Pengertian Deposito, Jenis dan Keuntungannya

Teknatekno.com – Apakah Teknozen pernah berpikir tentang apa itu deposito? Singkatnya, pengertian deposito secara umum adalah dana yang disimpan di bank yang penarikannya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Tentu saja, baik deposan maupun bank telah memilih jangka waktu. Jatuh tempo biasanya 1, 3, 6, atau 12 bulan. Nah bagi Teknozen yang ingin belajar tentang deposito lebih dalam. Kamu bisa simak artikel dibawah ini.

Memahami Pengertian Deposito

Memahami Pengertian Deposito

Pengertian deposito adalah kendaraan keuangan yang disediakan oleh bank yang memberikan tingkat bunga yang lebih besar daripada tabungan biasa. Deposito berjangka menurut OJK adalah simpanan yang dapat disalurkan pada waktu tertentu sesuai dengan ketentuan bank.

Dalam situasi ini, konsumen menyimpan uang dalam rupiah atau mata uang asing ke bank dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu berakhir, konsumen dapat menarik uang.

Deposito sering digunakan untuk menyimpan uang untuk jangka waktu tertentu. Nasabah dapat memperoleh jaminan bahwa investasi mereka tidak akan kehilangan nilai, serta bunga yang cukup stabil. Akibatnya, alat investasi ini umumnya aman dan dapat diandalkan.

Tingkat suku bunga tersebut juga lebih tinggi daripada tabungan biasa, tetapi seorang nasabah hanya bisa mencairkan dana pada waktu yang telah tertera di kesepakatan awal. Pada titik tertentu, bank akan mengirimkan bunga kepada klien.

Pembayaran bunga dapat dilakukan setiap bulan atau pada saat jatuh tempo dengan jumlah yang ditentukan tergantung pada persyaratan masing-masing bank. Jika konsumen menarik deposit sebelum batas waktu, ia dikenakan biaya serta bahaya tambahan.

Pengertian Deposito Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti deposito, maka kamu dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Menurut Thomas Suyatno

Deposito menurut Thomas Suyatno, pengertian deposito adalah tabungan di Bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank yang bersangkutan.

2. Menurut Lukman Dendawijaya

Deposito menurut Lukman Dendawijaya, pengertian deposito adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang sistem penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian antara pihak ketiga dengan bank yang bersangkutan.

3. Menurut Muhammad Hassanudin dan Habib Nazir

Deposito menurut Muhammad Hassanudin dan Habib Nazir, pengertian deposito adalah simpanan berjangka dari pihak ketiga pada bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan sesuai perjanjian antara pihak ketiga dan pihak Bank.

4. Menurut UU Perbankan

Menurut Undang-Undang Perbankan No. 10 Tahun 1998 pasal 1, pengertian deposito adalah tabungan yang penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah dengan Bank.

Fungsi Deposito

Fungsi Deposito

Fungsi dari deposito mempunyai dua fungsi yang perlu kamu ketahui:

1. Intern

Fungsi internal merupakan fungsi strategis yang membantu operasional bank dengan fokus pada bank itu sendiri. Karena memiliki batasan waktu, simpanan jenis ini merupakan salah satu sumber permodalan bank yang paling umum.

Deposito berjangka bagi bank ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan permodalan bank sekaligus membantu menjaga posisi likuiditas bank.

Kebutuhan modal kerja bank harus selalu dipenuhi sehubungan dengan salah satu tugas pokoknya, yaitu sebagai organisasi yang menyalurkan uang dari masyarakat dalam bentuk perkreditan atau sebagai lembaga perkreditan.

2. Eksternal

Fungsi eksternal ini terkait dengan fungsi-fungsi yang berada di luar perusahaan bank, terutama sebagai lembaga jasa yang memungkinkan terjadinya aliran pembayaran uang.

Dalam rangka memenuhi tujuan pembangunan nasional, lembaga keuangan diharapkan dapat berperan dalam mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional menuju perluasan pembangunan ekonomi nasional maupun internasional yang selalu maju pesat dan diikuti dengan hambatan yang lebih besar.

Deposito ini merupakan sarana untuk menghasilkan uang dalam jumlah yang signifikan, oleh karena itu pemerintah mengharapkan upaya masyarakat untuk menginvestasikan lebih banyak uang melalui deposito untuk mempromosikan pembangunan, yang selalu membutuhkan uang dalam jumlah besar.

Jenis-Jenis Deposito

Terdapat tiga jenis deposito, yakni Deposito Berjangka, Sertifikat Deposito dan Deposito On-Call.

1. Berjangka

Deposito berjangka adalah sejenis deposito berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu. Individu atau organisasi mungkin memiliki deposito berjangka yang dibuat atas nama mereka.

Uang yang disimpan hanya dapat ditarik ketika pihak yang disebutkan dalam tagihan jatuh tempo. Ini adalah jenis simpanan yang sudah dikenal oleh masyarakat umum.

2. Sertifikat

Ini adalah simpanan yang telah diterbitkan dalam bentuk sertifikat. Karena sertifikat tidak terkait dengan orang atau organisasi tertentu, sertifikat tersebut dapat dipindahtangankan dan sangat mungkin untuk ditukar.

3. On Call

Deposit on call adalah deposito berjangka dengan jangka waktu penyimpanan yang relatif terbatas, biasanya kurang dari satu bulan. Deposit ini hanya tersedia untuk jumlah yang signifikan.

