Apa itu Segmentasi Pasar: Cara Jitu Memenangkan Persaingan Bisnis

Teknatekno.com – Dalam strategi pemasaran, kamu akan menemukan istilah apa itu segmentasi pasar yang dapat meningkatkan pemasaran dan membuat penjualan serta keuntungan yang diperoleh perusahaan menjadi maksimal.

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi beberapa segmen yang memiliki karakteristik dan preferensi yang serupa, agar bisnis dapat memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan dengan lebih spesifik. Tujuannya adalah agar produk yang dijual bisa menyasar calon konsumen yang potensial dengan peluang melakukan transaksi yang tinggi.

Di era persaingan bisnis yang semakin ketat, memahami segmentasi pasar menjadi hal yang sangat penting bagi bisnis. Dengan memahami karakteristik dan preferensi pelanggan, bisnis dapat meningkatkan efisiensi pemasaran, penyesuaian produk yang lebih baik, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan meningkatkan daya saing bisnis.

Oleh karena itu, setiap bisnis perlu memahami dan mengimplementasikan konsep segmentasi pasar untuk mencapai kesuksesan yang lebih baik. Nah, bagi Teknozen yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang apa itu segmentasi pasar, simak artikel di bawah ini.

Apa itu Segmentasi Pasar

Apa itu Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi beberapa segmen yang memiliki karakteristik dan preferensi yang serupa. Dalam bisnis, segmentasi pasar dilakukan untuk memahami lebih spesifik kebutuhan dan preferensi pelanggan, sehingga bisnis bisa memberikan produk atau layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Proses segmentasi pasar dimulai dengan mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian pelanggan, seperti demografi, geografi, psikografis, dan perilaku. Setelah itu, pasar akan dibagi menjadi beberapa segmen berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Setelah pasar dibagi menjadi beberapa segmen, bisnis kemudian menentukan segmen mana yang akan menjadi sasarannya. Hal ini melibatkan pemilihan segmen yang memiliki potensi pasar yang besar, mudah dijangkau, dan memiliki kebutuhan dan preferensi yang sesuai dengan produk atau layanan yang ditawarkan oleh bisnis.

Setelah segmen pasar sasaran dipilih, bisnis kemudian menentukan strategi untuk menjangkau segmen tersebut. Strategi ini meliputi pemilihan media pemasaran yang tepat, penentuan harga yang sesuai, promosi yang efektif, dan sebagainya. Selain itu, bisnis juga bisa menentukan posisi produk atau layanan dalam benak pelanggan di pasar sasaran melalui strategi positioning.

Dengan melakukan segmentasi pasar, bisnis bisa memperoleh beberapa keuntungan, antara lain meningkatkan efisiensi pemasaran, penyesuaian produk yang lebih baik, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan meningkatkan daya saing bisnis.

Oleh karena itu, segmentasi pasar merupakan proses yang penting untuk dilakukan oleh bisnis dalam upaya meningkatkan performa bisnis dan memenangkan persaingan di pasar.

Keuntungan Segmentasi Pasar

Ada beberapa keuntungan dari segmentasi pasar. Berikut penjelasan yang perlu kamu ketahui:

1. Strategi Pemasaran yang Lebih Tepat Sasaran

Setelah mengelompokkan pelanggan yang ingin kamu targetkan, strategi pemasaran menjadi lebih terarah. Kamu dapat menentukan jenis promosi apa yang lebih cocok untuk kelompok tersebut, bahasa yang digunakan, dan media iklan yang digunakan.

Kamu bisa lebih mudah menentukan target iklan ketika kamu beriklan di media sosial.

2. Optimalisasi dan Efisiensi Biaya

Ketika strategi pemasaran lebih terarah, maka pengeluaran bisa ditekan. Biaya yang dikeluarkan untuk promosi menjadi lebih optimal dan efisien karena potensi untuk mendapatkan keuntungan besar dari penjualan yang tinggi.

Jika iklan tidak memiliki segmen yang jelas, peluang kamu untuk mendapatkan pelanggan juga lebih kecil karena kebanyakan orang yang melihat iklan tersebut tidak membutuhkan produk yang diiklankan.

