Apa itu HODL Dalam Cryptocurrency? Pemula Wajib Tahu

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kamu tahu apa itu HODL? HODL secara sederhana dapat dipahami sebagai tindakan membeli aset dan menahannya dalam periode waktu tertentu.

Penahanan aset pada waktu tertentu dalam istilah HODL ini memiliki ukuran yang lebih panjang ketimbang masa penahanan biasanya. Istilah ini awalnya digunakan secara tidak sengaja pada tahun 2013.

Volatilitas adalah kondisi saat harga pasar aset kripto melonjak atau turun tajam dalam waktu singkat. Berada di tengah kondisi pasar volatil mengharuskan kamu berpikir panjang sebelum mengambil keputusan.

Salah satu keputusan yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan HODLing. HODLing atau HODL adalah kegiatan menahan aset kamu atau tidak menjual aset dalam kondisi apa pun. Lantas, apa saja keuntungan HODL? Yuk kita bahas lebih dalam tentang apa itu HODL dibawah ini

Mengenal Apa itu HODL

Istilah HODL dalam dunia uang digital dapat dipahami sebagai strategi membeli aset dan menahannya. Strategi HODL umumnya digunakan untuk terhindar dari kerugian akibat volatilitas jangka pendek pada dunia cryptocurrency. Hal yang diharapkan dalam strategi ini adalah mendapatkan keuntungan di jangka yang panjang.

Istilah HODL yang sebenarnya berasal dari kata “hold” atau “tahan”, kemudian mendapat anggapan bahwa singkatan dari hold on for dear life. Hal itu memang sesuai dengan prinsip yang ada pada strategi HODL. Dalam dunia bitcoin, istilah HODL digunakan untuk menjadi pengingat diri bahwa jangan sampai menjual aset yang ada.

Mempertahankan aset dalam dunia cryptocurrency tidak semudah kedengarannya. Misalnya, jika kamu membeli sebuah aset bitcoin. Ketika harganya turun, ada dua hal yang bisa kamu lakukan, yaitu cut loss atau memilih untuk menahannya. Nah, dalam posisi inilah HODL menjadi strategi.

Umumnya untuk menyelamatkan aset yang dimiliki maka akan dilakukan cut loss. Hal itu dilakukan supaya kerugian tidak semakin banyak dengan asumsi bahwa harga akan semakin terus menurun. Namun, sebaliknya bagi strategi HODL.

Orang-orang yang melakukan strategi HODL percaya bahwa di masa mendatang harga aset mereka akan kembali naik. Ketika harga sudah mencapai kembali harga beli aset, strategi HODL juga tetap harus dilakukan dengan kepercayaan harga dimasa mendatang akan terus meninggi.

Mengenal Apa itu HODL

 

Sejarah Penggunaan Istilah HODL

Siapa sangka bahwa asal dari nama strategi HODL merupakan salah ketik pada mulanya. Kejadian itu terjadi pada tahun 2013 di sebuah forum bitcoin. Ketika itu, seorang pengguna forum bernama Game Kyuubi membuat sebuah postingan dengan kalimat “I’M HODLING” menganut strategi buy-and-hold.

Kalimat tersebut merupakan kesalahan ketik karena seharusnya “I AM HOLDING”. Namun, kalimat tersebut dibicarakan dan terus dikukuhkan menjadi istilah yang tidak salah di berbagai forum. Padahal, itu hanyalah ungkapan kekecewaan karena menurunnya harga bitcoin setelah sempat naik drastis.

Ketika itu, tahun 2013, harga bitcoin melonjak tinggi pada bulan Januari hingga awal Desember, yaitu dari 15 dollar menjadi 1.100 dollar.

Namun, harga bitcoin kemudian turun di pertengahan Desember 2013 menjadi 716 dollar. Kejadian inilah yang membuat banyak orang kecewa dan membuat Game Kyuubi mengunggah kekecewaannya.

Game Kyuubi mencontohkan tindakan yang benar walaupun dari kalimat “I AM HODLING” yang salah. Akhirnya, pada akhir 2017 terpantau harga bitcoin mencapai nilai tertingginya, yaitu 19.167 dollar. Bagi pemilik aset yang melakukan HODL pasti tidak akan merasa kecewa karena pada awal 2021 harga bitcoin terpantau 58.000 dollar.

Strategi Investasi Crypto dengan HODL

Tak lama HODL menjadi buah bibir. HODL dinilai sebagai strategi yang cenderung menghindari perdagangan berdasar fluktuasi harga jangka pendek. Pisau analisa yang digunakan HODL yaitu melihat perilaku trader pemula yang cenderung gagal akibat belum mampu mengikuti waktu perdagangan.

Trader pemula justru kehilangan uang atau mendapat keuntungan yang lebih sedikit dibanding saat mereka menahan koinnya. Hodlers menghindar dari volatilitas dan sifat psikologis pasar aset kripto yang cenderung fluktuatif.

Sifat psikologis yang seringkali mempengaruhi investor crypto yaitu FOMO (Fear of Missing out) takut ketinggalan dan FUD (fear, uncertainity, dan doubt) ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan. FOMO merupakan salah satu dari beberapa istilah dalam cryptocurrency.

Jadi, para penganut Hodlers mempercayai bahwa HODL merupakan startegi yang bijak untuk diterapkan saat investor merasa FOMO, FUD, dan beragam emosi lain yang berpotensi merugikan.

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan HODL

Cryptocurrency seperti bitcoin, ripple, dan lainnya diperkirakan akan terus meninggi harganya. Hal itu karena dari waktu ke waktu diketahui banyak pelaku bisnis yang menaruh perhatian pada mata uang kripto.

Bahkan, cryptocurrency yang dulu diciptakan untuk menggantikan uang di dunia digital kini justru menjadi aset yang lebih berharga daripada uang itu sendiri.

Criptocurensi memiliki sifat yang fluktuatif sehingga kelebihannya dibanding mata uang fisik adalah menciptakan long and short lebih banyak. HODL tidak mempedulikan kelebihan itu dan justru memperlakukan cryptocurrency seperti aset fisik. Walaupun begitu, teknik HODL memang memiliki keuntungan dalam menjamin aset.

HODL memberi jaminan keamanan yang lebih baik untuk pemilik aset ketika volatilitas jangka pendek cukup sering berubah. Dengan menerapkan strategi HODL, kemungkinan yang bisa didapatkan adalah keuntungan atau kerugian yang besar. Tak ada kerugian sedikit atau kerugian yang “nanggung” jika terus melakukan HODL.

Namun, pada dasarnya HODL akan membuat harga dari aset yang dipegang menjadi lebih tinggi harganya. Seperti barang yang ditimbun oleh tengkulak, apabila sebuah produk tidak banyak beredar di pasaran maka harganya akan meningkat. Namun, akan jadi masalah besar jika ada peralihan penggunaan produk.

Kesimpulan

Jadi, apa itu HODL? HODL adalah anagram dari hold, yang berarti tahan. Dalam dunia kripto (cryptocurrency), HODL atau HODLing adalah ketika kamu menahan diri untuk tidak menjual aset kripto yang kamu miliki, meskipun nilai aset tersebut tengah meningkat.

Istilah ini menjadi salah satu strategi paling populer di pasar perdagangan aset kripto (crypto asset). Biasanya, HODL menjadi pilihan yang paling sering dilakukan oleh investor, karena mereka tidak perlu khawatir dengan volatilitas atau dampak jangka pendek di pasar.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button