Apa Itu Sinyal Analog dan Sinyal Digital

Teknatekno.com – Apakah teknozen tahu apa itu sinyal analog dan sinyal digital? Nah, sinyal analog dan digital itu berbeda. Perbedaan sinyal digital dan analog adalah sifat sinyal analog, data diterjemahkan ke dalam pulsa-pulsa listrik dengan amplitudo yang bervariasi.

Dalam sinyal digital, terjemahan data langsung ke dalam format biner (satu atau nol), di mana setiap bagian mewakili dua amplitudo yang berbeda.

Sinyal Analog dan Sinyal Digital mengirimkan data, biasanya melalui sinyal listrik. Dalam kedua teknologi ini, data, seperti audio atau video, diubah menjadi sinyal listrik. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa merujuk ke artikel di bawah ini.

Apa itu Sinyal Analog

Apa itu Sinyal Analog

Apa itu Sinyal analog? Sinyal analog adalah sejenis bentuk gelombang konstan yang berubah dari waktu ke waktu. Sinyal analog dikategorikan menjadi sinyal sederhana dan komposit. Sinyal analog sederhana adalah gelombang sinus yang tidak dapat diuraikan lebih lanjut.

Sementara sinyal analog komposit dapat diuraikan menjadi beberapa gelombang sinus, sinyal analog dijelaskan oleh amplitudo, frekuensi, periode, dan fase. Amplitudo menandai ketinggian tanda tertinggi.

Frekuensi menandai kecepatan perubahan sinyal. Fase menandai posisi gelombang mengenai waktu. Sinyal analog tidak kebal terhadap noise. Akibatnya, sinyal ini mengalami distorsi dan mengurangi kualitas transmisi. Bermacam-macam nilai dalam sinyal analog tidak tetap. sinyal analog

Apa itu Sinyal Digital

Sinyal digital juga membawa informasi seperti sinyal analog, tetapi agak berbeda dari sinyal analog. Sinyal digital adalah sinyal waktu diskrit yang tidak kontinu. Sinyal digital memiliki data atau informasi dalam bentuk biner, yaitu sinyal digital yang mewakili informasi dalam bentuk bit.

Sinyal digital dapat diuraikan menjadi gelombang sinus sederhana yang disebut harmonik. Setiap gelombang sederhana memiliki amplitudo, frekuensi, dan fase yang berbeda.

Sinyal digital digambarkan dengan bit rate dan bit interval. Interval bit mewakili permintaan waktu untuk mengirim satu bit. Di sisi lain, bit rate mengacu pada frekuensi interval kecil.

Sinyal digital jauh lebih tahan terhadap noise; oleh karena itu, hampir tidak menghadapi distorsi apa pun. Sinyal digital lebih mudah ditransmisikan dan, oleh karena itu, lebih dapat diandalkan jika dibandingkan dengan sinyal analog.

Sinyal digital memiliki susunan nilai yang terbatas. Macam-macam sinyal digital terletak antara 0 hingga 1.

Memahami Lebih Jauh Tentang Keduanya

Memahami Lebih Jauh Tentang Keduanya

Berbicara tentang sinyal analog, dalam hal ini, kamu perlu tahu bahwa gelombang yang digunakannya memiliki tiga variabel utama. Ketiganya tidak lain adalah amplitudo, frekuensi dan fase. Amplitudo ini merupakan ukuran tegangan sinyal, baik tinggi atau rendah.

Frekuensi adalah jumlah gelombang atau sinyal. Sedangkan untuk fase, tidak lain adalah sudut sinyal pada waktu tertentu.

Jika, untuk sinyal digital, dalam hal ini, sinyal disebut juga sinyal diskrit. Selain itu, karena memiliki dua keadaan, ada juga istilah yang disebut bit.

Berbicara tentang bit atau kemungkinan keadaan sinyal, kemungkinan nilai yang terbentuk dari kombinasinya tidak lain adalah 2 pangkat n atau bilangan.

Perbedaan Utama

  1. Sinyal analog mewakili gelombang konstan yang terus berubah dari waktu ke waktu.
  2. Sementara sinyal digital mewakili gelombang non-kontinu yang menyampaikan data dalam format biner dan juga mengandung nilai diskrit.
  3. Sinyal analog diwakili oleh gelombang sinus yang konstan, sedangkan gelombang persegi mencirikan sinyal elektronik.
  4. Ketika berbicara tentang sinyal analog, kita menggambarkan perilaku pasang surut mengenai amplitudo, frekuensi atau periode, dan periode gelombang. Di sisi lain, ketika berbicara tentang gerakan yang berbeda, kita menggambarkan perilaku pasang surut yang menyangkut bit rate dan periode bit.
  5. Macam-macam sinyal analog tidak tetap, sedangkan variasi sinyal digital dibatasi dan berkisar dari 0 sampai 1.
  6. Sinyal analog jauh lebih rentan terhadap distorsi dalam menanggapi suara, tetapi sinyal elektronik memiliki kekebalan terhadap suara untuk menangani distorsi apa pun.
  7. Sinyal analog mengirimkan data dalam bentuk gelombang, sedangkan sinyal elektronik mengirimkan informasi dalam bentuk biner, yaitu dalam bentuk bit.
  8. Misalnya sinyal analog adalah suara manusia,
  9. Misalnya sinyal digital adalah transmisi informasi pada komputer.