3. Lebih Mudah Mengatur Produk

Segmentasi memberikan pengetahuan yang lebih mendalam kepada pelaku bisnis tentang pelanggan. Ketika kita mengetahui audiens yang ditargetkan dengan lebih jelas, kita dapat mengembangkan produk sesuai dengan kebutuhan audiens.

Perusahaan dapat fokus mengembangkan produk yang sesuai dengan segmennya. Hal ini juga membuat produk memiliki potensi yang lebih tinggi untuk memuaskan pelanggan.

4. Menciptakan Peluang Pasar

Tujuan selanjutnya dari segmentasi pasar adalah menciptakan peluang pasar. Saat menentukan segmen, bisnis akan belajar tentang kebutuhan setiap bagian berdasarkan penawaran pesaing saat ini.

Hal ini akan membantu bisnis untuk mengetahui kepuasan pelanggan saat ini. Kepuasan yang rendah dengan produk yang ada di pasar saat ini merupakan peluang untuk bisnis baru.

Misalnya, ketika ada layanan pembersihan rumah yang tidak memuaskan karena layanannya terbatas, kamu dapat menawarkan layanan yang lebih lengkap sehingga pembeli lebih tertarik pada produk kamu.

5. Mengenal Pelanggan Lebih Baik

Keuntungan lainnya adalah mengenal pelanggan lebih baik. Jika ingin menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan, sebuah perusahaan harus bisa menempatkan diri pada posisi pelanggan.

Perusahaan harus memahami dengan baik apa yang diinginkan dan dibutuhkan pelanggan. Pemahaman yang baik ini akan mengurangi risiko kegagalan sebuah kampanye pemasaran.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kampanye yang efektif dengan resiko kegagalan yang minimal akan membuat biaya pemasaran menjadi lebih efisien.

6. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Semakin tinggi kepuasan pelanggan, maka semakin baik pula produk tersebut. Kepuasan pelanggan memang menjadi salah satu tujuan utama dari sebuah bisnis. Hal ini bisa diwujudkan salah satunya dengan melakukan pemasaran sesuai segmen yang telah ditentukan.

7. Mempertahankan Pelanggan

Jika tingkat kepuasan pelanggan tinggi, maka semakin tinggi pula kemungkinan pelanggan akan mempertimbangkan untuk membeli kembali produk tersebut. Sehingga segmentasi ini dapat dikatakan dapat mempertahankan pelanggan dan mendapatkan pelanggan yang loyal.

Bukan tidak mungkin konsumen tersebut akan tertarik untuk mencoba produk lain dari merek yang sama atau mempromosikan merek tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.

Syarat Segmentasi Pasar

Syarat Segmentasi Pasar

Beberapa syarat harus diperhatikan agar suatu segmen dapat berpengaruh. Berikut beberapa syarat yang perlu kamu ketahui diantaranya:

1. Harus Terukur

Segmentasi hanya bisa efektif jika dapat diukur. Hal-hal yang diukur antara lain daya beli hingga ukuran pasar. Misalnya salah satu segmen bisnis kamu adalah pemburu promo, artinya mereka akan berbelanja ketika kamu menawarkan promo berupa diskon, cash back, atau promo lainnya.

2. Dapat Diakses

Memahami kebutuhan suatu segmen saja tidak cukup, tetapi kamu juga harus memikirkan bagaimana cara menjangkaunya. Karakteristik dan perilaku pelanggan dapat menilai cara yang tepat.

Beberapa pelanggan lebih mudah dijangkau melalui media sosial atau e-mail. Beberapa hanya bisa dicapai melalui media massa seperti televisi atau radio.

3. Substansial

Tujuan segmentasi adalah mengelompokkan pelanggan ke dalam kelompok yang lebih kecil. Meski begitu, sebuah segmen harus cukup besar untuk dijadikan target pasar. Jika kelompoknya terlalu kecil, maka semakin kecil pula kemungkinan mendapatkan pelanggan.

4. Dapat Dibedakan

Setiap segmen yang berbeda akan memberikan reaksi yang berbeda terhadap bauran pemasaran yang sama. Jika kedua bagian tersebut memberikan respon yang sama, mereka masih dalam satu dan tidak boleh dipisahkan.

