Istilah Dalam Cryptocurrency yang Wajib Investor Tahu

Teknatekno.com – Ketika akan berinvestasi cryptocurrency, penting rasanya untuk lebih mengenal istilah dalam cryptocurrency itu sendiri agar trading yang dilakukan sukses.

Perkembangan cryptocurrency atau mata uang kripto kini terus melangkah maju dan semakin dikenal banyak orang. Investasi di dunia cryptocurrency memang cukup menggiurkan bagi beberapa orang.

Akan tetapi, risiko berinvestasi di aset digital ini juga tinggi karena tak sedikit pula penipuan atau scam yang banyak merugikan investor. Di Indonesia, cryptocurrency juga terus menunjukkan pertumbuhan yang meningkat.

Terbukti dengan semakin banyaknya perusahaan crypto exchange yang muncul dengan menjual berbagai mata uang digital seperti Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin hingga Shiba Inu.

Meski beberapa lembaga keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan fatwa haram terhadap cryptocurrency, tapi masih banyak juga orang yang tertarik untuk berinvestasi kepada Bitcoin cs.

Jika kamu tertarik menjadi investor, tak ada salahnya untuk mengenal berbagai istilah dalam cryptocurrency yang sering digunakan. Dengan mengenal istilah-istilah dalam cryptocurrency, setidaknya kamu bisa tahu makna dari kata-kata tersebut sebelum terjun menjadi investor.

30 Istilah Dalam Cryptocurrency

30 Istilah Dalam Cryptocurrency

Berikut ini istilah-istilah dalam cryptocurrency yang wajib diketahui investor baru sebagaimana yang dihimpun Teknatekno dari berbagai sumber:

1. Altcoin

Altcoin adalah kata gabungan yang berasal dari kata “alternative” dan “coin” yang mengacu pada mata uang digital jenis lain selain Bitcoin.

2. Bagholder

Istilah bagholder digunakan kepada trader yang gagal keluar saat terjadi pump and dump. Bagholder digambarkan kepada investor yang merugi karena memegang saham dengan performa buruk dalam waktu lama.

3. Pump and Dump

Pump and dump menggambarkan strategi yang dilakukan investor dalam trading kripto. Sebagai contoh, “koinnya lagi di-pump oleh para cukong,” atau “sebentar lagi Bitcoin bakal di-dump”.

Ternyata, kalimat pertama berarti harga sebuah koin kripto akan dinaikkan. Sedangkan kalimat yang kedua berarti harga koin akan diturunkan atau dijatuhkan.

4. Blockchain

Blockchain merupakan teknologi yang mendasari mata uang kripto dan berfungsi sebagai penyimpanan data digital yang aman serta terbuka. Blockchain digambarkan seperti buku besar berisi data transaksi yang bisa diakses oleh siapa pun.

5. Satoshi

Satoshi merupakan nama depan pencipta Bitcoin yang digunakan sebagai istilah yang mengacu pada satuan terkecil Bitcoin. “Sats” merupakan sebutan dari istilah “Satoshi”.

Misalnya, sebagai investor, kamu membeli Bitcoin dengan tertentu dan mendapatkan 0,00000001 BTC. Fraksi terkecil Bitcoin ini disebut Satoshi sehingga bisa dibilang kamu mendapatkan 1 Satoshi.

6. FOMO

FOMO crypto singkatan dari “Fear of Missing Out”. Istilah ini kerap ditujukkan bagi investor pemula yang baru mulai investasi saham maupun kripto. Kata FOMO digunakan untuk mereka yang mengikuti saran pasar maupun profesional karena takut kehilangan kesempatan.

7. HODL

HODL merupakan plesetan dari kata “Hold”. Istilah HODL mempunyai arti “Hold On for Dear Life”. Hold dalam crypto digunakan sebagai strategi menyimpan atau mempertahankan aset kripto yang dimiliki.

8. FUD

FUD adalah singkatan dari “Fear, Uncertainty, and Doubt”. FUD adalah strategi investor yang ingin menurunkan harga koin kripto agar bisa membelinya dengan harga murah. Investor bisa menyebarkan FUD kepada khalayak ramai agar bisa menyerok koin di harga rendah.

9. DEX

DEX adalah singkatan Decentralized Exchange yang berarti pertukaran terdesentralisasi. Melalui DEX, investor bisa membeli uang kripto lain secara peer-to-peer dari investor lain tanpa menggunakan platform pertukaran seperti PancakeSwap.

10. Whale

Whale adalah sebutan bagi para pedagang atau trader dalam pasar kripto. Istilah ini menggambarkan para trader yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar, atau minimal 5 persen dari keseluruhan aset digital yang disimpan.

11. Rekt

Rekt adalah istilah bagi pemain kripto yang mengalami kesialan. Para trader menggunakan kata ini untuk investor yang membuat keputusan buruk dengan menjual atau membeli koin di waktu yang kurang tepat.

12. Software Wallet

Software wallet atau dompet perangkat lunak merupakan tempat investor menyimpan Bitcoin atau mata uang kripto lainnya. Atau lebih tepatnya, tempat kamu menyimpan kunci pribadi yang digunakan untuk mengakses alamat Bitcoin publik milikmu dan menandatangani transaksi.

