Pengertian Pasar Monopoli, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Apakah kamu tahu pengertian dari struktur pasar monopoli? Salah satu bentuk struktur pasar persaingan tidak sempurna di pasar adalah struktur pasar monopoli.

Orang Yunani dan Romawi kuno menyadari desainnya. Kebalikan dari pasar bebas adalah pasar monopoli, yang memiliki pasar yang dikontrol ketat dari semua barang dan jasa.

Monopoli (monopoly) diartikan sebagai bentuk organisasi pasar di mana di dalam pasar hanya terdapat satu penjual yang menjual komoditi yang tidak mempunyai subsitusi sempurna.

Ciri penting lainnya dari pasar monopoli adalah tidak ada barang subsitusi untuk barang tersebut dan adanya hambatan yang kuat bagi perusahaan lain untuk masuk pasar.

Di dunia nyata, sangat jarang ditemukan contoh monopoli murni, di mana sama sekali tidak ada aspek persaingan dari perusahaan lain. Karena pemain pengganti tidak ideal, masih ada ruang untuk kompetisi meskipun tidak langsung.

Jika dilihat dari penggunaannya, pasar menjadi salah satu lokasi terpenting dalam kehidupan. Melalui pasar, seseorang dapat memenuhi tuntutan yang dibutuhkan. Pasar monopoli adalah salah satu dari banyak jenis pasar; Namun, sangat tidak biasa untuk menemukan satu saat ini.

Pasar persaingan tidak sempurna terdiri dari beberapa jenis pasar, yaitu pasar monopoli, pasar oligopoli dan pasar persaingan monopolistik. Pada artikel kali ini, Teknatekno akan membahas tentang pengertian pasar monopoli. Berikut penjelasannya.

Memahami Pengertian Pasar Monopoli

Memahami Pengertian Pasar Monopoli

Pengertian pasar monopoli adalah pasar yang terdapat satu produsen atau penjual tetapi banyak pembeli. Contohnya Pertamina, Perusahaan Listrik Negara (PLN), perusahaan perkeretaapian dan lain sebagainya.

Pasar monopoli merupakan pasar yang terdiri dari satu jenis penjual. Artinya, dalam sebuah proses transaksi antara penjual dan pembeli, hanya ada satu penjual yang menentukan harga pasar. Definisi ini diperoleh dari asal katanya yang terdiri dari kata mono dan poli.

Jumlah penjual yang hanya terdiri dari satu pihak ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah jenis barang yang dijual tidak bisa diperoleh pada pedagang lain serta tidak memiliki pengganti. Akibatnya pembeli tetap membeli barang yang dibutuhkan meskipun harganya mahal.

Jika jumlah pembeli semakin banyak, pihak penjual monopoli ini bisa meraup banyak keuntungan dengan menaikkan harganya Sistem pasar jenis monopoli ini tidak akan berlaku jika produk yang dijual ternyata ada di penjual lain yang menawarkan harga berbeda.

Dalam menaikkan dan menurunkan harga pasar, otoritas pasar memanfaatkan jumlah komoditas yang tersedia sebagai faktor. Jika jumlah produk minimal, harga yang diminta akan jauh lebih besar. Namun, jika pesanannya cukup besar, korporasi memiliki opsi untuk menurunkan harga.

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Untuk memudahkan kamu mengenali pasar monopoli, ada beberapa ciri khas yang hanya dimiliki oleh pasar semacam ini dan tidak dimiliki oleh pasar lain. Ciri-ciri tersebut bisa dilihat dari sudut pandang sistem penjualannya, ataupun jenis produk yang dijual seperti berikut ini.

1. Memiliki Seorang Penjual

Jumlah penjual dalam sistem monopoli hanya terdiri dari satu pihak. Beberapa penjual yang tersebar di daerah lain sifatnya hanya sebagai cabang saja. Sementara ketentuan harga tetap dipegang oleh satu perusahaan yang mengendalikannya.

2. Harga Barang di Seluruh Wilayah Sama

Karena hanya ada satu produsen, maka penjualan barang-dagangan harus dilakukan di berbagai tempat agar setiap orang dapat memanfaatkannya. Namun, biaya di berbagai tempat tetap sama. Terlepas dari apakah seseorang dimulai di kota kecil atau metropolis besar, perjalanannya tetap sama.