Ciri-Ciri Deposito

Ciri-Ciri Deposito

Adapun ciri-ciri deposito yang perlu kamu ketahui sebagai berikut:

1. Setoran Minimal

Demikian pula, jika kamu ingin membuat rekening bank, kamu harus melakukan setoran awal minimum ke bank. Jumlah setoran pertama ini bervariasi tergantung pada bank. Namun, setoran awal minimum untuk deposito biasanya sekitar Rp 5 juta.

2. Jangka Waktu Simpanan

Tabungan deposito sebagaimana disebutkan pada paragraf pertama memiliki jangka waktu deposito 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan. Ini berarti bahwa konsumen tidak dapat menarik uang tunai mereka setiap saat dan harus mematuhi jangka waktu setoran yang telah disepakati dengan bank.

3. Aturan Pencairan Dana

Masih terkait dengan poin 2, tidak seperti tabungan biasa, uang klien tidak dapat ditarik setiap saat. Jadi, jika klien memilih waktu deposit 24 bulan, konsumen harus menunggu 24 bulan untuk menarik depositnya. Jika konsumen menarik uang terlalu cepat, ia mungkin didenda dengan biaya penalti.

4. Bunga Deposito

Pada umumnya bunga deposito relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Deposito dianggap sebagai item investasi karena konsumen dapat memperoleh keuntungan dari bunga. Dalam menetapkan suku bunga simpanan, bank harus mengikuti aturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

5. Risiko Rendah

Deposito rendah adalah deposito dan investasi berisiko rendah karena diasuransikan oleh LPS dalam keadaan tertentu.

6. Biaya Administrasi dan Pajak

Karena deposito dikenakan pajak, pendapatan dari bunga deposito akan dipotong untuk tujuan pajak. Selain itu, konsumen harus membayar biaya administrasi. Pelanggan, secara keseluruhan, mendapatkan keuntungan dari simpanan ini.

7. Deposito Dapat Dijaminkan

Deposito dapat digunakan sebagai jaminan saat memberikan pinjaman ke bank. Namun, hanya sedikit bank yang bersedia mengambil simpanan sebagai jaminan.

Keuntungan

Keuntungan Deposito

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari deposito, berikut di antaranya yang perlu kamu ketahui:

1. Memperoleh Bunga Cukup Besar

Keuntungan pertama menggunakan deposito berjangka adalah kamu akan menerima bunga yang jauh lebih besar daripada deposito biasa.

Tergantung pada pengaturan di awal, bank biasanya akan menghitung tingkat bunga atas uang yang kamu setorkan secara mingguan atau tahunan.

2. Keamanan Yang Terjamin

Kamu akan menghemat uang di bank dengan membuat rekening deposito. Saat kamu menyetor uang ke bank, keamanan dana kamu terjamin. Menyimpan uang di rumah tidak seaman di bank.

3. Investasi Menguntungkan

Deposito adalah investasi yang bijaksana. Karena kamu tidak khawatir kehilangan. Karena lembaga penjamin simpanan menjamin semua kerugian.

Bunga deposito kamu kemudian dapat dibayarkan secara tunai setelah jangka waktu tertentu. Bunga dapat ditransfer atau disetorkan ke rekening kamu serta dibayarkan secara tunai.

Jika kamu ingin menginvestasikan kembali, maka bisa menggunakan sistem Automatic Roll Over. Apabila dihitung bunganya akan bertambah besar, pasalnya memungkinkan bunganya menjadi majemuk.

Kerugian Deposito

Berikut beberapa kerugian dari penggunaan deposito, diantaranya:

1. Keuntungan Kecil

Meskipun telah memperoleh bunga yang cukup besar dari bank. Akan tetapi deposito masih mempunyai keuntungan yang lebih kecil bila dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

Pendapatan deposit seringkali tidak cukup untuk menutupi biaya deposit. Pajak dan biaya administrasi lainnya belum dipotong.

2. Ikut Terkena Inflasi

Seperti yang kamu ketahui, inflasi terjadi setiap tahun. Akibatnya, nilai uang yang disetorkan akan turun. Sebab, harga kebutuhan pokok meningkat. Ini adalah salah satu kelemahan melakukan deposit.

3. Dikenai Biaya Pajak

Deposito juga masuk ke dalam PPH atau pajak penghasilan. Akibatnya, kamu harus membayar pajak setiap tahun. Biaya PPH ini sebesar 20 persen. Ketika kamu memperoleh bunga tidak begitu besar maka hasilnya dari bunganya sedikit karena akan dipotong untuk membayar pajak.

Tanya Jawab Tentang Deposito

Berikut ini adalah tanya jawab seputar deposito, yaitu:

1. Bagaimana Cara Main Deposito?

  1. Durasi deposito kamu harus ditentukan oleh tujuan keuangan kamu.
  2. Setor dana dalam berbagai tenor.
  3. Jumlah uang yang ingin kamu investasikan.
  4. Ikuti panduan pembayaran deposito.
  5. Pilih suku bunga deposito yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

2. Berapa Lama Proses Pencairan Deposito?

Jangka waktu jatuh tempo, atau jangka waktu untuk distribusi uang deposito, umumnya berkisar antara satu bulan hingga tiga tahun sejak rekening bank dibuka.

3. Berapa Minimal Uang Yang Bisa Di Deposito?

Jumlah setoran minimum untuk deposito berjangka juga bervariasi. Namun, investasi awal minimum yang biasa adalah sekitar Rp8 juta.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian deposito hingga keuntungan dan kerugian deposito . Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa.

Pengertian Deposito adalah kendaraan keuangan yang disediakan oleh bank yang memberikan tingkat bunga yang lebih besar daripada tabungan biasa.

Related Articles

Back to top button