Apa itu Badan Usaha Perseorangan? Syarat dan Contoh

Teknatekno.com – Apakah teknozen sudah tahu apa itu badan usaha perseorangan? Secara umum, pengertian badan usaha perseorangan adalah suatu usaha atau perusahaan yang dimiliki dan dikelola oleh pengusaha perseorangan atau individu.

Pemilik usaha perseorangan mengelola perusahaannya sendiri dan mendapatkan seluruh keuntungan perusahaan. Selain itu, pemilik usaha perseorangan juga mengtanggung jawab semua resiko yang timbul dalam operasional perusahaan. Nah, untuk lebih jelasnya lagi kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Apa itu Badan Usaha Perseorangan

Apa itu Badan Usaha Perseorangan

Badan usaha perseorangan adalah usaha yang dikelola dan diawasi oleh satu orang, dimana pengelola perusahaan mendapatkan seluruh keuntungan perusahaan, tetapi usaha itu juga menanggung seluruh resiko yang timbul dalam kegiatan perusahaan.

Pendirian perusahaan perseorangan tidak di atur dalam KUHD dan tidak memerlukan perjanjian karena hanya didirikan oleh satu orang pengusaha saja.

Perusahaan perseorangan merupakan bentuk peralihan antara bentuk partnership dan dapat pula dimungkinkan sebagai one man corporation atau een manszaak. Dalam hubungan ini dapat pula diberlakukan pasal 6 dan pasal 18 Kitab Undang-undang Hukum Dagang.

Apa itu Badan Usaha Perseorangan Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah apa itu badan usah perseorangan yang harus kamu ketahui, sebagai berikut:

1. Murti Sumarai dan Jhon Suprianto (2003)

Pengertian badan usaha perseorangan menurut Murti Sumarai dan Jhon Suprianto adalah perusahaan yang dimiliki, mengelola, dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua risiko dan aktivitas perusahaan.

2. Hatta

Pengertian badan usaha perseorangan menurut Hatta adalah usaha yang didirikan oleh seorang pengusaha

3. Basswasta (2002)

Pengertian Perusahaan Perseorangan menurut Basswasta adalah salah satu bentuk usaha yang dimilik oleh seseorang dan ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua risiko dan kegiatan dalam suatu perusahaan

4. Wikipedia

Pengertian Perusahaan Perseorangan menurut Wikipedia adalah suatu perusahaan atau bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal sedangkan perusahaan perorangan adalah pemilik dari suatu perusahaan perseorangan.

Syarat Mendirikan Badan Usaha Perseorangan

Syarat Mendirikan Badan Usaha Perseorangan

Untuk mendirikan suatu perusahaan perseorangan, terdapat izin yang diberikan dengan relatif dapat disebut lebih ringan dan sederhana persyaratan jika dibangun dengan jenis perusahaan lainnya.

Selama ini pemerintah tidak menentukan kategori khusus tentang bentuk usaha ini, jika tidak ada pemisahan secara hukum antara perusahaan dan kepentingan pribadi. Seluruh urusan perusahaan menjadi satu dengan urusan pribadi dari pemilik perusahaan.

Jika seseorang yang akan mendirikan suatu perusahaan, dengan pilihan jenis usaha yang berisiko perusahaan yang tidak besar.

Kapital sendiri dari perusahaan yang didirikan tidak membutuhkan lebih banyak dan jika pengusaha benar ingin mengurus dan memimpin sendiri dan juga ingin bertanggung jawab akibat hukum yang bisa saja terjadi tanpa bantuan orang lain adalah pilihan yang tepat ingin membentuk badan usaha perseorangan.

Adapun syarat-syarat mendirikan badan usaha perseorangan yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Syarat dalam mendirikan suatu badan usaha perseorangan dapat dikelompokkan menjadi tiga aspek penting, antara lain modal, pembukuan dan juga pembayaran pajak.
  2. Pemilik sebagai entrepreneur harus menemukan sumber modal yang sesuai. Pemilik dapat mempertimbangkan tabungan pribadi, pinjaman dari keluarga atau teman, pinjaman bank dan lain sebagainya. Jumlah modal yang dibutuhkan juga harus dihitung dengan akurat.

Untuk menyusun pembukuan, pemilik perusahaan perseorangan harus mencantumkan point penting yang ada di bawah ini:

  1. Keadaan kekayaan perusahaan.
  2. Kebutuhan perusahaan kamu.
  3. Kontrak.
  4. Masuk dan keluar berupa surat, dokumen, korespondensi.
  5. Laporan per periode seperti bulan, kuartal, tahun
  6. Arsip.
  7. Pembayaran pajak juga harus menjadi perhatian, jenis-jenis pajak yang harus dibayarkan kepada negara
  8. Penghasilan.
  9. Pertambahan nilai barang dan jasa.
  10. Penjualan atas barang-barang mewah.
  11. Pajak bumi dan bangunan.

