Apa itu Logo: Tujuan Membuat Logo dan Bedanya dengan Merek

Teknatekno.com – Apa itu logo dan apa saja tujuan dalam membuat sebuah logo akan Teknatekno bahas dalam artikel ini. Sebuah logo mungkin merupakan interaksi pertama yang seorang pelanggan alami dengan sebuah bisnis.

Hal ini menjadi sebuah kesempatan untuk membuat kesan pertama yang kuat untuk mengekspresikan tujuan bisnis tersebut secara visual.

Apa itu Logo?

Logo adalah simbol yang memungkinkan kita untuk mengidentifikasi merek yang terdiri dari teks dan/atau gambar. Landasan identitas merek adalah logonya. Dengan kata lain, logo adalah representasi visual yang digunakan oleh perusahaan, organisasi, kelompok, atau individu untuk menyatakan identitas mereka.

Hal ini akan membantu masyarakat umum untuk memahami apa yang mereka lakukan, siapa mereka, dan nilai apa yang mereka hargai. Ini adalah tanggung jawab yang besar untuk sebuah lambang kecil.

Membuat logo memerlukan representasi visual yang secara akurat mencerminkan sebuah bisnis. Umumnya, logo terdiri dari simbol atau brand mark dan logotype, dan bisa juga disertai dengan tagline.

Proses membangun merek sangat bergantung pada logo. Kualitas logo bisa mempengaruhi penjualan bisnis. Oleh karena itu, sebuah logo harus terlihat positif. Logo yang baik adalah logo yang bisa dengan mudah dan cepat diingat dan membedakan suatu merek dari merek perusahaan lain.

Sebuah bisnis bisa menggunakan logo untuk mewakili kepemilikan, kualitas dan nilai merek mereka. Logo digunakan secara luas di berbagai media, termasuk pada produk, kartu nama, website, media sosial, email resmi dan masih banyak lagi.

Apa Tujuan Membuat Logo?

Jika kamu yakin bahwa kualitas logo bukanlah hal yang penting untuk pengembangan dan popularitas sebuah merek, maka inilah saatnya untuk mengubah pemikiran tersebut. Memang benar bahwa konsumen berfokus pada kualitas produk, tapi logo adalah hal pertama yang akan menangkap perhatian calon pelanggan.

Jika logo suatu bisnis sulit untuk diingat dan mirip dengan perusahaan lain, penjualan bisnis tersebut bisa turun drastis walaupun sudah menawarkan produk yang berkualitas. Oleh karena itu, logo yang baik perlu menjadi titik awal sebuah bisnis. Poin-poin berikut menunjukkan pentingnya fungsi logo bisnis:

Logo Membuat Bisnis Menonjol dari Pesaing

Tujuan paling mendasar dari sebuah logo adalah untuk memberikan bisnis sebuah keunikan yang bisa membedakan diri mereka dari bisnis lain. Apalagi jika bisnis menghadapi persaingan yang ketat.

Sebelum sebuah bisnis mendesain logo, sebuah bisnis harus melakukan penelitian pasar untuk mengetahui seperti apa kompetitor mereka dan bagaimana posisi mereka, sehingga bisnis tersebut bisa memposisikan diri di pangsa pasar yang mereka ingin kuasai.

Walaupun begitu, sebuah logo yang menonjol karena terlalu aneh juga bisa menjadi masalah bagi bisnis tersebut.

Logo Mengidentifikasi Informasi Penting Tentang Sebuah Bisnis

Sebuah logo yang baik memberitahu pelanggan mengenai beberapa informasi penting tentang sebuah bisnis hanya dengan melihat. Logo bisa mengkomunikasikan bidang industri di mana bisnis tersebut bergerak, layanan yang mereka berikan, demografi target, dan nilai yang mereka anut.

Misalnya, sebuah bisnis mungkin menggunakan gambar sirkuit pada logo mereka untuk menunjukkan bahwa mereka bergerak di industri IT.

