Aplikasi Crypto Indonesia Bappebti Resmi

Teknatekno.com – Pada artikel kali ini, Teknatekno akan memberikan informasi seputar aplikasi crypto Indonesia yang terdaftar di Bappebti.

Badan Pengawas Berjangka Komoditi atau yang lebih dikenal dengan Bappebti telah menerbitkan daftar aplikasi crypto Indonesia yang saat ini terdaftar. Ada 13 nama perusahaan dalam daftar aplikasi crypto Indonesia yang dirilis pada 18 Februari 2021.

13 Aplikasi Crypto Indonesia Terdaftar di Bappebti

Kamu mungkin sering mendengar tentang Bitcoin, mata uang crypto, atau mata uang crypto, akhir-akhir ini. Seperti namanya, kriptografi digunakan untuk mencadangkan mata uang digital seperti cryptocurrency.

Crypto currency sebenarnya bukan hanya Bitcoin, ada juga Ethereum, Dogecoin, Ripple, Litecoin dan masih banyak lagi. Ada yang memperdagangkan mata uang digital dan ada yang berinvestasi dalam mata uang digital, seperti halnya untuk saham.

Transaksi Cryptocurrency dilakukan melalui platform yang memfasilitasi pertemuan antara pedagang dan konsumen aset crypto. Platform ini dikenal sebagai aplikasi crypto.

Transaksi yang melibatkan cryptocurrency legal di Indonesia, di mana mereka diawasi oleh lembaga kementerian terpisah yang dikenal sebagai Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Untuk memastikan keamanan investor dan pedagang dalam transaksi crypto, Bappebti telah melegalkan beberapa aplikasi crypto. Di bawah ini merupakan 13 aplikasi crypto Indonesia tersebut:

Indodax

Indodax atau PT Indodax Nasional Indonesia merupakan salah satu aplikasi cryptocurrency yang cukup terkenal. Telah ada lebih dari 3,9 juta pengguna aplikasi tersebut.

Indodax tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga menjamin keamanan transaksi tersebut dengan berbagai tingkat perlindungan. Indodax memberikan perlindungan otentikasi multi-faktor dengan kombinasi verifikasi melalui email dan SMS.

Selain itu, proses penyetoran dan penarikan rupiah sangat cepat dan efisien. Biaya untuk setiap transaksi di Indodax sendiri adalah 0,3 persen dan persyaratan setoran minimum Rp 500 ribu.

Tokocrypto

Ketika PT Crypto Indonesia Berkat, atau Tokocrypto, didirikan pada Juni 2017, itu adalah aplikasi pertama yang terdaftar di BAPPEBTI. Menariknya, pada tahun 2020, Tokocrypto menerima suntikan dana dari Binance, sebuah perusahaan perdagangan dan pengembang aset crypto yang berbasis di Malta.

Produk yang diperdagangkan di Tokocrypto termasuk aset crypto yang termasuk dalam 500 teratas coinmarketcap.com. Minimal deposit Rp 50 ribu, dan ada biaya 0,01 persen per transaksi.

Pintu

Pintu atau PT Pintu Kemana adalah salah satu aplikasi cryptocurrency yang paling terkenal, meskipun faktanya mungkin tidak terlihat seperti itu pada pandangan pertama.

Investasi awal yang dibutuhkan adalah Rp 22 ribu dan kamu tidak akan dikenakan biaya untuk melakukan deposit. Setiap transaksi di aplikasi Pintu gratis dan mudah. Paling-paling, kamu akan dikenakan biaya Rp 4.500 untuk setiap rupiah yang kamu tarik.

Untuk mulai menggunakan aplikasi ini, cukup buat akun. Kamu hanya perlu alamat email dan verifikasi dengan foto KTP, SIM atau paspor kamu.

Rekeningku

Sama seperti aplikasi crypto lainnya, aplikasi Rekeningku yang berada di bawah PT Rekeningku Dotcom Indonesia juga memberikan keamanan, kemudahan dan kemudahan bagi setiap investor dan trader cryptocurrency.

Pada aplikasi Rekeningku, setiap transaksi jual beli akan dikenakan biaya sebesar 0,1 persen dari total transaksi. Untuk isi ulang Rupiah di dompet digital di aplikasi Rekeningku, ada beberapa cara yang bisa dipilih, baik secara non-feely seperti melalui transfer bank dan virtual account atau dengan biaya seperti melalui e-wallet.

Triv

Triv menawarkan penyetoran dan penarikan real-time dari dan ke lebih dari 100 bank di Indonesia sepanjang waktu, bahkan pada hari libur besar dan di luar jam kerja.

Triv bisa digunakan untuk bayar tagihan, isi pulsa, dan pembelian token listrik. Triv sendiri adalah milik PT Tiga Inti Utama.

Luno

Luno sebelumnya dikenal sebagai BitX dan merupakan perusahaan Bitcoin yang berbasis di Singapura dan didirikan pada tahun 2013. Pada tahun 2015, Luno masuk ke Indonesia.

Layanan Luno mencakup kemampuan untuk menjual dan membeli Bitcoin dengan Rupiah, dan tidak ada biaya yang terkait dengan penggunaan aplikasi Luno.

1 2Next page

Related Articles

Back to top button