Cara Memindahkan Aplikasi dari Memori Internal ke Memori Eksternal

Teknatekno.com – Tahukah kamu cara memindahkan aplikasi dari memori internal ke memori eksternal? Bagi kamu yang memiliki ponsel android, pasti kamu memiliki puluhan aplikasi di ponsel android kamu.

Mayoritas aplikasi Google Play (sebelumnya Android Market) akan disimpan di memori internal aplikasi. Jika kamu ingin menyimpan aplikasi ke memori eksternal, ponsel Android kamu harus di-root terlebih dahulu dan partisi memori eksternal harus disimpan.

Cara Memindahkan Aplikasi ke Memori Eksternal

Berikut cara memindahkan aplikasi dari memori internal ke memori eksternal:

Langkah 1: Lakukan Root

  1. Pertama unduh file root yang sesuai dengan ponsel kamu.
  2. Kemudian setelah kamu download, masukkan ke memori eksternal. Dalam hal ini kamu tidak meletakkannya di folder lain
  3. Matikan ponsel android kamu.
  4. Kemudian masuk ke recovery mode dengan menekan tombol home, power dan volume down secara bersamaan.
  5. Setelah itu, pilih opsi apply from sd card. Untuk menggerakkan kursor tidak bisa menggunakan layar sentuh, gunakan tombol volume atas (naik) atau volume bawah (turun).
  6. Kemudian pilih file yang kamu taruh di SD card tadi.
  7. Proses root selesai.

Langkah 2: Partisi memori

  1. Backup dulu data di memori eksternal, karena data di memori eksternal akan terhapus dan format partisi.
  2. Unduh perangkat lunak untuk membuat partisi, kamu dapat menggunakan wizard partisi alat mini atau master partisi easeus
  3. Instal minitools di pc
  4. Hubungkan usb telepon ke pc
  5. Jalankan mini tools dan tampilannya akan seperti di bawah ini. Kartu sd terlihat di disk 2.
  6. Hapus kartu sd partisi lalu klik buat partisi
  7. Jika microsd memiliki kapasitas kecil, misalnya 2gb, buat partisi pertama menggunakan format ext3 500mb. Digunakan untuk menginstal/memindahkan aplikasi dari memori telepon ke kartu SD
  8. Partisi kedua adalah sisa dari partisi pertama, dengan format FAT32. Digunakan untuk menyimpan data seperti office, mp3, video dll.
  9. Untuk partisi tergantung ukuran sd card kamu. Jika kamu memiliki kartu SD yang cukup besar, kamu dapat membuat partisi ketiga dengan format swap. Partisi swap digunakan untuk membantu kerja ram. Dan biasanya partisi swap dibuat sebesar 2 kali ram.
  10. Setelah selesai klik apply di pojok kiri atas untuk mengeksekusi partisi yang telah kita buat.

Sampai sekarang, kamu telah menyelesaikan proses pembuatan partisi pada kartu SD Android kamu. Kamu dapat menggunakan aplikasi Link2SD atau Move2SD.

Serta aplikasi lain yang ada di pasaran, untuk menyimpan aplikasi dari memori telepon ke memori eksternal. Instal perangkat lunak setelah mengunduhnya.

Jika kamu pengguna Hp Vivo, kamu juga bisa memindahkan aplikasi di hp vivo ke kartu SD seperti yang kami bahas sebelumnya.

Kesimpulan

Sebagian besar aplikasi Google Play (sebelumnya Android Market) akan disimpan di memori internal aplikasi. Jika kamu ingin menyimpan aplikasi ke perangkat memori eksternal, ponsel Android kamu harus di-root terlebih dahulu dan partisi memori eksternal harus disimpan.

Cadangkan data kamu di memori eksternal sebelum memformat partisi. Membuat partisi pada kartu SD adalah langkah pertama dalam proses mempartisi perangkat Android.

Kamu mungkin perlu membuat dua partisi terpisah tergantung pada ukuran kartu SD kamu. Partition swap adalah teknik untuk membuat fungsi memori lebih cepat, dan bisa dua kali lebih besar dari RAM.

Pencarian Populer

Cara Memindahkan Aplikasi Ke Kartu Memori Di Hp Xiaomi - Cara Memindahkan Aplikasi Ke Kartu Sd Hp Vivo - Cara Memindahkan Aplikasi Ke Kartu Sd Oppo - Cara Memindahkan Aplikasi Ke Kartu Sd Oppo A3s- Cara Memindahkan Penyimpanan Internal Ke Kartu Sd Hp Oppo - Cara Memindahkan Penyimpanan Internal Ke Kartu Sd Hp Samsung - Cara Memindahkan Penyimpanan Internal Ke Kartu Sd Hp Xiaomi -

Related Articles

Back to top button