Pengertian Laporan Keuangan, Fungsi dan Cara Membuat

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Pernahkah kamu mendengar apa itu laporan keuangan (financial statement)? Berikut penjelasan mulai dari pengertian laporan keuangan, fungsi, jenis-jenis, manfaat, serta cara membuat laporan keuangan yang perlu kamu ketahui.

Secara umum pengertian laporan keuangan adalah memberikan gambaran kondisi keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu atau jangka waktu tertentu melalui proses akuntansi, meliputi laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan posisi modal.

Laporan keuangan digunakan untuk memberikan informasi keuangan tentang operasi perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi atau kegiatan tersebut.

Memahami Pengertian Laporan Keuangan

Memahami Pengertian Laporan Keuangan

Pengertian laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tersebut pada satu periode akuntansi dan merupakan gambaran umum mengenai kinerja suatu perusahaan.

Sudut pandang lain berpendapat bahwa laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi perusahaan selama periode waktu tertentu.

Dengan informasi yang terkandung di dalamnya hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan dengan tujuan membantu perusahaan dalam membuat keputusan atau kebijakan yang tepat.

Proses penyusunan financial statement menggunakan berbagai sumber data, mulai dari faktur, bon, nota kredit, laporan, bank dan lain sebagainya. Semua data asli transaksi keuangan tersebut digunakan untuk mengisi buku perkiraan dan sebagai bukti keabsahan transaksi.

Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu laporan keuangan, menurut pendapat para ahli sebagai berikut ini:

1. Laporan Keuangan Menurut Kasmir

Menurut Kasmir (2013:7), financial statement adalah suatu laporang yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan saat ini atau periode berikutnya.

2. Laporan Keuangan Menurut Munawir Sjadzali

Menurut Munawir Sjadzali (2010:5), pengertian laporan keuangan adalah proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan.

3. Laporan Keuangan Menurut M. Sadeli

Menurut M. Sadeli (2002:2), pengertian laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntasi dan informasi histories yang di dalamnya terdapat proses identifikasi, pengukuran, dan laporan informasi ekonomi sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang tepat.

4. Laporan Keuangan Menurut Sofyan S. Harahap

Menurut Sofyan S. Harahap (2006:105), pengertian laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada jangka waktu tertentu.

5. Laporan Keuangan Menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

Menurut SAK, laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap, meliputi; neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan (arus kas, atau arus dana, catatan, dan laporan lain) serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral darinya.

Fungsi Laporan Keuangan

Fungsi Laporan Keuangan

Secara umum fungsi laporan keuangan adalah sebagai alat dalam membantu perusahaan mengetahui serta menilai kondisi keuangan dari perusahaan tersebut.

Namun terdapat beberapa fungsi lain yang biasanya juga dipakai oleh perusahaan dalam memproses suatu laporan keuangan dalam periode waktu tertentu seperti berikut ini.

1. Media Review

Laporan keuangan mampu memberikan informasi atau data yang komprehensif, digunakan untuk menentukan kedudukan dalam perusahaan. Ini mungkin termasuk penilaian situasi keuangan total perusahaan, termasuk aset, utang, biaya operasional, dan sebagainya.

2. Pedoman Keputusan

Menjadi fungsi paling penting dalam pembuatan laporan mengenai keadaan keuangan perusahaan, hasil dari laporan ini dipakai sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan penting bagi suatu perusahaan itu. Ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan strategi baru untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

3. Tingkatkan Kredibilitas

Dengan adanya laporan keuangan, dapat dilihat apakah suatu perusahaan sudah menerapkan sistem rekap data yang terpercaya. Selain itu akurat dan tidak sembarangan dalam pengambilan keputusan, terlebih kaitannya pada kepercayaan pemegang saham atau investor. Hal ini sangat berpengaruh terhadap masa depan perusahaan.

4. Sifat Laporan Keuangan

Hal ini berkaitan dengan proses pembuatan laporan, dimana laporan keuangan harus disusun dengan kaidah yang berlaku dan didasari dengan sifat laporan keuangan itu sendiri. Sifat laporan keuangan ada dua, yakni historis dan menyeluruh. Historis artinya laporan dibuat dan disusun berdasarkan data dari masa lalu.

Seperti laporan yang dibuat atau dirancang berdasarkan data yang disusun pada satu periode atau beberapa tahun sebelumnya.

Sedangkan itu, sifat menyeluruh artinya laporan keuangan disusun dengan standar yang sudah ditetapkan dan bahkan sudah dibuat se lengkap mungkin. Sehingga proses penilaian akan lebih mudah karena tidak memakan waktu lama.

Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan Laporan Keuangan

Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (2012), tujuan laporan keuangan secara umum adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai.

Dalam pengambilan suatu keputusan serta menunjukkan kinerja yang telah dilakukan manajemen atau pertanggung-jawaban manajemen atas sumber-sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Menurut Rudianto (2012), tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna.

Dalam pengambilan keputusan ekonomi atau siapapun yang tidak dalam posisi dapat meminta laporan keuangan khusus untuk memenuhi informasi tertentu.