Saat ini pemerintah lebih memperhatikan suatu pengimbangan usaha perusahaan-perusahaan kecil sebagai salah satu strategi pembangunan. Memperbanyak kemampuan produktif dari sumber daya manusia, karena mereka belajar pada tempat mereka bekerja.

Meningkatkan perusahaan kecil yang bisa melibatkan sejumlah besar sumber daya alam. Dalam jangka pendek dapat memberikan solusi dari masalah pembagian pendapatan dan masalah pengangguran.

Meningkatkan kecepatan perubahan struktur ekonomi di seluruh daerah, dan juga penyebaran aktivitas ekonomi secara geografik.

Karakteristik Badan Usaha Perseorangan

Karakteristik Badan Usaha Perseorangan

Berikut ini adalah karakteristik badan usaha perseorngan yang perlu kamu ketahui yaitu:

  1. Dengan mudah didirikan dan juga dibubarkan.
  2. Tanggung jawab yang tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi.
  3. Tidak ada pajak, yang ada hanyalah pungutan dan retribusi.
  4. Mengambil seluruh keuntungan untuk diri sendiri.
  5. Sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri.
  6. Mendapatkan keuntungan kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar.
  7. Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau bisa sampai seumur hidup.
  8. Sewaktu-waktu dapat pindah tangankan.

Macam-Macam Badan Usaha Perseorangan

Setelah membahas apa itu badan usaha perseorangan, syarat dan karakteristik. Kini kita akan membahas macam-macam yang berdasarkan izinnya perusahaan perseorangan dibagi atas dua yaitu:

1. Berizin

Memiliki izin operasional wajib dari departemen teknis. Contohnya bila perusahaan perseorangan bergerak dalam bidang perdagangan, maka dapat memiliki izin seperti tanda daftar usaha perdagangan (TDUP) dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).

2. Tidak Memiliki Izin

Contohnya usaha perseorangan yang dilakukan para pedagang kaki lima, toko barang, dan lain-lain.

Contoh Badan Usaha Perseorangan

Contoh Badan Usaha Perseorangan

Berikut ini adalah beberapa contoh badan usaha perusahaan perseorangan yang mungkin kamu temui dalam kehidupan sehari-hari:

1. Bisnis Pertanian

Dalam suatu jenis usaha pertanian, sebagian besar usaha pertanian di pedesaan dikelola secara terpisah. Modal usaha pertanian jenis ini terbatas, sebagian besar petani mempunyai lahan pertanian sendiri yang mengelola sendiri.

Dan kemudian menjual kembali hasil pertanian yang dihasilkan di lahan pertanian untuk digunakan sebagai modal.

2. Bisnis Perdagangan

Dalam kehidupan sehari-hari kamu, kamu akan mengenal dan memahami bisnis perseorangan semacam itu. Sebagian besar jenis badan usaha perdagangan ini mengelola secara terpisah.

Jenis bisnis transaksi ini bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak peduli pemilik modalnya. Contoh berbagai perusahaan yang melibatkan dalam bisnis perdagangan ini yaitu antara lain pedagang keliling, warung hingga pemilik toko lainnya.

2. Bisnis Jasa

Selain bisnis perdagangan, masyarakat Indonesia juga memiliki permintaan yang besar terhadap jenis industri jasa. Jika kamu memiliki keahlian di bidang otomotif, kamu dapat memaksimalkan keahlian kamu dengan membuka bengkel. Kamu juga bisa menemukan jenis usaha jasa lainnya, seperti warung cemilan, salon, usaha isi air ulang, dll.

3. Industri kecil

Jenis usaha ini sama dengan usaha jasa, tetapi dalam usaha industri ini hanya jenis keterampilannya saja yang berbeda, seperti usaha membuat kue dan masakan catering ketrampilan usaha memberikan jasa atau menjual barang atau jasa secara langsung kepada konsumen perseorangan atau kelompok.

Atau disebut B2C. Jika kamu memiliki berbakat sebagai seniman atau kerajinan tangan, seperti menggambar baju, mendaur ulang barang-barang lama atau sampah, dan lain-lain.

