Pengertian Hosting, Fungsi, Jenis dan Cara Kerja

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Pernahkah kamu mendengar istilah apa itu Hosting? Berikut penjelasan mengenai pengertian hosting, fungsi, jenis, serta cara kerja hosting yang perlu kamu ketahui.

Secara umum, pengertian hosting adalah sebagai tempat penyimpanan data berupa file, foto, dan video secara online sehingga dapat diakses melalui internet. Hosting bersama, hosting awan, dan hosting khusus adalah bentuk hosting paling umum yang digunakan tergantung pada permintaan.

Memahami Pengertian Hosting

Pengertian hosting adalah sebuah layanan online yang digunakan oleh pengguna untuk memelihara data situs atau aplikasi web dan menampilkannya melalui internet. File website yang tersimpan di dalam hosting berupa gambar, script, video, email, aplikasi, dan database (basis data).

Saat kamu menggunakan jaringan internet dan akan mengakses sebuah situs, maka hal yang pertama kamu lakukan adalah menuliskan nama domain atau kata kunci tertentu pada halaman mesin pencari seperti Google.

Jika kamu masih bingung, pertimbangkan situs web sebagai rumah yang sedang dibangun. Sedangkan hosting berfungsi sebagai lahan konstruksi.

Sedangkan domain dan IP (Internet Protocol) adalah alamat rumah. Jadi, tugas domain adalah memberikan identifikasi website agar tidak terjadi duplikasi dan jelas berbeda. Akibatnya, tujuan dari hosting adalah untuk menyimpan informasi dan data yang terkait dengan situs web.

Memahami Pengertian Hosting

Fungsi Hosting

Setelah kamu paham pengertian hosting, berikut ini penjelasan beberapa fungsi hosting yang sebaiknya kamu ketahui.

1. Tempat Menyimpan Data

Fungsi utama sebuah web hosting adalah menyediakan tempat untuk menyimpan berbagai data atau properti sebuah website sehingga dapat diakses melalui internet.

Dengan adanya tempat penyimpanan data tersebut, maka pemilik website dapat menyediakan berbagai data yang dibutuhkan oleh pengunjung websitenya.

2. Sebagai Alamat Akses Data Website

Fungsi hosting berikutnya adalah sebagai redireksi akses situs dari DNS (domain name server) tertentu. Artinya, situs web dengan nama domain website.com terdaftar dengan DNS tertentu.

Untuk membuat situs tersedia, tautkan domain ke hosting sehingga server penyedia domain dapat mengakses hosting tempat database situs disimpan.

3. Menjaga Website Tetap Online

Peran hosting ini sangat penting, terutama untuk situs web yang sering dikunjungi untuk layanan umum dan bisnis. Agar website tetap uptime, penyedia hosting harus memberikan jaminan uptime yang tinggi.

Jenis-Jenis Hosting

Jenis-Jenis Hosting

Berikut ini adalah beberapa jenis hosting yang perlu kamu ketahui:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting yang servernya dipakai oleh banyak user akun hosting sekaligus, artinya satu server digunakan secara bersama-sama sehingga shared hosting mengharuskan untuk berbagi server dengan pengguna lain.

Jadi pada saat traffic pengguna lain tinggi maka akan berpengaruh pada performa website kamu. Shared hosting merupakan salah satu jenis hosting yang cukup populer dan banyak digunakan karena harganya yang cukup murah. Layanan ini sangat cocok untuk sebuah website baru yang tidak memiliki traffic yang tinggi.

Kelebihan Shared Hosting

  • Harga ekonomis;
  • Server hosting sepenuhnya dikelola dan dirawat (full managed) oleh penyedia hosting;
  • Cocok untuk pemula;
  • Fasilitas lengkap, mulai dari disk space, unlimited bandwidth, database, hingga SSL.

Kekurangan Shared Hosting

  • Jika ada user yang menggunakan fasilitas secara berlebihan, website user lain dapat ikut merasakan dampaknya;
  • Adanya limit penyimpanan file dan fasilitas server.

2. VPS Hosting

VPS hosting (Virtual Private Server) adalah sejenis layanan hosting di mana hanya satu pengguna yang menyediakan sumber daya. Akibatnya, kinerja server tidak akan mempengaruhi pengguna lain.

Layanan VPS ini memberi kamu akses lengkap untuk mengontrol dan mengelola sumber daya saat memutuskan sistem operasi dan platform mana yang akan digunakan. Karena pengaturan server dilakukan oleh pengguna, kamu harus memiliki kemampuan teknis untuk mengelola server.

Kelebihan VPS Hosting

  • Karena private, resource tidak terpengaruh user lain;
  • Bebas kustomisasi server VPS;
  • Dimungkinkan untuk mengelola banyak akun hosting.
  • Bebas memilih sistem operasi (OS);
  • Harga lebih terjangkau dibanding server dedicated.

