Apa itu Adobe Premiere Pro? Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya

Teknatekno.com – Sebagai pengguna aplikasi editing video, pasti kamu mengetahui apa itu Adobe Premiere Pro, yaitu salah satu software yang sangat sering digunakan oleh para profesional maupun pemula.

Software ini memiliki banyak fitur menarik yang bisa membantu kamu dalam dunia editing video. Adobe Premiere Pro telah mengalami perkembangan versi dari tahun ke tahun, yang pastinya memberikan fasilitas editing unggulan terbaik.

Software ini termasuk dalam keluarga Adobe CC (Creative Cloud), dengan memberikan berbagai kelebihan fitur fantastis untuk memaksimalkan kebutuhan editing pengguna.

Yuk simak penjelasan dari Teknatekno dibawah ini tentang apa itu Adobe Premiere Pro beserta kelebihan, kekurangan dan juga fitur-fiutr yang ditawarkannya.

Mengenal Apa itu Adobe Premiere Pro

Apa itu Adobe Premiere Pro? Adobe Premiere Pro adalah perangkat lunak penyunting video yang dikhususkan untuk membuat rangkaian gambar, audio dan video. Premiere Pro merupakan rilis-an baru dan sebagai penerus ulang dari Adobe Premiere yang telah diluncurkan sejak 2003.

Software editing video ini banyak digunakan oleh rumah produksi video, media televisi, iklan, broadcasting, dan perusahaan konten video. Dibanding software editing lainnya, Adobe Premiere menjadi salah satu software edit video yang mudah dipahami dari antarmuka dan fiturnya.

Adobe Premiere Pro bisa bekerja sama dengan software multimedia lainnya seperti After Effects untuk menciptakan banyak efek, Adobe Photoshop, serta program utilitas lainnya. Program ini juga memberikan fasilitas video effects dan sound effects.

Bersifat komprehensif dengan program Adobe Creative Cloud lainnya, membuat Adobe Premiere disukai kreator, misalnya untuk menyusun video event seperti company profil, video klip musik, cerita film, pernikahan, dan lainnya.

Sejarah Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro merupakan pengembangan program editing video dari Adobe Systems. Adobe pertama kali merilisnya pada bulan Desember tahun 1991 dengan versi awal Adobe Premiere 1.0 dengan platform OS hanya untuk Mac saja.

Tahun berikutnya tepat pada September 1992, Adobe mengembangkan versi 2.0. Berlanjut pada tahun berikutnya Agustus 1993 versi 3.0 Adobe masih mengembangkan pada versi Mac.

Hingga sampai bulan September, rilislah Adobe Premiere versi 1.0 untuk platform Windows untuk pertama kalinya. Perkembangan rilis Adobe Premiere terus berlanjut untuk perubahan fitur yang lebih maksimal.

Pada tahun 2003, Adobe Premiere mengalami perkembangan desain dan fitur dan luncurlah Premiere Pro. Premiere Pro ini merupakan acuan dari versi yang lebih baru sedangkan Adobe Premiere acuan rilis dari tahun sebelumnya.

Produk Premiere diperoleh dari SuperMac Technologies Inc. yang berdasar pada ReelTime. Premiere Pro juga menjadi salah satu bagian dari Adobe Creative Suite sejak 2003.

Saat ini bertransisi dari versi lamanya CS ke CC (Creative Cloud) pada 2013 dan membuka basis berlangganan yang mendukung sistem operasi Windows maupun Mac OS. Belum lama ini, tepat pada November 2019, rilis Premiere Pro terbaru dengan versi CC 2020.

Kelebihan dan Kekurangan Adobe Premiere Pro

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari Premiere Pro.

