Pengertian Mesin 2 Tak dan Cara Kerjanya

Teknatekno.com – Bagi pecinta otomotif, istilah mesin 2 tak pasti sudah tidak asing lagi. Namun, bagi mereka yang baru terjun kedunia otomotif, pasti sulit memahami pengertian mesin 2 tak serta bagaimana cara kerja mesin tersebut.

Nah, pada artikel kali ini, Teknatekno akan membahas seputar mesin 2 tak atau motor 2-tak, mulai dari pengertian mesin 2 tak, komponen-komponen pada motor 2 tak, serta prinsip atau cara kerja motor 2 tak tersebut. Langsung saja simak pembahasan dibawah ini.

Memahami Pengertian Mesin 2 Tak

Memahami Pengertian Mesin 2 Tak

Menurut wikipedia, mesin 2 tak atau 2 stroke adalah mesin pembakaran dalam yang dalam satu siklus pembakaran akan mengalami dua langkah piston.

Berbeda dengan putaran mesin 4 tak yang mengalami 4 langkah piston dalam satu kali siklus pembakaran, meskipun keempat proses seperti intake, kompresi, tenaga dan pembuangan, juga terjadi.

Mesin 2 tak juga telah digunakan dalam mesin diesel, terutama dalam rancangan piston berlawanan, kendaraan kecepatan rendah seperti mesin kapal besar dan mesin V8 untuk truk dan kendaraan berat.

Komponen Mesin 2 Tak

Berikut ini beberapa komponen pendukung pada mesin 2 tak atau motor 2 tak:

1. Blok Cylinder

Blok silinder digunakan untuk mengubah energi dari proses pembakaran menjadi energi rotasi. Fungsi utama blok silinder ini adalah menyediakan ruang bagi piston untuk bergerak naik turun. Sesuai dengan namanya, bentuk komponen ini mirip dengan rongga silinder, dan piston beroperasi di dalam rongga ini.

2. Head Cylinder

Kepala silinder memiliki dua kegunaan atau fungsi yaitu sebagai penutup rongga silinder dan sebagai tempat terjadinya pembakaran. Pada prinsipnya pembakaran mesin terjadi di ruang bakar, meskipun ruang bakar ini terletak di kepala silinder.

3. Piston

Piston atau seher adalah suatu komponen berbentuk tabung yang mempunyai diameter tertentu berdasarkan kapasitas kubik (cc) mesin. Karena piston berada di dalam rongga silinder, maka diameternya tidak diragukan lagi lebih rendah dari diameter rongga silinder. Fungsi piston adalah untuk mengubah volume ruang bakar.

Kapasitas ruang bakar menurun seiring dengan perjalanan piston menuju titik mati atas, menyebabkan kombinasi udara dan bahan bakar yang sebelumnya masuk ke ruang bakar menjadi terjepit. Akibatnya, suhu dan tekanan gas naik, dan busi menyala, menyebabkan proses pembakaran dimulai.

Ada buah ring elastis pada piston yang memungkinkannya menempel pada permukaan silinder. Kebocoran gas selama kompresi akan dihindari oleh ring ini.

4. Batang Piston

Batang piston atau connecting rod terletak di bawah piston dan di atas poros engkol. Ini hanya memiliki satu tujuan: menghubungkan gerakan naik turun piston ke poros engkol.

Ketika pembakaran terjadi, energi ekspansi pembakaran memberikan tekanan ke bawah yang signifikan pada piston. Batang piston dijamin tidak bengkok saat menyalurkan gaya ini ke poros engkol. Akibatnya, batang penghubung adalah besi.

5. Poros Engkol

Poros engkol berfungsi untuk mengubah arah gerakan dari atas dan bawah menjadi gerakan rotasi atau putar. Poros engkol, seperti halnya batang penghubung, harus cukup kuat untuk menopang impuls pembakaran dan cukup kuat untuk membalikkan putaran sehingga piston bisa naik lagi.

6. Intake Port

Fungsi saluran ini adalah untuk memungkinkan campuran udara dan bahan bakar masuk ke ruang engkol. Ketika proses pembakaran selesai, campuran bensin dan udara akan dialirkan ke ruang bakar. Gerakan piston ke bawah memaksa gas ke atas melalui saluran transfer.

Mesin 2 tak berbeda dengan mesin 4 tak karena tidak ada sistem katup pada mesin 2 tak. Ini karena koneksi langsung saluran intake ke ruang engkol. Pergerakan piston pada mesin 2 tak dipengaruhi oleh ruang bakar atau ruang di atas piston dan ruang engkol yang ditempatkan di bawah piston.

7. Exhaust Port

Seperti halnya intake port, exhaust port merupakan saluran yang menghubungkan ruang bakar dengan knalpot mesin. Fungsinya adalah untuk beroperasi sebagai saluran pembuangan gas pembakaran. Saluran ini juga tidak memiliki mekanisme katup karena dibuka dan ditutup oleh gerakan piston.

