Pengertian Investasi, Jenis Dan Manfaatnya

Teknatekno.com – Pengertian investasi secara umum adalah suatu usaha untuk menanamkan modal atau keuangan dengan harapan memperoleh keuntungan atau return di kemudian hari. Karena dalam berinvestasi bukan hanya uang yang bisa diinvestasikan

Tetapi juga barang-barang seperti emas, properti, apartemen, dan lain sebagainya. Nah untuk lebih jelasnya Teknozen bisa simak artikel dibawah ini.

Memahami Pengertian Investasi

Pengertian investasi adalah tindakan menyisihkan uang untuk jangka waktu tertentu dengan keyakinan bahwa uang tersebut akan menghasilkan pendapatan atau meningkatkan nilai investasi.

Investor adalah seseorang yang melakukan investasi. Investasi dalam korporasi adalah istilah lain untuk investasi. Alhasil, kata “investasi” sudah terkenal di dunia usaha.

Ungkapan “Investasi” bukanlah hal baru bagi para pebisnis. Investasi berkaitan dengan masalah keuangan dan ekonomi.

Memahami Pengertian Investasi

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian investasi menurut para ahli yang perlu kamu ketahui:

1. Pengertian Menurut Sadono Sukirno (1997: 107)

Pengertian investasi Sadono Sukirno adalah investasi didefinisikan sebagai investasi atau pengeluaran penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang modal dan peralatan produksi dalam rangka memperkuat kapasitas perekonomian untuk menghasilkan produk dan jasa.

2. Pengertian Menurut Taswan dan Soliha (2002:168)

Individu atau organisasi perusahaan (termasuk lembaga keuangan) dengan uang ekstra dapat melakukan investasi. Investasi dapat dilakukan di pasar uang, pasar modal, atau sebagai pinjaman kepada orang yang membutuhkan.

3. Pengertian Menurut Sunariyah (2003:4)

Investasi adalah pembelian satu atau lebih aset selama periode waktu yang panjang dengan harapan investasi di masa depan.

4. Pengertian Menurut Jogiyanto (2008)

Investasi didefinisikan sebagai menunda konsumsi saat ini untuk digunakan dalam output yang efisien dari waktu ke waktu.

Sedangkan Tandellin (2001) mendefinisikan investasi sebagai komitmen saat ini terhadap sejumlah dana atau sumber uang dengan tujuan mendapatkan sejumlah keuntungan di masa depan. Tujuan dari investasi adalah untuk meningkatkan nilai utilitas keseluruhan produk.

5. Pengertian Menurut Husnan (1996: 5)

Menyatakan bahwa “investasi proyek adalah strategi menghabiskan sumber daya, baik proyek besar maupun kecil, untuk menuai keuntungan di masa depan”.

Secara umum, keuntungan ini datang dalam bentuk nilai terbaik untuk uang. Modal menengah dapat berbentuk aset nonmoneter seperti tanah, peralatan, bangunan, dan sebagainya.

6. Pengertian Menurut Kasmir dan Jakfar (2012)

Investasi dapat didefinisikan sebagai investasi dalam aktivitas jangka panjang yang wajar di berbagai domain bisnis. Investasi dalam arti terbatas berupa proyek-proyek tertentu, baik fisik maupun non-fisik.

Seperti pembangunan pabrik, pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan gedung, serta prakarsa penelitian dan pengembangan.

7. Pengertian Menurut Downes dan Goodman

Investasi adalah suatu jenis investasi keuangan dimana seorang investor menempatkan uangnya dalam bentuk perusahaan selama jangka waktu tertentu untuk mendapatkan keuntungan dari keberhasilan jerih payahnya.

8. Pengertian Menurut M. Suparmoko

Investasi diartikan sebagai pengeluaran yang bertujuan untuk menambah atau mempertahankan persediaan modal (capital stock). Stok modal ini terdiri dari pabrik, mesin kantor, dan komoditas tahan lama lainnya yang digunakan di bidang manufaktur.