Kekurangan VPS Hosting

  • Melakukan konfigurasi server sendiri;
  • Perlu memiliki pemahaman teknis tentang server.

3. Cloud Hosting

Cloud hosting adalah jenis hosting yang memiliki resource seperti VPS yang dilengkapi dengan kemudahan penggunaan seperti shared hosting.

Akibatnya, kamu tidak memerlukan kemampuan teknis tertentu untuk memelihara server agar dapat menggunakan cloud hosting.

Layanan hosting ini akan memuat banyak server secara bersamaan, artinya jika salah satu server mati atau bermasalah, website kamu akan tetap tersedia karena telah dibackup oleh server lain.

Kelebihan Cloud Hosting

  • Resource yang tersedia banyak;
  • Dapat menampung traffic sangat tinggi;
  • Full managed oleh penyedia hosting;
  • Tidak perlu pengetahuan teknis yang mendalam.

Kekurangan Cloud Hosting

  • Harga lebih mahal dari VPS dan shared hosting.

4. WordPress Hosting

WordPress hosting adalah sejenis paket hosting bersama yang dirancang khusus untuk pengguna WordPress. Server ini dilengkapi dengan fungsionalitas plugin yang sudah diinstal sebelumnya dan pengaturan yang cukup optimal.

Paket-paket ini sering kali menyertakan fitur tambahan seperti tema, pra-desain, pembuat situs web seret dan lepas, dan alat pengembangan yang lebih khusus.

Kelebihan WordPress Hosting

  • Harga terjangkau seperti shared hosting;
  • Terintegrasi dengan WordPress;
  • Ramah untuk pemula;
  • Full managed oleh penyedia hosting;
  • Fasilitas seperti disk space, SSL, dan sejenisnya cukup lengkap;

Kekurangan WordPress Hosting

  • Resource terbatas dan dipakai bersamaan;
  • Jika ada user lain yang memakai resource berlebihan, website kamu juga terkena dampaknya.

Simple WordPress

5. Simple WordPress

Simple WordPress adalah layanan hosting yang dirancang untuk mereka yang ingin mengembangkan situs web menggunakan CMS WordPress tanpa harus repot dengan detail teknis. Tidak perlu mengunjungi cPanel untuk mengubah file situs web atau pengaturan lainnya.

Semua pengaturan dan optimasi website di cPanel, seperti keamanan, kecepatan, dan bandwidth akan diatur oleh penyedia hosting. Hal inilah yang membedakan Simple WordPress hosting dengan WordPress hosting. Sehingga, kamu bisa lebih mudah dalam membuat website.

Diibaratkan kamu memesan sebuah kamar kos yang sudah full fasilitas. Kamar sudah dipasang jendela anti maling, kasur, serta lemari yang siap pakai dan disesuaikan dengan barang milik kamu.

Kelebihan Simple WordPress

  • Tidak perlu melakukan pengaturan hosting dan domain;
  • Pengelolaan website mudah, cocok untuk pemula;
  • Keamanan dan kecepatan website terjamin;
  • Plugin dan tema tersedia untuk diunduh dan dipasang secara gratis;
  • Harga terjangkau.

Kekurangan Simple WordPress

  • Tidak leluasa jika ingin mengubah atau menambah pengaturan hosting;
  • Resource cukup terbatas seperti shared hosting.

6. Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah hosting yang satu server yang hanya digunakan oleh satu user saja tanpa berbagi akses dengan pengguna lain. Jadi kamu tidak perlu khawatir website kamu down karena satu server hanya dikhususkan untuk kamu.

Layanan ini juga memberi kamu akses server lengkap, memungkinkan kamu untuk menyesuaikan server sesuai keinginan kamu. Server khusus ini sangat ideal untuk situs web dengan lalu lintas tinggi seperti e-Commerce atau pasar, sistem keuangan, dan lainnya.

Kelebihan Dedicated Hosting

  • Resource sangat besar;
  • Mampu menampung trafik tinggi;
  • Dapat menyimpan data yang sangat banyak (big data);
  • Memiliki akses root untuk mengatur server;
  • Bebas memilih sistem operasi.

Kekurangan Dedicated Hosting

  • Harga yang ditawarkan sangat mahal;
  • Harus melakukan perawatan server sendiri;
  • Perlu memiliki pemahaman teknis.

7. Email Hosting

Email hosting adalah semacam layanan hosting yang didedikasikan untuk operasi email seperti menerima dan mengirim email. Layanan hosting email ini membuat alamat email berdasarkan merek atau perusahaan kamu.

Layanan ini sangat ideal untuk bisnis yang ingin menggunakan alamat email yang cocok dengan nama merek mereka, seperti namakamu@perusahaankamu.com.

