Apa itu Proses Bisnis? Pengertian, Fungsi dan Tahapan

Teknatekno.com – Apa itu proses bisnis? Secara umum proses bisnis adalah tujuan akhir bagi setiap wirausahawan meskipun satu langkah yang salah dapat menjadi masalah besar dan mungkin menghabiskan banyak uang untuk memperbaiki kesalahan tunggal itu.

Itulah mengapa penting untuk merencanakan dan mengembangkan proses bisnis untuk memastikan bahwa semua aliran berfungsi dengan lancar. Proses bisnis adalah tentang mengambil prosedur yang benar untuk memberikan penawaran kepada konsumen. Nah, untuk lebih jelasnya lagi kamu bisa simak artikel dibawah ini.

Apa Itu Pengertian Proses Bisnis

Apa Itu Pengertian Proses Bisnis?

Pengertian proses bisnis adalah rangkaian operasi yang menjadi usaha perusahaan atau pegiat bisnis untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Seperti tujuan penjualan atau pendapatan yang diinginkan oleh bisnis.

Proses bisnis memiliki alur dan struktur yang komprehensif dan terencana, serta strategi yang matang. Jadi, mungkin, semua upaya ini akan membuahkan hasil.

Apa Saja Pengertian Proses Bisnis Menurut Para Ahli?

Berikut ini adalah beberapa pengertian proses bisnis yang perlu kamu ketahui:

1. Pengertian Proses Bisnis Menurut Hammer dan Champy

Proses bisnis adalah kumpulan operasi yang mengambil satu atau lebih input dan menghasilkan output yang berguna bagi pelanggan.

2. Pengertian Proses Bisnis Menurut Weske, 2007

Operasi proses bisnis ini dapat dilakukan secara manual atau dengan bantuan sistem informasi.

3. Pengertian Proses Bisnis Menurut Rummler dan Brache dalam Siegel

Proses bisnis adalah kumpulan operasi yang dilakukan oleh bisnis untuk menciptakan barang dan jasa.

4. Pengertian Proses Bisnis Menurut Davenport (1993)

Aktivitas yang terukur dan terstruktur untuk memproduksi output tertentu untuk kalangan pelanggan tertentu. Terdapat di dalamnya penekanan yang kuat pada “bagaimana” pekerjaan itu dijalankan di suatu organisasi, tidak seperti fokus dari produk yang berfokus pada aspek “apa”.

Suatu proses oleh karenanya merupakan urutan spesifik dari aktivitas kerja lintas waktu dan ruang, dengan suatu awalan dan akhiran, dan secara jelas mendefinisikan input dan output.

5. Pengertian Proses Bisnis Menurut Monk (2009)

Proses bisnis adalah kumpulan operasi yang mengambil satu atau lebih input dan memberikan output yang berharga bagi klien.

Apa Fungsi Proses Bisnis

Apa Fungsi Proses Bisnis?

Ada tiga fungsi bisnis yang termasuk dalam bagian proses bisnis yang perlu kamu ketahui:

  1. Membantu departemen SDM dalam menyelesaikan masalah yang muncul selama operasi bisnis.
  2. Alat bagi pelanggan untuk mengamati kapan proses produksi berlangsung, distribusi mulai dilakukan, dan peluncuran produk akan dilaksanakan.
  3. Memberikan informasi kepada pekerja sehingga mereka memahami tanggung jawab yang diberikan kepada mereka dan bahwa tujuan perusahaan terpenuhi.

Apa Saja Manfaat Proses Bisnis?

Seperti yang disebut di atas, proses bisnis adalah suatu rangkaian kegiatan yang sangat penting dalam mewujudkan visi-misi perusahaan. Proses bisnis yang matang tentunya akan memberi manfaat, diantaranya yaitu:

1. Mudah Beradaptasi di Segala Situasi

Suasana bisnis yang sehat dan responsif adalah hasil dari proses bisnis yang baik. Perusahaan dapat menggunakannya untuk mengikuti perkembangan zaman dan dengan cepat bereaksi terhadap keadaan apa pun.

2. Mengurangi Human Error

Perusahaan mungkin hanya mencari tahu apa yang terjadi dengan proses bisnis yang dikelola. Kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan manusia akan jarang terjadi karena pembagian tanggung jawab dan tenaga kerja disesuaikan dengan keterampilan semua pekerja.