9. Pengertian Menurut M. Suparmoko, (1994: 79-80).

Rumah dan persediaan barang-barang yang tidak dijual atau digunakan pada tahun yang bersangkutan dimasukkan dalam persediaan modal (inventory). Dengan demikian, investasi didefinisikan sebagai pengeluaran yang meningkatkan persediaan modal.

10. Pengertian Menurut Martono dan D. Agus Marjito

menyatakan bahwa: “Investasi merupakan penanaman dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan kedalam suatu asset (aktiva) dengan maksud untuk memperoleh pendapatan di masa yang akan datang”.

11. Pengertian Menurut Deliarnov (1995, 123)

Investasi mengacu pada total pengeluaran perusahaan, yang meliputi pembelian bahan baku atau material, mesin, dan peralatan.

Pabrik dan modal lain yang diperlukan dalam proses pembuatan, biaya untuk gedung perkantoran, bangunan tempat tinggal karyawan, dan struktur konstruksi lainnya, dan perubahan nilai persediaan atau barang cadangan karena perubahan jumlah dan harga

12. Pengertian Menurut Sutojo (1993)

Investasi adalah upaya untuk membelanjakan elemen produksi terbatas dalam proyek-proyek tertentu, baik versi proyek atau pabrik yang sepenuhnya baru atau yang diperluas saat ini, untuk memperoleh imbalan finansial dan/atau non-finansial yang sesuai di masa depan.

13. Pengertian Menurut Haming dan Basalamah

Investasi adalah pengeluaran saat ini untuk membeli aset fisik (tanah, rumah, mobil, dll.) atau aset keuangan dengan tujuan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi di masa depan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa investasi adalah kegiatan yang berhubungan dengan arus keluar sumber daya (dana) yang digunakan untuk memperoleh barang modal pada saat ini, dengan barang modal tersebut menghasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.

14. Pengertian Menurut Mulyadi (2001: 284)

“Investasi adalah hubungan jangka panjang sumber daya untuk menciptakan pengembalian di masa depan,” menurut definisi tersebut.

Menurut definisi di atas, investasi adalah komitmen untuk sejumlah keuangan tertentu dan penundaan konsumsi untuk jangka waktu tertentu untuk menerima sejumlah imbalan di masa depan.

Fungsi Investasi

Fungsi Investasi

Sebagai bagian dalam usaha menjalankan suatu perekonomian suatu wilayah ataupun negara secara luas. Investasi ini memiliki peranan, fungsi dan tujuan besar dalam memakmurkan dan meningkatkan pembangunan.

Sehingga investasi atau penanaman modal, juga memiliki fungsi yang besar. Adapun fungsi investasi ialah sebagai berikut :

  1. Fungsi investasi adalah pengeluaran untuk membeli suatu barang modal dan alat-alat produksi dalam rangka menggantikan dan juga menambah suatu barang modal dan untuk dapat menghasilkan produk dan jasa di masa yang akan datang. Sudono (2000)
  2. Fungsi investasi kedua adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara investasi dan pendapatan nasional.

Manfaat Investasi

Berikut adalah beberapa manfaat investasi yang harus kamu tahu:

1. Peningkatan Aset

Keuntungan pertama dari investasi adalah peningkatan aset. Berdasarkan pengetahuan investasi tersebut di atas, tindakan investasi ini dapat menghasilkan imbalan di masa depan.

Misalnya, jika kamu memutuskan untuk membeli tanah untuk tujuan investasi dan kemudian menjualnya dengan harga yang jauh lebih tinggi di masa depan.

2. Memenuhi Berbagai Kebutuhan

Banyak upaya investasi yang dilakukan saat ini, dengan tujuan keseluruhan untuk mendukung segala kemudahan di masa depan. Investasi emas adalah salah satu contohnya.

Tujuan investasi emas adalah untuk menjualnya kembali beberapa tahun kemudian dan memanfaatkan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan seseorang.

