Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional Negara

Teknatekno.com – Terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pendapatan nasional suatu negara, salah satunya bisa berupa kualitas sumber daya manusia di negara tersebut maupun potensi sumber daya alamnya.

Pernahkah Teknozen mendengar istilah pendapatan nasional? Pendapatan nasional merupakan Seluruh nilai produksi akhir suatu negara dari semua barang dan jasa baru yang dihasilkan dalam waktu satu tahun disebut sebagai pendapatan nasional.

Sementara itu, pencatatan pendapatan nasional adalah metode akuntansi yang digunakan oleh pemerintah untuk menilai derajat kegiatan ekonomi di negara tersebut selama periode waktu tertentu.

Seperti yang Teknatekno sebutkan diawal, banyak faktor yang bisa mempengaruhi pendapatan nasional negara. Maka dari itu, kali ini Teknatekno akan membahas beberapa faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional negara khususnya negara Indonesia. Langsung saja yuk simak artikel dibawah ini.

Klasifikasi Perekonomian Negara Indonesia

Klasifikasi Perekonomian Negara Indonesia

Menurut International Standard Industrial Classification (ISIC), perekonomian Indonesia dibagi menjadi beberapa sektor atau wilayah ekonomi, yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga divisi. Berikut klasifikasinya:

1. Sektor Primer

Sektor pertama, atau sektor primer, yang memenuhi seluruh kebutuhan pokok masyarakat Indonesia secara umum, seperti sandang, papan, dan pangan. Pertanian, kehutanan, peternakan, pertambangan, penggalian, dan perikanan merupakan bagian dari sektor primer.

2. Sektor Sekunder

Sektor sekunder mencakup kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari mereka bahkan jika mereka tidak termasuk dalam kebutuhan dasar mereka. Sektor sekunder terdiri dari industri pengolahan air, listrik dan gas.

3. Sektor Tersier

Sektor tersier mencakup berbagai barang yang tidak dianggap sebagai kebutuhan mendasar atau bahkan mungkin dianggap mewah dalam kehidupan sehari-hari.

Sektor tersier terdiri dari hotel, restoran, telepon, transportasi, dan jasa lainnya. Yang mana, kemajuan teknologi modern menyebabkan perubahan operasional ekonomi yang semakin berorientasi digital.

10 Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional Negara

10 Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional Negara

Terdapat berbagai hal atau faktor yang dapat mempengaruhi pendapatan nasional negara. Berikut ini adalah beberapa faktor yang memengaruhi pendapatan nasional negara yang perlu kamu ketahui:

1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Negara dengan sumber daya manusia yang berkualitas hampir selalu memiliki pendapatan nasional yang tinggi. Sebagai contoh, Jepang, negara maju yang diakui memiliki sumber daya manusia yang berkualitas tinggi.

Namun memiliki sedikit potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dikuasai Jepang, mampu menciptakan pendapatan nasional yang lebih besar daripada Indonesia, meskipun memiliki sumber daya manusia yang banyak.

Dan kualitas sumber daya manusia merupakan komponen terpenting yang dapat mempengaruhi naik atau turunnya pendapatan nasional suatu negara. Akibatnya, sangat penting bagi suatu negara untuk mengelola sumber daya manusianya.

2. Masyarakatnya Memiliki Ilmu Pengetahuan yang Tinggi

Masyarakat atau sumber daya manusia negara memiliki etos kerja yang kuat, seperti disiplin, ketekunan, kejujuran, ketepatan waktu, dan sebagainya. Penduduk negara itu berarti sangat terampil.

Sumber daya manusia dari negara tersebut menguasai bidang teknologi serta informasi, contohnya seperti internet, komputer serta bioteknologi.

3. Potensi Sumber Daya Alam (SDA)

Negara dengan potensi sumber daya alam yang kaya akan menciptakan pendapatan nasional yang tinggi jika dikelola dengan baik.

Seperti Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan dikenal kaya akan sumber daya alam tetapi belum berhasil mengelola sumber daya alam tersebut dengan baik.

Sumber pendapatan nasional Indonesia dengan Jepang jauh tertinggal, karena ketidakmampuan Indonesia mengelola sumber daya alam dengan baik, meskipun Jepang kekurangan sumber daya alam. Ada begitu banyak sumber daya alam.

4. Jumlah Modal yang Digunakan

Padahal, jika suatu negara memiliki modal yang cukup untuk mengelola sumber daya alam atau sumber daya alam yang dapat diaksesnya, pendapatan nasional negara tersebut akan meningkat.

Di negara yang sama, jika suatu negara tidak memiliki modal yang cukup atau kekurangan modal, pendapatan nasionalnya akan suboptimal. Secara umum, jika suatu negara kekurangan dana, ia akan menyambut orang asing untuk berinvestasi.