3. Fokus pada Kebutuhan Pelanggan

Apapun bisnisnya, fokusnya harus pada kebahagiaan pelanggan. Kepuasan dan keinginan pelanggan sangat penting karena menentukan keuntungan atau kerugian bisnis.

4. Manajemen Waktu yang Lebih Baik

Proses bisnis yang baik akan menghasilkan manajemen waktu dan diagram alur yang efisien. Jika segalanya diatur dalam time table yang sesuai, maka proses bisnis akan terlaksana dengan lancar.

5. Mengurangi Pengeluaran dan Resiko

Bisnis yang terencana dengan baik dapat membatasi kemungkinan biaya dan bahaya yang tidak terduga. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa proses tersebut memerlukan taktik khusus yang memperhitungkan perubahan status keuangan di masa depan.

Apa Saja Karakteristik Proses Bisnis

Apa Saja Karakteristik Proses Bisnis?

Ada beberapa karakteristik dari proses bisnis yang perlu kamu ketahui:

  1. Definitif Proses bisnis harus didefinisikan oleh batasan, masukan, dan keluaran yang jelas.
  2. Urutan Proses bisnis harus terdiri dari operasi yang dijadwalkan secara waktu dan spasial.
  3. Pelanggan Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
  4. Nilai tambah Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
  5. Keterkaitan Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
  6. Fungsi silang Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.

Apa Saja Jenis- Jenis Proses Bisnis?

Berikuti ini jenis-jenis tipe proses bisnis yang perlu kamu ketahui:

1. Proses Manajemen

Adalah proses yang mengatur bagaimana suatu sistem bekerja. Manajemen strategis adalah salah satu contohnya.

2. Proses Operasional

Adalah proses yang merangkum bisnis inti dan menghasilkan aliran nilai utama. Proses pembelian, manufaktur, periklanan dan pemasaran, adalah beberapa contohnya.

3. Proses Pendukung

Merupakan proses yang membantu proses utama. Akuntansi, perekrutan, dan pusat bantuan adalah beberapa contohnya.

Tahap-Tahap dalam Proses Bisnis

Ada beberapa tahap yang termasuk dalam bagian proses bisnis yaitu:

1. Analisis Aktivitas

Pada titik ini, baik eksekutif maupun pekerja berusaha mengembangkan dan menilai apa yang harus dilakukan organisasi selama periode waktu tertentu. Dialog ini penting untuk memenuhi tuntutan perusahaan.

2. Membuat Keputusan

Setelah kedua upaya untuk memeriksa apa yang akan dilakukan dalam kerangka waktu tertentu, tahap selanjutnya adalah memutuskan dan membuat pilihan. Keputusan dibuat sehubungan dengan biaya operasional perusahaan, yang pada gilirannya mempengaruhi operasi perusahaan.

3. Pelaksanaan

Setelah keputusan itu, tahap selanjutnya adalah pelaksanaan. Jika tidak dilaksanakan, akan sia-sia dan hanya akan tinggal wacana. Software ERP dapat digunakan untuk membantu operasional bisnis agar instalasi berjalan sesuai rencana.

4. Evaluasi

Karena tidak ada tindakan bisnis yang sempurna, penilaian diperlukan tidak hanya sebagian tetapi juga secara holistik. Indikator dalam penilaian evaluasi dapat mengambil beberapa bentuk.

Kinerja bisnis dalam peran mereka yang berbeda dapat dievaluasi oleh pebisnis. Kemudian, tentukan apakah tujuan masing-masing divisi dapat dipenuhi. Penilaian akan menunjukkan bisnis kekurangan mana yang perlu diperbaiki dan diperbaiki.

Langkah Efektif Menganalisis Bisnis Proses

Langkah Efektif Menganalisis Bisnis Proses

Berikut ini adalah beberapa langkah menganalisis bisnis proses yang perlu kamu ketahui:

1. Bicarakan dengan Orang-Orang Penting

Setelah kamu memutuskan proses mana yang akan ditingkatkan, kamu harus segera berkonsultasi dengan pemangku kepentingan penting. Ungkapan “personil kunci” mengacu pada individu yang bertanggung jawab untuk menerapkan proses bisnis ke dalam tindakan.

