Ciri Skema Ponzi yang Diterapkan Trading Dana Pro

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Yuk kenali ciri skema ponzi, sistem penjualan yang diterapkan pada robot trading Dana Pro. Belum lama ini trading DNA Pro menggergerkan masyarakat dan sempat menarik nama-nama artis untuk diperiksa pihak kepolisian.

Sederet artis tersebut seperti Ivan Gunawan, Rizy Billar, Ello, Ahmad Dhani, Billy Syahputra DJ Una dan Virzha. Dalam kasus DNA Pro ini diperkirakan mencapai kerugian hampir Rp 100 miliar dari ratusan korban yang terjerat.

DNA Pro merupakan sebuah platform yang menggunakan aplikasi robot trading. Robot trading ini dijual kepada para member. Robot trading DNA Pro ini merupakan produk dari PT DNA Pro Akademi.

Pada dasarnya, robot trading berfungsi untuk meningkatkan profit atau keuntungan, tetapi beberapa robot trading yang tidak terdaftar atau ilegal justru mendatangkan kerugian untuk penggunanya.

Dalam operasinya, DNA Pro menerapkan sistem penjualan langung dengan skema piramida atau ponzi. Dalam investasi, skema ponzi memiliki ciri khusus yaitu memberikan keuntungan yang besar pada member dalam waktu singkat.

Namun, hingga banyaknya investasi bodong yang menggunakan skema ponzi untuk menjalankan tading tersebut, ada ciri skema ponzi lain yang perlu kita waspadai. Simak penjelasan dibawah ini!

5 Ciri Skema Ponzi

5 Ciri Skema Ponzi

Berikut ini ciri-ciri skema ponzi yang banyak digunakan para investasi bodong:

Sulit Menarik Dana Investasi

Indikasi dalam investasi bodong biasanya para member langsung diminta untuk segera menyetor sejumlah uang sebagai modal pokok.

Namun, keuntungan dari uang yang disetor tersebut akan sulit untuk ditarik sewaktu-waktu atau dari semua uang yang telah disetor, member hanya bisa menarik keuntungan yang sedikit dari investasi yang menggunakan skema ponzi tersebut.

Menerapkan Sistem Seperti MLM

Skema ponzi biasanya akan menerapkan sistem serupa dengan MLM, yaitu para member diminta untuk mencari member lain agar bisa mendapatkan keuntungan.

Alasan dibalik itu yaitu untuk mengembalikan bunga investor sebelumnya. Jadi dapat dikatakan uang dari member baru digunakan untuk keuntungan dari member sebelumnya.

Strategi Investasi yang Dirahasiakan

Dalam melakukan investasi, pengguna akan diberitahukan bagaimana strategi dan keuntungan yang didapat secara transparan.

Namun, bila terdapat investasi bodong dengan skema ponzi, maka ciri lainnya yang bisa kamu waspadai yaitu tidak adanya transparansi atau dapat pula perusahaan tersebut berdalih menggunakan sistem canggih dari teknologi.

Skema yang rumit, dirahasiakan serta tidak transparan merupakan ciri skema ponzi yang terkadang kurang diperhatikan oleh masyarakat.

Tidak Ada Legalitas yang Jelas

Tentu hal ini sangat perlu diwaspadai, sebab trading atau perusahaan investasi yang tidak diawasi pemerintah cenderung berujung penipuan. Indonesia sendiri memiliki wadah yang mengeluarkan izin untuk melakukan investasi yaitu melalui OJK dan Bappebti.

Tidak Memiliki Bentuk Bisnis yang Jelas

Trading maupun investasi juga dilakukan dengan tujuan bisnis dan itu terlihat dari jenis instrument investasi yang dilihat. Tapi, berbeda dengan skema ponzi yang memiliki instrument dengan model bisnis yang dinilai seperti forex.

Kesimpulan

DNA Pro merupakan robot trading yang menggunakan sistem penjualan berupa skema ponzi untuk menjalankan tadingnya. Adapun ciri-ciri skema ponzi yaitu: sulit menarik dana investasi, menerapkan sistem seperti MLM, strategi investasinya dirahasiakan, tidak adanya legalitas yang jelas, serta bentuk bisnisnya tidak jelas.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button