menurut Megginson (2000)

Rencana bisnis, menurut Megginson, adalah rencana tertulis yang mencakup rencana bisnis mini beserta tujuan, teknik kerja, dan spesifikasi keuangan atau modal dari pemilik dan lapisan manajemen, serta cara mencapai tujuan bisnis mereka.

4. Pengertian Menurut Bygrave (1994 : 114)

Menurut Bygrave, rencana bisnis adalah dokumen yang mencerminkan keyakinan pada kompetensi perusahaan untuk menjual produk atau layanan sambil memberikan pendapatan yang memuaskan dan menarik bagi para pendukung.

Tujuan Bisnis Plan

Tujuan Bisnis Plan

Tujuan utama dari bisnis plan adalah menyediakan roadmap, memperjelas apa yang harus difokuskan, dan mengetahui proyeksi bisnis di masa depan.

1. Menyediakan Roadmap

Business plan sejatinya merupakan peta atau roadmap dalam menjalankan bisnis kamu. Dengan rencana bisnis.

Kamu dapat mengelola bisnis kamu secara bertahap, dimulai dengan visi bisnis kamu dan seterusnya melalui bagaimana kamu akan memenuhi tujuan, pasar sasaran, segmen pasar, dan operasi bisnis kamu.

2. Memperjelas Fokus Bisnis

Kita sering melihat para pemilik usaha yang kesulitan menjalankan operasionalnya. Contoh rencana bisnis akan membantu dalam klarifikasi fokus bisnis. Dengan fokus yang ditentukan, pemilik bisnis dapat tetap pada jalur bisnis yang telah ditetapkan sebelumnya.

Akan lebih mudah untuk mencapai tujuan atau visi bisnis untuk bisnis yang memiliki fokus yang jelas. Ada contoh rencana bisnis minuman yang tersedia kamu harus berkonsentrasi pada kualitas produk yang ingin kamu pasarkan.

Jika bisnis yang kamu operasikan memiliki masalah atau tantangan, rencana bisnis ini dapat berfungsi sebagai panduan atau alat peninjauan.

3. Sebagai Bukti Keseriusan

Bisnis plan tidak hanya diperuntukan bagi kamu sebagai pemilik usaha, tapi juga berguna bagi stakeholder atau investor yang akan menyokong bisnis kamu.

Rencana bisnis tidak diragukan lagi dapat digunakan untuk menunjukkan keseriusan kamu dalam menjalankan bisnis. Rencana bisnis juga dapat berfungsi sebagai contoh kekhawatiran investor untuk bisnis kamu.

Jenis-Jenis Bisnis Plan

Buat kamu yang ingin membuat bisnis plan untuk rancangan usaha. Ait tunggu dulu, karena bisnis plan memiliki beberapa jenis loh. Penasaran, apa saja bisnis tersebut? Langsung saja simak ulasannya sebagai berikut.

1.Presentation Plan

Presentation plan adalah bisnis plan yang konteksnya digunakan untuk dipresentasikan. Baik di presentasikan ke klien atau ke orang lain. Presentation plan dibuat secara to the poin, tidak terkesan panjang lebar.

Membuat rencana presentasi secara teknis menekankan pada visual, grafik, atau data. Sebaliknya, penulisan kalimat sangat minim. Jadi kamu yang sedang presentasi harus banyak bicara daripada membaca banyak slide presentasi.

2.What-if Plan

Berbeda dengan rencana bisnis jenis what-if plan satu ini. Jadi what-if plan salah satu rencana bisnis yang diperuntukan untuk menawarkan bisnis kepada investor atau calon penyandang dana. Perspektif yang ditonjolkan dalam rencana bisnis ini adalah peluang dan masa depan dari bisnis kamu.

What-if plan menuliskan kelemahan dan kelebihan dari peluang usaha yang kamu tawarkan. Intinya, kamu mempersuasikan kepada calon investor agar menerima dan setuju dengan tawaran bisnis kamu.

3.Mini Plan

Mini plan adalah menguraikan keuntungan dan kerugian dari peluang bisnis yang kamu tawarkan. Cocok untuk kamu yang memiliki barang dalam jumlah terbatas yang sedang diiklankan.

4.Working Plan

Working plan salah satu jenis bisnis plan yang sifatnya dibuat secara detail. Alhasil, bentuk business plan ini menjadi sedetail mungkin tentang bagaimana bisnis yang akan kamu kelola akan lengkap dan logis.

Hal yang perlu ditekankan adalah bahwa rencana kerja dibuat untuk kepentingannya sendiri. bukan untuk kepentingan orang lain Itu sebabnya rencana kerja ditulis sedetail mungkin. Intinya, lay out bagaimana kamu ingin mengelola bisnis kamu.

Kerangka Bisnis Plan

Kerangka Bisnis Plan

Berikut ini merupakan beberapa kerangka business plan yaitu :

1. Deskripsi Perusahaan

  • Nama dan posisi bisnis.
  • Data kepemilikan dan status hukum
  • Deskripsi sejarah sesi pertumbuhan serta pencapaian ke depan.
  • Identifikasi produk atau layanan.
  • Deskripsi perusahaan.

2. Pendanaan Perusahaan

  • Segmentasi pasar.
  • Posisi di pasar sasaran.
  • Deskripsi ciri demografis sasaran konsumen.
  • Motivasi konsumen dan kebiasaan membeli
  • Dimensi pasar.
  • Analisis Pasar

3. Kompetitor

  • Tentukan sifat persaingan.
  • Tentukan pesaing tertentu.
  • Posisi sebagai pesaing
  • Keunggulan kompetitor.
  • Penilaian terhadap kendala yang harus diatasi serta persaingan ke depan.

