Jenis Gaya Trading: Pengertian dan Tips Memilihnya

Teknatekno.com – Jenis gaya trading setiap orang mungkin berbeda satu sama lain. Beberapa ada yang trading lebih agresif, dan yang lainnya lagi menyukai trading yang santai.

Setiap orang memiliki individualitas mereka sendiri, dimulai dengan kepribadian, kemampuan dan preferensi mereka. Hal yang sama terjadi dalam trading, baik saham, forex, emas, indeks atau lainnya.

Untuk alasan ini, yang terbaik adalah jika setiap trader memiliki gaya trading mereka sendiri. Apa artinya memiliki gaya trading tertentu? Apa saja jenis gaya trading yang berbeda?

Apa itu Gaya Trading

Apa itu Gaya Trading?

Gaya trading atau trading style adalah pendekatan yang dilakukan seseorang untuk melakukan trading, contohnya cepat atau santai. Lamanya waktu yang dihabiskan trader di pasar sebelum melakukan pembelian atau penjualan menentukan gaya tradingnya. Misalnya, beberapa menit, beberapa jam, beberapa hari, atau bahkan beberapa bulan mungkin sudah cukup.

Perbedaan antara Gaya Trading dan Strategi Trading

Gaya trading dan strategi trading terkadang digunakan secara bergantian. Padahal keduanya berbeda. Sedangkan seseorang harus fokus pada gaya trading, metode trading pasar dan keluar lebih lama terkait dengan strategi trading. Di dunia karate dan seni bela diri lainnya, gaya trading mencakup apa saja mulai dari tinju, judo, hingga karate. Sedangkan strategi trading, masing-masing taktik penyerangan dan penghindaran.

Pentingnya Memilih Gaya Trading

Gaya trading sangat penting untuk ditentukan sejak awal, karena dari sana kita akan dapat membuat kesepakatan yang memaksimalkan kekuatan kita dan meminimalkan kekurangan kita sendiri. Kecocokan seseorang untuk gaya trading tertentu biasanya akan mempengaruhi hasil trading di masa depan.

Jenis Gaya Trading

Jenis gaya trading dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Scalping

Scalping adalah jenis gaya trading yang dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, umumnya dalam hitungan detik atau menit. Gaya trading ini sangat sibuk, tetapi hanya bertujuan untuk menghasilkan sedikit keuntungan. Gaya trading ini sering dilakukan dengan basis yang sangat sering (transaksi dalam jumlah besar). Gaya trading ini biasanya mencari pasar dengan tingkat likuiditas tinggi dan volatilitas rendah.

2. Day Trading

Day trading adalah jenis gaya trading yang memanfaatkan variasi harga harian untuk menghasilkan keuntungan. Di sini pedagang membeli dan menjual pada hari yang sama. Tidak ada posisi trading yang dipertahankan hingga hari berikutnya. Rentang waktu bervariasi dari beberapa menit hingga berjam-jam per trading.

3. Swing Trading

Swing trading adalah jenis gaya trading yang bertujuan untuk memanfaatkan variasi harga dalam jangka waktu yang lebih lama. Cakrawala waktu hanya dalam hitungan hari hingga berminggu-minggu.

4. Position Trading

Position trading adalah jenis gaya trading yang menggunakan cakrawala waktu yang lebih lama, mulai dari minggu hingga bulan. Trader posisi adalah trader yang mempertahankan posisi trading hingga satu atau dua tahun.

1 2Next page

Related Articles

Back to top button