Strategi Pemasaran UMKM yang Efektif di Masa Pandemi

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Mengetahui strategi pemasaran UMKM yang efektif adalah sesuatu yang bisa kamu lakukan untuk membantu bisnis kamu berkembang. Namun, sebelum kita melangkah lebih jauh, ada baiknya kita pelajari terlebih dahulu tentang apa itu UMKM dibawah ini.

Tahukah kamu, bahwa saat ini jumlah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Indonesia semakin meningkat lho. Nah, mengingat hal tersebut, keadaan ini menuntut pemilik UMKM untuk lebih kreatif dan orisinal dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Mengenal Apa itu UMKM

Mengenal Apa itu UMKM?

UMKM adalah kegiatan usaha atau bisnis yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, maupun badan usaha kecil. Penggolongannya berdasarkan besaran omzet per tahun, jumlah kekayaan atau aset, dan jumlah karyawan yang dipekerjakan.

Tidak semua usaha bisa dikategorikan sebagai UMKM, beberapa usaha digolongkan sebagai usaha besar sebab jumlah kekayaan bersih atau omzet per tahunnya lebih besar dari usaha menengah. Usaha-usaha besar tersebut meliputi usaha patungan, nasional milik negara atau swasta, serta asing yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Pada dasarnya, UMKM dibagi menjadi tiga jenis, yaitu mikro, kecil, dan menengah. Pemerintah sendiri sudah menggolongkan UMKM sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dengan dasar kriteria jumlah aset dan omzet.

Ada beberapa ciri khusus yang membedakan UMKM dengan usaha-usaha lainnya, yaitu jenis barang atau komiditi yang bisa berganti sewaktu-waktu alias tidak tetap. Tempat usaha sektor UMKM juga bisa berpindah-pindah apabila diperlukan. Selain itu, usaha ini juga belum memiliki penerapan administrasi yang memadai.

Ciri usaha UMKM juga bisa dilihat dari sumber daya manusianya yang belum memiliki jiwa wirausaha yang terasah. Sebagian besar pelakunya tidak punya akses perbankan dan tidak memiliki surat izin usaha atau legalitas lainnya, seperti nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Pentingnya Strategi Pemasaran UMKM

Strategi pemasaran UMKM sangat dibutuhkan dikarenakan berbagai alasan, diantaranya:

  1. Pemasaran sebagai sarana untuk mengenalkan produk yang kita hasilkan kepada konsumen, mulai dari bahan, fitur, fungsi, dan berbagai detil produk.
  2. Mengidentifikasi keinginan konsumen. Riset pemasaran harus dilakukan untuk menemukan permintaan dan perilaku konsumen. Dengan demikian, pengusaha bisa memenuhi harapan konsumen melalui produk yang dihasilkan.
  3. Pemasaran sebagai urat nadi perusahaan. Tanpa strategi yang tepat, penjualan tidak akan mungkin diperoleh.
  4. Membangun branding. Umumnya konsumen akan memilih produk yang telah digunakan sebelumnya. Branding sangat penting jika kita ingin konsumen mengetahui dan memanfaatkan produk kita.
  5. Menciptakan komunikasi atau hubungan dengan konsumen. Agar konsumen menjadi loyal dan tidak mudah berpaling ke pesaing, pelaku usaha harus membina hubungan yang positif dengan konsumennya.
  6. Menjaga perkembangan bisnis untuk jangka panjang. Sebuah bisnis yang bisa bertahan lama, ditentukan oleh kekuatan merek, kualitas produk, dan komunikasi pemasaran yang berkelanjutan.

Langkah-Langkah Agar Startegi Pemasaran UMKM Berjalan Efektif

Sangat penting bagi setiap bisnis untuk bisa mengadopsi strategi yang tepat dan memenuhi tuntutan pasar sasarannya. Salah satu strategi utama bagi UMKM adalah strategi pemasaran yang memiliki fungsi vital karena kelangsungan usaha UMKM sangat bergantung pada arus kas UMKM yang baik.

Langkah Startegi Pemasaran UMKM Berjalan Efektif

Berikut ini adalah beberapa tips strategi pemasaran produk terbaik dan sesuai dengan skala UMKM:

1. Memasarkan Produk yang Menarik dan Memiliki Value.

Nilai atau value dalam sebuah bisnis sangatlah penting, karena akan memastikan bisnis yang kita jalankan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan produk dan saingan yang sebanding, baik itu pesaing langsung maupun produk alternatif.