Kelebihan Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro memiliki kelebihan, seperti:

  • Pengoperasiannya mudah. Perangkat lunak ini mudah di pakai karena pengenalan fitur dan layout interface yang mudah disesuaikan. Salah satunya workspace yang menyediakan berbagai kategori dengan ragam fungsi.
  • Tersedia fasilitas efek. Efek yang bisa diaplikasikan di dalam software ini yaitu fasilitas sound effects dan video effects.
  • Kemampuan timeline dalam memasukkan video dan audio ke dalam banyak kolom.
  • Kemampuan membaca berbagai format file video yang akan dijadikan proyek editing.
  • Premiere Pro mendukung pembuatan video VR (Virtual Reality) – 360 Derajat.
  • Komprehensif, dalam berkolaborasi dengan software Adobe lainnya. Misal, kombinasi efek animasi dari After Effects.
  • Bisa memadukan banyak efek yang telah disiapkan, untuk membuat tampilan video lebih kreatif dan komunikatif.

Kekurangan Adobe Premiere Pro

Sedangkan kekurangannya yaitu:

  1. Ukuran software besar, karena hanya mendukung sistem operasi bertipe 64 bit.
  2. Tidak hemat penyimpanan hardisk, karena Premiere Pro CC memiliki space besar.
  3. Kurangnya spesifikasi komputer akan membuat terjadinya crash.
  4. Kelemahan dalam penambahan keyword tagging, karena terbatas.
  5. Membutuhkan spesifikasi komputer yang mumpuni (medium-high-end).

Fitur Adobe Premiere Pro

Berikut penjelasann mengenai fitur-fitur yang terdapat pada Adobe Premiere Pro

1. Edit Video atau Film Berkualitas di Satu Platform

Dalam fitur utama Premiere Pro, kamu bisa mengedit video dengan colour gradient, adjust sound and import graphics, dan efek khusus dari aplikasi Adobe lainnya. Jika kamu ingin hasil proyek video menjadi maksimal gunakanlah kombinasi pengeditan video dari Adobe Creative Cloud lainnya.

  1. Fitur impor cuplikan (Import footage) dari format file apa pun.
  2. Fitur memangkas cuplikan (Trim footage) dengan presisi (Precision).
  3. Fitur penambahan efek animasi dan video (Add animation and video effects).
  4. Mengelola audio editing dan sound effects.

2. Integrasi Lebih Baik dengan After Effects dan Adobe Stock

Fitur kedua ini termasuk kemudahan Premiere Pro dalam mengintegrasikan proyek video dengan beberapa komposisi dari Adobe Stock dan After Effects. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan fasilitas ini diantaranya:

  1. Creative Cloud Libraries, panel untuk mencari rekaman video yang dibutuhkan (Find the footage)
  2. Mengimpor komposisi visual effects dari After Effects.

3. Post-production With Film-Editing dan Adjust Colours and White Balance

Untuk membuat penyempurnaan proyek video pada pasca-produksi, sesuaikan pekerjaan kamu dengan beberapa fitur ini:

  1. Film-editing basics, dengan mengimpor rekaman (import footage), membuat urutan (create a sequence), menambahkan judul (add title), menyesuaikan tingkat audio (adjust audio levels), dan mengekspor video (export video).
  2. Adjust colours and white balance, untuk menyesuaikan pewarnaan. Gunakanlah penyempurnaan dengan Lumetri Colour Panel, yaitu favorit sinematografer untuk membuat penyesuaian warna pada video secara profesional. Selain itu gunakan white balance, colour correction, colour grading dan lainnya.

Kesimpulan,

Demikian penjelasan dari Teknatekno mengenai apa itu Adobe Premiere Pro. Sebagai penyunting video yang handal dan mudah dipakai, Premiere Pro memberikan fasilitas yang cukup lengkap dari segi fitur dan penggunaannya.

Premiere Pro juga bisa dikolaborasikan dengan bantuan software lain seperti Photoshop dan After Effects untuk proyek kreativitas video. Tidak heran, jika perangkat lunak ini banyak dipakai untuk dunia broadcasting, perfilman, hingga periklanan.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button