Apa itu System Software? Definisi dan Contohnya

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kamu tau apa itu system software? System software adalah perangkat lunak yang dirancang untuk menyediakan platform untuk perangkat lunak lain.

Contohnya seperti sistem operasi (OS) seperti macOS, GNU atau Linux dan Microsoft Windows, perangkat lunak ilmu komputasi, mesin game, otomasi industri, dan service apps.

Jenis ini merupakan kebalikan dari software aplikasi, yang memiliki fungsi untuk menjalankan sebuah program seperti membuat dokumen teks, bermain game, mendengarkan musik, atau menjelajahi web secara kolektif.

Agar Teknozen lebih paham lebih dalam tentang system software, yuk simak penjelasan dari Teknatekno mengenai apa itu system software beserta contoh-contohnya dibawah ini.

Mengenal Apa itu System Software

System software mengacu pada file dan program yang membentuk sistem operasi pada sebuah komputer. File sistem ini mencakup libraries of functions, layanan sistem, driver untuk printer dan hardware lain, preferensi sistem, serta file konfigurasi lainnya.

Program-program yang merupakan bagian dari perangkat lunak sistem termasuk assemblers, compilers, file management tools, system utilites, dan debuggers.

System software akan terinstal pada komputer ketika pengguna menginstal sistem operasi. pengguna kemudian bisa memperbarui OS mereka dengan menjalankan program seperti “Windows Update” untuk Windows atau “Software Update” untuk Mac OS X.

Tidak seperti program aplikasi, perangkat lunak sistem tidaklah dimaksudkan untuk dijalankan oleh end-user. Misalnya, walaupun pengguna menggunakan browser Web setiap hari, namun mungkin pengguna tidak banyak menggunakan program assembler (kecuali, tentu saja, si pengguna adalah seorang programmer komputer).

Karena system software berjalan pada tingkat paling dasar dari komputer, membuat jenis ini disebut “low-level” software (perangkat lunak “tingkat rendah”).

System software ini menghasilkan user interface sehingga memungkinkan sistem operasi untuk berinteraksi dengan hardware (perangkat keras).

Contoh System Software

System software juga bisa dianggap sebagai perantara untuk memastikan antara software lainnya dan hardware berjalan dengan baik di komputer.

System software dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Sistem Operasi: Perantara antara Hardware, program sistem, dan aplikasi lain.
  2. Device Driver: Mengaktifkan komunikasi perangkat dengan OS dan program lain.
  3. Firmware: Mengaktifkan kontrol dan identifikasi perangkat.
  4. Translator: Menerjemahkan bahasa tingkat tinggi ke kode mesin tingkat rendah.
  5. Utility Software: Memastikan fungsionalitas bekerja optimal dari perangkat dan aplikasi.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Sistem Operasi (OS)

Sistem operasi adalah sistem yang mengelola perangkat keras komputer. Sistem operasi terdiri dari program dan data. Sistem operasi juga menyediakan layanan bagi pengguna sehingga mereka bisa menjalankan program aplikasi di perangkatnya.

Berikut beberapa contoh dari sistem operasi (OS):

  • OS Komputer
  • Windows 10
  • Mac OS X
  • Ubuntu
  • OS Server
  • Ubuntu Server
  • Windows Server
  • Red Hat Enterprise
  • OS Internet/Web
  • Chrome OS
  • Club Linux
  • Remix OS
  • OS Handphone atau Mobile
  • iPhone OS
  • Android OS
  • Windows Phone OS

2. Device Driver

Driver adalah jenis system software yang bekerja supaya hardware bekerja dengan baik. Jenis ini memungkinkan komponen untuk melakukan tugas mereka seperti yang diarahkan oleh OS.

Beberapa contoh Hardware yang memerlukan driver:

  • Mouse
  • Keyboard
  • Touch pad
  • Printer
  • Display card
  • Network card
  • Sound
  • Function keys

Dari kedelapan daftar diatas, ada yang drivernya telah otomatis terinstall seperti Mouse, keyboard dan touchpad. Selain itu, ada juga yang drivernya harus pengguna install secara manual misalnya Printer.

3. Firmware

Firmware adalah software operasional yang tertanam dalam flash, ROM, atau chip memori EPROM untuk OS yang secara langsung mengelola dan mengontrol semua aktivitas dari setiap hardware tunggal.

Secara tradisional, firmware dipasang pada chip yang tidak mudah menguap. Pengguna bisa memperbaruinya dengan menggantinya dengan chip baru yang sudah diprogram.