Adapun tujuan laporan keuangan secara spesifik adalah sebagai berikut:

  1. Informasi posisi laporan keuangan yang dihasilkan dari kinerja dan aset perusahaan sangat dibutuhkan oleh para pemakai laporan keuangan, sebagai bahan evaluasi dan perbandingan untuk melihat dampak keuangan yang timbul dari keputusan ekonomis yang diambilnya.
  2. Informasi keuangan perusahaan diperlukan juga untuk menilai dan meramalkan apakah perusahaan di masa sekarang dan di masa yang akan datang sehingga akan menghasilkan keuntungan yang sama atau lebih menguntungkan.
  3. Informasi perubahan posisi keuangan perusahaan bermanfaat untuk menilai aktivitas investasi, pendanaan dan operasi perusahaan selama periode tertentu. Selain untuk menilai kemampuan perusahaan, laporan keuangan juga bertujuan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi

Manfaat Financial Statement

Manfaat utama dari penyusunan laporan keuangan berbeda-beda tergantung dari pihak yang terlibat, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Direksi & Manajemen

Membantu pengelola perusahaan untuk membuat keputusan berdasarkan data yang disajikan.

2. Investor

Membantu investor untuk memutuskan untuk menambah modal atau menarik dana mereka berdasarkan performa perusahaan melalui laporan keuangan.

3. Supplier

Dengan melihat kondisi keuangan perusahaan, supplier dapat melihat kemampuan perusahaan dalam melunasi utang bahan bakunya.

4. Pemilik Dana

Melalui laporan keuangan, pemilik dana atau pemberi pinjaman dapat menentukan besaran plafon kredit, bunga, dan jangka waktu pinjaman untuk perusahaan.

5. Pemerintah

Bagi pemerintah, laporan keuangan perusahaan dapat menunjukkan kemampuan mereka dalam membayar pajak usahanya.

Jenis-Jenis Financial Statement

Jenis-Jenis Financial Statement

Setidaknya ada 4 macam financial statement yang sering dipakai untuk melakukan analisis terhadap kondisi keuangan perusahaan, yaitu:

1. Laporan Laba Rugi (Profit And Lost Statement)

Laporang laba rugi adalah suatu laporan yang menjelaskan tentang kinerja keuangan suatu entitas bisnis dalam satu periode akuntansi. Laporan ini menawarkan informasi tentang komponen pendapatan dan biaya perusahaan, sehingga laba atau rugi bersih dapat dihitung.

2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)

Laporan perubahan modal adalah jenis laporan yang di dalamnya terdapat informasi tentang perubahan modal atau ekuitas perusahaan pada periode tertentu. Laporan ini dapat memberi tahu Anda berapa banyak modal yang berpindah tangan dan apa yang mendorong perubahan tersebut.

3. Laporan Neraca (Balance Sheet)

Laporan neraca adalah laporan yang menjelaskan informasi kondisi keuangan suatu entitas bisnis pada tanggal tertentu. Dari laporan ini kita dapat mengetahui berapa jumlah aktiva (harta, aset), kewajiban (utang), dan ekuitas perusahaan.

4. Laporan Arus Kas (Cash Flows)

Laporan arus kas adalah financial statement suatu entitas bisnis yang dipakai untuk menunjukkan aliran masuk dan keluar kas perusahaan pada suatu periode akuntansi. Laporan ini juga berfungsi sebagai catatan arus kas sepanjang periode pelaporan.

Cara Membuat Financial Statement

Pembuatan laporan keuangan secara sederhana dapat dilakukan melalui enam langkah berikut:

  1. Penyusunan neraca saldo berupa daftar buku besar yang terdiri dari saldo debet dan kredit.
  2. Pengumpulan data untuk membuat jurnal penyesuaian dari transaksi-transaksi yang ternyata belum tercatat di neraca saldo.
  3. Pembuatan neraca lajur guna melengkapi data yang belum tercatat di neraca saldo dari informasi yang ada pada jurnal penyesuaian.
  4. Penyusunan laporan keuangan (laporan laba rugi, arus kas, perubahan modal)
  5. Penyesuaian dan penutupan rekening dari tiap laporan.
  6. Penyusunan neraca saldo setelah penutupan guna mengecek ulang keseimbangan dan kecocokan kredit dan debet.

Tanya Jawab Tentang Laporan Keuangan

Berikut ini adalah tanya jawab seputar laporan keuangan yaitu:

1. Kapan Laporan Keuangan Harus Dibuat?

Laporan ini sering dibuat untuk menggambarkan keadaan keuangan perusahaan pada waktu tertentu. Akibatnya, sebagian besar laporan selesai pada akhir tahun atau akhir bulan, tergantung pada kebijakan perusahaan.

2. Mengapa Harus Dilakukan Laporan Keuangan?

Membantu perusahaan dalam menentukan situasi keuangan mereka selama periode waktu tertentu. Memberikan informasi atau statistik rinci tentang status keuangan perusahaan. Misalnya, tinjauan situasi umum perusahaan atau evaluasi rinci kesehatan keuangan perusahaan.

3. Mengapa Semua Laporan Keuangan Disajikan Setiap Akhir Periode?

Untuk mengetahui keadaan keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu: untuk mengidentifikasi kekurangan perusahaan Untuk menemukan kekuatan mereka. Untuk menentukan tindakan perbaikan apa yang harus dilaksanakan untuk tinjauan kinerja manajemen.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai laporan keuangan, mulai dari pengertian laporan keuangan, fungsi, jenis-jenis, manfaat, serta cara membuat laporan keuangan yang perlu kamu ketahui.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pengertian laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tersebut pada satu periode akuntansi dan merupakan gambaran umum mengenai kinerja suatu perusahaan.

Related Articles

Back to top button