5. Dapat Ditindaklanjuti

Sebuah segmen harus dapat ditindaklanjuti atau dilayani oleh pelaku bisnis. Jika bagian tersebut ternyata memiliki kebutuhan atau permintaan di luar kemampuan bisnis, tentu saja transaksi tidak akan terealisasi.

Strategi Segmentasi Pasar

Setelah profil pasar sasaran ditetapkan, bisnis perlu menentukan strategi segmentasi pasar yang tepat. Strategi segmentasi pasar meliputi:

  • Strategi Targeting

Strategi targeting adalah strategi untuk menentukan cara memasarkan produk atau layanan ke pasar sasaran yang telah dipilih. Hal ini meliputi pemilihan media pemasaran yang tepat, penentuan harga yang sesuai, promosi yang efektif, dan sebagainya.

  • Strategi Positioning

Strategi positioning adalah strategi untuk menentukan posisi produk atau layanan dalam benak pelanggan di pasar sasaran. Hal ini meliputi pengembangan branding yang tepat, pengembangan pesan promosi yang tepat, dan sebagainya.

Jenis-jenis Segmentasi Pasar dan Contohnya

Jenis-Jenis Segmentasi Pasar dan Contohnya

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan lebih terfokus, yang memiliki kebutuhan, keinginan, dan perilaku yang sama. Ini membantu perusahaan memahami pelanggan mereka dengan lebih baik dan memungkinkan mereka untuk menargetkan produk dan layanan mereka dengan lebih efektif.

Ada lima jenis utama dari segmentasi pasar beserta contohnya, yaitu:

1. Geografis

Segmentasi geografis membagi pasar berdasarkan lokasi geografis dari pelanggan, yang mencakup kota dan desa, wilayah atau negara bagian, atau bahkan lingkungan atau kode pos tertentu.

Dengan segmentasi ini, perusahaan bisa mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dengan mempertimbangkan perbedaan kebiasaan dan preferensi konsumen di setiap daerah, serta memperhitungkan faktor-faktor geografis seperti iklim dan infrastruktur.

Sebagai contoh, perusahaan makanan cepat saji bisa menyesuaikan menu dan strategi promosinya berdasarkan preferensi makanan yang berbeda di daerah perkotaan dan pedesaan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.

Dengan memahami perbedaan ini, pelaku bisnis bisa menyesuaikan strategi pemasaran mereka untuk lebih efektif mencapai pelanggan yang diinginkan di setiap area geografis yang berbeda.

2. Demografis

Segmentasi demografis memecah pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan karakteristik demografi pelanggan, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, status keluarga, dan pendidikan. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, perusahaan bisa lebih memahami kebutuhan dan preferensi konsumen dalam membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Misalnya, dengan mengetahui usia target pasar, perusahaan bisa menyesuaikan tampilan, konten, atau strategi pemasaran untuk menarik perhatian konsumen dalam kelompok usia tersebut.

Demikian juga, segmentasi berdasarkan pendapatan atau pekerjaan bisa membantu perusahaan menyesuaikan harga produk atau layanan agar sesuai dengan kemampuan finansial target pasar dan meningkatkan daya beli konsumen.

Oleh karena itu, segmentasi demografis adalah salah satu alat pemasaran yang paling populer karena bisa membantu perusahaan memahami pelanggan dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

3. Psikografis

Segmentasi psikografis adalah jenis segmentasi pasar yang membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan karakteristik psikologis pelanggan seperti gaya hidup, kepribadian, dan minat.

Dengan membagi pasar sesuai dengan aspek psikologis ini, perusahaan bisa memahami nilai-nilai, kebutuhan, dan motivasi pelanggan mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, perusahaan bisa mengembangkan produk atau layanan yang lebih tepat sasaran dan menargetkan pelanggan yang lebih sesuai dengan profil konsumen mereka.

Misalnya, perusahaan bisa menawarkan produk makanan organik yang lebih cocok untuk konsumen yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan, atau menargetkan pelanggan yang menyukai olahraga dengan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan melakukan segmentasi pasar yang tepat, perusahaan bisa meningkatkan efektivitas pemasaran dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari pasar yang ada.