8. Transfer Port

Saluran transfer, di sisi lain, adalah saluran khusus yang menghubungkan ruang bakar ke ruang engkol. Saluran ini, seperti dua saluran sebelumnya, tidak memiliki mekanisme katup. Pembukaan dan penutupan saluran hanya dikendalikan oleh gerakan piston.

Fungsi saluran ini adalah untuk mengangkut kombinasi udara dan bahan bakar ruang engkol ke ruang bakar. Cara kerjanya dengan memanfaatkan gerakan piston, yaitu saat piston turun, port transfer otomatis terbuka dan saluran intake menutup.

Gerakan piston ini menghasilkan dorongan di ruang engkol, menyebabkan udara di ruang engkol didorong ke atas melalui saluran transfer.

9. Spark Plug atau Busi

Spark plug atau busi berfungsi sebagai pemercik api pada motor berbahan bakar bensin. Busi digunakan sebagai pemicu pembakaran pada mesin 4 tak dan 2 tak. Busi ini menghasilkan api dengan mengubah energi listrik.

Cara Kerja Motor 2 Tak

Cara Kerja Mesin 2 Tak

Sebelum kita masuk ke pembahasan mengenai cara kerja mesin 2 tak, penting untuk memahami terminologi otomotif berikut ini:

  • TMA (Titik Mati Atas) atau TDC (Top Dead Centre) : mengacu pada letak piston saat berada di bagian atas silinder atau puncak putaran stang piston pada poros engkol.
  • TMB (Titik Mati Bawah) atau BDC (Bottom Dead Centre) : dari mekanisme TMA yang menggambarkan posisi piston saat berada pada titik terendah di silinder mesin.
  • Ruang Bilas : adalah ruang yang terletak di bawah piston atau di poros engkol, juga dikenal sebagai bak mesin, yang berfungsi untuk mencampurkan gas yang dihasilkan oleh kombinasi udara, bahan bakar, dan pelumasan secara merata.
  • Pembilasan (Scavenging) : adalah metode untuk menghilangkan gas yang terbakar dan proses memasukkan gas ke dalam ruang bakar untuk pembakaran.

1. Mekanisme Mesin 2 tak Saat Piston Bergerak dari TMA ke TMB

Membuat proses kerja sebagai berikut:

  1. Piston akan mendorong ruang bilas di bawahnya saat bergerak dari TDC ke BDC. Saat piston bergerak dari TDC ke TMB, tekanan di ruang bilas naik.
  2. Pada titik tertentu, piston (ring piston) akhirnya akan melewati lubang pembuangan (exhaust port), lubang transfer (transfer port), dan lubang bilas. Dalam kebanyakan kasus, ring piston akan melalui lubang pembuangan (knalpot) terlebih dahulu.
  3. Gas di ruang bakar keluar melalui lubang pembuangan (exhaust port) ketika ring piston melewati lubang pembuangan.
  4. Ketika ring piston melewati lubang pemasukan (intake port), gas yang terkompresi dari ruang bilas dipaksa masuk ke ruang bakar, sedangkan gas dari ruang bakar didorong keluar melalui lubang pembuangan.
  5. Sambil mendorong gas dari ruang bilas ke ruang bakar, piston terus menekan ruang bilas hingga mencapai titik BDC atau TMB.

2. Mekanisme Mesin 2 Tak Saat Piston Bergerak dari TMB ke TMA

Membuat proses sebagai berikut:

  1. Ketika piston mencapai TMA, piston menyedot campuran bahan bakar dan oli samping di bak mesin, dan sebagai konsekuensi dari tenaganya, petal katub (reed valve, membran atau katub buluh) terbuka dan menyedot bensin dan udara dari karburator.
  2. Ketika ring atau piston bergerak ke TDC atau TMA melalui lubang buang, port transfer, dan lubang bilas, gas segar yang terperangkap di permukaan piston dihancurkan oleh tekanan piston, dan proses pembakaran dimulai.
  3. Busi akan menyalakan bunga api untuk membakar campuran yang terkompresi beberapa menit sebelum piston mencapai TMA, itulah sebabnya waktu penyalaan busi beberapa saat sebelum piston mencapai TMA, sehingga terjadi tekanan kompresi puncak saat piston didorong ke arah TMB.

Perbedaan Motor 2 Tak dan 4 Tak

Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak

Jenis motor yang kita miliki tentu bervariasi, tergantung merk dan juga spesifikasinya. Umumnya, spesifikasi yang dimaksud adalah jenis mesin yang digunakan oleh merek kendaraan tersebut.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, mesin sepeda motor diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Berikut ini adalah perbedaan antara kedua mesin tersebut:

1. Prinsip Kerja

Perbedaan pertama dapat ditemukan pada prinsip kerja kedua mesin ini, karena mesin 2 tak menghasilkan energi hanya dalam dua fase. Setiap langkah hanya membutuhkan setengah putaran.

