Apa itu Riset Pasar? Tujuan, Jenis dan Caranya

Teknatekno.com – Apa itu riset pasar? Market research atau riset pasar adalah kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Bagi kamu yang berkecimpung di dunia bisnis, riset pasar penting dilakukan sebab berkaitan dengan strategi pemasaran produk. Cara melakukannya pun harus sistematis dan tidak boleh sembarangan.

Kamu tentu ingin barang atau jasa yang kamu tawarkan mendapat apresiasi positif dari masyarakat, bukan? Artikel ini akan membantu kamu lebih memahami apa itu riset pasar dan cara kerjanya.

Apa itu Riset Pasar?

Dalam arti luas, riset pasar adalah proses menganalisis kelayakan pemasaran suatu produk atau layanan baru. Kegiatan riset ini dilakukan dengan cara sistematis, mulai dari perumusan masalah, tujuan, pengumpulan dan pengolahan data, evaluasi, hingga menjadi laporan hasil analisis pemasaran.

Adapun berikut yang merupakan tujuan riset pasar adalah guna memahami kondisi pemasaran pada produk atau layanan terkait serta melihat peluang di lapangan.

Dengan begitu, pihak manajemen bisa memanfaatkan informasi tersebut untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pemasaran yang tepat bagi perusahaan. Sementara, ruang lingkup dari riset pasar adalah sebagai berikut.

  1. Harga jual, yaitu untuk mengukur peluang dan daya beli konsumen
  2. Produk, mulai dari kegunaan, nilai, rupa produk hingga tingkat kegunaan produk.
  3. Alat pemasaran, yaitu guna menilai efektivitas alat yang digunakan dalam pemasaran.
  4. Distribusi, yaitu untuk melihat efektivitas distribusi produk terhadap konsumen.
  5. Konsumen, yaitu guna menganalisis perilaku serta kebutuhan konsumen.

Fungsi Riset Pasar

Pada dasarnya, prosedur riset pasar merupakan hal yang penting dalam pertumbuhan perusahaan. Fungsi utama riset pasar meliputi:

1. Evaluating

Evaluasi merupakan salah satu peran dan tujuan dari riset pasar. Memang benar bahwa kegiatan ini bisa berguna untuk melakukan penilaian terhadap program-program ataupun strategi pemasaran yang telah dilakukan sebelumnya.

Fungsi ini juga termasuk ketika perusahaan ingin mengadakan evaluasi terkait brand positioning dengan produk pesaing. Sehingga, pihak marketing researcher pun dapat melakukan pemecahan masalah dan membuat keputusan yang lebih baik.

2. Understanding

Riset pasar juga berfungsi sebagai understanding. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu ruang lingkup dari riset pasar adalah mengenali konsumen. Dalam hal ini, perusahaan berfokus untuk memahami atau mempelajari secara spesifik preferensi pelanggan.

Hal ini karena perilaku maupun kebutuhan konsumen merupakan indikator penting bagi keberlangsungan bisnis. Sehingga, perusahaan perlu menyesuaikan jenis produk atau layanan berdasarkan permintaan (demand) di pasar.

3. Predicting

Prediksi adalah langkah selanjutnya dalam proses riset pasar. Mengingat keadaan lapangan yang cukup dinamis dan tidak diketahui, perusahaan memerlukan prakiraan untuk merencanakan berbagai skenario. Riset pemasaran, di sisi lain, sering menjadi komponen kunci dalam merumuskan strategi dan rencana perusahaan.

4. Controlling

Fungsi terakhir dari proses riset pasar adalah controlling atau pemantauan. Dengan dilakukannya evaluasi pemasaran, perusahaan dapat melihat dan meninjau setiap prosedur pelaksanaan bisnis yang sedang berlangsung.

Hal ini juga meliputi pengawasan terhadap operasional, tren, demografi, hingga efektivitas penggunaan marketing tools.

Jenis Riset Pasar

Tujuan riset pasar adalah untuk membantu perusahaan menarik kesimpulan atas data dan informasi yang diperoleh dari konsumen. Namun, agar bisa memperoleh manfaat tersebut, tentu ada cara-caranya tersendiri berdasarkan metode risetnya. Adapun jenis-jenis riset pasar adalah sebagai berikut.

1. Riset Pasar Primer

Riset pasar primer adalah prosedur analisis yang melibatkan konsumen akhir (objek riset) atau pihak ketiga sebagai sumber data. Artinya, informasi langsung berasal dari konsumen produk. Data kualitatif (non-numerik) dan kuantitatif (statistik atau numerik) keduanya termasuk dalam kumpulan data.