Namun, saat ini, firmware telah diinstal pada chip flash. Jadi, sekarang pengguna bisa memperbaruinya tanpa menukar chip. Dua contoh dari jenis ini adalah chip BIOS (Basic Input / Output System) dan chip UEFI (Unified Extended Firmware Interface).

Pabrikan memasang firmware pada motherboard, dan bisa diakses melalui dua jenis chip ini. Ini adalah antarmuka konfigurasi. Ketika komputer dinyalakan dan sedang melalui POST (Power On Self Test), maka ini yang pertama kali dimuat.

Firmware motherboard membangunkan semua perangkat keras saat dimulai. Ini memastikan bahwa semua komponen komputer bekerja. Jika semua komponen berfungsi dengan baik, maka itu akan menjalankan bootloader, yang selanjutnya akan memuat sistem operasi.

Namun, jika ada kesalahan pada sistem RAM, BIOS tidak akan mengizinkan komputer untuk boot. Perbedaan utama antara firmware dan driver adalah firmware akan berada di dalam perangkat sedangkan driver akan menginstal di sistem operasi.

4. Translator

Ini adalah program menengah yang diandalkan oleh programer software untuk menerjemahkan kode sumber bahasa tingkat tinggi ke kode bahasa mesin.

Yang pertama adalah kumpulan bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan dikodekan oleh manusia. Misalnya Java, C ++, Python, PHP, BASIC. Dan yang terakhir adalah kode kompleks yang hanya dimengerti oleh prosesor.

Bahasa penerjemah populer adalah kompiler, assembler, dan interpreter. Biasanya dirancang oleh produsen komputer. Program penerjemah bisa melakukan terjemahan lengkap kode program atau menerjemahkan setiap instruksi lainnya sekaligus.

Kode mesin ditulis dalam sistem bilangan base-2, ditulis dalam 0 atau 1. Ini adalah bahasa tingkat serendah mungkin. Sementara tampaknya tidak berarti bagi manusia, nol dan yang sebenarnya diurutkan dengan cerdas oleh prosesor untuk merujuk pada setiap kode dan kata.

Selain menyederhanakan pekerjaan developer software, translator juga bisa membantu dalam berbagai tugas desain mereka. Seperti:

  • Mengidentifikasi kesalahan sintaksis selama penerjemahan, sehingga memungkinkan dilakukannya perubahan pada kode.
  • Memberikan laporan diagnostik setiap kali aturan kode tidak diikuti. Alokasikan penyimpanan data untuk program ini.
  • Memberikan daftar kode sumber dan detail program.

5. Utility Software

Utility Software adalah jenis system software yang berada di antara sistem dan software aplikasi. Ini adalah program yang ditujukan untuk tugas-tugas diagnostik dan pemeliharaan untuk komputer.

Mereka berguna untuk memastikan fungsi komputer tetap berjalan secara optimal. Tugas mereka beragam, mulai dari mengamankan data penting hingga defragmentasi drive disk.

Kebanyakan Utility Software adalah software pihak ketiga tetapi mereka juga bisa dibundel dengan sistem operasi. Utility Software pihak ketiga biasanya tersedia secara individual atau dibundel bersama seperti dengan Hiren Boot CD, Ultimate Boot CD, dan Kaspersky Rescue Disk.

Contoh dan fitur perangkat lunak utilitas meliputi:

Antivirus dan Keamanan

Untuk keamanan file dan aplikasi, misalnya:

  • Malwarebytes
  • Microsoft Security Essentials
  • AVG

Layanan Partisi Disk

Seperti:

  • Manajemen Disk Windows
  • Easeus Partition Master
  • Partition Magic

Disk Defragmentasi

Untuk mengatur file yang tersebar di drive, contohnya:

  • Disk Defragmenter
  • Perfect Disk
  • Disk Keepe
  • Comodo Free Firewall
  • Little Snitch

Kompresi File

Untuk mengoptimalkan ruang disk, seperti:

  • WinRAR
  • Winzip
  • 7-Zip

Pencadangan Data

Untuk alasan keamanan, misalnya:

  • Cobian
  • Clonezilla
  • Comodo

Layanan Diagnostik Hadware

Seperti:

  • Hard Disk Sentinel
  • Memtest
  • Performance Monitor

Pemulih Data

Untuk membantu mendapatkan kembali data yang hilang, seperti:

  • iCare Data Recovery
  • Recuva
  • EaseUs Data Recovery Wizard

Firewall

Untuk perlindungan terhadap ancaman eksternal, contohnya:

  • Windows Firewall

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai apa itu system software beserta contohnya. Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan kamu tentang system software yang ada pada komputer maupun laptop.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button