Tips Memilih Aplikasi Belanja Online yang Aman

Teknatekno.com – Hai Teknozen, kali ini Teknatekno akan memberikan kamu beberapa tips dalam memilih aplikasi belanja online yang aman dan terpercaya. Seperti yang kita ketahui, pandemi COVID-19 membuat kita lebih banyak melakukan kegiatan dari rumah saja.

Termasuk belanja kebutuhan sehari-hari, belanja pakaian, barang elektronik, hingga bayar tagihan, semuanya juga mau tidak mau harus dilakukan dari rumah. Untungnya, saat ini sudah banyak aplikasi belanja online yang bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut.

Berbagai aplikasi belanja online menyediakan berbagai macam fitur, antara lain pulsa, paylater, COD, gratis ongkos kirim, dan kemampuan untuk membeli barang dari luar negeri.

Saat ini, Shopee dan Tokopedia merupakan aplikasi belanja online terpopuler di Indonesia. Nah, dikesempatan yang baik ini, Teknatekno akan memberikan beberapa tips atau cara untuk memilih aplikasi belanja online yang aman. Simak penjelasan dibawah ini ya!

Tips Memilih Aplikasi Belanja yang Aman

Tips Aman Memilih Aplikasi Belanja Online

Teknozen gak perlu bingung memilih aplikasi belanja online mana yang bagus, aman, dan terpercaya untuk kamu. Karena kami akan menjelaskan cara memilihnya. Mulai dari pemilihan jenis kebutuhan, fitur, metode pengiriman, hingga cara pembayarannya. Yuk simak berikut ini!

1. Pilih Barang Sesuai Kebutuhan

Saat akan berbelanja, tentunya kamu sudah memiliki daftar keinginan barang apa saja yang ingin kamu beli. Kami merangkum barang-barang yang bisa dibeli di aplikasi belanja online, mulai dari barang fisik hingga produk digital.

Produk Fashion dan Elektronik

Banyak aplikasi belanja online yang fokus pada produk fashion seperti baju, sepatu, dan jam tangan untuk pria dan wanita. Selain itu, ada juga aplikasi belanja online yang menjual produk elektronik seperti smartphone, tablet, televisi, kulkas, dan lain sebagainya.

Kebutuhan Harian

Barang sehari-hari dapat dibeli dari rumah menggunakan aplikasi belanja online. Beberapa aplikasi belanja online saat ini menyediakan sayuran, rempah-rempah, makanan laut segar, buah-buahan, dan lain sebagainya.

Pada kenyataannya, jasa pengiriman cepat GoSend dan Grab Express sudah digunakan oleh berbagai aplikasi belanja online untuk memasok kategori supermarket.

Produk Digital dan Bayar Tagihan

Kamu dapat membeli barang digital seperti pulsa, paket data, token listrik, voucher game online, voucher berlangganan movie streaming, dan voucher digital. Tidak hanya pembelian, aplikasi belanja online pun saat ini sudah menyertakan fitur pembayaran tagihan, seperti pembayaran listrik, telepon, asuransi, dan pajak.

2. Kenali Fitur-Fiturnya

Dalam memilih aplikasi belanja online, ada baiknya untuk memperhatikan fitur-fitur yang ada didalamnya. Fitur yang tidak ada di aplikasi lain menjadi keunggulan tersendiri.

Teknozen bisa memperhatikan aplikasi yang memberikan fitur seperti gratis ongkir, fitur pembayaran COD, dan garansi pengembalian barang. Fitur-fitur ini akan berguna di lain waktu.

Kategori Toko Resmi, Jaminan Barang Original

Salah satu kekhawatiran dari sebagian konsumen yang membeli barang melalui aplikasi belanja online adalah membeli barang palsu karena tertipu. Yang bisa Teknozen lakukan untuk menghindari hal ini adalah dengan memeriksa review pelanggan atau pembeli.

Namun, jika Teknozen masih belum yakin, Teknozen bisa membeli barang yang dijamin pasti asli di toko resminya. Beberapa aplikasi belanja online sudah memasukkan kategori official store, seperti Official Store di Tokopedia dan Shopee Mall di Shopee.

Gratis Ongkir, Bebas Beli Barang Tanpa Melihat Lokasi Penjual

Sebelum ada program gratis ongkir di aplikasi belanja online, Teknozen harus jeli ketika memilih lokasi toko. Hal ini karena semakin jauh lokasi toko dengan lokasi kamu, maka semakin mahal biaya pengirimannya.

Sekarang, banyak aplikasi belanja online sudah menerapkan fitur gratis ongkir yang memungkinkan kamu untuk berbelanja di toko mana pun.

Umumnya, subsidi gratis ongkos kirim yang diterapkan maksimal Rp. 20.000,00 untuk Jawa dan maksimal Rp. 40.000,00 untuk pengiriman antar pulau. Namun, Teknozen harus menyadari gratis ongkir tersebut ada syaratnya, seperti jumlah minimal pembelian.

COD, Bayar Tunai Ketika Barang Sudah Sampai

Jika Teknozen kebetulan tidak mempunyai saldo di bank atau e-wallet, kamu bisa memakai fitur pembayaran cash on delivery (COD). Pembayaran di tempat juga memungkinkan kamu untuk memeriksa kesesuaian barang yang dibeli sebelum kamu membayarnya.

Sebelum menyerahkan pembayaran apa pun kepada kurir, kamu bisa berbelanja dulu, lalu ketika paket datang, kamu bisa mengecek kesesuaian barang sebelum membayarnya secara tunai ke kurir.