13. Mining

Mining diartikan sebagai aktivitas menambang yang dilakukan oleh miner atau si penambang. Proses penambangan ini dilakukan dengan mengandalkan perangkat komputer canggih yang umumnya terhubung ke internet.

14. Moon

Moon atau to the moon merupakan istilah untuk menggambarkan aset kripto yang tengah naik tinggi, bahkan mencapai nilai puncak, baik dari segi nilai maupun volume penjualan. Istilah ini awalnya digunakan pada forum-forum dan Reddit hingga akhirnya menjadi populer.

15. No Coiner

No coiner punya banyak makna. Misalnya untuk menggambarkan orang-orang yang tidak memiliki aset kripto. Namun, no coiner bisa juga merujuk pada trader yang sudah menjual semua koin miliknya.

30 Istilah Dalam Cryptocurrency (2)

16. Cryptosis

Istilah cryptosis biasa juga disebut sebagai obsessive crypto disorder. Ini adalah keinginan untuk menyerap setiap informasi tentang kripto. Biasanya, cryptosis disebabkan oleh antusiasme yang sangat tinggi terhadap aset kripto.

17. Scalping

Secara sederhana, scalping adalah strategi trading yang dijalankan untuk mencapai keuntungan dalam waktu singkat. Strategi ini biasa diterapkan oleh investor yang ingin meraih profit sedikit demi sedikit seiring dengan tren harga kripto yang tidak menentu.

18. Staking

Istilah ini merujuk pada aktivitas yang dilakukan investor untuk mendapat pemasukan pasif dengan memvalidasi transaksi ataupun segala aktivitas yang berkaitan atas sistem blockchain.

19. DApps

DApp merupakan singkatan dari Desentralized Application. Penggunaan istilah DApps merujuk pada aplikasi terdesentralisasi yang basisnya menggunakan sistem komputer terdistribusi dalam jaringan blockchain.

20. DeFi

DeFi singkatan dari Desentralized Finance atau keuangan terdesentralisasi. DeFi merupakan sistem keuangan yang dijalankan di atas blockchain Ethereum. Pada umumnya, DeFi menghadirkan layanan keuangan yang transparan dan terbuka.

21. Bearish dan Bullish

Bearish merupakan sebutan ketika harga stagnan dan mengalami penurunan. Sedangkan bullish berarti harga sedang mengalami kenaikan. Secara umum, bearish berarti turun dan bullish berarti naik.

22. Koreksi

Setelah sebuah koin mencapai harga puncak, maka koin tersebut kemungkinan besar akan memasuki masa koreksi atau menurun ke harga yang stabil di level tertentu sebelum kembali mengalami kenaikan.

23. Liquid

Arti liquid dalam crypto didefinisikan sebagai kemampuan koin untuk dikonversi menjadi uang tunai atau koin lainnya dengan mudah tanpa mengganggu harga. Likuiditas tinggi selalu lebih disukai karena mengindikasikan pasar yang dinamis dan stabil.

24. Borrowing Rate

Posisi leveraged di mana kamu sebagai investor akan meminjam koin pada tingkat yang ditentukan sebelumnya. Nilai ini akan ditambahkan untuk mencerminkan keuntungan dan kerugian keseluruhan posisimu.

25. Lending Rate

Beberapa bursa memiliki rekening pinjaman sebagai tempat dapat menyetor koin untuk dipinjamkan kepada trader lain. Dalam melakukan perdagangan dengan leverage, suku bunga kredit berfluktuasi sepanjang hari berdasarkan permintaan koin.

26. Public Key

Public key adalah kunci yang kamu bagikan dengan orang-orang sehingga kamu dapat menerima koin kripto.

27. Private Key

Private key digunakan untuk mengakses dompet tempat kamu menyimpan koin kripto. Hanya kamu yang memiliki akses ke kunci pribadi ini. Jika orang lain menangkapnya, mereka bisa mencuri kripto milikmu.

28. Snapshot

Arti snapshot crypto adalah tempat di mana proyek dapat membuat proposal bagi orang untuk memilih menggunakan kripto. Umumnya, untuk memilih menggunakan kripto biasanya akan dikenakan biaya untuk memproses pergerakan mata uang dari satu dompet ke dompet lainnya.

29. NFT

NFT (Non-Fungible Token) adalah aset digital yang ditautkan ke sistem besar blockchain. NFT tidak jauh beda dengan beberapa aset mata uang kripto, hanya saja NFT tidak bisa dipertukarkan, tapi bisa diperjualbelikan.

30. Mint

Apa itu mint dalam crypto? Mint atau minting NFT mengacu pada proses mengubah file digital menjadi koleksi kripto atau aset digital yang disimpan pada blockchain.

Penutup

Demikianlah beberapa istilah dalam cryptocurrency yang wajib diketahui oleh para investor atau trader kripto pemula sehingga bisa mudah memahami istilah kripto dalam perbincangan maupun dalam bacaan mengenai perkembangan mata uang kripto.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button