Saat membicarakan proses bisnis dengan orang-orang penting sebaiknya tanyakan empat aspek di bawah ini yang perlu kamu ketahui:

  • Pertama dan terpenting, tanyakan terlebih dahulu tentang kegiatan yang harus dilakukan oleh karyawan dan supervisor.
  • Pilih beberapa ide terbaik untuk diterapkan pada bisnis kamu dari berbagai saran yang dibuat. Misalnya, misalkan perusahaan kamu bergerak di bidang fashion dalam bentuk garmen. kamu harus memahami serta memilih tempat untuk mendapatkan bahan baku dengan kualitas dan layanan terbaik.
  • Usahakan untuk mengidentifikasi keluaran setiap tugas dan tentukan siapa yang menerimanya. Jika kamu mengelola sebuah bengkel, maka setiap staf perbaikan sebaiknya mendokumentasikan pekerjaan mereka. Setelah itu, staf perbaikan meneruskan informasi tersebut ke bagian penagihan agar dibuatkan faktur untuk pelanggan.
  • Jika kamu dan staf merasakan adanya inefisiensi proses maka segeralah cari solusi bersama.

2. Temukan Perbaikan Proses Bisnis Melalu Brainstorming

Brainstorming adalah sesi brainstorming di mana rekan bisnis kamu berpartisipasi. Latihan ini harus melibatkan personel dari banyak departemen.

Hal ini karena semakin banyak orang yang berpartisipasi, semakin banyak informasi tentang inefisiensi proses akan terungkap dari semua departemen. Langkah ini dapat kamu lakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  • Buatlah kesimpulan mengenai informasi yang sudah kamu terima dan sampaikan kepada staf. Mintalah staf kamu untuk memberikan umpan balik berupa kritik dan saran. Semakin banyak umpan balik yang didapat maka sangat memudahkan kamu untuk menganalisisnya
  • Analisis bagaimana bisnis berproses dan apa masalah yang dihadapinya dengan berpedoman pada kritik serta saran staf kamu.
  • Bila perlu, kamu dapat melakukan penyesuaian terhadap proses bisnis. Pengurangan biaya, pengurangan waktu siklus proses, penyederhanaan proses, dan peningkatan layanan pelanggan adalah bentuk umum dari peningkatan bisnis.

3. Buatlah Flowchart dari Setiap Proses Bisnis

Flowchart yang kamu buat tentu akan sangat membantu dalam menggambarkan proses bisnis. kamu dapat menggunakan informasi penting yang diperoleh saat diskusi sebagai materi untuk pembuatan flowchart.

Dalam membuat flowchart, pastikan bahwa semua langkah proses bisnis kamu sudah tercantum. Perhatikan cara membuat flowchart di bawah ini agar informasi yang dihasilkan optimal:

  • Penting untuk diingat bahwa flowchart ini harus sederhana dan ringkas. Akibatnya, informasi dalam flowchart ini terbatas pada proses yang telah dikembangkan dan harus diikuti oleh pekerja.
  • Ada banyak cara yang dapat kamu terapkan untuk membuat flowchart. Pertama, kamu dapat menggambarnya secara manual. kedua, kamu dapat menggunakan berbagai perangkat software yang ada di komputer. Ketiga, kamu dapat membuatnya memakai aplikasi desain grafis.
  • Alat ini akan memberikan gambaran sempurna bagi bisnis kamu apabila pembuatannya dilakukan dengan serius. Hal ini dikarenakan alat inilah yang akan mempermudah identifikasi dan juga perbaikan inefisiensi.
  • Analisis proses bisnis adalah upaya terus-menerus. Jadi, setelah melakukan penyesuaian di berbagai bidang, pertimbangkan apakah hasilnya memenuhi atau melebihi harapan. Jika tidak, lakukan analisis ulang untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai apa itu proses bisnis hingga Langkah Efektif Menganalisis Bisnis Proses yang terdapat di Indonesia.

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa apa itu proses bisnis adalah rangkaian operasi yang menjadi usaha perusahaan atau pegiat bisnis untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Seperti tujuan penjualan atau pendapatan yang diinginkan oleh bisnis.

Related Articles

Back to top button