Mengenal Terra Luna 2.0 Sebagai Koin Baru Penyelamat LUNA

Teknatekno.com – Setelah mendapatkan suara 65.5% dari validator Terra Luna, koin Terra Luna baru yang diberi nama Luna 2.0 atau Terra 2.0 akhirnya resmi diluncurkan. Tujuan peluncuran Luna 2.0 yaitu sebagai upaya agar Luna bisa bangkit setelah alami crash dan harganya sempat anjlok secara signifikan.

Apa itu Terra Luna 2.0?

Terra Luna 2.0 adalah token baru dari blockchain Terra yang ditujukan untuk menyelamatkan ekosistem Terra Luna setelah keruntuhan stablecoin UST.

Token baru ini digadang-gadang akan menjadi momentum kelahiran kembali Luna. Dalam proposal yang diterbitkan pendiri TerraForm Labs, Do Kwon, rantai atau chain baru akan menggantikan jaringan Terra yang ada.

Bersamaan dengan ini, Terra Luna 2.0 akan menggantikan versi Luna yang sudah ada saat ini. Artinya, Luna akan memutus hubungan dengan stablecoin UST.

Tidak hanya itu, sebagian besar dApps juga akan bermigrasi ke rantai baru dalam beberapa hari ke depan. Fitur lain pun juga akan dipindahkan.

Meski demikian, chain dan token Luna yang lama tidak akan hilang begitu saja dari peredaran. Token LUNA saat ini akan diganti namanya menjadi LUNC, sedangkan token LUNA 2.0 yang baru akan menggunakan ticker LUNA.

Pemegang LUNC (Luna Classic), USTC (UST Classic), dan aUST (stake UST) akan mendapatkan token LUNA dari rantai baru.

Apa itu Terra Luna 2.0_

Tanggal Rilis Terra Luna 2.0

Koin baru Luna ini akan dirilis pada tanggal 27 Mei 2022. Di samping itu, pada hari yang sama blok genesis untuk chain Terra baru juga akan diluncurkan. Testnet telah aktif, dan mainnet diaktifkan pada 28 Mei. Saat mainnet aktif, airdrop akan dimulai.

Lantas, kapan tanggal airdrop LUNA 2.0 akan dilaksanakan? Snapshot untuk airdrop coin akan dilakukan di Terra Classic block 7.790.000. Proses airdrop akan dilakukan dalam rentang waktu 27 Mei atau 26 Mei 2022. Waktu resmi yang diberikan adalah 3:59:51 GMT+8 pada 27 Mei. 20:59 BST/15:59 ET/12:59 PM PT.

Proses Airdrop

Jumlah LUNA yang berhak kamu terima akan ditentukan oleh jenis token yang kamu pegang di rantai Terra Classic sesuai periode waktu kamu memegang token tersebut (berdasarkan snapshot pra-attack dan pasca-attack).

  • Pre-attack Luna holders: 35%
  • Post-attack Luna holders: 10%
  • Pre-attack aUST holders: 10%
  • Post-attack UST holders: 15%
  • Community Pool: 30% (dengan 10% untuk developers) dikendalikan oleh Luna stakers.

Total pasokan Luna senilai 1 miliar tidak akan semuanya tersedia saat peluncuran. Sebagian besar dari total pasokan akan diberikan setidaknya sampai enam bulan setelah rantai baru dirilis.

Lebih lanjut, dompet TerraForm Labs telah dihapus dari whitelist untuk airdrop Luna. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan Terra menjadi “milik komunitas sepenuhnya”. Dompet LFG juga tidak ada dalam whitelist.

Beberapa platform jual beli cryptocurrency akan mendukung airdrop dan transisi selanjutnya ke rantai atau chain baru. Holder Luna 2.0 dapat melihat saldo yang mereka miliki dengan cara mengunjungi Terra Station dan memilih jaringan mainnet.

Harga Terra 2.0

Saat artikel ini ditulis, Coinmarketcap mencatat harga awal Terra Luna 2.0 sekitar 7 dolar AS sampai 9 dolar AS. Sedangkan harga tertinggi Luna 2.0 adalah 19,54 dolar AS atau sekitar Rp284.099. Total pasokan mencapai 1 miliar koin dan pasokan yang beredar sebesar 210 juta.

Kesimpulan

Terra Luna 2.0 adalah token baru dari blockchain Terra yang ditujukan untuk menyelamatkan ekosistem Terra Luna setelah keruntuhan stablecoin UST. Koin baru Luna ini akan dirilis pada tanggal 27 Mei 2022.

Di samping itu, pada hari yang sama blok genesis untuk chain Terra baru juga akan diluncurkan. Testnet telah aktif, dan mainnet diaktifkan pada 28 Mei. Saat mainnet aktif, airdrop akan dimulai.

Related Articles

Back to top button