Akibatnya, prinsip kerja mesin 2 tak dapat menghasilkan pembakaran untuk setiap putaran engkol. Mesin 4 tak membutuhkan empat proses untuk menghasilkan energi sesuai kebutuhan. Prinsip pengoperasian mesin ini membutuhkan sekitar setengah putaran engkol.

Akibatnya, jenis mesin 4 tak dapat mencapai pembakaran hanya dalam dua putaran engkol. Itulah yang membedakan kedua jenis mesin ini.

2. Konsumsi Bahan Bakar

Selain dari prinsip kerjanya, perbedaan antara mesin 2 tak dan 4 tak dapat dilihat dari jumlah bensin yang digunakan. Karena mesin 2 tak secara substansial lebih tidak efisien dalam hal penggunaan bahan bakar daripada mesin 4 tak.

Hal ini dipengaruhi oleh jumlah tenaga yang dapat dihasilkan oleh mesin 2 tak dalam kaitannya dengan jumlah pembakaran yang dilakukan. Mesin 4 tak dapat menghasilkan tenaga dengan setengah jumlah pembakaran yang dibutuhkan oleh mesin 2 tak.

Perbedaan ini menandakan bahwa mesin 4 tak mengkonsumsi bensin lebih sedikit. Akibatnya, pemilik kendaraan yang dilengkapi dengan mesin ini dapat menghemat uang untuk bensin.

3. Konsumsi Oli Mesin

Selain konsumsi bahan bakar, perbedaan antara mesin 2 tak dengan 4 tak juga bisa terlihat dari konsumsi oli mesin. Oli samping, yang melakukan fungsi yang sama dengan oli mesin biasa, sering digunakan pada mesin 2 tak. Hanya saja bila mesin kendaraan digunakan secara rutin, oli mesin samping secara bertahap akan habis.

Ini karena oli mesin samping bertindak sebagai pelumas dalam gerakan piston dan secara otomatis terbakar bersamanya. Itu sebabnya knalpot mobil mengeluarkan asap putih ke atmosfer. Di sisi lain mesin 4 tak tidak memerlukan oli mesin samping karena oli mesin ditempatkan di bak mesin.

4. Emisi yang Dikeluarkan

Emisi adalah gas yang dihasilkan oleh sisa pembakaran mesin mobil. Proses pembakaran dilakukan oleh mesin 2 tak untuk menghasilkan tenaga tambahan.

Hanya saja tenaga yang dihasilkan tidak melebihi mesin 4 tak. Akibatnya, mesin 2 tak mengeluarkan asap berbahaya termasuk sisa bensin.

5. Tenaga Output yang Dihasilkan

Perbedaan terakhir adalah tenaga output yang dapat dihasilkannya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, mesin 2 tak menghasilkan putaran dalam satu putaran engkol, sementara mesin 4 tak membutuhkan dua putaran engkol untuk menghasilkan pembakaran. Akibatnya, tenaga output mesin 4 tak lebih besar daripada mesin 2 tak.

FAQ

Berikut pertanyaan seputar mesin 2-tak.

Kenapa Disebut Motor 2 Tak?

Karena motor dengan mesin 2 tak, siklus pembakaran mesin dilakukan dalam dua langkah piston. Sedangkan mesin 4 tak, untuk setiap siklus pembakaran yang terjadi di dalamnya membutuhkan empat langkah piston.

Kenapa Motor 2-Tak Jadi Mahal?

Motor dengan mesin 2 tak mahal karena menjadi incaran para kolektor. Bahkan dengan model tertentu yang ditujukan untuk kolektor, harganya cukup rendah. Yamaha 125Z dan Honda Tena, misalnya, bisa mencapai Rp. 50 juta ke atas.

Kenapa Mesin 2 Tak Sudah Tdak Digunakan Lagi?

Populasi sepeda motor 2 tak pasti akan menurun seiring waktu, karena standar emisi atau batas polusi yang berlaku di berbegai negara.

Kenapa Mesin 2-Tak Dilarang?

Sepeda motor 2 tak dilarang beredar karena emisi yang dikeluarkan biasanya tidak memenuhi kriteria pemerintah. Beberapa di antaranya, seperti Yamaha F1ZR, RX-King, Suzuki Satria, Kawasaki Ninja 150 RR, dan lainnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa pengertian mesin 2 tak adalah mesin pembakaran dalam yang dalam satu siklus pembakaran akan mengalami dua langkah piston.

Mesin 2 tak berbeda dengan putaran mesin 4 tak yang mengalami 4 langkah piston dalam satu kali siklus pembakaran, meskipun keempat proses seperti intake, kompresi, tenaga dan pembuangan, juga terjadi.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian mesin 2 tak, komponen-komponen pendukungnya, serta prinsip atau cara kerja dari mesin motor tersebut. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button