Sifat Sinyal Analog dan Digital

Sifat Sinyal Analog dan Digital

Berikut ini adalah sifat-sifat sinyal analog dan digital yang perlu kamu ketahui:

1. Sinkronisasi

Komunikasi digital menggunakan urutan sinkronisasi tertentu untuk menentukan sinkronisasi.

2. Bahasa

Komunikasi digital memerlukan bahasa yang harus dibagi oleh pengirim dan penerima dan menentukan pentingnya urutan simbol.

3. Kesalahan

Kesalahan dalam komunikasi analog menyebabkan kesalahan dalam komunikasi yang dimaksud, tetapi kesalahan dalam komunikasi elektronik tidak menyebabkan kesalahan yang memungkinkan transmisi bebas kesalahan. Kesalahan harus dapat mengganti, menyisipkan, atau menghapus simbol yang akan diekspresikan.

4. Penyalinan

Salinan komunikasi analog memiliki kualitas yang buruk, tidak seperti aslinya, sementara karena komunikasi elektronik bebas dari kesalahan, salinan dapat dibuat tanpa batas waktu.

5. Granularitas

Untuk mendapatkan nilai analog variabel yang terus menerus untuk direpresentasikan dalam bentuk elektronik, terdapat kesalahan kuantisasi yang merupakan perbedaan nilai analog aktual dan representasi elektronik. Dasar komunikasi elektronik ini disebut sebagai granularitas.

Perbedaan dalam Penggunaan Peralatan

  1. Banyak perangkat yang dilengkapi dengan pusat penerjemahan terintegrasi dari analog ke digital. Mikrofon dan speaker adalah contoh ideal perangkat analog.
  2. Teknologi analog lebih murah dibandingkan dengan digital, tetapi ada batasan ukuran data yang dapat ditransmisikan pada waktu tertentu.
  3. Sinyal digital telah merevolusi untuk sebagian besar peralatan pembawa. Data diubah ke dalam mode biner dan disusun kembali ke dalam format asli pada tahap penerimaan.
  4. Karena ini dapat dengan mudah dimanipulasi, maka menyediakan pilihan opsi yang lebih luas. Peralatan digital lebih mahal dibandingkan dengan peralatan analog.
  5. Perbandingan Kualitas Analog dan Digital
  6. Perangkat digital menafsirkan dan menyusun kembali data dan lebih rentan terhadap penurunan kualitas daripada perangkat analog.
  7. Kemajuan komputer telah memungkinkan metode deteksi dan koreksi kesalahan untuk menghilangkan gangguan dari sinyal elektronik dan meningkatkan kualitas secara artifisial.

Perbedaan dalam Aplikasi

Perbedaan dalam Aplikasi

Teknologi digital paling efisien di pasar ponsel. Telepon analog telah menjadi berlebihan meskipun kualitas suara dan kejernihannya sangat baik.

Teknologi analog terdiri dari tanda-tanda murni seperti ucapan manusia. Dengan teknologi digital, bahasa individual ini dapat disimpan dan disimpan di komputer. Teknologi digital dengan demikian membuka cakrawala untuk aplikasi potensial yang tidak terbatas.

Perbandingan Sinyal Analog dan Digital

Berikut ini beberapa perbandingan sinyal analog dan sinyal digital yang perlu kamu ketahui:

  1. Sinyal analog adalah gelombang kontinu yang berubah dari waktu ke waktu.
  2. Sinyal digital adalah gelombang diskrit yang membawa data dalam bentuk biner.
  3. Gelombang sinus mewakili sinyal analog.
  4. Gelombang persegi mewakili sinyal digital.
  5. Deskripsi Sinyal analog dideskripsikan oleh amplitudo, frekuensi atau periode, dan fase.
  6. Sinyal digital dideskripsikan oleh bit rate dan interval bit.
  7. Rentang Sinyal analog tidak memiliki pilihan yang tetap.
  8. Sinyal digital memiliki rentang yang terbatas, antara 1 dan 0.
  9. Distorsi Sinyal analog lebih rentan terhadap distorsi.
  10. Sinyal digital tidak rentan terhadap distorsi.
  11. Transmisi Sinyal analog mengirimkan informasi dalam bentuk gelombang.
  12. Sinyal digital membawa data dalam format biner, yaitu 0 dan 1.
  13. Suara manusia adalah contoh sinyal analog.
  14. Sinyal digital yang digunakan untuk transmisi di komputer akan menjadi sinyal elektronik.

Tanya Jawab

Berikut ini adalah tanya jawab seputar apa itu sinyal analog dan digital, yaitu:

1. Bagaimana Cara Mengubah Sinyal Analog Jadi Sinyal Digital Jelaskan?

Proses konversi data analog ke digital dapat melalui 3 (tiga) proses, yaitu:

  1. Sampling. Adalah konversi diskrit dari analog kontinu ke digital.
  2. Quantizing adalah konversi dari analog ke digital dengan menggunakan tegangan komparator terdekat.
  3. Coding setiap level tegangan komparator diwakili oleh garis bit biner.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa apa itu sinyal analog dan digital yaitu perbedaan mendasar antara sinyal digital dan analog adalah sinyal analog diwakili oleh gelombang sinus sedangkan, sinyal digital diwakili oleh gelombang persegi.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar apa itu sinyal analog dan sinyal digital hingga perbedaannya. Semoga bermanfaat ya!

Related Articles

Back to top button