4. Perilaku

Segmentasi perilaku membagi pasar berdasarkan perilaku pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Jenis perilaku yang digunakan sebagai dasar segmentasi meliputi frekuensi pembelian, penggunaan produk, atau tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk tersebut.

Dengan menggunakan segmentasi perilaku, perusahaan bisa mengidentifikasi dan memahami perilaku pembeli, serta membangun strategi pemasaran yang tepat untuk masing-masing segmen.

Contohnya, perusahaan telepon seluler bisa membagi segmen berdasarkan frekuensi penggunaan layanan data, sehingga bisa menentukan paket data yang sesuai dengan kebutuhan setiap segmen. Segmen perilaku juga bisa membantu perusahaan dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

5. Manfaat

Segmentasi pasar berdasarkan manfaat adalah pengelompokkan pasar berdasarkan manfaat yang diinginkan oleh pelanggan dari suatu produk atau layanan. Ini artinya, produk atau layanan yang ditawarkan harus bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Contoh segmentasi pasar berdasarkan manfaat adalah produk yang dilengkapi dengan fitur khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan khusus pelanggan tertentu.

Misalnya, sebuah ponsel dengan fitur kamera yang sangat baik dan cocok bagi orang yang suka memotret, atau sepatu lari yang dirancang khusus untuk orang yang senang berolahraga dan memerlukan dukungan yang baik untuk kaki.

Dalam segmentasi pasar berdasarkan manfaat, produk atau layanan ditawarkan dengan fokus pada manfaat tertentu yang diinginkan oleh kelompok pelanggan tertentu.

Oleh karena itu, perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan baik, sehingga bisa menawarkan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, perusahaan bisa menarik dan mempertahankan pelanggan dengan lebih efektif, serta meningkatkan keuntungan dan pertumbuhan bisnis.

Tahapan

Proses Segmentasi Pasar

Berikut ini adalah beberapa tahapan segmentasi pasar yang perlu kamu ketahui, yaitu:

a. Identifikasi Pasar Sasaran

Pertama, bisnis perlu mengidentifikasi pasar sasaran yang ingin dituju. Pasar sasaran ini harus dipilih berdasarkan karakteristik dan preferensi pelanggan yang sesuai dengan produk atau layanan yang ditawarkan.

b. Pengumpulan Data Pasar

Setelah itu, bisnis perlu mengumpulkan data pasar yang diperlukan, baik dari sumber internal maupun eksternal. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang karakteristik pelanggan, perilaku pembelian, kebutuhan dan preferensi pelanggan, dan sebagainya.

c. Analisis Data Pasar

Setelah data terkumpul, bisnis perlu melakukan analisis data pasar untuk memahami karakteristik pasar sasaran yang lebih spesifik. Hal ini meliputi analisis statistik, analisis cluster, dan sebagainya.

d. Seleksi Pasar Sasaran

Setelah analisis selesai dilakukan, bisnis perlu memilih segmen pasar yang paling menjanjikan dan relevan untuk dituju. Pemilihan segmen pasar ini harus didasarkan pada karakteristik dan preferensi pelanggan yang sesuai dengan produk atau layanan yang ditawarkan.

e. Penetapan Profil Pasar Sasaran

Setelah segmen pasar terpilih, bisnis perlu menetapkan profil pasar sasaran yang lebih spesifik. Hal ini meliputi informasi tentang karakteristik demografis, psikografis, perilaku, dan sebagainya.

Faktor yang Mempengharuhi Segmentasi Pasar

Faktor-faktor yang mempengaruhi segmentasi pasar adalah sebagai berikut:

1. Karakteristik Demografi

Karakteristik demografi seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, dan pendidikan bisa mempengaruhi preferensi dan kebutuhan pelanggan. Bisnis bisa menggunakan karakteristik demografi ini untuk membagi pasar menjadi segmen yang memiliki karakteristik yang serupa.