3. Cenderung Lebih Hemat

Ketika kamu berinvestasi atau berinvestasi, uang yang kamu miliki akan digunakan untuk hal-hal yang lebih mendesak dan vital. Investor akan dapat menetapkan skala prioritas untuk mengarahkan biaya mereka dengan cara ini.

4. Menghindarkan Dari Jeratan Utang

Orang yang memiliki gaya hidup sederhana dan tidak neko-neko, kemungkinan besar orang tersebut dapat terhindar dari yang namanya urusan utang piutang yang merugikan. Dampak positif dari bebas utang adalah, hati akan menjadi lebih tenteram.

Jenis-Jenis Investasi

Jenis-Jenis Investasi

Ada beberapa jenis investasi yang umum di lakukan dalam dunia bisnis yaitu antara lain:

1. Deposito

Penanaman modal dalam bentuk simpanan uang kepada suatu perusahaan dengan jaminan investor akan menerima keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu yang sudah disepakati. dalam jangka waktu tertentu. Investasi deposito diklasifikasikan sebagai deposito berjangka dan sertifikat deposito.

2. Saham

Invetasi berupa saham sudah umum dilakukan pada perusahaan-perusahaan besar. Saham adalah bentuk lain dari aset perusahaan.

Misalnya, memiliki 50% perusahaan sama dengan memiliki setengah dari seluruh aset perusahaan. Saham sering diterbitkan dalam bentuk surat berharga yang menunjukkan kepemilikan.

3. Obligasi

Obligasi sering diterbitkan oleh perusahaan yang menawarkan jasa pembiayaan modal. Investasi obligasi memberikan pengembalian yang lebih besar daripada deposito karena tingkat bunga yang dikenakan lebih tinggi.

Namun, pendekatan ini lebih berbahaya karena jika peminjam modal menyatakan pailit, pinjaman tidak dapat dibayar.

4. Reksadana

Selain saham, reksadana kini juga sedang populer di kalangan pebisnis maupun masyarakat. Reksadana adalah tempat untuk menghimpun uang secara kolektif dan dana yang terkumpul tersebut akan dikelola oleh manajer.

Keuntungan dan kerugian akan dibagi rata oleh semua investor. Akibatnya, reksa dana juga dapat digambarkan sebagai tempat pertemuan bagi investor.

5. Investasi Properti

Investasi non-riil terdiri dari investasi non-moneter karena mereka mengambil bentuk struktur seperti rumah, gedung, atau flat daripada uang. Jenis investasi ini dianggap paling menguntungkan karena nilai properti jarang, jika pernah, jatuh.

6. Emas

Emas juga dapat digunakan sebagai investasi. Investasi emas, seperti halnya investasi riil, cenderung lebih menguntungkan dibandingkan jenis investasi lainnya. Biasanya, emas diinvestasikan dalam bentuk emas batangan.

Tanya Jawab Tentang Investasi

Berikut ini adalah tanya jawab seputar investasi yaitu:

1. Apakah Investasi Itu Halal?

Investasi properti, baik dalam bentuk ruko, rumah, atau tanah, adalah salah satu investasi yang diizinkan dalam hukum islam. Aturan syariah menganggap investasi tanah dan konstruksi sebagai investasi halal.

2. Investasi Dilakukan Untuk Apa?

Secara umum, tujuan investasi adalah untuk menciptakan aset. Investasi dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis: investasi aset riil dan investasi aset keuangan. Keduanya dijelaskan lebih lanjut di bawah ini. Investasi seseorang, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.

3. Langkah Apa Saja Yang Harus Dilakukan Dalam Proses Investasi?

Tahapan investasi. Penyusunan tujuan investasi yaitu:

  1. Memilih Tingkat Risiko
  2. Estimasi risiko dan pengembalian investasi
  3. Menciptakan portofolio optimal.
  4. Meneliti kinerja investasi

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian Investasi hingga jenis-jenis dari investasi. Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa.

Pengertian Investasi adalah tindakan menyisihkan uang untuk jangka waktu tertentu dengan keyakinan bahwa uang tersebut akan menghasilkan pendapatan atau meningkatkan nilai investasi.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button