Selain itu, kita harus membuat tampilan produk kita lebih indah dan juga bisa dipromosikan dengan mudah. Agar produk kami menarik perhatian konsumen, kami perlu menyediakan produk yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga memiliki tujuan fungsional.

2. Pahami Kebutuhan Target Pasar

Ketika kita akan mendirikan sebuah bisnis, kita harus terlebih dahulu memikirkan dan mengevaluasi terkait dengan target pasar produk kita.

Karena sangat penting untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan dari target pasar. Kita juga harus bisa mengidentifikasi terkait dengan target konsumen kita, apakah anak muda, remaja atau dewasa.

3. Membuat Kemasan Menjadi Unik dan Menarik

Konsumen biasanya tertarik pada estetika kemasan. Ini adalah fakta yang terkenal di dunia bisnis bahwa tampilan produk adalah nilai jual utama.

Kemasan untuk produk mungkin menjadi pembeda antara produk kita dan pesaing, semakin orisinal dan menarik pemasaran yang kita rancang, semakin besar minat pelanggan untuk membeli produk kita.

Oleh karena itu, sangat diperlukan pemahaman bagaimana mengemas produk yang baik, aman dan juga menarik perhatian konsumen.

4. Melakukan Promosi yang Tepat

Sangat penting bagi pemilik usaha dalam memasarkan produknya juga memperhatikan faktor promosi yang benar sehingga target pasar akan tertarik dengan produk yang kita berikan. Metode online dan offline juga tersedia untuk menjalankan promosi saat ini.

Salah satu promosi yang bisa dilakukan secara online dan dengan biaya yang cukup murah adalah dengan memanfaatkan media sosial selain melalui media sosial, kita juga bisa memanfaatkan koneksi atau dari mulut ke mulut.

Menonjolkan Kelebihan Produk

5. Menonjolkan Kelebihan Produk

Saat menjual produk kita harus memiliki value dan differentiation yang menojol di dalam produk kita karena produk yang kita jual bisa saja sama dengan produk orang lain.

Oleh karena itu, maka perusahaan harus memikirkan cara agar kelebihan produk tersebut bisa tersampaikan dengan baik ke target market sehingga tertarik dan mau untuk mencoba sehingga menjadi loyal.

6. Pelayanan Konsumen yang Prima

Pembeli adalah raja maksudnya adalah kita sebagai pemilik usaha, harus mampu memberikan pelayanan terbaik. Akan selalu ada kebutuhan untuk berkomunikasi dan terlibat dalam dunia bisnis.

Kita selaku pembisnis bisa melakuka tindakan dengan memberikan informasi terbaik terkait produk yang kita pasarkan agar konsumen merasa tenang, nyaman, dan percaya pada produk kita.

7. Membuka Peluang Jaringan

Setiap pengusaha harus memiliki jaringan agar bisnis kita bisa berkembang. Perluasan area promosi sebagian besar dimungkinkan oleh efek jaringan. Bahkan dengan membuka peluang jaringan, produk akan jauh lebih dikenal luas.

8. Melakukan Pendekatan Pada Konsumen

Kita bisa melakukan pendekatan dengan menjadi teman dan dari sana kita bisa menemukan sifat konsumen kita. Cara ini berusaha agar konsumen merasa nyaman dan kita bisa mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen kita.

9. Membuat Website Produk atau Media Sosial

Strategi lain yang bisa dilakukan agar produk kita dikenal adalah dengan memiliki website untuk produk kita yang memiliki informasi produk tertentu seperti harga, deskripsi produk, cara berbelanja, dan review dari konsumen.

Target pasarnya mencakup orang-orang dari seluruh dunia. Sebagai alternatif dari bisnis tradisional, kami bisa menggunakan media sosial untuk menyebarkan berita tentang produk dan layanan kami.

10. Konsisten dalam Implementasi Strategi

Manfaat dari konsistensi dalam bisnis kami adalah konsumen bisa memilih untuk membeli produk kita karena identifikasi merek kita.

Kesimpulan

UMKM adalah kegiatan usaha atau bisnis yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, maupun badan usaha kecil. Klasifikasi tersebut didasarkan pada jumlah turnover per tahun, jumlah kekayaan atau aset, dan jumlah karyawan yang dipekerjakan.

UMKM terbagi menjadi tiga jenis, yaitu mikro, kecil, dan menengah. Beberapa usaha tergolong usaha besar karena omzetnya lebih besar dari usaha menengah.

Ada kebutuhan mendesak bagi pemilik UMKM untuk lebih kreatif dan orisinal dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, mengingat jumlah UMKM yang terus meningkat di negara ini.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button