3. Jumlah Pembeli Sangat Banyak

Barang yang dijual menggunakan sistem pasar monopoli, biasanya tergolong barang penting yang menjadi kebutuhan pokok semua orang. Oleh karena itu, jumlah pembeli tetap signifikan meskipun harga terus mengalami kenaikan yang tidak menentu.

4. Tidak Ada Barang Pengganti yang Dijual

Selain kebutuhan pokok, barang yang diproduksi oleh perusahaan biasanya tergolong sangat langka dan sulit ditemukan di daerah lainnya. Bahkan pengusaha lain tidak bisa membuat produk yang mirip sebagai penggantinya untuk dijual.

5. Barang yang Dijual Sangat Dibutuhkan

Jenis barang yang menggunakan sistem pasar monopoli termasuk barang pokok yang sangat dibutuhkan semua orang. Jika sifat barang ini tidak penting, sistem monopoli tidak akan bisa dijalankan karena pembeli bisa memilih untuk tidak membeli barang yang diproduksi.

6. Terdapat Hambatan Besar untuk Masuk Pasar

Jika seseorang ingin bergabung dengan pasar ini dan menghasilkan produk yang sebanding untuk dijual, akan ada tantangan besar yang harus diatasi. Izin produk atau status hukum mungkin menjadi faktor dalam masalah ini. Jika kamu tidak melalui proses yang diperlukan, seseorang tidak bisa menjual sembarangan.

7. Penjual Bisa Menentukan Harga Sesuai Keinginan

Harga jual produk jadi dapat berubah sesuai dengan permintaan penjual. Penjual memiliki kendali penuh atas menaikkan atau menurunkan harga. Harga dapat segera dinaikkan jika jumlah barang yang diproduksi dibatasi.

8. Sebagian Besar Bahan Baku Produk Sulit Diperoleh

Berbagai keuntungan pasar monopoli di pihak penjual tidak lepas dari kemampuan produsen untuk menemukan sumber daya mentah yang langka. Pemerintah akan memberikan hak cipta dan perlindungan kepada entitas yang menemukan bahan baku dan cara pengolahannya terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, perusahaan yang menemukan produk terlebih dahulu harus segera meresmikan hak cipta yang ditemukan sebelum dijiplak dan didahului pihak lain. Jadi dapat dikatakan bahwa ciri-ciri pasar monopoli adalah:

  1. Hanya terdapat satu penjual atau satu produsen
  2. Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan.
  3. Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak.
  4. Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan (tidak ada substitusi produk).
  5. Pada pasar monopoli tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses.

Struktur Pasar Monopoli

Struktur Pasar Monopoli

Struktur pasar ini memiliki perbedaan yang menonjol pada jumlah keuntungan dan kestabilan jumlah pembeli yang dimiliki. Semakin tinggi harga yang ditawarkan penjual, jumlah pembeli tetap banyak dan tidak berkurang.

Sementara itu, pembeli akan lebih banyak tertarik jika harga jual diturunkan. Berbeda dengan pasar secara keseluruhan, di mana harga yang lebih tinggi menyebabkan lebih sedikit pelanggan, struktur ini memiliki efek sebaliknya.

Dengan struktur ini, maka jumlah keuntungan yang diperoleh perusahaan tetap stabil. Semakin tinggi harga yang ditawarkan, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh tanpa khawatir mengalami penurunan pelanggan.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoly

Jika dilihat sekilas dari ciri dan strukturnya, kelebihan pasar jenis ini lebih banyak dirasakan oleh pihak penjual. Sedangkan kekurangannya dirasakan oleh pelanggan. Meskipun dianggap lebih menguntungkan bagi produsen, sistem pasar monopoli tetap digunakan.

Namun, di Indonesia, pasar ini hanya boleh dimanfaatkan dan diatur oleh pemerintah untuk kepentingan rakyat banyak. Akibatnya, kehadirannya tidak merugikan siapa pun. Namun, jika kita menggali lebih jauh, kita akan menemukan kelebihan dan kekurangan berikut ini.

Kelebihan Pasar Monopoli

Berikut ini adalah kelebihan dari pasar monopoli:

  1. Tidak ada persaingan pasar yang memicu konflik, karena jumlah penjualnya tunggal.
  2. Menjadi faktor pendorong perusahaan untuk terus melakukan inovasi produk tanpa khawatir ditiru perusahaan lain.
  3. Membantu produsen dalam melindungi hasil cipta yang dijual.
  4. Membantu Membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dengan melindungi sumber daya alam yang langka.
  5. Tidak membutuhkan biaya besar untuk melakukan promosi produk.
  6. Memberi peluang untuk membuka cabang yang luas di berbagai daerah.

