Profesi Colorist Adalah: Pengertian, Tugas dan Skill yang Dibutuhkan

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Tahukah kamu kalau selain komikus ternyata profesi Colorist menjadi bagian penting dalam industri komik lho!.

Jenis profesi ini mungkin masih agak asing di Tanah Air. Namun, beberapa Colorist Indonesia telah mencapai kesuksesan dan bekerja untuk penerbit buku komik yang sukses seperti atau DC Comics.

Jadi, apa sih profesi Colorist itu? Skill dan kemampuan apa yang harus dimiliki seorang Colorist? Serta apa saja tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Colorist? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Mengenal Profesi Colorist

Profesi Colorist adalah seseorang yang memberikan pewarnaan pada komik. Dalam mengerjakan sebuah komik, tidak akan bisa hanya dilakukan oleh satu orang saja.

Biasanya ada seorang komikus yang bertugas untuk menggambar karakter, penulis cerita yang membuat alur cerita dalam komik, serta seorang Colorist.

Jadi, seorang Colorist tidak akan ikut campur dalam pembuatan karakter komik atau pengembangan alur cerita. Mereka hanya memiliki tugas utama untuk menambahkan warna pada komik sehingga bisa membuat cerita lebih hidup dan menarik.

Mengenal Profesi Colorist

Tugas dan Tangung Jawab Profesi Colorist

Profesi Colorist memiliki tugas utama untuk mewarnai komik. Dalam metode pewarnaan ini, seorang Colorist akan menentukan pasokan warna dasar yang sesuai untuk diterapkan sesuai dengan plot komik.

Kemudian, mereka akan menambahkan pencahayaan dan bayangan untuk membuat karakter dan latar dalam komik melompat keluar dan menjadi hidup.

Sebelum memulai proses pewarnaan, tentunya seorang Colorist harus memahami plot terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah konflik antara emosi karakter, yang akan merusak plot.

Profesi Colorist sering dilakukan berdasarkan kontrak. Karena itulah cukup banyak colorist dari Indonesia yang bisa mengerjakan proyek dari perusahaan komik ternama seperti Marvel dan DC Comics.

Dilansir dari The Beat Comics Culture, seorang Colorist bernama Val Staples menyatakan bahwa jam kerja profesi ini sangat menuntut.

Seorang Colorist yang telah mengerjakan komik Hulk, Deadpool, dan New Mutants sering menghabiskan 16 hingga 20 jam sehari selama tujuh hari untuk menyelesaikan proyek buku komik yang ditugaskan untuk mereka kerjakan.

Skill yang Harus Dimiliki Seorang Colorist

Berikut ini beberapa skill atau kemampuan yang harus kamu miliki jika ingin berprofesi sebagai seorang Colorist:

1. Punya Pengetahuan Tentang Warna

Sebagai catatan Liveabout, seorang Colorist harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang warna. Nada komik sangat dipengaruhi oleh skema warna. Oleh karena itu, seorang Colorist harus mengetahui warna apa yang tepat untuk menggambarkan cerita tersebut.

2. Menguasai Teknologi

Saat ini, Colorist biasa mencari nafkah dengan menggunakan perangkat lunak komputer untuk menjalankan profesinya. Akibatnya, penguasaan baik kemampuan kreatif maupun keahlian teknologi harus diperhitungkan.

Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator adalah dua alat paling populer untuk Colorist. Namun, bisa dibayangkan ada berbagai aplikasi lain yang juga perlu dipelajari untuk membantu pekerjaan. Jadi, kamu juga harus terus diperbarui dengan peningkatan perangkat lunak untuk desain terbaru.

3. Kreatif dan Tepat Waktu

Tugas khusus ini, seperti yang dikatakan sebelumnya, selalu tunduk pada tenggat waktu. Karena mewarnai adalah langkah terakhir sebelum komik tersedia untuk umum, penting untuk melakukannya dengan benar.

Akibatnya, keahlian utama seorang Colorist adalah kecepatan. Mereka harus dapat dengan cepat menangkap plot komik dan membuat pilihan warna yang tepat untuk membuat cerita menjadi hidup.

Selain itu, untuk memenuhi tenggat waktu, proses pewarnaan harus diselesaikan secepat dan seefektif mungkin. Itulah sebabnya seorang Colorist harus mampu membayangkan secara imajinatif, bekerja dengan cepat, namun tetap mempertahankan kualitas karyanya.

4. Networking

Jika kamu tidak memiliki jaringan yang kuat, akan sulit bagi Colorist untuk mendapatkan pekerjaan dari pelanggan, bahkan jika kamu memiliki staf yang terampil.

Chron menegaskan bahwa membangun jaringan kontak sangat penting untuk meluncurkan karier sebagai Colorist. Setiap awal pasti tidak sederhana, begitu juga memulai profesi sebagai Colorist.

Oleh karena itu, untuk membuat penerbit kagum, kembangkan portofolio yang sangat menarik. Sebisa mungkin, pertahankan nama baik kamu saat mengerjakan proyek baru.

Misalnya dengan menawarkan hasil kerja yang maksimal dan konsisten dengan tenggat waktu. Pelanggan akan tetap setia kepada kamu selama kamu menjaga citra publik yang positif.

Kesimpulan

Profesi Colorist memiliki tugas utama untuk mewarnai komik. Seorang Colorist akan memutuskan pasokan warna dasar yang sesuai untuk diterapkan sesuai dengan plot komik. Mereka akan menambahkan pencahayaan dan bayangan untuk membuat karakter dan latar dalam komik melompat keluar dan menjadi hidup.

Ada Colorist dari Indonesia yang bisa mengerjakan project dari perusahaan komik ternama seperti Marvel dan DC Comics. Mewarnai adalah langkah terakhir sebelum komik tersedia untuk umum, penting untuk melakukannya dengan benar.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button