Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet Agar Diterima Kerja

Teknatekno.com – Cara mempromosikan diri secara efektif merupakan cara yang bisa memperbesar peluang kamu untuk diterima bekerja ketika mendaftarkan diri di perusahaan yang terdapat di Jobstreet.

Promosi diri berperan penting untuk meningkatkan daya tarik kamu di mata perekrut. Sayangnya, banyak yang belum tahu cara mempromosikan diri di Jobstreet. Informasi cara-cara promosi diri di Jobstreet berikut bisa kamu terapkan agar diterima kerja.

6 Cara Mempromosikan Diri Bagi Fresh Graduate

Berikut cara mempromosikan diri dengan benar di Jobstreet yang bisa kamu terapkan agar diterima kerja:

1. Tulis Promosi Diri Secara Efektif

Pihak Jobstreet sudah merilis cara mempromosikan diri secara efektif hanya dengan 300 karakter. Bagi fresh graduate, jumlah kata tersebut terbilang banyak apabila belum mempunyai pengalaman kerja apa pun.

Akan sulit bagi pelamar untuk mengetahui apa yang perlu mereka cantumkan dan apa yang bisa mereka ajukan agar disetujui. Sebaliknya, untuk orang yang sudah pernah bekerja dan memiliki banyak pengalaman, promosi diri biasanya ditulis lebih dari 300 karakter.

Mengikuti panduan dari Jobstreet, sebisa mungkin kamu perlu mengatur hal-hal yang perlu dicantumkan dan tidak perlu dicantumkan di sana. Usahakan untuk menuliskan pencapaian besar dan berpengaruh saja agar terhindar dari pembahasan yang bertele-tele.

2. Berusaha Meyakinkan HRD untuk Menerima Kamu

Tugasmu sebagai seorang pencari kerja adalah meyakinkan HRD agar mau menerimamu. Sebab, ada banyak pelamar yang juga menginginkan posisi sama. Lalu, bagaimana cara meyakinkannya? Agar HRD mau memilih kamu di antara sekian banyak kandidat?

Berusahalah untuk membuat HRD terkesan dan mengundangmu ke tahap seleksi selanjutnya (jika ada) dengan memaparkan alasan realistis. Kamu bisa mencantumkan deskripsi diri, kemampuan-kemampuan yang sudah kamu kuasai, dan alasan mengapa perusahaan pilihanmu harus memilihmu di antara banyak pelamar.

Apabila memiliki pengalaman kepemimpinan dan sukses di bidang tersebut, kamu tidak perlu ragu mencantumkannya. Ingatlah bahwa fresh graduate juga mempunyai kesempatan sama diterima dengan para pencari kerja berpengalaman.

3. Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik

Banyak pelamar fresh graduate yang tidak diterima bekerja karena kesalahan sepele saat menulis promosi diri. HRD yang menangani banyak berkas tentu menjadikan tata tulis sebagai salah satu kriteria penerimaan kandidat pelamar.

Oleh karena itu, sangat penting menulis promosi diri menggunakan tanda baca (koma, titik) dan huruf kapital sesuai konteksnya.

Tata bahasa dalam menulis promosi diri pun tidak boleh dilewatkan. Cari tahu bagaimana penulisan kata yang sesuai KBBI dan penulisan kata-kata berbahasa Inggris jika promosi dirimu memuat kata dalam bahasa asing.

Jangan lupa untuk membaca tulisanmu beberapa kali untuk mengetahui adanya kesalahan penulisan. Kamu juga bisa meminta bantuan orang lain untuk membaca promosi diri dan membetulkan kesalahan yang ada.

4. Melamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan

Banyaknya lowongan kerja yang tersedia di Jobstreet terkadang membuat fresh graduate asal-asalan dalam memilih. Tidak jarang pula fresh graduate memilih pekerjaan yang tidak sesuai bidangnya hanya karena gajinya tinggi.

Tentu hal ini akan membuang-buang waktumu dalam melamar kerja karena kualifikasimu sejak awal sudah tidak cocok dengan pekerjaan tersebut.

Perekrut akan memprioritaskan pelamar fresh graduate yang sudah mempunyai skill sesuai posisi beserta pengalaman penunjang jika ada. Tuliskan pengalaman dan keahlian yang kamu miliki dalam kalimat singkat yang tidak berbelit-belit.

Misalnya poin-poin bahwa kamu menguasai aplikasi tertentu, dapat mengoperasikan suatu jenis aplikasi, dan pengalaman dalam bidang tersebut di kantor atau tempat magang selama jangka waktu tertentu.

Jelaskan saja pengalamanmu sebagai fresh graduate apabila pernah mengikuti pelatihan di bidang yang menunjang pekerjaanmu sekalipun terdengar remeh.

5. Hindari Hal-Hal yang Sifatnya Umum

Pernah membaca lamaran kerja yang membosankan berisi karakteristik seseorang dan kelebihan dirinya saja? Saat menulis promosi diri, fokuslah pada skill khusus dan pengalaman yang pernah kamu lakukan.

Tidak perlu menuliskan kalimat-kalimat pemanis dan kalimat penutup seperti janji akan bekerja keras setelah diterima. Sebab, nantinya kerja keras fresh graduate baru bisa terlihat apabila sudah bekerja.

6. Menulis Promosi Diri dengan Jujur

Semua pelamar ingin langsung diterima bekerja dalam sekali coba. Namun, kamu juga perlu tahu bahwa jumlah pelamar yang menginginkan posisi tersebut bukan hanya satu orang saja. Tidak mengherankan ada pelamar fresh graduate yang melebih-lebihkan diri ketika menulis kalimat promosi agar diterima.

Padahal hal tersebut hanya akan merugikan pelamar, apalagi ketika nanti diterima. Jika hal yang ditulis tidak sesuai realita, pelamar akan kesulitan jika harus menghadapi pekerjaan tersebut karena kualifikasinya berbeda.

Usahakan untuk tetap menulis sejujur mungkin sekalipun kamu belum mempunyai pengalaman kerja. Jadi, ketika kamu nanti diterima bekerja, kamu akan bekerja sambil mempelajari hal baru tanpa harus terbebani dengan kebohongan ketika menulis promosi.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa cara mempromosikan diri di Jobstreet yang bisa Teknatekno bagikan untuk kamu. Semoga setelah kamu mengetahui cara mempromosikan diri yang efektif, kamu bisa semakin percaya diri untuk mencari pekerjaan dan menjalankan interview.

Related Articles

Back to top button