Kekurangan Pasar Monopoli

Berikut ini adalah kekurangan dari pasar monopoli:

  1. Penjual bisa bertindak semena-mena dalam menentukan harga terlalu tinggi.
  2. Menjadi pemicu terciptanya penjualan produk serupa secara ilegal.
  3. Produsen bisa melakukan eksploitasi bahan baku ataupun sumber daya manusia secara berlebihan.
  4. Pembeli tidak memiliki pilihan lain selain membeli.
  5. Mengurangi kesejahteraan masyarakat sebagai konsumen.
  6. Naik dan turunnya harga barang tidak bisa diprediksi dengan mudah.

Contoh Pasar Monopoly

Contoh Pasar Monopoly

Meskipun jumlahnya kecil, kamu mungkin masih menemukan beberapa contoh pasar monopoli sekarang atau di masa lalu. Pada masa penjajahan Belanda, pemerintah Belanda menggunakan sistem perdagangan monopoli, terutama untuk bahan makanan dan rempah-rempah.

Saat itu, pemerintah Belanda menguasai dan menentukan pasar. Banyak uang yang hilang karena masyarakat tidak bisa menjual dengan harga yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini dan ketersediaan komoditas.

Masih banyak pasar monopoli yang bisa ditemui saat ini. Sebagian besar perusahaan yang menggunakan pasar ini adalah milik pemerintah. Beberapa contoh perusahaan yang menggunakan sistem pasar jenis ini adalah:

1. Perusahaan Negara

  • Perusahaan Listrik Negara
  • PT Telekomunikasi Indonesia
  • Perusahaan Pertambangan Minyak Negara atau disebut Pertamina
  • PT Kereta Api Indonesia
  • Perusahaan Daerah Air Minum
  • Badan Urusan Logistik
  • Jasa Marga

2. Perusahaan Swasta

  • PT Petrochem Indonesia Tbk
  • Facebook
  • Instagram

Seperti pada pasar persaingan sempurna maka pada pasar monopili juga sulit ditemukan sebuah perusahan yang benar-benar seratus persen bersifat monopoli. Yang bisa kita temui hanyalah perusahaan-perusahaan yang hampir mendekati monopoli.

Beberapa produk (barang atau jasa) yang pasarnya dapat dikatakan mendekati monopoli, antara lain : Telkom, PLN, PT KAI, Pertamina, PDAM.

Namun, perlu kita ketahui bersama bahwa perusahaan-perusahaan yang saya sebutkan di atas dapat dikatakan sebagaicontoh perusahaan monopoli karena peraturan atau undang-undang pemerintah.

Bentuk monopoli lain, yaitu hak paten yang merupakan bentuk khusus dan monopoli undang-undang untuk memasuki suatu industri. Hak paten ini diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang adanya penemuan-penemuan baru terutama bagi perusahaan kecil dan individu.

Contoh Lain Pasar Monopoli

Contoh lain, misalnya, perusahaan marmer yang terletak di wilayah Tulungagung atau perusahaan berlian yang berbasis di daerah Martapura juga dapat dianggap sebagai monopoli tetapi monopoli dalam hal ini berkembang secara alami karena pemanfaatan sumber daya mentah.

Bahan baku yang khas yang tidak dapat digantikan dengan bahan baku di daerah lain menjadikan suatu produk menjadi suatu monopoli dari daerah tertentu.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno tentang struktur pasar monopoli, mulai dari pengertian pasar monopoli, ciri-ciri serta kelebihan dan kekurangannya.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa, struktur pasar monopoli merupakan salah satu bentuk struktur pasar persaingan tidak sempurna. Struktur ini telah dikenal sejak zaman klasik. Struktur pasar monopoli merupakan bentuk pasar yang paling ekstrim, lawan dari pasar persaingan murni.

Dengan struktur ini, maka jumlah keuntungan yang diperoleh perusahaan tetap stabil. Semakin tinggi harga yang ditawarkan, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh tanpa khawatir mengalami penurunan pelanggan.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button