Cara Pengukuran Pertumbuhan Ekonomi Paling Mudah

Teknatekno.com – Sehabis membahas pengertian pertumbuhan ekonomi sekarang Teknatekno akan membahas cara pengukuran pertumbuhan ekonomi, Pertumbuhan ekonomi adalah negara menghasilkan lebih banyak dari tahun lalu.

Mungkin lebih baik teknologi diadopsi yang membuat pabrik lebih efisien contohnya, lebih sedikit listrik yang digunakan untuk memproduksi mobil atau orang-orang membuat pilihan yang lebih cerdas.

Seperti mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan melakukan lebih banyak pada pekerjaan mereka sehingga mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Nah untuk lebih jelasnya lagi kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Apa itu Pertumbuhan Ekonomi

Apa itu Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dapat digambarkan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka meningkatkan output suatu daerah dengan ukuran tertentu.

Produk domestik bruto (PDB) dan produk domestik regional bruto (PDRB) adalah pendekatan pengukuran yang paling sering digunakan.

Proses transformasi keadaan ekonomi suatu bangsa secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode waktu tertentu.

Dengan kata yang lebih sederhana, dapat didefinisikan sebagai peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat yang mengarah pada peningkatan atau pertambahan produksi barang dan jasa, yang berakibat pada peningkatan pendapatan nasional selama kurun waktu tertentu.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

Beberapa para ahli ekonomi sudah pernah menjelaskan pertumbuhan ekonomi dalam berbagai sumber, berikut diantaranya yang perlu kamu ketahui yakni:

1. Adam Smith

Menurut Adam Smith berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi adalah suatu perubahan tingkat ekonomi yang dialami suatu negara yang bergantung pada adanya perkembangan jumlah penduduk. Output suatu negara akan meningkat seiring dengan ekspansi populasinya.

2. Sadono Sukimo (1985)

Menurut Sadono Sukimo mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah suatu perubahan tingkat aktivitas ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahunnya.

Untuk menilai pertumbuhan ekonomi suatu negara, pendapatan nasional harus dibandingkan dari tahun ke tahun. Ini juga dikenal sebagai laju pertumbuhan ekonomi.

3. Budiono (1994)

Menurut Budiono menerangkan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses peningkatan hasil per kapita dalam jangka panjang yang terjadi ketika adanya peningkatan sumber yang berasal dari proses intern perekonomian itu sendiri dan memiliki sifat sementara.

Sejarah Pertumbuhan Ekonomi

Sejarah Pertumbuhan Ekonomi

Sebuah negara dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi akan naik pamornya. Singapura adalah tempatnya. Negara kecil ini, yang memperoleh kemerdekaan pada tahun 1965, sebelumnya dianggap sebagai negara berkembang? Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi.

Namun, negara kecil ini sekarang mampu membangun ekonominya dan menjadi salah satu negara maju di dunia. Tak perlu jauh-jauh, lihat saja Singapura. Negara kecil yang baru merdeka pada tahun 1965 ini, awalnya merupakan negara berkembang.

Dan makmur, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau setidaknya stabil, pembangunan infrastruktur yang tinggi, teknologi yang berkembang pesat, dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau stabil.

Suatu negara dikategorikan sebagai negara maju apabila memiliki pendapatan per kapita tinggi, indeks pembangunan manusianya tinggi, kualitas hidup rakyat terjamin.

Dan sejahtera, pembangunan infrastruktur tinggi, teknologi berkembang pesat, dan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau setidaknya stabil.

Berbeda dengan negara berkembang dan bahkan negara miskin. Pembangunan ekonomi di negara berkembang sering berubah-ubah atau tidak dapat diprediksi, naik turun. Sementara itu, pembangunan ekonomi di negara berkembang atau negara miskin jelas sederhana.

Pertumbuhan ekonomi yang berfluktuasi dan bahkan buruk menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat di negara berkembang dan negara miskin tidak merata dan rendah.

