Apa Perbedaan Sistem Ekonomi Campuran dan Pasar

Teknatekno.com – Kamu sudah tahu apa perbedaan sistem ekonomi campuran dan sistem ekonomi pasar? Sistem ekonomi adalah suatu tata cara atau mekanisme yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk menjawab permasalahan ekonomi, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi.

Fungsi sistem ekonomi adalah untuk mengatur berbagai kegiatan ekonomi di suatu negara karena sistem ekonomi merupakan sistem sosial yang ditentukan oleh pemerintah suatu bangsa.

Beberapa sistem ekonomi di dunia adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat atau komando, sistem ekonomi pasar atau liberal, dan sistem ekonomi campuran. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa simak artikel tentang perbedaan strategi ekonomi campuran dan pasar di bawah ini.

Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang menggabungkan antara sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpusat (komando), dimana dalam sistem ekonomi ini pemerintah dan swasta (individu) bekerja sama dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

Tujuan Ekonomi Campuran

Pemerintah akan cenderung lebih banyak melakukan kontrol dan pengawasan terhadap tindakan ekonomi usaha warganya. Dengan demikian, sistem ekonomi ini dapat menghasilkan stabilitas ekonomi yang lebih terjamin, sehingga dapat lebih fokus pada peningkatan keberhasilan UKM.

Pemerintah akan memberikan jaminan sosial dan distribusi pendapatan kepada warganya. Hal ini dilakukan agar warganya bisa mendapatkan stabilitas ekonomi yang lebih merata.

Menghindari monopoli, karena pemerintah akan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penentuan harga, meskipun di dalamnya pemerintah melakukan kajian terhadap mekanisme pasar.

Memberikan kebebasan bagi setiap individu untuk lebih kreatif dalam berbisnis, sehingga nantinya akan ada banyak jenis usaha di pasar bebas, namun tetap dalam pengawasan pemerintah.

Pemerintah berwenang untuk membuat peraturan dan kebijakan fiskal atau moneter agar sistem perekonomian dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya masalah ekonomi seperti pengangguran atau penyebab lain yang dapat menimbulkan inflasi yang tinggi.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Berikut ini adalah kelebihan ekonomi campuran yang perlu kamu ketahui, diantaranya:

  1. Distribusi barang dan jasa akan dialokasikan ke tempat yang paling dibutuhkan. Dengan demikian, hal ini akan membuat harga mempengaruhi tingkat penawaran dan permintaan pasar.
  2. Mampu memberikan keuntungan bagi produsen yang berhasil menciptakan efisiensi dalam bisnisnya. Hal ini juga berarti bahwa pelanggan mampu mendapatkan nilai atau layanan terbaik untuk uang mereka.
  3. Mendorong inovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara lebih kreatif, murah, dan efisien.
  4. Mengalokasikan modal kepada produsen yang paling inovatif dan efisien.
  5. Meminimalkan kerugian dari mekanisme ekonomi pasar. Ekonomi pasar dapat mengabaikan bidang pertahanan, teknologi, dan kedirgantaraan. Peran pemerintah yang besar ini memungkinkan mobilisasi yang cepat ke bidang-bidang yang diprioritaskan.
  6. Perkembangan ekonomi dalam negeri akan cenderung bergerak lebih cepat karena adanya persaingan bebas, yang akan menciptakan berbagai macam produk yang muncul di pasar dengan detail produk yang beragam.

Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Berikut ini adalah kekurangan ekonomi campuran yang perlu kamu ketahui, diantaranya:

  1. Jika tingkat kebebasan yang terjadi dalam mekanisme pasar terlalu besar, maka dapat membuat produsen yang kurang kompetitif akan semakin tertinggal tanpa dukungan pemerintah.
  2. Pemerintah mempunyai tanggung jawab yang lebih tinggi dari pada sektor swasta.
  3. Perencanaan industri yang terpusat oleh pemerintah juga dapat menimbulkan masalah. Misalnya, industri pertahanan akan bersifat monopolistik atau oligarki dan disubsidi oleh pemerintah. Hal ini akan meningkatkan utang negara dan memperlambat ekonomi dalam jangka waktu yang lama.
  4. Sektor swasta tidak dapat memaksimalkan keuntungannya karena intervensi pemerintah.
    Meskipun pemerintah berperan aktif dalam perekonomian, masalah ekonomi yang terjadi di dalamnya seperti inflasi, pengangguran dan lain-lain tidak dapat dihindari.
  5. Tingkat pertumbuhan ekonomi akan cenderung lebih lambat dibandingkan dengan sistem ekonomi liberal.
    Pembatasan sumber-sumber produksi yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta akan sulit ditentukan.
  6. Pemerataan pendapatan cukup sulit diwujudkan di lapangan.

Sistem Ekonomi Pasar

Sistem Ekonomi Pasar

Sistem ekonomi pasar, adalah sistem ekonomi di mana setiap individu memiliki kebebasan sebanyak mungkin untuk melakukan kegiatan ekonomi untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Akibatnya, dalam sistem ekonomi liberal, peran swasta sangat tinggi, yaitu sebagai pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan produksi dan distribusi barang dan jasa.

Sementara itu, pemerintah hanya berperan sebagai pengatur dan pengawas kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, sistem ekonomi pasar juga sering dikenal dengan sistem ekonomi kapitalis.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pasar

Tingkat partisipasi yang tinggi dari pihak swasta karena setiap individu berhak memiliki berbagai alat produksi sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Setiap individu juga memiliki kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang dipilihnya. Oleh karena itu, sistem ekonomi liberal selalu ditandai dengan persaingan yang ketat di antara para pelaku ekonomi.

Harga barang atau jasa yang dijual sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran), mengingat peran pemerintah dalam sistem ekonomi liberal adalah sebagai pengawas dan pengatur saja, dan tidak ikut serta dalam kegiatan ekonomi.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

Sementara itu, kelebihan penerapan sistem ekonomi pasar yang perlu kamu ketahui antara lain sebagai berikut:

1. Inovasi Masyarakat Sangat Diakui

Masyarakat berlomba-lomba untuk berinovasi berdasarkan bidang kompetensinya. Semua jenis inovasi sangat dihargai dan bahkan bisa dikatakan menjamur dalam perekonomian ini. Seperti jenis inovasi di toko-toko tradisional yang saat ini beralih ke digital.

2. Meningkatkan Kompetensi untuk Maju

Orang cenderung berpikiran terbuka dan mau meningkatkan keterampilan mereka. Orang-orang terus berlomba-lomba melakukan yang terbaik untuk maju.

Individu diberikan hak pribadi untuk memiliki sumber komoditas dan layanan. Seseorang dapat mengoperasikan perusahaannya sendiri atas namanya sendiri. Tentu saja, perusahaan dapat berkembang sesuai dengan keinginan pemilik bisnis. Jadi, pemerintah di sini tidak mencampuri bisnis.

3. Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas untuk Menghasilkan Keuntungan

Orang akan mempertimbangkan untuk memperluas bisnis mereka untuk memaksimalkan pendapatan (keuntungan). Mereka dapat mengevaluasi efisiensi produksi dan efektivitas komoditas yang dihasilkan untuk memaksimalkan pendapatan.

4. Kualitas Barang dan Jasa yang Dihasilkan Sangat Tinggi

Tingginya keinginan masyarakat untuk memberikan yang terbaik untuk dijual di pasar sehingga masyarakat akan memproduksi barang yang berkualitas tinggi. Pun dengan tingkat keunikan yang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

5. Hasil Produk Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Produsen melakukan produksi sesuai dengan keinginannya sendiri, bukan dengan arahan dari pemerintah. Produsen akan menilai situasi sebelum memulai produksi untuk memastikan bahwa apa yang diproduksi sesuai dengan permintaan pasar.

Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar

Berikut ini adalah kekurangan dari penerapan sistem ekonomi pasar yang perlu kamu ketahui antara lain sebagai berikut:

1. Pendapatan yang Tidak Merata

Tingkat usaha setiap individu yang berbeda mengakibatkan pendapatan setiap individu juga berbeda. Bagi seseorang yang berusaha semaksimal mungkin akan memiliki pendapatan yang signifikan. Bagi seseorang yang hanya bersantai-santai atau menganggur maka tidak memiliki pendapatan.

2. Kesenjangan antara Simiskin dan Sikaya Semakin Melebar

Perbedaan pendapatan yang semakin jauh menyebabkan semakin tinggi kesenjangan pendapatan yang terjadi. Pengusaha terkemuka akan terus semakin kaya tetapi pengusaha kecil akan tertinggal jika tidak mampu berinovasi.

3. Muncul Persaingan Tidak Sehat

Setiap orang akan berusaha menghasilkan banyak uang, sehingga tercipta persaingan yang tidak sehat. Tentu saja, persaingan ini bisa membuat salah satu pihak merasa dirugikan, terutama mereka yang tidak memiliki uang tunai dan pemikiran inovatif.

4. Rentan Terhadap Krisis Ekonomi

Sistem ekonomi yang berjalan apa adanya sangat memungkinkan terjadinya masalah ekonomi. Ketika ekonomi mulai memburuk, tidak ada yang bisa mengendalikannya kecuali dengan menunggu kondisi pasar pulih sesuai dengan proses pasar yang sedang berjalan.

5. Mengeksploitasi Sumber Daya Alam

Masyarakat yang merasa memiliki kebebasan individu dapat menggunakan sumber daya alam sesuai dengan keinginannya. Akibatnya, tingkat efisiensi tidak dianggap signifikan bagi keberlangsungan generasi mendatang.

Apa Perbedaan Sistem Ekonomi Campuran dan Pasar (2)

Apa Perbedaan Sistem Ekonomi Campuran dan Pasar

Apa perbedaan sistem ekonomi campuran dan pasar? Sistem ekonomi pasar yang dimana semua sistem ekonomi aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh pihak swasta.

Aktivitas ekonomi ditujukan untuk mendapatkan keuntungan, setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal, setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya.

Selanjutnya, apa perbedaan sistem ekonomi campuran yakni merupakan sistem ekonomi gabungan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi komando dimana adanya peranan antara pemerintah dan pihak swasta.

Peranan dari pihak pemerintah berupa menguasai sumber daya yang bersifat vital bagi masyarakat, sedangkan peranan dari pihak swasta selain dari kebutuhan vital. Hal ini dilakukan agar tidak terjadinya monopoli yang dilakukan oleh masyarakat yang dapat membawa keburukan bagi masyarakat lainnya.

Dengan demikian, yang paling membedakan antara kedua sistem ekonomi tersebut ada pada konteks peranan pemerintah dan kebebasan swasta.

Tanya Jawab Perbedaan Sistem Ekonomi Campuran dan Pasar

Berikut ini adalah tanya jawab apa perbedaan sistem ekonomi campuran dan pasar, yakni:

1. Apa Implikasi Dari Sistem Ekonomi Campuran?

Konsekuensinya adalah ketika pemerintah melakukan intervensi dalam proses pasar bebas, maka muncullah sistem ekonomi campuran. Intervensi pemerintah meliputi pendirian perusahaan milik negara, subsidi, pungutan, pembatasan, dan beberapa tarif.

2. Apa Perbedaan Ekonomi Pasar Dan Ekonomi Perencanaan?

Ekonomi terencana memberi pemerintah wewenang untuk mengelola variabel produksi dan alokasi produksi. Dalam ekonomi pasar, penawaran dan permintaan menentukan faktor-faktor produksi serta distribusi produk dan jasa.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan mengenai apa perbedaan sistem ekonomi campuran dan pasar yakni dilakukan agar tidak terjadi monopoli oleh masyarakat yang dapat membawa kerugian bagi masyarakat lain.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar apa perbedaan sistem ekonomi campuran dan pasar, pengertian, kelebihan dan kekurangan dari campuran dan pasar.

Related Articles

Back to top button