4. Strategi Pemasaran

  • Jelaskan rencana pemasaran kamu.
  • Identifikasi strategi bonus buat pemasaran serta penjualan.
  • Deskripsi tim penjualan

5. Operasi

  • Elemen utama operasi.
  • Soroti keuntungan operasional.
  • Tunjukan tantangan operasional di masa depan.

6. Struktur Manejemen

  • Anggota regu utama.
  • Perkirakan kebutuhan manajemen masa depan.
  • Menjelaskan struktur kepegawaian.
  • Anggota dewan, penasihat, serta konsultan.

7. Pertumbuhan Masa Depan

  • Tujuan jangka panjang
  • Tujuan untuk masa depan.
  • Ditaksir risiko.

8. Finansial

Cara Membuat Bisnis Plan

Cara Membuat Bisnis Plan

Setelah kamu memahami pengertian bisnis plan serta jenis-jenisnya. Maka saat ini kamu akan belajar bersama tentang cara membuat dokumen bisnis plan yang baik. Berikut ini adalah penjelasannya yang perlu kamu ketahui:

1. Lakukanlah Lebih Banyak Riset Sebelum Membuat Business Plan

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyusun daftar pertanyaan yang akan membantu kamu menentukan produk mana yang terbaik. kamu mungkin memikirkan keunikan fitur penjualan produk kamu sehingga terkesan superior di mata pembeli.

Kamu juga harus menanyakan mengapa pembeli atau konsumen kamu harus memilih barang ini. Siapa audiens yang dituju? Kapan waktu yang optimal untuk meluncurkan produk kamu ke pasar? Pertanyaan berbasis 5W+1H ini akan sangat bermanfaat bagi bisnis kamu.

Setelah itu, lakukan market study untuk menentukan jenis persaingan bisnis yang ingin kamu ikuti. Analisis pasar atau riset pasar sangat penting dalam menentukan apakah suatu kebijakan bermanfaat atau buruk. Riset pasar ini juga dapat membantu kamu dalam menentukan ambisi masa depan perusahaan.

2. Cobalah Untuk Membuat Company Profile

Rencana bisnis yang kuat harus mencakup informasi perusahaan yang terperinci. Informasi ini dapat dimasukkan dalam profil bisnis, yang berisi nama perusahaan, alamat kantor, nama direktur atau komisaris, sejarah pendirian perusahaan, industri, dan barang-barang konsumen.

Company profile ini juga bisa memuat aset perusahaan,visi dan misi perusahaan, serta target pasar. Dengan membuat company profile yang baik, maka perusahaan kamu akan memiliki nilai kredibilitas yang baik.

Ini berarti bahwa kamu dapat menggunakan profil bisnis kamu untuk memasarkan perusahaan kamu kepada calon investor atau konsumen. Profil perusahaan ini harus dicantumkan di awal rencana bisnis.

3. Tentukanlah Tujuan Bisnis kamu

Kehadiran pernyataan tujuan dalam dokumen rencana bisnis dapat membantu calon investor atau pemangku kepentingan memahami ambisi perusahaan.

Namun, kamu juga harus menyediakan metode atau prosedur untuk mencapai tujuan tersebut. Merumuskan berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Pernyataan ini juga membantu melindungi dana kamu dari kemungkinan investor. Namun, jelaskan secara lengkap tujuan inti dari investasi, diikuti dengan bagaimana uang tunai akan membantu bisnis kamu berkembang.

4. Siapkanlah Seluruh Dokumen yang Dibutuhkan

Terdapat beberapa dokumen lain yang harus kamu butuhkan selain company profile untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan. Untuk itu, kamu memerlukan catatan laporan keuangan, arus kas, lisensi, dll.

Berbagai dokumen tersebut akan menjadi perhatian penting bagi para investor sebelum akhirnya kamu mau menanamkan modalnya.

5. Jelaskan dengan Rinci Barang Atau Jasa kamu

Kamu harus menjelaskan berbagai hal dengan jelas, termasuk bagaimana produk bekerja, model harga dan alasan di balik model tersebut, target konsumen utama, alasan mengapa produk kamu lebih baik dari barang lain yang sebanding, dan metode pemasaran dan penjualan.

6. Buatlah Marketing Plan

Marketing plan dapat membantu bisnis kamu mengembangkan rencana pemasaran yang lebih komprehensif. Cukup sertakan sejarah proyek, visi dan tujuan, pernyataan masalah, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, serta target konsumen dalam rencana pemasaran kamu.

Selanjutnya, kamu harus menjelaskan channel utilization terkait dengan kanal pemasaran kamu, kemungkinan taktik komunikasi konsumen, dan jadwal untuk menjamin inisiatif bisnis selesai tepat waktu.

7. Sesuaikan Pada Target Pembacanya

Setiap bentuk rencana bisnis dirancang untuk target tertentu. Beberapa hanya untuk penggunaan internal, sementara yang lain dirancang khusus untuk investor dan eksekutif perusahaan.

Kamu hanya perlu memasukkan unsur-unsur tertentu dalam dokumen ini untuk pihak-pihak tertentu. Ini memungkinkan kamu untuk lebih berkonsentrasi pada menggarisbawahi poin-poin penting yang harus dipahami pembaca.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian bisnis plan hingga cara membuat bisnis plan yang terdapat di Indonesia.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pengertian bisnis plan adalah dokumen tertulis yang terdiri dari tujuan bisnis, strategi bisnis, dan keadaan keuangan organisasi. Sehingga semua informasi terkait tentang bisnis kamu tercakup dalam satu dokumen.

Related Articles

Back to top button