Indikator Pertumbuhan Ekonomi

Indikator Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan ekonomi menunjukkan keberhasilan suatu negara. Sementara keberhasilan pemerintahan suatu negara diukur dari kapasitasnya untuk meningkatkan pembangunan ekonomi negara tersebut.

Pembangunan ekonomi sangat penting untuk dikenali dan bahkan ditingkatkan karena merupakan ukuran prestasi pemerintah dan jajarannya dalam memberikan kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera bagi rakyatnya.

Oleh karena itu, setiap negara selalu berusaha untuk meningkatkan pembangunan ekonomi secara optimal atau bahkan maksimal. Berhasil tidaknya pencapaian pertumbuhan ekonomi suatu negara dicirikan dengan hal-hal berikut yang perlu kamu ketahui antara lain:

  1. Produktivitas meningkat.
  2. Laju pertumbuhan penduduk dan PDB per kapita keduanya tinggi.
  3. Laju perubahan struktural tinggi.
  4. Perpindahan penduduk dari desa ke kota menyebabkan lonjakan urbanisasi.
  5. Ekspansi negara maju.

Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi suatu negara menunjukan tingkat kesejahteraan rakyat yang tinggi pula. Lantas, apa yang menjadi ukuran atau indikator dari pertumbuhan ekonomi suatu negara? Bicara indikator, banyak faktor yang bisa dijadikan indikator pertumbuhan ekonomi, di antaranya:

1. Produk Domestik Bruto (PDB)

Pada prinsipnya, pertumbuhan ekonomi akan sangat dapat dipahami sebagai pertambahan pendapatan nasional atau pertambahan output atas barang dan jasa yang diproduksi selama satu tahun itu.

Dari sini jelas bahwa indikator pertumbuhan yang salah satunya ditunjukan oleh nilai PDB atau produk dosmetik bruto.

PDB akan mereprenstasikan pendapatan nasional rill yang dihitung dari keseluruhan output dari barang dan jasa yang diproduksi suatu negara.

Syarat bagi suatu negara dapat dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila nila PDB atau pendapatan nasional rill mengalami kenaikan periode sebelumnya.

2. Pendapatan Riil Perkapita

Pendapatan per kapita riil menggambarkan pendapatan masyarakat suatu negara. Jika seluruh pendapatan penduduk meningkat dari tahun ke tahun, perekonomian negara juga mengalami perkembangan yang baik.

3. Kesejahteraan penduduk

Indikator kesejahteraan penduduk ini sangat memiliki keterkaitan dengan pendapatan rill kapita. Semakin banyak barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara tentu harus ditunjang dengan distribusi yang sangat lancar.

Ketika distribusi komoditas dan jasa lancar, distribusi pendapatan per kapita sama di seluruh negara. Hal tersebut mengindikasikan adanya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat negara terbut.

4. Tingkat penyerapan tenaga kerja dan pengangguran

Jika lapangan kerja tersedia maka tingkatan penyerapan tenaga kerja sangat tinggi, saat itulah negara mengalami pertumbuhan ekonomi. Tingkat penyerapan tenaga kerja yang sangat tinggi berpengatuh pada berukurangnya angka pengangguran. Artinya yakni produktivitas sangat meningkat.

Cara Pengukutan Pertumbuhan Ekonomi

Cara Pengukuran Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi akan maju dan berkembang beserta rakyat yang sejahtera menjadi cita-cita seluruh negara di dunia. Untuk mewujudkan cita-cita itu, negara melalui pemerintah dan jajarannya sewaktu-waktu mengoptimalkan indikator-indikator yang mendorongkan pertumbuhan ekonomi

Meskipun banyak indikator yang bisa digunakan untuk cara pengukuran pertumbuhan ekonomi, namun kenyataannya pada pekerjan yang menjadi tolak ukur adalah PDB.

Sebagai pendapatan nasional, PDB dapat diukur dalam satuan rupiah berdasarkan konstan. Sementara itu ada cara pengukuran pertumbuhan ekonomi bukanlah dalm sutuan rupiah tetapi melainkan persentase.