Atau mereka mungkin menggunakan warna hijau untuk mengkomunikasikan bahwa mereka berkomitmen untuk menjadi ramah lingkungan. Atau mereka mungkin menggunakan font tertentu untuk menonjolkan kemewahan brand mereka.

Logo Membangun Pengenalan Merek

Logo harus bisa membuat efek visual yang memberi tahu masyarakat luas bahwa bisnis itu ada dan nyata. Dengan kata lain, sebuah logo bisa menciptakan visual yang berhubungan kuat dengan bisnis tersebut. Hubungan ini membantu para pelanggan untuk mengingat merek mereka.

Merek terkenal seperti Nike atau McDonalds yang memiliki logo di mana-mana bisa langsung diidentifikasi dengan mudah meskipun tidak menggunakan nama brand mereka.

Logo Meningkatkan Loyalitas Merek

Ketika sebuah bisnis menawarkan produk yang berkualitas kepada pelanggan, pelanggan tersebut tentu akan terbujuk untuk melakukan transaksi kembali. Dan, dengan bantuan logo keren, bisnis tersebut akan membangun daftar pelanggan setia. Hal ini akan membantu bisnis tersebut untuk mengembangkan operasi mereka.

Tips Membuat Logo yang Menarik

Nah, setelah membaca uraian di atas tentang apa itu logo dan tujuan pembuatannya, apakah kamu tertarik membuat logo untuk bisnis sendiri? Simak beberapa tips berikut ini:

  • Sederhana

Sebuah logo harus bisa diinterpretasikan dengan mudah supaya cepat terkoneksi dengan audiens mereka. Membuat sebuah logo yang sederhana adalah hal yang penting dengan tujuan logo tersebut dan bisa diimplementasikan dengan mudah di berbagai platform dalam ukuran apa pun. Maka dari itu, perlu juga memperhatikan jenis logo yang cocok untuk bisnis kamu.

  • Trademark atau Merek Dagang

Tidak seperti perusahaan besar, sebagian besar bisnis kecil tidak memiliki merek dagang selama mereka berdiri. Dalam kebanyakan kasus, hal ini karena kurangnya sumber daya, seperti uang untuk pendaftaran hak cipta atau anggaran pemasaran yang besar untuk mempublikasikan merek mereka.

Jadi, sebagai alternatif yang jauh lebih murah, logo perlu mengkomunikasikan dengan jelas siapa dan apa yang bisnis tersebut pada pelanggan dalam sekejap.

  • Komponen

Segala sesuatu mulai dari ide pertama hingga produk akhir harus diperhitungkan saat membuat logo. Namun, yang paling krusial menurut kami adalah tiga faktor berikut, yaitu tipografi yang bagus, warna yang sederhana, dan elemen visual yang kuat.

Perbedaan Antara Logo dan Merek

Satu hal umum yang mungkin membingungkan untuk kamu adalah memahami perbedaan antara logo dan merek. Walaupun terlihat rumit, perbedaan kedua hal ini cukup sederhana, yaitu merek adalah kumpulan persepsi yang dimiliki oleh masyarakat tentang sebuah bisnis.

Dengan kata lain, merek adalah gambaran besar yang diciptakan oleh bisnis tersebut untuk masyarakat. Hal ini bisa dilakukan dengan banyak strategi, seperti iklan, promosi, customer service, dan tentunya logo.

Jadi, logo sebenarnya adalah bagian dari merek sebuah bisnis dan bukan sebaliknya. Misalnya, logo Apple yang ikonik dan mudah dikenali bukanlah satu-satunya hal yang menciptakan identitas merek mereka yang elegan, mudah digunakan, dan ramah pelanggan.

Kualitas tersebut diekspresikan melalui pilihan desain mereka dalam iklan, website dan tata letak toko. Logo tersebut hanya merepresentasikan asosiasi visual hal-hal tersebut.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan Teknatekno mengenai tujuan membuat logo yang perlu Teknozen pahami. Pada intinya, sebuah logo adalah salah satu properti berharga sebuah bisnis yang memiliki peran integral sebagai bagian dari identitas merek mereka.

Back to top button