2. Gaya Hidup

Gaya hidup dan nilai-nilai yang dipegang oleh pelanggan juga bisa mempengaruhi preferensi dan kebutuhan mereka terhadap produk atau layanan. Bisnis bisa membagi pasar menjadi segmen yang memiliki gaya hidup dan nilai-nilai yang serupa.

3. Lokasi

Lokasi pelanggan juga bisa mempengaruhi preferensi dan kebutuhan mereka terhadap produk atau layanan. Bisnis bisa membagi pasar berdasarkan wilayah geografis, kota, atau bahkan lingkungan yang serupa.

4. Kebutuhan dan Preferensi

Kebutuhan dan preferensi pelanggan juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi segmentasi pasar. Bisnis bisa membagi pasar berdasarkan kebutuhan dan preferensi pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

5. Perilaku Pembelian

Perilaku pembelian pelanggan juga bisa mempengaruhi segmentasi pasar. Bisnis bisa membagi pasar berdasarkan perilaku pembelian seperti frekuensi pembelian, nilai pembelian, dan tingkat loyalitas pelanggan.

6. Persaingan di Pasar

Persaingan di pasar juga bisa mempengaruhi segmentasi pasar. Bisnis bisa membagi pasar menjadi segmen yang memiliki preferensi dan kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga bisa meningkatkan daya saing bisnis di pasar.

FAQ

Berikut ini adalah tanya jawab seputar segmentasi pasar.

1. Bagaimana Perusahaan Melakukan Segmentasi Pasar?

Segmentasi pasar mengidentifikasi calon klien yang akan membeli barang kamu. Segmen pasar ini ditentukan dengan cara mengklasifikasikan dan menyesuaikan barang yang akan dipasarkan dengan minat, kesamaan, dan kebutuhan konsumen.

2. Apa Pentingnya Segmentasi Pasar Bagi Perusahaan?

Segmentasi pasar memungkinkan bisnis untuk lebih memahami tingkat keinginan dan harapan klien. Dengan demikian, perusahaan dapat memberikan berbagai penawaran dan promosi kepada klien yang memenuhi persyaratan dan preferensi mereka.

3. Mengapa Perlu Melakukan Segmentasi Pasar?

Melakukan segmentasi pasar penting karena dapat membantu bisnis memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan, dan kemudian mengembangkan produk atau layanan yang lebih tepat sasaran.

4. Apa Saja Manfaat dari Segmentasi Pasar?

Manfaat dari segmentasi pasar antara lain meningkatkan efektivitas pemasaran, meningkatkan loyalitas pelanggan, mengoptimalkan pengeluaran iklan, dan meningkatkan daya saing bisnis di pasar.

5. Apa Bedanya Segmentasi Pasar dan Target Pasar?

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok pelanggan, sedangkan target pasar adalah kelompok pelanggan yang dipilih untuk menjadi fokus pemasaran.

6. Bagaimana Cara Melakukan Segmentasi Pasar?

Cara melakukan segmentasi pasar adalah dengan mengidentifikasi karakteristik demografi, gaya hidup, lokasi, kebutuhan dan preferensi, perilaku pembelian, dan persaingan di pasar.

7. Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Segmen Pasar Berhasil atau Tidak?

Cara mengetahui apakah segmen pasar berhasil atau tidak adalah dengan mengukur peningkatan penjualan, pangsa pasar, dan loyalitas pelanggan di segmen pasar yang dipilih.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil dan terfokus, yang memiliki preferensi, kebutuhan, dan karakteristik yang serupa. Dengan memahami dan menerapkan segmentasi pasar, bisnis bisa meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan memperoleh keuntungan yang lebih besar di pasar yang sangat kompetitif.

Dalam memilih segmen pasar yang tepat, perlu dipertimbangkan faktor-faktor seperti karakteristik demografi, gaya hidup, lokasi, kebutuhan dan preferensi, perilaku pembelian, dan persaingan di pasar.

Semoga artikel ini bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang apa itu segmentasi pasar dan bagaimana bisnis bisa mengaplikasikannya dalam strategi pemasaran mereka. Teruslah belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan di pasar, sehingga bisnis kamu bisa selalu bertahan dan tumbuh dalam persaingan yang semakin ketat.

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like