Seringkali, investor asing akan berinvestasi dalam bentuk pembentukan perusahaan. Negara-negara yang mencari investasi asing biasanya memenuhi persyaratan berikut:

  1. Negara tersebut memiliki SDA yang memadai.
  2. Negara tersebut memiliki keamanan dalam negeri yang terjamin.
  3. Negara tersebut memiliki undang-undang mengenai ketenagakerjaan yang kondusif.
  4. Negara yang menjadi tujuan penanaman modal tersebut lebih disukai apabila memiliki tenaga kerja dengan upah murah.
  5. Negara tersebut memiliki pemerintahan yang kuat serta baik atau stabil.
  6. Negara tersebut memiliki penegakan hukum yang berjalan dengan lancar.
  7. Negara tersebut memiliki birokrasi yang tidak bertele-tele dalam penanaman modal asing.

5. Tingkat Teknologi yang Digunakan

Tingkat teknologi suatu negara mungkin berdampak pada pendapatan nasionalnya. Jika suatu negara memiliki teknologi yang sederhana, jumlah barang dan jasa yang dihasilkan akan relatif rendah, dan sebaliknya.

Jumlah jasa dan barang yang dihasilkan akan meningkat jika negara tersebut memiliki tingkat teknologi yang tinggi atau modern.

Faktor Pengaruh Pendapatan Nasional

6. Stabilitas Keamanan

Negara dengan stabilitas keamanan yang lemah akan berdampak pada kemampuan suatu negara untuk mencapai pendapatan nasionalnya.

Misalnya, jika terjadi kerusuhan biasa, protes yang diikuti dengan kekerasan, terorisme, bahkan ledakan bom, pendapatan nasional negara akan berkurang, dan sebaliknya. Jika keamanan negara stabil, maka akan meningkatkan kegiatan ekonomi, sehingga meningkatkan pendapatan nasional.

7. Kebijakan Pemerintah

Jika suatu negara memiliki pemerintahan yang berwibawa, bersih, dan unggul, hampir pasti pemerintah negara tersebut akan mengambil keputusan yang tepat, baik secara ekonomi maupun politik. Kebijakan yang tepat, didukung oleh eksekusi yang kompeten, akan berpengaruh terhadap pendapatan nasional suatu negara.

Setiap situasi politik-ekonomi di Indonesia sangat rumit, dengan setiap kegiatan ekonomi dipengaruhi oleh faktor politik internal dan internasional. Dinamika ini penting untuk dieksplorasi karena para aktor, baik negara, pasar, masyarakat, atau kantor internasional, saling memengaruhi.

8. Keadaan Geografis dan Geologis

Negara dengan letak geografis dan geologis tertentu akan memiliki risiko untuk mengalami bencana alam yang kemungkinan besar akan terulang kembali dari tahun ke tahun.

Bencana-bencana alam seperti banjir, gempa bumi, topan atau tsunami yang terjadi berulang kali akan merusak struktur dan infrastruktur negara saat ini. Kerusakan ini akan berpengaruh pada pencapaian pendapatan nasional.

Jika suatu negara berada dalam posisi geografis dan geologis yang baik dan jarang terkena bencana alam, ini pasti akan sangat menguntungkan.

Karena tidak akan ada kerugian dari bencana alam, dan orang-orang akan dapat hidup dengan damai dan tanpa rasa takut. Hal ini akan meningkatkan pendapatan nasional sekaligus menurunkan pengeluaran melalui dana pendapatan nasional.

9, Konsumsi, Tabungan dan Investasi

Konsumsi didefinisikan sebagai pengeluaran barang dan jasa oleh rumah tangga untuk tujuan konsumsi. Sedangkan investasi adalah persediaan yang dimiliki oleh banyak unit yang dihasilkan dengan maksud untuk digunakan dalam operasi selanjutnya seperti menjual, menyediakan kepada pihak lain, atau menggunakan dengan berbagai cara.

Jika melihat metode pengeluaran khusus untuk perekonomian tertutup dan sederhana, yang tidak memasukkan pihak asing seperti ekspor dan impor dan tidak melibatkan operasi pemerintah, pendapatan nasional negara hanya terdiri dari konsumsi dan tabungan.

10. Permintaan dan Penawaran Agregat

Permintaan agregat adalah daftar semua barang dan jasa dengan tingkat harga berbeda yang akan dibeli oleh berbagai sektor ekonomi. Sedangkan penawaran agregat memiliki fungsi yang menunjukkan keterkaitan antara seluruh penawaran barang dan jasa pada tingkat harga perusahaan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar faktor-faktor yang dapat meningkatkan serta mempengaruhi pendapatan nasional negara, khususnya negara Indonesia ini. Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pendapatan nasional adalah

Dengan memiliki pengetahuan tentang pendapatan nasional negara, secara tidak langsung hal ini bisa meningkatkan kesadaran kita sebagai warga negara Indonesia untuk ikut menjaga potensi-potensi yang ada di negara kita ini, seperti sumber daya alam serta manusianya.

Related Articles

Back to top button