Beberapa teknik pengumpulan data yang sering digunakan dalam riset pasar primer adalah:

Focus Group

Focus Group adalah pendekatan penelitian kualitatif. Dalam kebanyakan kasus, kelompok fokus terdiri dari enam sampai sepuluh orang yang berpartisipasi dalam survei online.

Wawancara

Penelitian primer juga bisa dilakukan secara individu dengan mewawancarai responden satu per satu. Dalam situasi ini, ada serangkaian pertanyaan yang ditujukan kepada informan untuk memperoleh data atau informasi.

Penelitian Etnografi

Ini adalah pendekatan analitis yang menuntut peneliti untuk langsung masuk ke lingkungan alam responden dan beradaptasi. Umumnya, penelitian etnografi berlangsung selama berhari-hari atau bahkan bertahun-tahun.

Kuesioner

Sebagian besar organisasi mengumpulkan data terstruktur dari konsumen menggunakan kuesioner sebagai alat penelitian utama mereka. Juga, polling online telah dibuat menggunakan teknik ini. Bisnis mendapat manfaat dari pendekatan ini karena mempermudah pengumpulan data dan informasi dengan cara yang metodis dan praktis.

2. Riset Pasar Sekunder

Metode pengumpulan informasi kedua adalah riset pasar sekunder, yang memanfaatkan data dan informasi yang sudah dikumpulkan, seperti dari media atau lembaga pendidikan atau pemerintah. Sumber penelitian sekunder mencakup hal-hal seperti jurnal, buku, artikel, surat kabar, dan halaman perusahaan bisnis, untuk beberapa nama.

Tips Melakukan Riset Pasar

Proses riset pasar adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan begitu saja. Untuk memberikan data atau informasi yang akurat, kamu harus memperhatikan sejumlah faktor yang berkaitan dengan subjek penelitian kamu. Nah, berikut adalah beberapa saran untuk melakukan riset pemasaran.

1. Tentukan Rumusan Penelitian

Tips pertama dalam melaksanakan riset pasar adalah merumuskan masalah penelitian, mulai dari tujuan, inti permasalahan, dan semacamnya. Ini bertujuan agar riset dapat dilakukan secara terstruktur. Jangan sampai kamu malah tidak tahu latar belakang penelitian yang dilaksanakan.

2. Pelajari Target Konsumen

Jarang diketahui, mengenal dan mempelajari karakter pelanggan merupakan salah satu hal penting dalam riset pasar. Konsumen adalah indikator utama yang menentukan arah strategi pemasaran suatu perusahaan.

Pada tahap ini, kamu bisa menggunakan metode observasi atau jenis riset primer untuk mengumpulkan data dan informasi.

3. Mengenali Target Pasar

Dengan mempelajari karakter pelanggan, kamu jadi dapat mengetahui konsumen mana saja yang menjadi target pasar perusahaan. Sehingga, strategi pemasaran pun bisa berfokus terhadap sasaran tertentu saja.

4. Belajar dari Kompetitor

Tips ini bertujuan untuk memungkinkan kamu membuka perspektif baru dan mengetahui banyak hal bermanfaat bagi perusahaan. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui evaluasi atau perbaikan apa yang seharusnya dilakukan pada strategi pemasaran bisnis ke depannya.

5. Buat Konsumen Terbuka

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsumen merupakan hal paling berharga dalam riset pasar. Cobalah buat konsumen kamu terbuka dan selalu memberikan feedback pada perusahaan, seperti kritik, saran, ataupun pendapatnya mengenai produk hingga pelayanan.

Hal ini akan menjadi faktor penting untuk dipertimbangkan ketika menilai operasi perusahaan di masa depan. Pelanggan yang bersedia berpartisipasi dalam survei atau memberikan umpan balik mungkin tertarik untuk melakukannya dengan berbagai insentif yang menarik.

Kesimpulan

Demikian pengertian riset pasar beserta fungsi, jenis, dan tips melakukannya. Riset pasar adalah salah satu cara efektif untuk mengenali pelanggan, kompetitor, dan pasar kamu. Dengan begitu, perusahaan atau bisnis kecil bisa membuat keputusan yang tepat.

Pencarian Populer

Tahapan Riset Pasar - Riset Pasar Bertujuan Untuk Mengetahui - Riset Pasar Bertujuan Untuk - Riset Pasar Adalah - Pertanyaan Riset Pemasaran- Penelitian Pasar Adalah - Penelitian Pasar - Laporan Riset Pemasaran - Cara Riset Pasar Online - Cara Riset Pasar -

Related Articles

Back to top button