Pengembalian Barang untuk Produk yang Tidak Sesuai Pesanan

Ada opsi pengembalian yang disertakan dalam beberapa aplikasi belanja online untuk melindungi kamu dari barang yang tidak sesuai pesanan. Aplikasi belanja online biasanya menerapkan tombol konfirmasi jika barang sesuai dan tombol komplain jika tidak cocok.

Kemudian, ada batas waktu, biasanya dua hingga tiga hari atau lebih, untuk menekan tombol. Teknozen akan secara otomatis menegaskan bahwa produk tersebut cocok jika selama jangka waktu tersebut kamu tidak menyentuh tombol apa pun.

Cara Memilih Aplikasi Belanja

3. Periksa Metode Pembayaran

Metode pembayaran menjadi pertimbangan penting saat melakukan pembelian menggunakan aplikasi belanja online. Teknozen harus memverifikasi saldo, nama bank, dompet digital, jenis kartu ATM, dan sebagainya karena setiap aplikasi belanja online berbeda.

Perhatikan aplikasi mana yang mendukung pembayaran kamu. Jika tidak, kamu bisa memilih pembayaran tunai.

Pembayaran Tunai dengan Fitur Cod atau Bayar di Kasir Minimarket

Secara umum, hanya bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI yang menerima pembayaran untuk belanja online. Selain itu, setiap aplikasi belanja online umumnya hanya terhubung dengan satu dompet digital.

Namun, jika Teknatekno tidak memiliki dompet digital atau rekening bank yang cukup besar, kamu masih bisa berbelanja. Selain cash on delivery (COD), pelanggan dapat membayar pembelian secara online di kasir Indomaret dan Alfamart.

Pembayaran Online, Pembayaran Langsung dari Bank atau E-Wallet

Metode pembayaran paling populer di aplikasi belanja online adalah pembayaran online. Pembayaran online bisa menggunakan sumber dana dari bank. Metode transfernya antara lain mobile banking, internet banking, ATM, direct debit, dan kartu kredit atau debit. Selain bank, sumber dana juga bisa dari dompet digital atau e-wallet.

Pembayaran dengan metode pembayaran online akan terkonfirmasi secara otomatis dan instan. Berbeda dengan transfer via ATM yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama, bahkan kamu wajib unggah bukti transfer.

Paylater, Belanja Dulu, Bayar Akhir Bulan

Nah, buat kamu yang kebetulan lagi nunggu gaji cair bisa memanfaatkan paylater di aplikasi belanja online. Beberapa aplikasi belanja online memungkinkan mekanisme pembayaran paylater.

Hal ini memungkinkan kamu untuk berbelanja dulu dan membayarnya di akhir bulan atau awal bulan depan. Secara umum, metode pembayaran paylater bekerja sama dengan dompet digital yang terhubung dengan aplikasi belanja online.

FAQ Seputar Memilih Aplikasi Belanja

FAQ

Berikut ini pertanyaan seputar aplikasi belanja online.

Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Online Shop?

Online shop atau yang dikenal dengan toko online adalah sistem belanja online dimana pembeli dapat langsung menghubungi penjual untuk menanyakan harga atau pertanyaan produk melalui BBM, LINE, Facebook, Instagram, Whatsapp atau media sosial lainnya.

Bagaimana Cara Memilih Produk Saat Melakukan Pembelian Barang Online?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat membeli produk secara online:

  1. Perhatikan rating dan ulasannya
  2. Pilih penjual yang memiliki reputasi baik
  3. Cek perbandingan harga
  4. Perhatikan kualitas produk
  5. Periksa label produk
  6. Periksa posisi logo
  7. Coba pindai kode batang atau barcode

Apa Kekurangan dari Belanja Online?

  1. Dapat menyebabkan masalah dengan manajemen keuangan.
  2. Barangnya tidak sesuai ekspektasi.
  3. Kecenderungan memperoleh barang yang tidak dibutuhkan (konsumtif)
  4. Rawan terjadi penipuan.

Bagaimana Cara membedakan Online Shop Asli dengan yang Palsu?

Berikut ini ciri-ciri online shop yang palsu atau fake:

  1. Harga produk tidak masuk akal.
  2. Memiliki followers atau pengikut palsu
  3. Kolom komentar tidak diaktifkan.
  4. Testimoni dan rekening mencurigakan
  5. Feed tidak menarik.
  6. Memberikan konsultasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.
  7. Lebih berfokus pada pembayaran.

Resiko Apa Saja yang Rawan Terjadi Dalam Transaksi Jual Beli Online?

Tantangan yang paling umum dalam transaksi jual beli online adalah penipuan transaksi dan ketidaksesuaian barang dengan persyaratan. Selanjutnya, kemungkinan resiko cacat tersembunyi pada barang yang diperdagankan juga menjadi modus paling umum dari para pelaku bisnis online, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Kesimpulan

Teknozen gak perlu bingung memilih aplikasi belanja online mana yang bagus, aman, dan terpercaya untuk kamu. Berbagai aplikasi belanja online saat ini sudah menyediakan berbagai macam fitur, antara lain pulsa, paylater, COD, gratis ongkos kirim, dan kemampuan untuk membeli barang dari luar negeri.

Dengan mengetahui beberapa tips atau cara dalam memilih aplikasi belanja yang aman, kamu bisa terhindar dari kerugian atau bahkan penipuan. Demikian penjelasan yang bisa Teknatekno rangkum. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button