Karena tidak memanfaatkan domain orang lain atau layanan gratis seperti yahoo, google, atau layanan gratis lainnya, memiliki akun email perusahaan secara alami meningkatkan citra perusahaan kamu.

8. Managed WordPress Hosting

Managed wordpress hosting adalah hosting yang dikhususkan buat kamu yang ingin membangun website dengan CMS wordpress, tapi tidak ingin memusingkan masalah terkait hal-hal teknis. Semua pengaturan akan diatur oleh penyedia hosting termasuk optimasi website di cPanel, keamanan, kecepatan, dan bandwidth.

Kelebihan Managed Wordpress Hosting

  • Tidak perlu melakukan pengaturan hosting dan domain;
  • Pengelolaan website yang mudah;
  • Kecepatan dan keamanan website terjamin;
  • Bebas install plugin;
  • Harganya murah.

Kekurangan Managed Wordpress Hosting

  • Tidak bisa leluasa jika ingin mengubah atau menambah pengaturan hosting;
  • Resourcenya cukup terbatas.

Cara Kerja Web Hosting

Cara Kerja Web Hosting

Hosting web berfungsi ketika file situs web diunggah dari komputer lokal ke server web. Sumber daya server (RAM, ruang hard disk, dan bandwidth) dialokasikan untuk setiap situs web yang menggunakannya.

Pembagian sumber daya server bervariasi bergantung pada jenis paket hosting yang dipilih. Bagi memilih paket hosting yang sesuai, kamu mesti terlebih dahulu memisahkan antara paket yang tersedia.

Ini tidak terlampau rumit. Bagi pembaca non-teknis, ayo kita pakai analogi sederhana: Memilih hosting web serupa dengan mencari ruang kantor.

Bagaimana kamu menyimpulkan jenis ruang kantor yang tepat untuk keperluan kamu? Apakah workstation di ruang kerja bareng terbuka cukup, atau urusan terbaik berikutnya; kantor di dalam pusat bisnis.

Apakah kita ingin berkembang dengan cepat atau kita mengantisipasi sejumlah besar individu yang datang dan pergi? Apakah kamu mempertimbangkan untuk menyewa struktur lengkap atau menciptakan pesona ruang kamu sendiri?

Di samping gaya kantor yang kita gunakan, terdapat pertimbangan lain. Seberapa gampang kamar diakses, faedah apa yang mereka tawarkan (tambahan laksana papan tulis, internet berkecepatan tinggi, dan kemudahan lainnya), dan di mana lokasinya, serta ongkos keseluruhan.

Pertimbangan ini bakal menilai keperluan kamu dan menolong memutuskan jenis kantor yang tepat guna kamu. Mari kamu bandingkan proses pemilihan ini untuk menyimpulkan hosting web mana yang cocok.

Hosting bareng serupa dengan mencarter stasiun kerja di kantor yang sibuk, berisik, tersingkap atau ruang kerja bersama. Kita mempunyai semua kenyamanan modern: meja, koneksi internet dan sejumlah alat tulis dan kita berbagi ruang dengan teman kerja lainnya tergolong dapur, printer, dan kamar kecil.

Kita tidak dapat melakukan perubahan apa juga pada ruang laksana memasang papan tulis, dll. Ini ialah opsi populer untuk mengenalkan situs web kecil dan tidak cocok untuk proyek komersial berskala besar.

Virtual Private Server (VPS) adalah alternatif yang sangat baik untuk hosting bersama. Menyewa tempat di taman bisnis akan memberikan imbalan kepada perusahaan menengah.

Pengguna di VPS dipisahkan satu sama lain. Kita memiliki tetangga, tetapi kamu tidak harus bergantung pada mereka, dan kita dapat membuat penyesuaian (penyesuaian) apa pun yang kita inginkan dan mengatur stasiun kerja kita sendiri.

Membuat seluruh struktur kantor mirip dengan hosting di server khusus. Ini adalah pilihan paling mahal dan terbaik untuk situs web yang mengutamakan keandalan dan kinerja.

Karena kita mengontrol semua ruang, kita mempunyai lebih tidak sedikit kendali atas konfigurasi dan tidak sedikit ruang, namun tidak terdapat gunanya mengerjakan investasi jika kita tidak akan memakai ruang yang disertakan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai pengertian hosting, fungsi, jenis-jenis hosting beserta kelebihan dan kekurangannya, serta cara kerja hosting yang perlu kamu ketahui.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan, pengertian hosting adalah sebuah layanan online yang digunakan oleh pengguna untuk memelihara data situs atau aplikasi web dan menampilkannya melalui internet. File website yang tersimpan di dalam hosting berupa gambar, script, video, email, aplikasi, dan database (basis data).

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button