Kelebihan dan Kekurangan Badan Usaha Perseorangan

Kelebihan dan Kekurangan Badan Usaha Perseorangan

Setiap badan usaha perseorangan memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:

Kelebihan Perusahaan Perseorangan

  1. Perseorangan tidak dikenakan pajak perusahaan.
  2. Dalam melakukan mengelola perusahaan, pemilik juga harus menjadi bagian dari manajemen sehingga proses internal tidak terlalu kompleks dan mudah diawasi oleh pemilik langsung.
  3. Biaya yang sangat rendah dalam pengelolaan, karena karyawan yang bekerja di dalam perseorangan adalah si pemilik usaha.
  4. Tidak melalui proses administrasi hukum yang terlalu kompleks, biasanya hanya sampai akte notaris, dan surat keterangan domisili dari kelurahan saja. Tidak perlu melalui proses pembuatan SIUP, atau TDP ataupun sampai membutuhkan surat keputusan dari menteri kehakimandan.
  5. Proses pembikinan yang sangat cepat.
  6. Apabila dalam usaha perseorangan ada kejadian kerugian maka kompensasi kerugian dapat dimasukkan dalam perhitungan pajak penghasilan pemilik.
  7. Seluruh peroleh menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan memungkinkan pemilik menerima 100persen laba yang dihasilkan perusahaan.

Keuntungan Badan Usaha Pribadi

  1. Kepuasan Individu.
  2. Prinsip suatu pimpinan merupakan alasan yang baik untuk mengambil keputusan.
  3. Kebebasan dan fleksibel.
  4. Pemilik usaha perseorangan tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil keputusan.
  5. Sifat Kerahasiaan.
  6. Tidak perlu dibuat laporan keuangan atau informasi yang berhubungan dengan masalah keuangan perusahaan.
  7. Peraturan kurang.
  8. Terdapat banyak peraturan-peraturan pemerintah yang harus dituruti maka perusahaan perseorangan hanya sedikit peraturan yang diwajibkan.
  9. Mendorong Perusahaan.
  10. Badan usaha perseorangan selalu berusaha sekuat tenaga agar perusahaannya mendapatkan keuntungan tanpa memperhatikan lamanya waktu bekerja dalam perusahaan tersebut.
  11. Lebih mudah mendapatkan kredit.
  12. Badan usaha perseorangan lebih mudah mendapatkan kredit karena tanggung jawab atau jaminannya tidak terbatas pada modal usaha sendiri saja tetapi juga kekayaan pribadi dari pemilik maka resiko kreditnya lebih kecil.

Kekurangan Badan Usaha Perseorangan

  1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas.
  2. Seluruh kekayaan pribadinya termasuk sebagai jaminan terhadap seluruh utang perusahaan.
  3. Sumber keuangan terbatas. Karena pemiliknya hanya satu orang, maka usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuannya.
  4. Kesulitan dalam manajemen.
  5. Semua kegiatan seperti pembelian, penjualan, pembelanjaan, pengaturan karyawan dan sebagainya dipegang oleh seorang pimpinan. Lebih sulit apabila manajemen dipegang oleh beberapa orang.
  6. Berlangsungnya usaha kurang terjamin. Jika kematian pimpinan atau pemilik, bangkrut, atau lainya ini dapat menyebabkan usaha berhenti kegiatannya.

Tanya Jawab

Berikut ini adalah tanya jawab apa itu badan usaha perseorangan, yakni:

1. Bagaimana Cara Mendirikan Perusahaan Perseorangan?

Prasyarat untuk membentuk kepemilikan perseorangan dibagi menjadi tiga kategori: modal, akuntansi, dan pembayaran pajak.

Sebagai seorang pengusaha, pemilik harus mengidentifikasi sumber uang yang sesuai. Tabungan pribadi, pinjaman dari keluarga atau teman, pinjaman bank, dan sebagainya adalah pilihan bagi pemiliknya.

BACA JUGA:

Pengertian Perusahaan Persero, Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian Perusahaan Umum, Ciri dan Tujuannya
Perbedaan Antara Firma Dan Perusahaan

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa apa itu badan usaha perseorangan adalah suatu perusahaan yang dimiliki, dikelola, dan diawasi oleh hanya satu orang saja.

Dan perusahaan seperti ini banyak ditemukan di indonesia karena bentuknya sederhana, modalnya cukup minim, dan mudah dijalankan oleh siapapun itu yang ingin membuka usaha.

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar apa itu badan usaha perseorangan, syarat mendirikan, karakteristik, macam-macam, contoh, hingga kelebihan dan kekurangan badan usaha perseorangan. Semoga bermanfaat ya!

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button