Jika persentase itu pertumbuhan ekonomi yang diperoleh positif dan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, maka bisa saja perekonomian negara tumbuh dan berkembang.

Sebaliknya, apabila persentase pertumbuhan ekonomi menurun bahkan negatif, artinya perekonomian negara sedang mengalami kemunduran atau penurunan.

Pertumbuhan ekonomi yang negatif menunjukan bahwa pendapatan nasional rill yang diperoleh negara pada periode yang ditentukan lebih kecil atau rendah akan dibandingkan dengan periode yang lalu.

Bagaimana cara pengukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara? Pertumbuhan ekonomi dapat dihitung dengan menggunakan indikator PDB dengan menggunakan cara pengukuran seperti berikut ini:

R(t-1, t) = (PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

Keterangan:

R = Tingkat pertumbuhan ekonomi dalam satuan persentase (%)
PDBt = Produk Domestik Bruto (pendapatan nasional riil) pada tahun t
PDBt-1 = Produk Domestik Bruto (pendapatan nasional riil) pada tahun sebelumnya

Untuk cara pengukuran pertumbuhan ekonomi, pertama-tama kamu harus menentukan nilai PDB selama periode waktu tertentu.

Untuk contoh kasus. Diketahui data PDB selama lima tahun terakhir seperti ditunjukkan pada tabel berikut ini yang perlu kamu ketahui:

Tahun dan PDB (dalam miliaran rupiah)

  • 2013: Rp 8.262.000
  • 2014: Rp 8.692.500
  • 2015: Rp 9.177.300
  • 2016: Rp 9.643.200
  • 2017: Rp 10.729.500

Dari data yang ada di atas, hitunglah:

  1. Tingkat pertumbuhan ekonomi dari tahun 2013 hingga 2017
  2. Rata-rata pertumbuhan ekonomi selama periode 2013 – 2017

Penyelesaian:

1. Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dari Tahun 2014 – 2017

Tahun proses, penghitungan, tingkat pertumbuhan ekonomi yakni:

  1. 2014 (Rp 8.692.500 – Rp 8.262.000)/Rp 8.262.000} x 100%. 5,2%
  2. 2015 (Rp 9.177.300 – Rp 8.692.500)/Rp 8.692.500} x 100%. 5,6%
  3. 2016 (Rp 9.643.200 – Rp 9.177.300)/Rp 9.177.300 x 100%. 5,1%
  4. 2017(Rp 10.729.500 – Rp 9.643.200)/Rp 9.643.200} x 100%. 11,3%

2. Rata-Rata Pertumbuhan Ekonomi Selama Periode 2014 – 2017

Rata-rata = (5,2% + 5,6% + 5,1% + 11,3%)/4 = 6,8%

Besarnya pertumbuhan ekonomi yang tumbuh dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa pemerintah negara bagian berhasil meningkatkan dan memeratakan kesejahteraan rakyat di seluruh negeri.

Tanya Jawab Pertumbuhan Ekonomi

Berikut ini adalah tanya jawab cara pengukuran seputar pertumbuhan ekonomi, yaitu:

1. Mengapa Penghitungan Pertumbuhan Ekonomi Tidak Dapat Dilakukan Setiap Saat?

Pertumbuhan ekonomi tidak dapat dihitung atau diukur setiap saat karena pengumpulan data PDB sangat kompleks. Perhitungan PDB sering kali dilakukan setiap triwulan dan tahunan untuk satu waktu.

2. Apa Saja Ukuran Pertumbuhan Ekonomi?

Sementara itu, ukuran lain dari pertumbuhan ekonomi termasuk kenaikan pendapatan nasional, pendapatan per kapita, jumlah pekerja yang lebih tinggi daripada pengangguran, dan penurunan tingkat kemiskinan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai cara pengukuran pertumbuhan ekonomi yakni untuk menghitung laju pertumbuhan ekonomi, pertama-tama kamu harus menentukan nilai PDB selama periode waktu tertentu. Sekian dan semoga bermanfaat!

Related Articles

Back to top button